Monday, August 6, 2012

Sesama Muslim [ternyata tidak] Bersaudara: Rusuh Di Myanmar 2012!


Sudah berminggu-minggu berita tentang "Derita muslim rohingya", "Pembantaian Muslim Rohingya" beredar di berbagai media sehubungan dengan kerusuhan di Myanmar pada May-Juni tahun 2012 dan kejadian ini juga memicu Tim Pembela Muslim (TPM) Aceh, melancarkan aksi gak nyambungnya dengan meminta pemerintah untuk menutup wihara. :).

Kenapa gak nyambung? Karena Burma bukanlah negara Buddhis bahkan Pemerintah Burma pun kerap melakukan kekerasan terhadap umat Buddha, misalnya yang terkenal di tahun 2007, dengan melakukan pembataian panjang pada para Bhikkhu Myanmar dan juga kekerasan yang dilakukan pemerintah Myanmar/Burma kepada suku dan komunitas lainnya, misalnya:
Jadi, aksi TPM yang mengkaitkan umat Buddha dengan kejadian ini sungguh sebuah aksi Jaka sembung bawa botol :)

Berbicara mengenai komunitas muslim, maka populasi muslim di Burma adalah 4%, yang terdistribusi dalam berbagai suku, misalnya:
  • Burma India (2% dari seluruh populasi, mereka di sebut: bama Musalin dan Zaydabayi yang terkonsentrasi di area Yangon, Mandalay, Mawlamyaing. Di Mandalay terdapat tidak kurang 65 Mesjid);
  • Bengali/India (tidak semua muslim, ada Bengali Hindu dan ada Bengali Muslim. Diantara Bengali Muslim, mayoritasnya adalah aliran Sunni dan minoritasnya Syi'ah. Para muslim Bengali "sunni" ini, sekarang, lebih dikenal dengan sebutan "Rohingya");
  • Arab;
  • Panthay (China muslim: suku Hui, Uigur yang hidup di area Yangon, Taungyi, Lashio, Tangyang, Kyaington, Pyin-Oo-Lwin, Myitkyina dan Mogok);
  • Pathi (Burma Muslim yang berasal dari Burma, India dan Persia).
Cilakanya, dari sekian banyak suku Burma yang muslim ini, ternyata hanya Bengali muslim sunni ini saja yang selalu bermasalah. Mengapa? Untuk memahaminya, maka artikel ini dibagi menjadi beberapa bagian:
  1. Terminologi Rohingya [↓]
  2. Latar Belakang kerusuhan: Isu Nasionalisme, temuan dinas Imigrasi Denmark; Isu Kewarganegaraan, Pendatang Gelap Bengali dan Undang-Undang Kewarganegaraan; Sejarah Pergolakan; Hubungan kerusuhan dengan para Mujahid Pakistan dan sumber pendanaan aksi; Kerusuhan May yang telah direncanakan 6 bulan sebelumnya [↓]
  3. Perencanaan Genosida pada penganut Buddhism dan Hinduism oleh Jamaah Islamiyah Pakistan berdasarkan isi wawancara dengan Nawabzaada Nabiullah Khan, pengikut IDEOLOGI JAMAAH ISLAMIYAH di PAKISTAN, yang diterbitkan majalah bulanan Baluchi pada edisi “Jamhooria Islamia” Februari 1999 [↓]
  4. Sample foto-Foto Hoax kerusuhan May-Jun 2012 yang dilancarkan komunitas Muslim [↓]
  5. Kronologis Kerusuhan May-Juni 2012 [↓]; karasteristik para "Rohingya", Imigran gelap Bangladesh, yang ada di Sabang, Aceh dan Pengakuan Muslim Muyanmar, suku NON Bengali tentang prilaku para Muslim Bengali [↓] dan Keganjilan laporan Human Right Watch [↓]
  6. Debat antara SAYA VS LBH BUDDHIS (Pro Rohingya) :) [↓]
Selamat membaca.
---------------

Terminologi Rohingya
Apa sih arti dari Rohingya? Percaya atau tidak, tidak ada yang tau pasti tentang artinya!

Adalah Dr Francis Buchanan, seorang dokter bedah asal skotlandia yang bekerja di British East India Company, satu-satunya orang yang menuliskan nama 'Rooingas' dan 'Rossawns' di buku survei linguistiknya. Nama-nama itu dapat menjadi istilah terdekat untuk nama 'Rohingya'. akan tetapi ia gambarkan orang-orang itu adalah Hindu dan Muslim dengan dialek bahasa Hundustani. lebih lanjut Francis Buchanan menulis dengan sangat jelas bahwa mereka disebut Kala atau orang asing atau pendatang oleh penduduk asli Arakan, yaitu Rakhaing (Francis Buchanan 1801, lihat: Islamization of Burma Through. Chittagonian Bengalis as. “Rohingya Refugees“, Khin Maung Saw, September 2011). Kutipan dari Buchanan:
    "Sekarang Aku akan tambahkan 3 dialek, yang diucapkan di kerajaan Burma, namun terbukti ini berasal dari bahasa bangsa Hindu. Yang pertama adalah dialek para muhammadan (muslim), yang telah menetap lama di Arakan, dan menyebut diri mereka Rooinga, atau pribumi Arakan. Dialek kedua diucapkan Hindu Arakan. Aku peroleh dari seorang Brahmin dan pembantunya, yang dibawa ke Amarapura oleh putra tertua raja, sekembalinya dari penaklukan Arakan. Mereka menyebut diri mereka Rossawn, dan, untuk alasan yang aku tidak tahu apa, berniat membujuk-ku bahwa dialek mereka adalah bahasa umum di Arakan. Kedua suku ini, oleh penduduk asli Arakan, disebut Kulaw Yakain, atau orang asing Arakan"

      Note:
      Kata "kala" (diucapkan: "kalar", ditulis: kula) tidaklah negatif. salah satu artinya adalah "hitam" [Dalam bahasa Indic seperti: Hindi, Urdu, Bengali, dan lainnya], penggunaannya kalar sendiri sudah lama dilakukan orang Burma misalnya sebagai nama sebagaimana tercantum di buku "Where Reincarnation and Biology Intersect, Ian Stevenson hal.154:

        "U Kalar lahir di desa Soo-dut-gyi dekat Tawngdwingyi di bagian atas Burma di (sekitar) tahun 1942. Namanya berarti "gelap/hitam" dalam bahasa Burma, dan orang tuanya menamainya demikian karena keadaan kulitnya dan juga karena mereka percaya, yang nanti saya jelaskan, bahwa ia pernah menjadi seorang India di kehidupan lampaunya".

      Di banyak kamus myanmar, arti "kala" adalah orang India, orang Asing. Orang kulit putih (Inggris, bule) disebut kalarphyu (phyu=putih). Penelurusan asal kata "kala" juga ada di bahasa pali yang berarti suku terhormat.

      Sang Buddha, bagi orang myanmar adalah seorang asing dan juga berasal dari India, maka sang Buddha adalah juga "kalar".

      Kuil yang dibangun dengan gaya India disebut: "Kala kyaung". Satu dari banyak penulis kitab sejarah Myanmar paling terkenal bernama "U (tuan) Kalar". Maka jika kata "kalar" adalah negatif, tidaklah mungkin kata itu digunakan dalam penamaan nama anak sendiri dan juga kuil, bukan? [lihat juga: "(Mis)Interpretations of Burmese Words: Part I, In the case of the term Kala (Kula), U Khin Maung Saw].

      Kemudian, dari blog ini, terdapat hal menarik yang perlu saya kutip:

        "Bahkan, para penyumbang non Muslim yang berkontribusi di kuil-kuil Buddhis dan pagoda-pagoda dengan penuh rasa bangga nama-nama mereka diabadikan sebagai "U Kalar", di seluruh dinding, atau di prasasti marmer atau batu agar generasi baru mengenang mereka sebagai para U Kalar".
Khin Maung Saw memberikan analisa lanjutan mengapa petugas kolonial Inggris tidak pernah mencatat apa yang disebut 'Rooinga dan Rosswan' selama di keseluruhan era kolonialisasi:
    Dr Franscis Buchanan menulis dengan sangat jelas bahwa ia bertemu orang-orang di Amarapura [ibu kota kerajaan Burma dulu] BUKAN di Arakan. Mereka dibawa ke Burma sebagai budak atau tahanan. Semua catatan sejarah dan rentet kejadian (chronicle) bulat menyatakan pangeran putera mahkota Burma membawa sekitar 30.000 Arakan, dan beberapa budak mereka dipaksa bekerja ke Burma. Adalah sangat jelas bahwa Arakan (Rakhaing) menjadi budak kaum Burma dan para bengali ini budak kaum Arakan (dan juga beberapa ras Bengali yang bermukim di Arakan) secara otomatis menjadi "budak dari budak" di bawah kaum Burma.

    Populasi 'Budak dari budak' (dan mungkin beberapa pemukim Bengali juga) mungkin sangat sedikit. Kemudian, 'Budak dari budak' dan pemukim ras Bengali di Arakan besar kemungkinan berasimilasi dan terserap dalam komunitas Muslim dan Hindu yang tinggal di Burma, yang menjadi subyek dari raja Burma. Itulah mengapa nama-nama ini menghilang ketika Inggris menganeksasi Burma pada 1885. Selain itu Dr. Buchanan sangat jelas menyatakan bahwa mereka adalah orang asing di Arakan dan bukan Pribumi!
Adalah Dr. Aye Chan, Seorang asli Arakan (Rakhaing), Professor di Kanda University, Jepang dalam "The Development of a Muslim Enclave in Arakan (Rakhine) State of Burma (Myanmar)", Musim gugur tahun 2005, menuliskan,
    "Kata 'Rohingya' pertama kali diucapkan oleh Abdul Gaffar, seorang anggota parlemen dari Buthidaung, dalam artikelnya "Sudeten Muslim" diterbitkan dalam harian Guardian pada 20 Agustus 1951." [Note: Tampaknya kata "Sudeten Muslim" ini comotan paksa dari "Sudeten German" namun dengan konteks yang keliru]
U Khin Maung di September 2011, menyepakati Aye Chan dan menyatakan hal yang sama bahwa Abdul Gaffar, seorang bengali yang berasal dari Chittagong yang tinggal di Arakan Utara, adalah orang pertama menggunakan nama "Rohingya" di harian Guardian di tahun 1951.

Mr Abdul Gaffar adalah seorang Professor sejarah, ia tahu dengan pasti adanya tulisan Buchannan: "Rooinga dan Rasswan" dan kemudian membajak itu menghidupkannya kembali dalam dialek Bengali. Dalam Dialek Chittagong Bengali, Tanah Rakhaing disebut 'Rohan' dan Rakyat Rakhaing atau Arakan disebut 'Rohangya (Rohan = Rakhaing, Gya = manusia).

Karena kata tersebut asal Bengali, beberapa separatis Muslim seperti Abdul Gaffar menggunakan nama untuk mengidentifikasi diri mereka sebagai penduduk asli Arakan dan menamai diri mereka sebagai 'Rohingya' dengan 'membajak' nama pribumi asli Arakan (Rakhaings) ke bahasa Bengali! Dalam beberapa hari. U Paw Zan membantah semua klaimnya itu di koran yang sama.

Pada artikel The "Rohingyas", Who Are They? The Origin of the Name "Rohingya", U Khin Maung Saw, menuliskan 5 versi arti Rohingya, yang setelah ditelusurinya, tidak mempunyai dasar pijakan:
  1. Dari bahasa burma (arakanse: Rwahaung ga kyar), artinya Macan dari desa tua.
  2. Turunan bahasa Burma (Arakanese: Ro wan hnya), artinya seluruh ras yang disukai dan menerima berkat (dari raja).
  3. Keturunan dari pangeran muslim: Mohammed Rahin, yang berlindung di Arakan jaman dinasti Mrauk U. Raja Arakan kemudian memberikan suaka dan keturunannya kemudian disebut Rahingya (keturunan dari Rahin).
  4. Sultan dari Kesultanan Roang yang merupakan bagian dari Kerajaan Mrauk U, mengirim putranya Shah Ali dan 1000 pengikutnya ke kerajaan Mrauk U untuk belajar bahasa, sastra dan budaya Arakan. Setelah studinya selesai, mereka menetap di Arakan. Keturunannya kemudian disebut Roang ane Gya (keturunan Roang)
  5. Di abad ke-7 Masehi, ada sebuah kapal karam dekat pulai Ramree. Beberapa pelaut arab dengan dikawal penjaga pantai dibawa ke istana Mrauk U, tidak disebutkan siapa rajanya. Sang Raja kemudian bertanya pada mereka, "hai kalian orang yang kesusahan, darimanakah asalmu?". Para pelaut, yang tidak mengerti bahasa burma, menyangka diri mereka akan di bunuh, segera berteriak dalam bahasa mereka, "Ronja!" (ampuni kami). Raja pikir para pelaut itu menjawab bahwa mereka berasal dari Ronja. Kemudian mereka diijinkan tinggal di kerajaannya dan sejak itu keturuannanya disebut "orang Ronja", kata itu turun temurun berubah: "Ronja - /Ro-n-ja/ - Rohinja - Rohingya"
Karena tidak berdasar (di artikelnya tulis alasan-alasannya), U khin Maung kemudian berusaha mencaritahu lebih lanjut dan dari wartawan veteran Kyemon U thaung ia temukan jejak petunjuk bahwa nama "Rohingya" diciptakan oleh komunis "bendera merah" di tahun 1940an yang merujuk pada para "pemberontak Mujahid". Ketika itu para "pemberontak Mujahid" dan komunis bendera merah beraliansi melawan pemerintahan U Nu. Namun, U Thaung sendiri akui bahwa ia tidak tahu arti itu dari dulu hingga sekarang dan percaya bahwa tidak ada yang tahu arti dan asal usul nama itu.

