Thursday, April 30, 2015

..dan Sang Kyai pun bersyahadat..kembali


Ada seorang pemuda diminta belajar Islam, Ia bersedia dengan syarat dicarikan seorang guru agama mumpuni agar dapat menjawab 3 pertanyaan yang mengganjal di hatinya selama ini dan akhirnya ada seorang Kyai besar berkenan datang untuk membimbingnya.

Pemuda: “Anda siapa dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?“

Kyai: “Saya hamba Allah dan dengan se-izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.“

Pemuda: “Anda yakin? Sedangkan banyak orang pintar yang tidak mampu menjawab pertanyaan saya?"

Kyai: “Demi keagungan dan segala hidayah dari Allah SWT sang pemilik Ilmu, saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.“

Pemuda: "Karena jika terjawab, saya akan bersahadat, maka bagaimana jika tidak terjawab ...mmmhhh.....misalnya di 1 jam kemudian?"

Kyai: "Atas seijin Allah SWT, untuk setiap yang tidak terjawab, silakan tampar saya, karena telah menyia-nyiakan waktu menggali Ilmu Subhanahu wa ta'ala

Pemuda: “Jadilah jika demikan" Dan keduanya pun bersalaman.

Pemuda: "Pertanyaan ke-1, Kalau memang Allah itu Tuhan, kenapa banyak kesalahan dalam Quran?”

Kyai: "............. " (1 jam berlalu).

Lalu pemuda itu pun menampar sang Kyai.

Pemuda: "Pertanyaan ke-2, Kalau memang Quran itu sempurna, kenapa harus ada hadis. Apa Quran itu kurang lengkap?”

Kyai: "............. " (1 jam berlalu).

Lalu pemuda itu pun menampar sang Kyai lagi

Pemuda: "Pertanyaan terakhir, "Kalau memang Quran itu sempurna, lalu apa arti Alif Lam Mim?”

Sang Kyaipun tertunduk lesu dan segera memeluk si pemuda sambil berucap, Laa illaaha, Laa illaaha, Laa illaaha,” ("Tiada Tuhan, Tiada Tuhan, Tiada Tuhan")


[Digubah dari tulisan yang aslinya ditulis: Irsan Yanuar]