Friday, August 31, 2007

Putra Si Tukang Kayu itu.


Suatu hari Jesus pergi berjalan-jalan menyusuri tembok yang mengelilingi sorga. Ia mendengar suara lelaki tua memanggil-manggil dari balik tembok.

“Halo ... Halo?”

“Halo ... siapa itu?” sahut Jesus.

“Hanya orang malang, tukang kayu tua yang mecari putranya,” sahut lelaki tua itu.

Jantung Jesus berdegup kegirangan; iapun berseru, “Joseph?”

Dengan kegirangan yang sama, suara dari balik sana segera menjawab, “Pinocchio?”
____________________________
Judul asal “The Carpenter's Son” kiriman Beliefnet, diterjemahkan oleh Gung Inten.



*************************************************************
Seperti halnya matahari yang tiada terpisahkan
dengan sinar dan panasnya,
kesadaran tiada terpisahkan dengan perhatian dan kewaspadaan.

~anonymous 060306.
*************************************************************
http://groups.yahoo.com/group/BeCeKa/message/4362
NGestOE RAHardjo

0 KOMENTAR ANDA:

Post a Comment