Kemudian U khin Maung saw berhipotesa tentang akar nama "Rohingya". Thakhin Soe dan pemimpin "bendera merah" di Arakan, Kyaw Zan Hrwee, yang merupakan orang Arakan (Rakhine) mungkin telah menemukan istilah (Roang Pree) dan paling mungkin dibuat Hybrid-nya dalam Inggris: "Roangians" yang berarti rakyat Roang. "Roangians" juga bisa diucapkan "Ro-an-gians" = "mujahid". Kata tersebut diucapkan dengan aksen Bengali mereka "Rohingya" maka turunan kata itu dari "Roangians - / Ro-an-gians / - / Ro-han-gians / - Rohingya". Tanggapan pihak lain atas artikel dari U khin Maung saw, dapat di baca di sini

Sekarang, saatnya untuk membaca sendiri SIMPULAN TEGAS Dr. Jacques P. Leider, seorang ahli sejarah Arakan dari EFEO (French Institute of Asian Studies):
    "Ketika kita bicara tentang penjelasan ilmiah & etimologi kata tersebut, tidak berbicara apapun mengenai POLITIK. Anda gunakan istilah ini untuk diri anda sendiri sebagai label politik untuk indentitas anda sendiri di abad 20. Sekarang bagaimana istilah ini digunakan sejak tahun 1950-an? SANGAT JELAS bahwa orang-orang memakai itu ingin memberikan identitas pada masyarakat yang tinggal di sana".....

    Pertanyaan:
    "Apakah Rohingya adalah sebuah grup Etnis Burma?"

    Jawaban Dr Jacques P. Leider:
    "Jawaban saya adalah bahwa Rohingya BUKANLAH KONSEP ETNIK. Oke, mereka dapat berdiri dan mengatakan kami adalah kelompok etnis di Myanmar. Tapi saya pikir itu bukanlah jalan terbaik. Bila Anda berargument kami adalah Muslim dan kami telah tinggal di Rakhine selama beberapa generasi, tidak ada yang bisa menyangkalnya.

    Bagi saya, ROHINGYA adalah istilah, merupakan kata lawas yang TELAH DIKLAIM sebagaimana semua di atas sebagai sebuah label politik SETELAH kemerdekaan Myanmar
    . Untuk saat ini, Saya tidak melihat bahwa seluruh masyarakat di situ bersedia menerima sebuah dan satu label.

    Ketika saya masih di Bangladesh, Orang menunjukan saya para Muslim yang berasal dari Rakhine. Mereka sekarang telah menetap di Bangladesh dan ketika Anda bertanya pada mereka, "Kau Rohingya yang berasal dari Rakhine?"

    Mereka jawab, "Tidak, Kami adalah para muslim yang menetap di Rakhine, Kami TIDAK menyebut diri kami dengan label Rohingya" [Lebih lanjut: History Behind Arakan State Conflict, 09 Juli 2012] [↑]
---------------

Latar belakang Kerusuhan
Isu Rohingya yang gencar beredar dan menyudutkan Myanmar ini malah membangkitkan respon nasionalis yang kuat bahkan pada para anggota paling liberal masyarakat Burma. Mr Ko Ko Gyi, yang menghabiskan 18 tahun penjara karena menentang junta militer sebelumnya, mengatakan bahwa Rohingya bukan salah satu dari kebangsaan negara itu dan "masyarakat internasional" harus menemukan solusi untuk masalah statelessness mereka.

"Ini soal kedaulatan nasional," katanya.

"Siapa saja yang ingin mendapatkan kewarganegaraan Myanmar harus mampu berbahasa salah satu bahasa nasional Myanmar dan belajar tentang budaya kita."

Statement tersebut beralasan dan berdasar karena selaras dengan temuan Dinas Imigrasi Denmark, tanggal 04-07 February 2011, yang mengungkap fakta bahwa Bengali rohingya itu, baik dari bahasa, budaya, agama, fisik tubuh dan kepentingannya lebih condong ke-Bangladesh ketimbang ke-Burma!
    Ms Ishrat Jahan Ahmed, Direktur, Departemen Luar Negeri (MFA):
    kelompok warga negara Myanmar [Rohingya] terlihat seperti orang Bangladesh daerah sini, mereka berbicara dalam dialek yang sama dan memahami bahasa meskipun ada beberapa perbedaan. Selain itu mereka memiliki budaya yang sama dan agama yang sama. Menurut Direktur MFA, bahkan orang dari Bangladesh bingung dan tidak dapat membedakan kedua kelompok.

    Deputi Komisaris pertolongan dan Repatriasi, Mr Shah Ariar:
    membedakan Rohingya dari penduduk setempat di daerah Chittagong sangat sulit. Masyarakat setempat dapat membedakan bahasa mereka dari Bangla Chittagonian, tetapi mereka memiliki corak yang sama dengan Bangladesh, cari cara yang sama dan bahasa mereka sangat mirip.

    Sebuah sumber diplomatik juga menginformasikan:
    Tidak ada perbedaan etnis dan bahasa antara Rohingya dan penduduk lokal Bangladesh penduduk lokal daerah perbatasan. Di Utara Bangladesh, Rohingya akan "menonjol", tapi tidak di daerah perbatasan...

    Sumber lain diplomatik:
    Beberapa Rohingya akan "lulus" sebagai orang Bangladesh karena kepentingan mereka untuk melakukannya dan karena sudah terintegrasi ke dalam masyarakat Bangladesh.

    Menurut UNHCR (Bangladesh):
    Bahasa Rohingya sangat mirip dengan dialek Chittagonian Bangla yang digunakan di daerah tersebut. Ada beberapa kata yang mungkin berbeda dalam dua bahasa tergantung seberapa dekat mereka tinggal di perbatasan Bangladesh-Rohingya Mengingat banyak Rohingya telah tinggal di Bangladesh selama bertahun-tahun, menjadi sulit untuk membedakan Rohingya dari Bangladesh dari waktu ke waktu yang pada waktu.

    IOM Bangladesh:
    Tidak ada ciri fisik yang khas antara Rohingya dan Bangladesh di wilayah Cox Bazar. Rohingya berbicara dengan dialek Chittagonian, tetapi mereka tidak memiliki kesulitan dalam memahami bahasa setempat. Beberapa kata dalam bahasa Rohingya berbeda dari dialek Chittagong dan bekerja dengan penerjemah IOM yang berbicara Bangla Chittagonian.

    Mr Andrew Barnard, Sekretaris Pertama, Delegasi Uni Eropa ke Bangladesh:
    Relatif sulit untuk membedakan antara warga Rohingya dan Bangladesh. Faktor utama yang khas adalah bahasa, yang mirip tetapi berbeda. Namun, banyak orang Rohingya telah tinggal di Bangladesh selama 18 tahun dan belajar dialek Bangla Chittagonian untuk mengasimilasi dan untuk menghindari diskriminasi dan stigma menjadi seorang Rohingya.

    Ms Chris Lewa:
    Sangat sulit untuk membedakan bahasa yang digunakan di sisi Bangladesh dari perbatasan di Teknaf (Chittagong Bangla) dan bahasa lisan di sisi Burma di Maungdaw.

    Seorang peneliti yang mempelajari Rohingya Bangladesh:
    Adalah "mustahil" untuk membedakan antara Rohingya dan Bangladesh lokal dari daerah perbatasan. Satu-satunya fitur menonjol adalah perbedaan dalam bahasa lisan dan tidak ada masalah lain yang membedakan kedua kelompok. Peneliti Bangladesh lebih lanjut menunjukkan pada kenyataan bahwa jika Anda hidup Rohingya di Bangladesh, Anda akan mencoba untuk mengasimilasi bahasa Anda karena memiliki nilai tambah muncul Bangladesh. Orang yang lahir di Bangladesh akan memiliki kata-kata Bangla lebih dalam kosa kata mereka, dan orang tua membawa mereka mungkin akan juga mencoba untuk membuat mereka merasa diterima oleh masyarakat setempat.

    Sebuah sumber diplomatik yang bekerja dengan Rohingya di Asia Timur menyatakan Rohingya berbicara dengan dialek Bukit Chittagonian Tracts mirip dengan yang digunakan oleh warga Bangladesh dari Semenanjung Teknaf.

    Profesor Imtiaz Ahmed, Universitas Dhaka, juga menjelaskan bahwa Rohingya berbicara dengan dialek Bengali Chittagonian. Menurutnya bahasa Rohingya bukan bahasa terpisah tapi ada kata-kata yang terpisah. Bahasa Rohingya di kamp-kamp berubah selama bertahun-tahun dalam arti bahwa para pengungsi tidak lagi berbicara persis seperti yang mereka lakukan di negara bagian Rakhine di mana mereka awalnya berasal.

    Profesor Ahmed menyatakan bahwa seseorang tidak dapat menentukan Rohingya hanya dengan menganalisis bahasa.

    Menurut UNHCR:
    Etnis dan budaya Ronghiya sangat mirip dengan Bangladesh lokal di Timur Selatan Bangladesh. Rohingya mengikuti praktek-praktek budaya dan agama yang sama dengan populasi muslim lokal Bangladesh dan tidak ada perbedaan jelas antara dua komunitas budaya atau agama.

    Sebuah sumber diplomatik yang bekerja untuk Rohingya di Asia Timur menyatakan bahwa Rohingya yang telah tinggal di Bangladesh selama bertahun-tahun telah dengan baik terintegrasi. Penampilan mereka sangat mirip dengan Bangladesh dan sulit untuk membedakan mereka.
Rupanya suku Bengali Rohingya ini memang tidak berusaha untuk berbahasa dan berbudaya Nasional mereka!

Sejarah Pergolakan
Lika liku pergolakan di Arakan ini mempunyai sejarah yang panjang, mari kita lihat mulai di kisaran tahun 1947 (karena sebelum tahun itu, mereka yang menetap di Burma memang masuk kategori warga negara sebagaimana disebut di undang-undang kewarganegaraan Burma tahun 1948):
  1. Tahun 1947, Kaum Mujahid Chittagong Arakan menyerukan perang jihad hanya karena pemerintah Inggris menolak mengabulkan permintaan mereka untuk memberikan pemisahan dua kota yang di diami kaum muslim di Arakan [Buthidaung dan MaungDaw].

  2. Kemerdekaan Burma tahun 1948 di isi banyak pemberontakan, misalnya oleh komunis, Karen dan Mujahid. Kaum Mujahid, di area Cox Bazar, di sokong diam-diam oleh para pejabat pemerintahan Pakistan. Walaupun secara resmi pemerintah Pakistan tidak mendukung keberadaan aksi orang-orang Arakan di Cox Bazar

  3. Pada 18 May 1949, Koran "The Hindustan Standard" melaporkan bahwa kebanyakan dari para mujahid yang tinggal di Arakan adalah orang Pakistan yang merupakan warga negara Pakistan. Terdapat kerja sama antara pemerintah Pakistan dan Burma dalam menangani situasi Arakan. Lebih 1 dekade kemudian, yaitu di tahun 1960, para Mujahid ini menyatakan menyerah pada pemerintahan sah Burma. Hingga tahun 1962 saja tidak ada masalah atas status kewarganegaraan orang muslim di Arakan.

  4. Tahun 1950an, sekitar 150.000 imigran gelap Pakistan Timur diberikan kewarganegaraan Burma dan sisanya diberikan toleransi tinggal di Burma sebagai orang asing tanpa ada identitas apapun.

    Bahkan "negara paling demokratis di bumi", Amerika Serikat tidak memberikan kewarganegaraan otomatis kepada banyak keturunan Meksiko yang lahir di US, krn orangtua mereka datang ke US secara ilegal dan tinggal di sana sebagai imigran ilegal. Mereka biasanya tinggal di California, Arizona dan Texas, dan semua orang tau bhw secara historis daerah ini milik Meksiko.

