Thursday, August 23, 2007

Tentang Jalan Tol....

Peresmian Jalan Tol
Saat peresmian jalan tol layang cililitan - tanjungpriok, Mbak.Tutut mendampingin bokapnya alias Pak.Harto doong ! lah wong do'i sebagai kontraktornya dengan bendera kalo ga salah seh...bernama "PT.Citra Nushapala Persada"

Saat mobil RI-1 masuk pintu tol plumpang, eh...gimana datang dan caranya, tiba-tiba ada nenek-nenek pengemis ngedor-ngedorin pintu mobil RI-1, karuan saja para anggota PASWALPRES, dulu namanya demikian singkatan dari "Pasukan Pengawal Presiden" kalang-kabut ga karuan dibuatnya.

Melihat hal itu entah gimana Pak.Harto hatinya trenyuh, mungkin karena do'i anak n'deso kale ya....? sayangnya dikemudian hari beliau menjadi keblinger, sadis, dll dll dll ....
Singkat cerita Pak.Harto mencegah anggota PASWALPRES mengusir itu pengemis dan secara repleks menengok ke Mbak.Tutut sembari berkata : "Kasi khen Tut....."

Buru-buru Mbak.Tutut merogoh tas tangannya sehingga tanpa dia sadari yang do'i ambil adalah beberapa lembar US $ bernominal 100 $.

Setelah mobil RI-1 berlalu....tinggall lah penjaga pintu tol beserta si pengemis terbengon sembari menggumam : "Gile bener...! Kentutnya aja segini ! Gimana Tokai nya ya ?"

From: Suhaimi warehouse@...


SOEHARTO ANAKNYA SIAPA?
Pada suatu hari Tutut, anaknya Soeharto, lewat di jalan tol di Jakarta.

Penjaga Tol: "3000 rupiah".

Bu Tutut yang emangnya ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu
rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.

Penjaga Tol: "Ini Bu, kembaliannya. "

Bu Tutut: "Sudah...simpan saja buat keluarga anda."

Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah dan langsung
berterima kasih kepada Tutut.

Setelah beberapa jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut. Karena mereka tuch anaknya Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy mengeluarkan uang 20 ribuan.

Penjaga Tol: "Ini Pak, kembaliannya 17 ribu."

Tommy: "Sudahlah, simpan aja buat sekolah anak anda."

Penjaga langsung memasukan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol.

Soeharto mengeluarkan uang 5000 rupiah dan disodorkan ke penjaga tol.

Soeharto menunggu uang kembaliannya itu dan setelah menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol.

Soeharto: "Lho, mana uang kembalian saya ?"

Penjaga Tol: "Ah Bapak, masa uang 2000 rupiah aja dibalikin. Tadi bu Tutut dan pak Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan 17 ribu aja diberikan ke saya, masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian?? "

Soeharto: "Tunggu dulu mas !! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??"

Penjaga Tol dengan cekatan menjawab: "Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho, jelas Tutut dan Tommy tuh Anaknya Presiden."

Soeharto: "Pinter kamu, tahu mereka anak Presiden. Nah sedangkan saya kan cuma Anak Petani !! Sekarang, mana kembalian saya??"

Penjaga Tol : "!@$@!$!%!^$@ ^"#$%^&*&!!!!!"

From: Satrio Arismunandar

0 KOMENTAR ANDA:

Post a Comment