    Problem yang sama melanda warga anakbenua, Sri Lanka dan Hindia Barat yang tinggal di UK, "Ibu dari Demokrasi" meski mereka termasuk dalam "persemakmuran Inggris".

    Demikian juga dgn warga Turki di Jerman. Beberapa tinggal di sana lebih dari 40 tahun dan anak-anak mereka lahir di Jerman, namun anak-anak ini tdk diberikan berkewarganegaraan Jerman secara otomatis, kecuali atau jika tidak melalui beberapa prosedur hukum.

    Ada dua distrik Berlin didominasi Muslim, yaitu Kreuzberg dan Neukoelln. Misalkan orang-orang Turki ini mememinta hak-hak 'Muslim asli Jerman" berupa daerah Otonomi bagi mereka dan menerbitkan sejarah-sejarah buatan seperti misalnya mereka telah menetap di 2 distrik di atas karena muslim ada di Berlin sejak zaman Kaisar Jerman, karena Kekaisaran Ottoman dan Kekaisaran Jerman (Deutsche Reich) adalah Sekutu Militer dan seterusnya, Maka bagaimanakah reaksi dari seluruh rakyat Jerman?

  5. Tahun 1971 akhir, pecah peperangan antara Bangladesh - Pakistan, salah satu area yang menjadi medan perangnya adalah daerah Chittagong dan Cox Bazar. Banyak penduduk kemudian mengungsi dan salah satu daerah tujuannya adalah Burma.

  6. Tahun 1973, Arakan Liberation Party (ALP) and Arakan Liberation Army (ALA) di bentuk di area Karen. Selama tahun 1970an para arakan tersebut ikut berpartisipasi berperang di area Kachin dan juga mendapatkan pelatihan dari Organisasi Kemerdekaan Karen dan juga Karen Nasional Union (KNU).

  7. Tahun 1974, Muhammad Jafar Habib, mendirikan Rohingya Patriotic Front (RPF) dan membangun sebuah kamp perlawanan geriliawan yang beroperasi di perbatasan Bangladesh.

  8. Tahun 1975, Presiden Bangladesh Sheikh Mujibur Rahman dan keluarga terbunuh dan mulai era baru pemerintahan Bangladesh. Selama periode itu Dubabesar Inggris, menyampaikan apa yang dikatakan oleh duta besar Bangladesh untuk Cina bahwa ada lebih dari setengah juta penyusup Bengali di area Arakan. Laporan lain mengatakan selama perang pecah antara Pakistan dan India lebih dari 1.5 juta orang mengungsi ke Arakan.

  9. Tahun 1976, ALA melintas dari area Karen menuju area Arakan [200 mil] mereka berperang dengan pasukan pemerintah Burma dan tahun 1977 mereka menderita kekalahan telak.

  10. Pada 06 Februari 1978, pemerintah Burma menjalankan operasi Naga Min yang bertujuan membasmi para mujahid yang berusaha mendirikan negara Islam Arakan. Selama periode ini 200.000an orang mengungsi ke Bangladesh dan saat itu pula-lah, UNHCR resmi di minta beroperasi.

    2 tahun kemudian [Perjanjian kesepatakan: 9 July 1979], atas tekanan Internasional, pemerintah Burma sendiri, pernah meminta warga negaranya untuk pulang kembali ke Burma.

    Selama krisis tahun 1978, Negara Arab Saudi, melalui "rabitat al Alam al Islami" mengirimkan bantuan kepada para pengungsi namun bantuan tersebut berkamuflse kemanusiaan karena tercakup di dalamnya juga bantuan kegiatan kemiliteran

  11. Bulan Oktober 1979, Vanguard Arakan Revolusi [VAR] terbentuk di kamp raju di Bangladesh. Selama peride tersebut hingga dekade ke depan tercatat hubungan yang erat antara mujahid Burma dan Jihadis negara Islam lain, yaitu berupa bantuan sumbangan dan pelatihan militer.

    Pada awal 1980-an, Unsur-unsur lebih radikal dari RPF memisahkan diri dan mendirikan Organisasi Solidaritas Rohingya (RSO), organisasi ini dipimpin seorang dokter dari Arakan, Muhammad Yunus, dan segera menjadi faksi utama paling militan di Bangladesh dan di perbatasan. RSO segera menikmati dukungan dari kelompok serupa di dunia Muslim.

    Ini termasuk JI di Bangladesh dan Pakistan, Gulbuddin Hekmatyar Hizb-e-Islami (HEI) di Afghanistan, Hizb-ul-Mujahideen (HM) di Negara India Jammu dan Kashmir (J & K) dan Angkatan Belia Islam sa-Malaysia (ABIM ) dan Organisasi Pemuda Islam Malaysia. Instruktur Afghanistan terlihat di beberapa kamp RSO sepanjang perbatasan Bangladesh-Burma, sementara hampir 100 gerilyawan RSO dilaporkan akan menjalani pelatihan di provinsi Khost Afghanistan dengan Hizb-e-Islami Mujahidin.

    Media Bangladesh memberikan pemberitaan yang cukup luas untuk pembangungan RSO di sepanjang perbatasan, tetapi segera menjadi jelas bahwa tidak hanya "Rohingya" yang menjalani pelatihan di kamp ini. Ternyata, banyak pula di dalamnya anggota Jamaat Islamiah dan Organisasi Pemuda militantnya, yaitu: Islami Chhatra Shibir (ICS).

    RSO pada kenyataannya, terlibat dalam sedikit pertempuran di Burma. Rekaman video dari kamp-kamp ini muncul di Afghanistan, yang berasal dari TV CNN ditampilkan di seluruh dunia pada bulan Agustus 2002, ditandai 'Myanmar' dalam bahasa Arab, seolah-olah dibuat di dalam negeri BUKAN di seberang perbatasan di tenggara Bangladesh!

  12. Tahun 1982, berlaku Undang-undang kewarganegaraan baru. Dimana status kewarganegaraan di bagi 3, yaitu warga negara (Bab II, pasal 1 s.d pasal 22), Warganegara karena hubungan (Bab III, Pasal 23 s.d pasal 41) dan kewarganegaraan karena naturalisasi (Bab IV, Pasal 42 s.d pasal 66).

    Status sebagai Warga negara merujuk pada konstirusi Burma tahun 1947, yaitu mereka yang merupakan "ras pribumi", berkakek dari "ras pribumi" atau tinggal di Burma selama jaman penjajahan Inggris sebelum tahun 1942 atau terlahir karena salah satu orang tuanya memiliki status salah satu orang tuanya atau keduanya adalah waganegara atau warganegara karena hubungan atau warga negara karena naturalisasi, dll.

    Ras Pribumi yang dimaksud adalah: Kachin, Kayah, Karen, Chin, Burman, Mon, Rakhine atau Shan dan suku lainnya yang telah ada di teritorial manapun dalam negara Burma sebagai rumah tetap mereka selama periode hingga tahun 1823 Masehi.

    Mereka memiliki NRC (nasional Registration Card, Kartu kewarganegaraan). Untuk Non Warga negara diberi FRC (Foreign Registration Card, kartu registrasi utk orang asing). Warga dengan orang tua yang ber-FRC tidak boleh ikut mencalonkan diri dalam jabatan publik. Undang-undang Burma tahun 1982 memuat hal-hal yang dapat di cabut kewarganegaraan seseorang, diantaranya misalnya syarat bagi yang warga negara karena hubungan dan warga negara karena naturalisasi, di pasal 35 dan pasal 58, yaitu:

    • Melakukan perdagangan dan berkomunikasi dengan MUSUH NEGARA atau NEGARA yang membantu MUSUH NEGARA atau dengan WARGA atau ORGANISASI negara-negara tersebut selama perang atau negara terlibat atau bersekongkol dengan aksi semacam iti;
    • Melakukan perdagangan dan berkomunikasi dengan ORGANISASI atau ANGGOTA dari ORGANISASI yang MEMUSUHI NEGARA, atau bersekongkol dengan aksi semacam itu;
    • Melakukan perbuatan yang dapat membahayakan kedaulatan dan keamanan perdamaian Negara atau Umum dan ketenangan atau terdapat cukup keyakinan yang memadai bahwa ia akan melakukan aksi semacam itu;
    • Menunjukkan ketidakpuasan atau tidak setia kepada Negara melalui setiap tindakan atau pembicaraan atau sebaliknya;
    • Memberikan informasi yang berkaitan dengan rahasia negara kepada orang, atau organisasi apapun, atau untuk negara lain atau negara, atau bersekongkol aksi semacam itu;
    • Melakukan pelanggaran yang melibatkan perbuatan tercela yang ia telah dijatuhi hukuman penjara untuk jangka waktu minimal satu tahun atau denda paling sedikit 1000 kyat

    [Lihat detail lainnya di: sini, sini, sini dan sini]

    Turunan UU kewargannegaran tahun 1982 adalah "Aturan regional 1/2005" yang diberlakukan HANYA pada IMIGRAN BENGALI (Ayah/Ibu Bengali tanpa kewargaannegaraan, KTP atau imigran gelap), hanya boleh punya 2 anak. Ketika akan menikah, wajib mengisi form yang menyatakan bersedia hanya punya 2 anak saja dan menikah hanya dengan 1 wanita saja (diberlakukan tes kehamilan sebelum menikah). Kebijakan ini sangat menguntungkan wanita Bengali karena dilaporkan para wanita bengali area Rakhine punya banyak anak, di beberapa area, 1 keluarga punya 10-12 anak, Keadaan ini tidak baik bagi nutrisi anak, tidak mudah menyekolahkan dan mengurus anak. Kebijakn ini mendorong para wanita bersekolah dan mendidiknya mengatur besaran keluarga [lihat: Irrawaddy, 20 May 2013, Juga reuters, 11 Jun 2013 dan aljazeera, 27 May 2013].

    Jika kebijakan ini tidak diberlakukan maka saat kerusuhan 2012, jumlah korban dan pengungsi akan semakin besar, pemulihan keamanan menjadi semakin lama dan sulit, juga PEMBIAYAAN masalah pengungsian menjadi lebih merepotkan.

    Pada 31 July 2012, Menteri dalam negeri Myanmar, Letjen Ko menyampaikan pada parlemen akan memperketat aturan yang diberlakukan KHUSUS pada IMIGRAN GELAP Bengali berupa hak bepergian, kelahiran, kematian, imigrasi, perpindahan, perkawinan, pembangunan bangunan ibadah, perbaikan, kepemilikan tanah, dan hak mendirikan bangunan [Surat kabar "The new light of Myanmar: "Reforms must be undertaken for financial and legal institutional development during the drafting process of monetary and capital market law: Mps", 1 Agustus 2012, hal.1,9 dan di sini]
Hubungan antara Mujahid dan Jihadis ini rupanya tidak main-main dan masih berlanjut, sekurangnya terekam ada hubungannya dengan kerusuhan tanggal 8 Jun 2012, sebagaimana di beritakan oleh KORAN BANGLADESH (bengali media) bahwa kerusuhan ini terencana dari 6 BULAN SEBELUMNYA (8 January 2012)!


    রোহিঙ্গা জঙ্গিরা নতুন করে একজোট হচ্ছে
    আবু তাহের, কক্সবাজার
    বিভক্ত রোহিঙ্গা জঙ্গি সংগঠনগুলো নতুন করে সংগঠিত হচ্ছে। অস্ত্র কেনার জন্য তারা ৫০ কোটি টাকার তহবিল সংগ্রহ করছে বলে নির্ভরযোগ্য সূত্র জানিয়েছে।
    সূত্র জানায়, রোহিঙ্গা সলিডারিটি অর্গানাইজেশন (আরএসও), আরাকান মুভমেন্ট, আরাকান পিপলস ফ্রিডম পার্টি, আরাকান রোহিঙ্গা ন্যাশনাল অর্গানাইজেশন (এআরএনও), হরকাতুল জিহাদসহ কয়েকটি সংগঠন এখন একটি গ্রুপে কাজ করার জন্য একজোট হওয়ার চেষ্টা করছে। আরএসও প্রেসিডেন্ট ড. মোহাম্মদ ইউনুছ, রোহিঙ্গা নেতা ড. ওয়াকার উদ্দিন, আবুল ফয়েজ জিলানী, নুরুল ইসলাম, সালামত উল্লাহ, মোহাম্মদ শফি উল্লাহ, নাজমুল আলমসহ শীর্ষ কয়েক নেতা সম্প্রতি সৌদি আরবের রিয়াদে বৈঠক করেছেন। বৈঠকে বিভক্ত রোহিঙ্গা জঙ্গি সংগঠনগুলোকে ঐক্যবদ্ধ করে 'আরাকান রোহিঙ্গা ইউনিয়ন' (এআরইউ) নামে একটি সংগঠনের ব্যানারে তৎপরতা চালানোর সিদ্ধান্ত নেওয়া হয়। নতুন সংগঠনটির দায়িত্ব দেওয়া হয়েছে ড. মোহাম্মদ ইউনুছ, আবুল ফয়েজ জিলানী ও নুরুল ইসলামকে। বৈঠকের পরপরই শীর্ষ নেতারা ৫০ কোটি টাকার তহবিল সংগ্রহে নেমেছেন। এ টাকায় অস্ত্র কেনা হবে বলে সংশ্লিষ্ট সূত্র নিশ্চিত করেছে।
    রোহিঙ্গা জঙ্গিদের নতুন করে সংগঠিত করার জন্য শীর্ষ পর্যায়ের নেতা সালামত উল্লাহ গত মাসে সৌদি আরব থেকে বাংলাদেশে ফিরে এসেছেন। তিনি বর্তমানে চট্টগ্রাম জেলার চুনতিতে অবস্থান করছেন বলে সূত্র জানিয়েছে। অন্যদিকে নাজমুল আলম রিয়াদ থেকে চলে গেছেন ব্যাংকক। কক্সবাজার অঞ্চলে
    নতুন করে সমন্বয়কারীর দায়িত্ব দেওয়া হয়েছে আবু সিদ্দিক আরমানকে। এ ছাড়া রোহিঙ্গা জঙ্গিদের শীর্ষ আরও কয়েক নেতা এখন কক্সবাজারে রয়েছেন। রোহিঙ্গা জঙ্গি নুর মোহাম্মদকে ক'দিন আগে কক্সবাজারে দেখা গেছে।
    সূত্র জানায়, রোহিঙ্গা জঙ্গি সংগঠনগুলো কয়েক বছর ধরে আন্তঃকোন্দলে জড়িয়ে বিভিন্ন গ্রুপে বিভক্ত হয়ে পড়ে। এ অবস্থায় নিজেদের অস্তিত্ব টিকিয়ে রাখতে একটি সংগঠনের ব্যানারে এসে তারা তহবিল সংগ্রহে নেমেছে। মাদক চোরাচালান, আদম পাচার, অস্ত্র ব্যবসাসহ বিভিন্ন অবৈধ ব্যবসার সঙ্গেও তারা জড়িত হচ্ছে। গত সপ্তাহে কক্সবাজারের গর্জনিয়া এলাকা থেকে একটি একে-৪৭ রাইফেলসহ র্যাবের হাতে আটক হয়েছে নজরুল ইসলাম নামে এক অস্ত্র ব্যবসায়ী। আটক ব্যক্তি জানিয়েছে, অস্ত্রটি সে রোহিঙ্গা জঙ্গিদের কাছ থেকে সাড়ে ৩ লাখ টাকায় কিনে ৪ লাখ টাকায় বিক্রি করতে এসে র্যাবের ফাঁদে ধরা পড়ে।
    একাধিক সূত্র নিশ্চিত করেছে, রোহিঙ্গা জঙ্গিরা বড় একটি তহবিল সংগ্রহ করছে এনজিও পরিচালনার নামে। কক্সবাজার ও বান্দরবানে 'মুসলিম এইড', 'করুনা', 'ইমাম মুসলিম', 'দারুল আনসার', 'সমন্বিত মানবিক উদ্যোগ' ইত্যাদি এনজিওর নামে তারা বিভিন্ন দেশ থেকে ২৫ কোটি টাকার তহবিল সংগ্রহ করেছে। হুন্ডির মাধ্যমে আনা এ অর্থের একটি অংশ এসব এনজিওর মাধ্যমে মাদ্রাসাসহ বিভিন্ন ধর্মীয় প্রতিষ্ঠান পরিচালনায় খরচ হয়। অবশিষ্ট টাকা যায় জঙ্গি গোষ্ঠীর পকেটে।
    অনুসন্ধানে জানা গেছে, কক্সবাজার সদরের ঝিলংজার মুহুরিপাড়ার ইমাম মুসলিম ইসলামিক সেন্টার নামে একটি মাদ্রাসা জঙ্গিদের অর্থে পরিচালিত হচ্ছে। প্রতিষ্ঠানটির পরিচালক হাফেজ সালা উল ইসলাম আরএসওর সামরিক বিভাগের সমন্বয়কারী। অনুসন্ধানে জানা গেছে, রোহিঙ্গা শীর্ষ জঙ্গি নেতাদের তৎপরতায় কক্সবাজার, চট্টগ্রাম ও বান্দরবান জেলায় কিছু মাদ্রাসা, ধর্মীয় প্রতিষ্ঠান ও এনজিও সংস্থার মাধ্যমে পরিচালিত হচ্ছে জঙ্গি তৎপরতা।
    আরএসওর কেন্দ্রীয় কার্যনির্বাহী কমিটির সাবেক সেক্রেটারি সালামত উল্লাহ কক্সবাজার শহরের কলাতলী এলাকায় আদর্শ শিক্ষা নিকেতন নামে একটি মাদ্রাসা প্রতিষ্ঠা করেন। এখানে কাজ করছেন মোহাম্মদ জাবের ও নুর মোহাম্মদ নামে আরও দুই জঙ্গি। জাবের আরএসওর নির্বাহী কমিটির ভাইস প্রেসিডেন্ট এবং নুর মোহাম্মদ সদস্য। সালামত উল্লাহ বর্তমানে এ মাদ্রাসার দায়িত্ব ছেড়ে দিয়েছেন বলে সূত্র জানিয়েছে।
    রোহিঙ্গা জঙ্গিরা তাদের নেটওয়ার্ক হিসেবে ব্যবহার করছে কক্সবাজারের দুটি শরণার্থী ক্যাম্পকে। আলী জোহার, হাজি ফজল, রফিক আহমদ, হাফেজ নয়ন, লালু ডাক্তার, শামসু মাঝি, হাফেজ জালাল, মাওলানা শফিউল্লাহ, নুরুল হক মাঝি, নুর মোহাম্মদ, আবদুল রশিদ, মোহাম্মদ সায়েদ, আবু কাদের, আবু ইয়াহিয়া, হামিদ, রুহুল আমিন, আবদুল্লাহ মোহাম্মদসহ অনেক জঙ্গি অবৈধভাবে ক্যাম্পে অবস্থান করে সন্ত্রাসী কর্মকাণ্ড চালিয়ে যাচ্ছেন। সূত্র জানিয়েছে, জঙ্গিদের তিন শতাধিক সদস্য দেশের বিভিন্ন স্থানে মসজিদে ইমাম-মুয়াজ্জিন হিসেবেও কাজ করছেন। তাদের মধ্যে বেশ কিছু আফগান-ফেরত জঙ্গিও রয়েছেন।
    কক্সবাজারের সহকারী পুলিশ সুপার ছত্রধর ত্রিপুরা জানান, সীমিত লোকজন নিয়ে রোহিঙ্গা ক্যাম্পে আইন-শৃঙ্খলা নিয়ন্ত্রণে কাজ করছে পুলিশ। শরণার্থী ক্যাম্প অত্যন্ত স্পর্শকাতর এলাকা। এখানে আন্তর্জাতিক সংস্থাগুলোর নজরদারি রয়েছে। সুনির্দিষ্ট তথ্য ছাড়া পুলিশ ক্যাম্পে অভিযান পরিচালনা করে না। এ সুযোগ হয়তো রোহিঙ্গা সন্ত্রাসীরা নিতে পারে। [samakal, 08 Jan 2012 atau di sini]

    Terjemahan:
    Satuan teroris bersatu yang dipersenjatai: Menurut sumber terpercaya, Rohingya mengumpulkan 500 juta Takas Bangladesh untuk membeli senjata dan amunisi. Menurut berita yang dikutip, Rohingya Solidarity Organization (RSO), yaitu Gerakan Arakan, Partai Kebebasan Rakyat Arakan dan Arakan Rohingya National Organization (ARNO) telah mengorganisir gerakan bersatu padu.

    Presiden RSO Dr Muhammad Yunus dan pemimpin Rohingya lainnya, Dr Wakar Uddin, Abul Fayaz Zilani, Nurul Islam, Salamat Ullah, Muhhammad Shafi Ullah, Nazmul Alam, mengadakan pertemuan di Riyadh di Arab Saudi dan mereka mencapai kesepakatan melangkah ke rencana kerusuhan bersenjata di bawah satu bendera Arakan Rohingya Union (ARU) dan ARU telah memberikan tanggung jawab pergerakan pada Dr Muhammad Yunus dan Abul Fayaz Zilani dan Nurul Islam.

    Hal ini diketahui dari sumber yang sama bahwa setelah pertemuan itu mereka telah melakukan penggalangan dana dan mengumpulkan senjata dan amunisi.

    Salah satu pemimpin tertinggi Rohingya, Salamat Ullah, dari Saudi Saudi, datang ke Bangladesh pada Desember tahun lalu dan memimpin ekstrimis Rohingya di Chunoti, Daerah Chittagon. Pada saat yang sama Nazmul Alam dikirim ke Bangkok dan Abu Siddiq Arman ditunjuk sebagai koordinator daerah Cox Bazar, di mana mereka mendirikan kantor.

    Satu pemimpin Rohingya, Muhammad Nur, terlihat di Cox Bazar beberapa hari terakhir.

    Beberapa tahun yang lalu teroris Rohingya tidak bersatu, sekarang mereka berada di bawah satu bendera dan terkumpul dalam jumlah yang baik, menurut sumber yang sama. Para teroris membuat perdagangan ilegal seperti NARKOBA, MANUSIA dan LALU LINTAS SENJATA. Pekan lalu, juga, satu teroris Rohingya telah di tangkap di Gorzonia dengan AK-47. Ia mengaku untuk di jual kembali seharga 400,000.00 Taka sementara ia membelinya dengan 350,000.00.

    Lebih dari satu sumber dikonfirmasi mengatakan ekstrimis Rohingya mengumpulkan dana dengan nama LSM-LSM. Sekitar 250 juta Taka telah dikumpulkan para ekstrimis melalui LSM sosial seperti Muslim Aid, Karuna, Imam Muslim, Darul Anshar, Sammannito Manabik Uddyog dll, di Cox Bazar dan wilayah Bindarban saja.

    Dana tersebut ditransfer ke organisasi keagamaan dan ekstremis melalui jaringan rumahan. Berdasarkan penyelidikan diketahui bahwa Imam Islam Centre di Zhilongza dijalankan dengan dana para ekstremis. Juga diketahui bahwa Direktur dari centre tersebut, Hafez Sala-ul Islam, adalah Koordinator Kepala RSO. Jelas para ekstremis melakukan aktivitas operasi mereka melalui sekolah, organisasi keagamaan dan sosial.

    Mantan Sekretaris Jenderal RSO, Salamat Ullah, mendirikan Pesantren dengan nama Adarsha Shikha Niketon di Kalatali di Cox Bazar kabupaten. Muhammad Zaber, Wakil presiden RSO, dan Nur Muhammad, anggota RSO, juga bekerja di sekolah tersebut.

    Ekstrimis Rohingya juga menggunakan dua kamp pengungsi sebagai jaringan mereka. Para Rohingya ilegal berencana untuk melakukan kegiatan kekerasan mereka secara sistematis di kamp-kamp ini. Para ekstrimis terkenal di kamp-kamp ini adalah: - Ali Zohar, Haji Fazal, Rafiq Ahmad Hafiz Nayan, Lalu Daktar, Shamsu Majhi, Hafiz Zalal, Moulana Shafiullah, Nurul Haque Mazhi, Nur Muhammad, Abdul Rashid, Muhammad Sayed, Abu Qader, Abu Yahiya, Hamid, Ruhul Amin dan Abdullah Muhammad.

    Sekitar 300 ekstrimis melakukan gerakan bawah tanah dengan kedok para pria religius, kata sumber yang sama. Kebanyakan dari mereka mendapat pelatihan militer di Afghanistan. [Sumber terjemahan: Wontharnu atau di sini]
Dan 4 hari setelah kerusuhan awal di Arakan, terdapat penangkapan beberapa staf senior UNHCR yang dikaitkan dengan kerusuhan dan keterlibatan dengan Al Qaedah.

3 Minggu sebelum kerusuhan 8 Juni 2012, Ketua VHP, Dr Praven Togadia bersurat kepada PM India dan juga PBB mengingatkan para teroris muslim Rohingya dengan berdalih sebagai korban berlindung pada UNHCR menyusup masuk ke India.

Mereka ini adalah teroris yang sama yang melakukan pembantaian; pembersihan etnis Buddha di daerah Arakan, antara BanglaDesh - Myanmar dan menuntut berdirinya negara Islam terpisah. Beberapa umat Buddha dari suku Chakma yang selamat, sekarang ada di Tripura dari India. Rohingya memproyeksikan diri mereka sebagai korban, namun ada peringatan kegiatan jihadis mereka beruhubungan dengan LET, ISI, Al Qaeda, HUJI, IM dan lainnya dengan Agfhan Taliban yang merecoki Rusia dan juga kelompok-kelompok di Kashmir.

Dari Uraian di atas dan membandingkan aksi TPM Aceh,maka aksi itu jelas dilakukan dengan pengetahuan yang sangat minim dan salah menilai keadaan yang terjadi terutamanya karena TPM sendiri terprofokasi berat pemberitaan dan foto-foto hoax dari kalangan mereka sendiri ATAU bisa jadi mereka ini justru merupakan simpatisan para teroris tersebut! [↑]
---------------

Rencana MUSLIM MENG-Genosid NON MUSLIM
Ternyata memang ada alasan mendasar berunsur religi yang membuat para Muslim Bangladesh berlaku brutal seperti itu (simak foto kanan bawah).

Silakan simak sendiri isi wawancara Nawabzaada Nabiullah Khan, pengikut JAMAAH ISLAMIYAH PAKISTAN, di majalah bulanan Baluchi pada edisi “Jamhooria Islamia” Februari 1999
    Date: Sun, 01 AUG 1999 23:57:13 GMT
    From: nanafadnavis@my-deja.com
    Newgroups: soc.culture.sri-lanka, soc.culture.burma, soc.culture.nepal
    Subject: Islamic plan for genocide of Hindus and Buddhists

    Wawancara ini diterbitkan dalam edisi “Jamhooria Islamia” Februari 1999, sebuah majalah bulanan Baluchi yang diterbitkan dalam bahasa Panj-gar. Ini diterjemahkan hanya untuk tujuan informasi. Poster tidak berarti mendukung gagasan-gagasan dalam wawancara ini.

    Terima kasih kepada Jamil Baloch dan Omar Nasr-Ullah yang telah menerjemahkan.

    Wawancara dengan Nawabzaada Nabiullah Khan di-wawancara oleh Jalil Amir.
    ---------------

    Q: Mohon ceritakan tentang kebersamaan anda dengan Qazi Hussain Ahmed

      A: Qazi memiliki dua bungalow di Peshawar. Kami menghabiskan sebagian besar waktu di kedua rumah itu. Rumah pertama adalah tempat tinggal bagi keluarganya dan rumah kedua adalah kantor dan rumah peristirahatannya. Tetapi ia biasanya menjumpai teman-teman dan kerabatnya dan para pekerja politik hanya di rumah keluarganya. Ia memastika bahwa sedikitnya 3 hari dalam seminggu, Qazi dan sahabat-sahabatnya biasanya melewatkan waktu di rumah peristirahatannya. Tidak seperti rumah keluarga, rumah peristirahatan itu dilengkapi dengan segala fasilitas yang dapat dibayangkan, televi 36-inch. 2 piringan satelit untuk menerima segala siaran dari seluruh penjuru dunia. Ia membuat banyak catatan tentang semua siaran itu. Kami biasanya mendiskusikan segala sesuatu di bawah cahaya matahari di dalam rumah peristirahatannya. Saya memiliki kebiasaan meminum sedikit anggur. Qazi tidak minum ataupun merokok. Qazi mengetahui kelemahan saya terhadap anggur. Ia menasihati saya agar berhenti minum dan meminta saya agar mengikuti jejak kaki Nabi Mohammad (SAW). Walaupun saya memiliki kebiasaan meminum hanya sedikit anggur sebelum makan malam, karena desakan Qazi, saya meninggalkan kebiasaan itu. Ketika saya sedang duduk di bangku kuliah, saya telah memulai kebiasaan merokok. Saya meninggalkan kebiasaan itu setelah Qazi menasihati agar berhenti merokok.

      Saya tinggal dengan Qazi selama hampir 6 tahun di Peshawar. Saya tidak menyetujui beberapa startegi yang digunakan oleh JI selama setelah tahun-tahun Zia. Qazi adalah seorang yang praktis sedangkan saya adalah seorang yang lebih idealis pada masa itu. Saya mendesak bahwa JI seharusnya tidak mengandalkan kartu suara sebagai satu-satunya jalan menuju kekuasaan. Qazi memaksakan bahwa kartu suara adalah satu-satunya cara bagi JI untuk berkuasa di Pakistan. Hal ini memicu suatu perselisihan antara Qazi dan saya. Oleh sebab itu ketika saya pergi ke Baluchistan untuk menemui orang tua saya, saya menetap di sana dan tidak kembali ke Peshawar. Walaupun hampir setiap minggu kami berbicara melalui telepon, Qazi tidak pernah meminta saya untuk menetap dengannya dan saya mendapatkan pekerjaan sebagai guru Jemaat di Quetta di mana saya menetap bersama orang tua dan keluarga saya. Akan tetapi, tahun-tahun bersama Qazi di Peshawar dan di seluruh dunia adalah tahun-tahun yang peling memuaskan hidup saya secara intelektual

    Q: Bagaimanakah pandangan Qazi atas Islam dan Nabi Mohammad (SAW)

      A: Qazi adalah seorang pemuja dan murid Nabi Mohammad (SAW), IA MENIRU SELURUH PIKIRAN dan KEHIDUPANNYA dari KEHIDUPAN DAN AJARAN-AJARAN NABI MUHAMMAD (SAW). Saya sering kali terkejut oleh Qazi ketika ia melakukan suatu hal kecil, ia akan segera membandingkan insiden tersebut dengan insiden yang terdapat dalam Al-Hadith dan menjelaskan bahwa ia melakukan apa yang dilakukan Nabi Mohammad (SAW) 10 abad lalu. SAYA BELUM PERNAH BERTEMU DENGAN ORANG YANG MENIRU SELURUH KEHIDUPANNYA DARI UCAPAN DAN AJARAN NABI MUHAMMAD (SAW) seperti Qazi.

    Q: Isu perempuan sangat kontroversial dewasa ini. Taliban dan beberapa organisasi fundamentalis membatasi kebebasan para perempuan. Sementara beberapa intelektual progresif Muslim berpendapat bahwa perempuan adalah setara dengan laki-laki dalam segala bidang. Bagaimanakah pandangan Qazi terhadap perempuan?

      A: Seperti yang saya katakana sebelumnya, Pandangan Qazi terhadap perempuan adalah persis sama dengan Pandangan Nabi Mohammad (SAW). KESETARAAN LAKI-LAKI dan PEREMPUAN ADALAH KEBODOHAN. Apa yang dapat dilakukan oleh laki-laki, perempuan tidak dapat melakukannya dan apa yang dapat dilakukan oleh perempuan, laki-laki tidak dapat melakukannya. Para perempuan lemah secara fisik dan batin dibandingkan dengan laki-laki. Untuk hal ini kita tidak memerlukan bukti apa pun selain hanya dengan melihat laki-laki dan perempyan. Laki-laki harus menjaga perempuan sepanjang waktu. Jika perempuan tidak memiliki saudara laki-laki, maka mereka harus mencari seorang laki-laki dan menikahinya agar ia dapat menjaganya. PEREMPUAN TIDAK BOLEH MEMILIKI KEHIDUPAN DILUAR KELUARGA. Pendidikan boleh diberikan kepada mereka tetapi TIDAK BOLEH MENYAINGI LAKI-LAKI DI DEPAN PUBLIK. Mereka juga TIDAK BOLEH TURUT BERTEMPUR dalam peperangan juga TIDAK BOLEH DIGUNAKAN DALAM POLITIK PADA MASA DAMAI.

      QAZI PERNAH BERKATA BAHWA BEGITU JI BERKUASA DI PAKISTAN, IA AKAN MENGHAPUSKAN HAK PILIH PARA PEREMPUAN dan KAUM MINORITAS. HANYA MUSLILIM YANG BOLEH BERPARTISIPASI DALAM PEMILIHAN UMUM atau DIPILIH.

      Ketika saya meminta bukti dari Hadiths. Ia mengutip banyak Hadith untuk mendukung hal tersebut. Saya bertanya kenapa hal tersebut tidak pernah dibicarakan secara terbuka di depan publik oleh Jamaat. Qazi mengatakan bahwa petunjuk ini terdapat di segala tempat. Tetapi JI tidak mempersoalkan hal ini karena para perempuan yang saat itu memiliki hak pilih akan memilih melawan JI dalam pemilihan jika hal demikian diungkapkan secara terbuka. Dalam hal ini saya tidak sependapat. Saya berpendapat, karena semua pemimpin utama Jamaat meyakini bahwa para perempuan tidak akan memiliki hak pilih setelah mereka berkuasa, maka mereka seharusnya mengatakan hal itu secara terbuka. Jika engkau tidak mengatakannya sekarang dan kelak engkau menghapuskan hal pilih mereka ketika engkau berkuasa, maka hal itu akan menciptakan kemarahan orang banyak. Tetapi Qazi tetap pada pendapat bahwa JI tidak boleh mengatakannya sekarang.

    Q: Hal itu membawa kita pada pertanyaan tentang kaum minoritas. Apakah mereka harus membayar pajak Jizya?

      A: Ya. Mereka harus membayar pajak. Seperti dijelaskan oleh Qazi, gagasan JIZYA BUKALAH MELINDUNGI UANG. MELAINKAN SUATU DORONGAN KEUANGAN PADA NON-MUSLIM UNTUK BERALIH PADA ISLAM. BEGITU JAMAAT BERKUASA, KAUM MINORITAS AKAN DI DORONG (DIPAKSA) UNTUK MENJADI MUSLIM APAKAH MELALUI KEUANGAN ATAUPUN FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS.

      JI TELAH MENYAMAKAN INDIA DENGAN HINDU SEHINGGA KAUM HINDU PAKISTAN AKAN DIPAKSA MENJADI MUSLIM. INI ADALAH STRATEGI YANG SANGAT BERHASIL SELAMA KERUSUHAN MASJID BABRI. JI SECARA AKTIF TERLIBAT DALAM MENGHANCURKAN KUIL-KUIL HINDU di PUNJAB dan SINDH. KAMI MEMERINTAHKAN PENGHANCURAN RUMAH-RUMAH MILIK KELUARGA HINDU JUGA.

      TUJUAN UTAMA KAMI ADALAH MENGHANCURKAN KUIL-KUIL HINDU. KAMI MENULISKAN SELEBARAN BAHWA MENGHANCURKAN SETIAP KUIL BERHALA AKAN MEMBUAT SEORANG MUSLIM LEBIH DEKAT PADA SURGA ALLAH. Kami menggunakan Hadith dalam semua selebaran. Babar menghancurkan Kuil Ram di Ayodhya. Karena ia adalah seorang pengikut sejati. CARA YANG SAMA HARUS DILAKUKAN OLEH SETIAP MUSLIM UNTUK MENGHANCURKAN KUIL-KUIL HINDU DI PAKISTAN. GAGASAN KAMU ADALAH UNTUK MENDORONG MUSLIM INDIA AGAR JUGA MENGHANCURKAN KUIL-KUIL HINDU DI INDIA. Tetapi hal ini tidak berhasil karena polisi India mulai menyerang kaum Muslim yang sedang melakukan pekerjaan Allah.

    Q: Pemerintahan seperti apakah yang direncanakan oleh JI untuk Pakistan?

      A: Pemerintahan Sharia. Sharia akan menjadi undang-undang kami sehingga para terpelajar Muslim yang unggul yang telah menyelesaikan pendidikannya di Madrassa akan diangkat menjadi Hakim di setiap persidangan. Qazi ingin membentuk presidium dengan model yang sama seperti Khalifa. Saat ini gagasan kami adalah bahwa keseluruhan pemimpin tinggi JI serta seluruh tiga jenderal militer akan menjadi bagian dari presidium yang mana Qazi akan menjadi Sang Khalifa. Kami menyaksikan kemajuan Taliban dengan seksama dan belajar darinya. Kami terkesan dengan Taliban pada persoalan perempuan, kaum minoritas dan hukum dan persoalan lainnya. Mullah Omar adalah sahabat Qazi. Omar sering mengunjungi rumahnya. Dalam beberapa pembicaraan, kami telah memutuskan untuk membentuk Persatuan Pakistan dan Afghanistan begitu kondisi yang sesuai tercipta di Pakistan (yaitu pemerintahan JI di Pakistan). SEMBOYAN KAMI ADALAH JIHAD TANPA HENTI. GAGASANNYA ADALAH UNTUK MEMPERTAHANKAN PAKISTAN DALAM KONDISI JIHAD TERUS MENERUS SEPANJANG WAKTU.

      Visi Qazi adalah bahwa Pakistan akan menjadi pusat Kerajaan Islam yang baru YANG MERENTANG DARI BURMA HINGGA AFGANISTAN DAN DARI SRILANKA HINGGA TAJIKISTAN TERMASUK KASHMIR. PADA AKHIRNYA, JAMAAT AKAN MENGGUNAKAN SEMUA TAKTIK TERORISME DI WILAYAH-WILAYAH YANG DIKUASAI KAFIR untuk bernegosiasi di wilayah-wilayah yang dikuasai oleh Muslim. PARA PIMPINAN JAMAAT DARI BANGLADESH DAN INDIA TELAH MENERIMA KEPEMIMPINAN PAKISTAN DALAM HAL INI.

    Q: Apakah mereka datang ke Pakistan?

      A: Ya. Kami telah membuat kesepakatan di Peshawar dan pada waktu lainnya di Multan pada masa Zia. Tetapi pemahamannya masih ada bahkan hingga hari ini.

    Q: BAGAIMANA DENGAN SRILANKA dan BURMA?

      A: Keduanya adalah Negara Buddhis. Untuk urusan ini bahkan Baluchistan dan Afghanistan adalah Buddhis pada zaman dulu sementara Sindh dan Punjab adalah Hindu. Kaum Buddhis umumnya lebih lemah dalam hal keyakinan. OLEH SEBAB ITU, KAMI HARAP MEREKA AKAN MENJADI MUSLIM DENGAN SEDIKIT TEKANAN. Tetapi hal itu akan terjadi hanya setelah Jamaat pertama-tama menaklukkan Pakistan dan kemudian India.

    Q: Bagaimana rencana untuk India? Tampaknya keseluruhan kebijakan Jamaat di India berpusat di sekitar Kashmir.

      A: Ya itu benar. Tetapi untuk alasan yang sangat bagus. Kashmir adalah bagaikan batu landasan yang terletak di puncak lengkungan. Benar bahwa lengkungan itu menahan keseluruhan beban batu landasan itu. Tetapi jika batu landasan itu dipindahkan, maka keseluruhan lengkungan itu akan runtuh. Itulah sebabnya maka disebut batu landasan. Kashir adalah batu landasan bagi India. Begitu engkau memindahkannya, maka India tidak dapat lagi menjadi sekuler dan juga tidak akan menjadi Negara yang bersatu. Bagaikan batu-batu pada lengkungan, semua bata akan runtuh. Qazi mengingatkan gagasan ini pada Zia. Oleh sebab itu Zia memulai operasi Topac. Operasi Topac adalah lebih jauh lagi. Tujuan utama Operasi Topac adalah untuk memecah India menjadi satu juga bagian sehingga memudahkan bagi Pakistan untuk menelan India bagian demi bagian. Itulah sebabnya mengapa Pakistan mendorong gerakan pertempuran di seluruh India. Begitu Kashmir dikuasai, gerakan pertempuran ini akan memecah India dengan menuntut kebebasan yang sama bagi Nagaland, Kerala, Mizoram, Meghalaya, Manipur, Assam, Jharkand, Tamil Nadu, Bengali Barat, dan Khalistan. Tetapi Benazir merusak seluruh rencana kami dengan menyerahkan rincian operasi Topac kepada pemerintahan India yang dipimpin oleh Rajiv Gandhi. Itu adalah kemunduran besar pada visi kami. Akan tetapi kami terus maju.

    Q: Saya mendengar bahwa ia hanya menyerahkan rincian tentang gerakan Khalistan.

      A: Itu benar. Pendapat saya, itulah sebabnya maka saya berpikir bahwa kerusakannya terbatas. India memikirkan dan sibuk dengan gerakan-gerakan separatis di berbagai bagian India seolah-oleh semua itu adalah gerakan sebenarnya bahkan hingga saat ini. Dengan demikian, saya katakan, kerusakannya terbatas.

    Q: Apakah anda berpendapat jika Negara-negara bagian di India menjadi Negara-negara merdeka, maka tidak ada gerakan serupa yang akan timbul di Pakistan sendiri?

      A: Tidak, gerakan Jiye Sindh dan gerakan separatis kecil di Baluchistan dan Peshawar dapat dikendalikan. Kami tidak akan memperlakukan gerakan separatis di Pakistan seperti India memperlakukan kaum separatis. Hal ini akan menjadi gaya Taliban. Sebenarnya kami tidak meramalkan posisi apa pun yang akan menentang kekuasaan JI di Pakistan. Oleh sebab itu para pemimpin BNP dan Pakhtoonkwa akan menjadi tidak relevan.

    Q: Kembali pada titik yang sama. Jika India menjadi banyak Negara bagaimana engkau memperlakukan masing-masing Negara-negara Hindu? Mereka bahkan bisa menjadi musuh besar Pakistan. Atau mungkin mereka akan bersatu kembali untuk melawan Pakistan.

      A: Qazi dan banyak orang lain telah mendiskusikan kemungkinan ini. Kami berpendapat, hal demikian tidak mungkin terjadi karena perbedaan bahasa dan budaya antara Negara-negara di India sangatlah besar. Tidak ada bahasa seperti Urdu yang menyatukan seluruh India. Bahasa Inggris dan bukan Bahasa Hindi adalah bahasa yang umum antara Negara-negara di India.

      Oleh sebab itu kami telah merencanakan untuk memulai kerusuhan di setiap Negara bagian terhadap Negara tetangganya sehingga Negara-negara bagian akan selalu dalam keadaan perang. Misalnya ada banyak kaum Kannadiga di TamilNadu dan kaum Telugu di Madras. Kami akan memulai kerusuhan anti Telugu di Madras, yang akan mempertahankan keadaan perang antara Andhrapradesh dan TamilNadu.

      JIKA KAMI MENEMPATKAN SEBUAH BOM DI BIOSKOP DI TELUGU DI MADRAS DAN SEBUAH BOM DI BIOSKOP TAMIL DI ANDHRA, MAKA PEPERANGAN ANTARA TAMILNADU DAN ANDHRA, MAKA PEPERANGAN ANTARA TAMIL NADU DAN ANDHRA AKAN BERLANGSUNG SELAMANYA.

      Hal-hal serupa dapat dilakukan di pusat budaya Assam di Bengali dan Hindi Prachar Sabha di Orissa. Dengan perbedaan antara kewarganegaraan di India, maka pilihan-pilihan bagi Pakistan tidak terbatas.

      VISI QAZI ADALAH UNTUK MENJADIKAN SELURUH INDIA 100% NEGARA MUSLIM. Suatu India Bersatu, di mana kaum Hindu adalah mayoritas adalah suatu rintangan untuk hal itu. SEPERTI HALNYA NABI MUHAMMAD (SAW) MENGUBAH KAUM BERHALA ARAB MENJADI MUSLIM, QAZI JUGA INGIN MENGUBAH KAUM BERHALA INDIA MENJADI MUSLIM.

    Q: Ini adalah visi besar karena hal ini bahkan tidak mungkin bagi dinasti Muslim dan Mogul yang memerintah India selama 700 tahun terakhir.

      A: Benar. Hal ini karena mereka tidak pernah benar-benar membentuk Kerajaan Muslim. Walaupun raja-raja adalah Muslim, namun mereka memberikan posisi kekuasaan pada kaum Hindu. Jika engkau membuat suatu pernyataan jelas bahwa hanya kaum Muslim yang berhak memilih dan menyatakan bahwa India adalah Republik Islam, maka secara otomatis orang-orang akan menjadi Muslim. Sedikit teror harus dilakukan pada jantung Hindu dan KRISTEN.

      Saya akan memberikan contoh terbaik. PORSI SEKARANG YANG MEMBENTUK PAKISTAN TERDIRI DARI 25% populasi Hindu sebelum kemerdekaan. SETELAH KEMERDEKAAN BANYAK KAUM HINDU YANG PINDAH KE INDIA. NAMUN SETELAH PINDAH, POPULASI HINDU PAKISTAN MENJADI 15%.

      TAHUKAH ENGKAU BERAPA PERSEN SEKARANG? KURANG DARI 1%.

      Bagaimana hal ini mungkin terjadi? Bagaimana kaum Hindu beralih ke Islam dalam waktu sesingkat 20 tahun sementara selama 700 tahun mereka tidak beralih ke Islam? HAL ITU MURNI KARENA TERROR PERBATASAN. TERROR ITU MEMAKSA KAUM HINDU YANG MENETAP DI PAKISTAN UNTUK MENJADI MUSLIM. Murni dan sederhana. JI menggunakan teknik serupa di Punjab dan Sindh setiap kali kerusuhan terjadi di India, kami menggunakan dalih untuk melancarkan teror di antara kaum Hindu, kristen, dan Ahmadiah. Teror serupa akan teringat oleh semua kaum non-Muslim, baik Hindu, maupun kristen, pada tahun-tahun mendatang di seluruh India.

      Qazi adalah seorang analis jenius yang mengetahui setiap strategi yang akan dan seharusnya digunakan Nabi Muhammad (SAW) di India untuk mencapai kepatuhan total pada Allah.

    Q: Apakah engkau melihat kemungkinan bahwa ketika Kashmir menjadi bagian dari Pakistan, maka akan terjadi kerusuhan skala besar di India melawan Muslim India? Oleh sebab itu, Kashmir dapat mengarah pada lebih banyak kematian Muslim India dan kerusakan Umat Islam.

      A: Ya, itu adalah suatu kemungkinan. TETAPI IDEOLOGI KAMI ADALAH BERDASARKAN QUR'AN DAN HADIS. NABI MUHAMMAD (SAW) DALAM BANYAK HADIS DAN ALLAH DALAM QUR'AN MENGATAKAN BAHWA SETIAP MUSLIM YANG BERGAUL DENGAN SEORANG POLYTHEIS ADALAH SEORANG POLYTHEIS. KAUM MUSLIM TIDAK BOLEH BERGAUL DENGAN NON-MUSLIM. INI TERMASUK KRISTEN, YAHUDI dan HINDU.

      Juga Muhammad (SAW) mengatakan bahwa bahkan jika penguasa Muslim tidak baik, kaum Muslim harus tetap pada penguasanya daripada pergi ke negeri non-Muslim. Hadith dan Qur’an sangat eksplisit sehubungan dengan hal ini.

      SEMUA MUSLIM YANG TIDAK PINDAH KE PAKISTAN SELAMA PEMISAHAN, PADA INTINYA ADALAH ORANG HINDU. Mereka boleh menganggap bahwa mereka adalah Muslim. Tetapi tidak di hadapan Allah. Mereka sama khilafnya seperti kaum Ahmadiah yang menganggap mereka adalah Muslim padahal semua orang tahu bahwa mereka bukan Muslim. Oleh sebab itu kaum Muslim India yang telah memutuskan menetap di India selama masa pemisahan adalah bukan Muslim, dan keturunan mereka juga bukan Muslim (karena mereka tidak pindah ke tanah Muslim).

      Hal lain yang saya perhatikan dalam perjalanan saya di India adalah bahwa para petani Hindu umumnya mempersembahkan seluruh panen mereka kepada dewa-dewa mereka di akhir musim panen. Hal ini membuat keseluruhan panen ini haram bagi kaum Muslim. Namun kaum yang mengaku Muslim di India dipaksa untuk memakan makanan ini yang telah dipersembahkan kepada Tuhan lain selain Allah thallah. Hal ini secara eksplisit dilarang dalam Qur’an. Dan ini adalah salah satu persoalan serius hidup dalam Negara-negara non-Muslim. Nabi Muhammad (SAW) mengetahui hal-hal demikian; itulah sebabnya ia memerintahkan kepada Muslim agar tidak menetap di wilayah-wilayah non-Muslim. Walaupun mengetahui hal ini, kaum yang mengaku Muslim ini, tetap tinggal di India. Kemudian semua Muslim yang pindah ke Negara lain dan Amerika adalah non-Muslim. Hanya Muslim yang berkeinginan untuk kembali adalah Muslim, bukan mereka yang memutuskan untuk tinggal di Negara-negara demikian.

      OLEH SEBAB ITU KITA TIDAK PEDULI JIKA KAUM MUSLIM INDIA DEMIKIAN TEWAS DALAM KERUSUHAN.

      TETAPI KARENA ALASAN STRATEGI, kami memiliki hubungan baik dengan kaum Muslim ini. SEMUA MUSLIM YANG BEKERJA DEMI PAKISTAN dan DEMI KEMENANGAN UMAT ADALAH MUSLIM SEJATI. MEREKA ADALAH PRAJURIT GARIS DEPAN DI NEGARA-NEGARA NON-MUSLIM. OLEH SEBAB ITU KAMI HARUS MENGIRIMKAN SENJATA dan AMUNISI KEPADA MUSLIM-MUSLIM SEJATI INI SEANDAINYA KERUSUHAN MENDATANGI MEREKA.

      Sedangkan Muslim Kashmir adalah Muslim sejati yang berjuang di bawah kekuasaan Hindu. Mereka adalah korban konspirasi internasional untuk mempertahankan mereka di bawah kekuasaan Hindu. Persoalan itu adalah bagian dari pemisahan yang tidak lengkap. Sedangkan kaum Muslim India telah menerima pemisahan dan dengan sadar menetap di India.

    Q: Namun pergolakan yang terkenal di Kashmir adalah kegagalan di tahun 1965 dan 1948.

      A: Itu benar. Hal itu mungkin karena keteguhan Sheik Abdullagh dari Kashmir selama perang 1948. Sebenarnya populasi Muslim di Jammu Kashmir hanya sedikit lebih banyak dari Hindu. 58% Muslim dan 42% non-Muslim. Oleh sebab itu operasi Topac ditujukan untuk menghapuskan kaum Pandit Kashmir dari lembah. Kami berpikir bahwa mereka semua akan pergi ke India. Sebaliknya banyak yang pergi ke Jammu dan hanya sangat sedikit yang pergi ke India. Oleh sebab itu kami terpaksa meminta Harkatul untuk mulai meneror kaum Hindu di Jammu. Kami juga mengharapkan perang skala besar melawan di Muslim di Jammu serta di seluruh bagian India karena pembunuhan-pembunuhan itu. Pemerintah India menahan informasi ini. Hal lain yang belum dilakukan adalah pemusnahan total kaum Buddhis dan Hindu dari Jammu dan Kashmir. Kami hanya dapat melakukannya di Lembah dan bukan di Jammu dan Ladakh. Oleh sebab itu populasi Muslim di Kashmir dan Jammu adalah hanya sekitar 65% menurut Harkatul.

    Q: Ceritakan tentang kunjunganmu ke Saudi Arabia.

      A: Kami berangkat dari Umra sebagai sebuah tim pemimpin JI. Tentu saja, Zia telah mengatur segala kenyamanan bagi kami. Kami menetap di Rumah seorang Sheik. Ia adalah seorang kontraktor paling kaya di Saudi Arabia. Ia juga memiliki beberapa toko emas di Qatar. Sheik adalah seorang sahabat Zia Ul Haq. Selama masa Zia, kami tidak aktif secara politis. Karena Zia telah melakukan segala yang diinginkan Qazi, juga kekuatan politis tidak diperlukan. Oleh sebab itu kami memiliki banyak waktu. Itu adalah alasan utama mengapa kami menetap selama tiga bulan penuh di istana Sheik.

      SHEIK INI BERASAL DARI KELUARGA BADUI DI BARAT DAYA ARAB. IA MEMILIKI KEBIASAAN MEMINUM AIR KENCING ONTA dan SUSU ONTA DI PAGI HARI. Saya bertanya kepadanya mengapa ia melakukan hal itu? IA MENJAWAB BAHWA ITU ADALAH TRADISI KELUARGA SERTA PRAKTIK ISLAM YANG DI DUKUNG OLEH NABI MUHAMMAD (SAW). Saya terkejut. Tetapi Qazi menjelaskan bahwa hal itu benar. Ia memberitahukan tiga atau empat Hadith yang mana meminum air kencing onta dan susu Onta disarankan. Maka Qazi ingin meminum air kencing onta dan susu onta bersama Sheik. Karena saya tidak mampu meminum air kencing onta, maka saya hanya meminum susu onta segar, yang pekat dan berbusa. Tetapi Qazi meminum air kencing onta dan susu onta dalam jumlah yang sama seperti yang diminum oleh Sheik. Qazi mengejutkan saya dalam insiden ini. Saya terheran dengan fakta bahwa Qazi siap melakukan apa saja untuk menyesuaikan hidupnya dalam ajaran-ajaran sang nabi.

    Q: Apakah ia terus melakukan hal itu bahkan sampai hari ini?

      A: Tidak. Ia memberli seekor onta setelah kembali ke Pakistan. Tiga tahun kemudian ia memiliki masalah batu ginjal. Atas nasihat dokter ia harus berhenti meminum air kencing itu sementara ia terus meminum susu onta. Dokter menasihatinya untuk berhenti meminum susu onta juga karena susu onta mengandung lebih banyak kalsium daripada susu sapi. Saya pikir ia berhenti meminum segala susu atau produk-produk dari susu. Tetapi ia pernah berkata bahwa begitu JI berkuasa di Pakistan, ia akan mempopulerkan kebiasaan meminum susu onta dan air kencing onta di Pakistan. Tetapi saya ragu ia dapat melakukan hal itu. Saya berpendapat, hanya susu onta yang dapat dipopulerkan.

    Q: Itu baru berita bagi saya. Kalau begitu bagaimanakah kunjunganmu ke Arab?

      A: Pertama-tama saya harus mengatakan bahwa Saudi Arabia, sebagai nama Negara, adalah kesalahan. Seharusnya hanya Arab. Hanya saja keluarga Saudi memerintah beberapa bagian Arab. Anda tidak menempatkan namamu di depan sebuah tanah suci seolah-olah anda memiliki tanah itu. Jika Nawaz memerintah Pakistan, akankah Pakistan disebut Sheriff Pakistan dan besok Bhutto memerintah dan akankah Pakistan disebut Bhutto Pakistan?

      Namun demikian, satu hal yang kami perhatikan adalah bahwa kaum Arab memiliki budak-budak. WALAUPUN ALLAH MENGATAKAN BAHWA PARA BUDAK HARUS DIPERLAKUKAN DENGAN BAIK, NAMUN IA TIDAK MENYARANKAN PENGHAPUSAN PERBUDAKAN. JIKA PERBUDAKAN ADALAH BURUK MENURUT PANDANGAN DUNIA MASA KINI, ALLAH TENTU AKAN MENGATAKAN BAHWA PERBUDAKAN ADALAH SALAH. Nabi Mohammad (SAW) juga mengatakan bahwa para budak harus diperlakukan dengan baik dan para budak harus sering diberi kebebasan. Tetapi jika tidak ada perbudakan bagaimana mungkin seseorang dapat membebaskan para budak? OLEH SEBAB ITU MENGHIDUPKAN KEMBALI PERBUDAKAN DI PAKSITAN ADALAH SALASAH SATU RENCANA MASA DEPAN JEMAAT.

      SEMUA KAUM HINDU INDIA DAN SRILANKA YANG DITANGKAP AKAN DIJADIKAN BUDAK YANG BEKERJA UNTUK KAUM MUSLIM PAKISTAN. Setiap Muslim Pakistan yang kokoh dalam Tuhan akan mendapatkan budak-budak begitu kami menaklukkan India. Semua Budak yang merangkul Islam akan dibebaskan. PERBUDAKAN ADALAH SIFAT ISLAMI. Jamaat hanyalah partai politik, yang tidak menyuarakan pertentangan atas perbudakan Keledai (yang kalah) di Pakistan.

      Kami berkeliling di seluruh Arab. Kami heran mengetahui bahwa ada beberapa kaum Hindu di Yaman. Kaum Hindu Yaman ini bukanlah orang India. Saya berpendapat, orang-orang Hindu ini adalah para pedagang dari India di masa lalu. Saya juga heran mengetahui bahwa mereka memiliki sebuah kuil Siwa di Yaman. Qazi tidak senang akan hal ini. Ketika ia berbicara dengan para pemimpin Yaman, ia mengungkapkan persoalan ini. Tetapi para pemimpin Yaman menolak saran Qazi untuk mengalihkan secara paksa orang-orang ini menjadi Islam. Saya tidak tahu mengapa mereka menolak. Saya pikir mungkin karena populasi Hindu India yang cukup besar yang bekerja di Yaman dan Arab. Ia tidak menyukai kepemimpinan sekarang di Arab karena alasan ini. Ia berpendapat, Arab seharusnya tidak memperbolehkan non-Muslim memasuki tanah suci Arab. Arab seharusnya 100% murni.

      Banyaknya kaum Hindu di Arab merusak Arab. Walaupun mereka hidup sebagai kontraktor, mereka berpotensi merusak pikiran orang-orang Arab. Salah satunya adalah kehadiran orang Arab dalam kuil Hindu Qatar. Pertama-tama raja memperbolehkan kaum Hindu membangun sebuah kuil dan gereja di tanah suci di sana dengan mengotori Tanah Suci. Ke dua adalah bahwa anggota keluarga kerajaan mengunjungi kuil itu untuk meresmikan kuil tersebut. Qazi ketakutan ketika ia mengetahui bahwa salah satu anggota penting keluarga kerajaan Qatar adalah seorang pengikut dewa yang disebut Aavanppan. Berita ini membuat Qazi memutuskan untuk seribu kali memerangi kekuatan jahat.

    Q: Hal demikian terjadi di Pakistan masa kini. Maksud saya seorang teman saya mengunjungi Kuil Hindu. Teman lainnya mengunjungi pertemuan-pertemuan gereja.

      A: Ya. Salah satu kerabat Qazi ingin menjadi seorang Hindu. Ia tidak memiliki anak selama bertahun-tahun dan tampaknya ia telah berdoa pada Dewa Hindu dan memiliki anak. Oleh sebab itu ia bersyukur pada dewa itu dan ingin menjadi seorang Hindu. Qazi mengetahui hal ini dan memanggilnya dan mengancamnya dengan akibat yang mengerikan. Kerabat itu tidak menjadi seorang Hindu. Tetapi insiden itu membuat Qazi membaca lagi tentang kemurtadan. QURAN dan HADIS JELAS MENGATAKAN BAHWA HUKUMAN BAGI MENINGGALKAN ISLAM ADALAH KEMATIAN. Karena Sharia bukanlah hukum di Pakistan, dan undang-undang Pakistan yang sekarang memberi hak untuk mengubah agama, adalah benar secara hukum untuk menyatakan diri sebagai Hindu atau kristen. Tetapi begitu JI mengambil alih pemerintahan, JI akan menjadikan Sharia sebagai undang-undang. Maka Pakistan juga sah secara hukum untuk mengeksekusi setiap orang yang meninggalkan Islam dan bergabung dengan Ahamddiah, kristen atau Hindu dengan cara yang sama seperti Iran dan Taliban memperlakukan orang-orang murtad-nya. IA JUGA BERPENDAPAT BAHWA KEHADIRAN KUIL-KUIL HINDU DIPAKISTAN ADALAH SUMBER MASALAH dan OLEH SEBAB ITU KAMI INGIN MENGHANCURKAN SEMUA KUIL HINDU dan GEREJA DI PAKISTAN.

    Q: Hal ini membawa kita ke wilayah lain. Saat ini internet telah menyebar luas. Bahkan Saudi Arabia terhubung dengan dunia luar. Menghancurkan kuil-kuil mungkin baik tetapi bagaimana kita dapat sepenuhnya melindungi Pakistan dan orang-orang Muslim dari pengetahuan yang merusak?

      A: JI mengambil posisi prinsipil atas persoalan ilmu pengetahuan dan agama. Agama adalah jauh lebih tinggi daripada ilmu pengetahuan. Apa pun yang perlu diketahui ada dalam Quran dan Hadis. Mengetahui lebih banyak akan menciptakan masalah seperti bom atom dan televisi. Quran dan Hadis jelas mencela gambar. Namun godaan Setan dalam bentuk fotografi dan televisi memakan kehidupan kita. Sebelumnya musik hanya terdapat dalam bentuk nyanyian vokal. Sekarang ilmu pengetahuan dan teknologi membuat musik menyebar dengan harga yang murah. Ini adalah godaan Setan. Kita harus waspada terhadap hal-hal haram ini. Oleh sebab itu lebih banyak ilmu pengetahuan dan teknologi adalah buruk bagi peradaban. Saya telah menyelesaikan kuliah teknik sipil. Oleh sebab itu saya menguasai pengetahuan ilmiah. Saya dapat memberitahu anda betapa merusaknya hal itu. Hal itu bahkan membuat anda mempertanyakan keagungan Quran.

      ADA BANYAK HADIS, YANG MENYATAKAN BAHWA BUMI DATAR. Tetapi semua ilmu pengetahuan akan mengatakan bahwa bumi adalah bulat. Tetapi anda tidak dapat menggunakan ilmu pengetahuan yang sama seperti teori relativitas untuk membuktikan bahwa bumi adalah datar. Kasus serupa berlaku pada evolusi. Tetapi intinya adalah bahwa keragu-raguan ditanamkan dalam pikiran orang-orang atas kebenaran Quran sebagai kata-kata Tuhan.

      Semakin banyak kita bekerja keras dalam membuktikan kebenaran ilmiah Quran, maka semakin banyak orang yang akan memahami kebenaran Quran. Ini adalah hal yang tidak disukai. Itulah sebabnya maka ketika kita membicarakan tentang pendidikan, yang kita maksudkan adalah pendidikan agama dan bukan pendidikan ilmiah. Benar bahwa ilmu pengetahuan berkembang setelah revolusi Nabi di Arab. Itu adalah dimulainya ilmu pengetahuan. Sekarang setiap ilmu pengetahuan diisi dengan hal anti-tuhan. Jika anda ingin menjadi dokter, anda harus membaca tentang evolusi. Jika anda harus membaca tentang teknik apa pun maka anda harus mempercayai teori alam semesta yang berusia jutaan tahun yang secara efektif mengatakan bahwa manusia muncul di dunia dalam satu atau dua juta tahun yang lalu.

    Q: Tetapi kita masih memerlukan senjata dan pengetahuan dunia barat, yang mempercayai ilmu pengetahuan. Dan sekali lagi anda merujuk televisi sebagai kejahatan. Jika kita menghapuskan fotografi bagaimana kita dapat memiliki pasport sebagai kartu identitas?

      A: Benar. Itu adalah strategi. Dengan bantuan Allah, kita akan memberikan minyak kepada mereka untuk menjalankan mobil dan kita memperoleh senjata dengan itu. Kita akan menggunakan senjata mereka untuk menghancurkan mereka pada waktunya. Sehubungan dengan foto, hal itu akan dilarang seperti yang dilakukan di Afghanistan. Jika tidak ada keperluan bagi orang-orang untuk keluar dari Pakistan, untuk apa ada pasport? Bagi mereka yang harus melakukan perjalanan ke Negara-negara lain seperti para pemimpin revolusi, maka mereka akan diberikan pasport dengan foto. Untuk itu, kami akan memperbolehkan izin fotografi terbatas hanya kepada pemerintah. Dan kerusakan terbesar dalam Pakistan masa kini adalah TV Satelit India dan film-film India dan lagu-lagu India. Kami akan menghapuskan ini juga.

    Q: Saat ini kita menghadapi banyak pertentangan dari kaum Mohajir sehubungan dengan persyaratan. Kebijakan persyaratan apakah yang diberlakukan JI di Pakistan?

      A: Kami melihat persoalan itu sebagai persoalan bahasa. Kaum Muslim berbahasa Urdu dan Muslim berbahasa Sindhi sedang berperang sekarang. Kami berencana untuk menghapuskan semua bahasa-bahasa daerah seperti Pashto, Sindhi, Baluchi, Urdu, Punjabi dan Brahvi. Kami ingin semua orang Pakistan berbicara dalam Bahasa Arab yang merupakan bahasa surgawi kita. Hal ini akan membuat semua orang setara di hadapan semua orang lainnya dan dengan demikian tidak diperlukan persyaratan bahasa atau kedaerahan. Kami juga berharap bahwa hal ini akan membuat Quran dan Hadith menjadi lebih mudah dimengerti dan akan membuat orang-orang mengikuti Quran dan Hadith hingga ke huruf-hurufnya.

    Q: Akan ada kerusuhan bahasa. Seperti kerusuhan bahasa yang terjadi di Bangladesh.

      A: Bangladesh bukan kerusuhan bahasa. Gagasan bahwa mereka adalah Muslim akan mengubah Bahasa Bangladesh menjadi Bahasa Arab. Kami telah menyediakan anggaran besar untuk memberikan kursus-kursus Bahasa Arab di seluruh India, Bangladesh dan Pakistan. Dari Maroko hingga Irak berbahasa Arab, saya tidak melihat ada alasan mengapa dari Maroko hingga Burma kita tidak dapat membawa Bahasa Arab kepada orang-orangnya. Bahkan Bangladesh akan mulai berbicara dalam Bahasa Arab. Pada saat itu tidak akan ada Bangladesh yang mana nama Negara itu sendiri adalah nama bahasa. Ya. Saat ini tujuan kami hanyalah menyatukan tanpa menyentuh persoalan bahasa Bengali. JI Bangladesh sedang mengupayakan tujuan ini.

    Q: Para jurnalis sekuler Pakistan menentang JI. Misalnya Dawn and News sangat kritis terhadap JI. Bagaimanakah anda melihat peran mereka di masa depan?

      A: Ardheshir cowasjee dapat bekerja hanya karena undang-undang Pakistan sekarang. Ketika Sharia menjadi undang-undang, ia bahkan tidak dapat mendekati pengadilan, karena ia adalah seorang kafir. Kami melihat para jurnalis sekuler adalah musuh utama kami dalam usaha kami memperoleh kekuasaan. Para jurnalis sekuler ini menggali pernyataan-pernyataan kami yang kami nyatakan selama hari-hari sebelum kemerdekaan dan berusaha untuk menyerang kami. Tentu saja kami menentang pembentukan Pakistan pada masa jajahan Inggris. Tetapi itu adalah Jamaat yang berbeda. Sejarah kami dimulai sejak kemerdekaan. Para Jurnalis bukanlah Muslim walaupun beberapa di antara mereka menggunakan nama Muslim. Biarlah mereka mendatangi kami dan bertanya tentang Quran dan Hadith. Kami akan membuktikan bahwa segala yang kami nyatakan adalah bersumber dari Quran dan Hadith. Biarlah mereka membuktikan bahwa apa yang kami nyatakan adalah salah dari sudut pandang Quran. Maka kami akan menerima mereka. Tetapi mereka tidak mampu melakukannya. Mereka tidak dapat menandingi kami dalam setiap debat sehubungan dengan Quran dan Hadith. Kami dapat secara komprehensif membuktikan bahwa mereka sebenarnya bukanlah Muslim. Mereka seperti kaum Quadian yang mengatakan bahwa Muslim tidak perlu melakukan Jihad sebagai suatu kewajiban. Itu sama sekali omong kosong.

    Q: Bagaimana rencanamu di Quetta?

      A: Saya memiliki keluarga di Panj-gur. Saya bekerja di Quetta. Oleh sebab itu saya selalu bepergian. Walaupun saya adalah seorang sahabat Qazi, dan walaupun ia meninta saya untuk melakukan tugas-tugas organisasi, saya menolaknya karena saya tidak mahir dalam pekerjaan organisasi. Ada orang-orang baik yang terampil dalam pekerjaan organisasi di Quetta. Saya puas dengan kedekatan saya dengan Qazi dan dengan menjadi seorang Ideolog JI. Kadang-kadang saya berbicara dalam pertemuan Jamaat. Selebihnya saya menghabiskan waktu saya dengan membaca dan mengirim catatan kepada Qazi.

    Q: Terima kasih atas waktu anda

      A: Semoga Berkat Allah bersama anda.

    -----
    Sumber:
    TheNepalDigest, Islam-Watch dan juga sy post copasannya ini dalam bahasa: Indonesia dan Inggris.
    Foto di bagian atas di ambil pada berita 23 November 2009.
    Foto bagian bawah berasal dari 18 Agustus 2012: Kerusuhan Assam/Lucknow, Uttar Paradesh, yg menghanguskan 500 desa dan 26 mati Serta secara lucunya, para bangladesh ini, merusak patung tanpa tau beda antara patung: BUDDHA VS MAHAVIRA [Pendiri Jainism, atau lihat berita sekaligus foto DI SINI]. Foto gabungannya berasal dari SINI
    [↑]
---------------
Sample Foto-Foto Hoax yang diluncurkan kalangan MUSLIM
Foto-foto Hoax korban dibawah ini yang tidak berhubungan dengan Rohingya namun kemudian SENGAJA dilabeli bahwa ini adalah korban pihak Rohingya.

Peringatan:Foto-foto ini sangat Kejam dan Buas, jika anda TIDAK berusia 18 tahun ke atas dan/atau tidak terbiasa pada ketegangan, jangan DILIHAT!

    Kebanyakan dari Foto-Foto di bawah ini bersumber dari: Farazahmed dan Grevada.com]

    Gambar 1

    Foto di atas bukan foto pembunuhan namun situasi foto ketika umat Buddhist di Tibet membantu evakuasi mayat pasca terjadinya GEMPA DI CHINA. [Sumber: "Tibetan Community" | vriendenvantibet.be]

    Gambar 2

    Foto ini yang paling populer beredar dan banyak yang percaya, bahkan musisi terkenal seperti "Maher Zain" percaya dan ikut-ikutan menyebarkan foto ini. Foto di atas ini adalah perkembangan kasus Pattani di Thailand Selatan pada Oktober 2004. Foto tersebut bukan foto mayat tapi foto para demonstran muslim yang ditangkap karena memperkeruh konflik yang ada di sana setelah sebelumnya memang ada ketegangan antara muslim dengan umat buddhist.

    [Sumber: "The Telegraph" | SMH Portal]

    Gambar 3

    Sama seperti situasi pada gambar 2 di atas, kumpulan foto ini BUKAN foto kumpulan mayat namun foto penangkapan perusuh pada kerusuhan di Thailand Selatan tahun 2004 dan foto ini diplintir menjadi foto mayat korban kejadian di Myanmar. [Sumber: "People's Daily" | "Frontline"]

    Gambar 4

    Foto di atas diklaim sebagai foto muslim yang dibakar di Burma dengan 3 orang juru kamera mengambil gambar. Namun kenyataannya adalah orang dalam foto ini JUSTRU seorang aktivis Tibet (bernama Jamphel Yesh) yang melakukan demonstrasi saat kedatangan Presiden Cina ke India. Aktivis tersebut adalah imigran yang mencari suaka ke India, dan melakukan aksi bakar diri ketika mengetahui Presiden Cina (saat itu yang menjabat adalah Hu Jintao) akan datang berkunjung. [Sumber: "International Bussines Time" | "The Guardian"]

    Gambar 5

    Foto di atas diklaim pada sebagai foto pertikaian dan pembantaian umat muslim oleh bikkhu di Myanmar. Namun kenyataaanya: Foto ini adalah situasi Masyarakat Burma ketika melakukan demonstrasi terhadap pemerintah Burma atas sulitnya biaya hidup terutama karena kenaikan harga BBM di negara tersebut pada tahun 2007. [Sumber: "Ahrchk" | "My Sinchew"]

    Gambar 6

    Foto di atas ini diklaim sebagai kasus pembantaian muslim di Myanmar tahun 2012. Namun kenyataaanya: Foto ini BUKAN foto korban konflik di Burma baru-baru ini namun foto korban kasus pengeboman pada Februari 2011, di Kota Myawaddy daerah di Burma Timur yang berbatasan dengan Thailand. [Sumber: "Arakan Info"]

    Kemudian,
    Foto-foto berikut di bawah ini hanyalah sample dari penelusuran saya dan juga grup di FB yang berspesialisasi menyembelih berita-berita hoax kerusuhan di Myanmar 2012 sekaligus menunjukan adanya UPAYA SISTEMATIS keterlibatan teroris dan jihadis dalam memperkeruh kerusuhan di Myanmar:


    Sirkulasi foto ini, pada bagian atas foto ditambahi kalimat "Stop the Killing of Muslims ini Burma". Pada kenyataaanya, Foto ini BUKAN foto pembantaian Muslim di Myanmar! Foto ini berasal dari GUARDIAN dan "The Star" dan tertulis: "A boatload of Rohingya refugees lands on the island of Sabang after being rescued by Indonesian fishermen. Photograph: Taufik Kurahman/AP" atau "Rohingya refugees arrive on dry land after being rescued by fishermen on Sabang island, off the coast of Banda Aceh, Indonesia, Jan. 7, 2009". Seluruh teks yang ada di Guardian dan the star untuk foto ini telah di basmi paksa para pemalsu foto.

    Hoax berikutnya,

    Sirkulasi foto ini, bukan kejadian Myanmar 2012, Foto ini adalah situasi kerusuhan di pegu/bagu tahun 1997, di mana Junta militer lama menyamar menjadi para bhikkhu dan menduduki mesjid tersebut. [Baca laporan MUSLIM BURMA SENDIRI tentang ini: di sini dan di sini]

    Hoax berikutnya,
    Foto dari hanya ada di Independen.co.uk menyebar luas diplintir sebagai keterlibatan biksu menolak Muslim di Myanmar. Pada Kenyataaanya: Foto ini BUKAN aksi penolakan ROHINGYA. Foto ini terjadi saat komunitas masyarakat Myanmar yang tinggal di Thailand melakukan demonstrasi di kedutaan Myanmar di Bangkok, 24 July, 2012. Mereka menyerukan stop krisis di area Kachin, lakukan pembebasan tahanan politik di Myanmar dan berikan hak untuk kembali ke Myanmar pada pemilihan umum tahun 2015. Surat terbuka juga disampaikan kepada presiden Myanmar Thein Sein oleh Organisasi Burma untuk pelajar yang sedang belajar di luar negeri. Foto aslinya adalah sbb:



    Hoax berikutnya,

    Sirkulasi foto ini diklaim sebagai foto pembantaian muslim di Myanmar. Namun kenyataaanya: Foto ini adalah foto para korban TOPAN NARGIS 03 may 2008 [sumber: Newser, lihat gambar no.4 dari 5 gambar ato lihat di sini, bagian bawah no.1]

    Hoax berikutnya,

    Dalam kumpulan link sirkulasi foto, diklaim sebagai kasus mayat MUSLIM korban pembantaian di Myanmar. Namun Kenyataaannya: mayat yag tergeletak di trotar pada foto ini JUSTRU MAYAT Rakhine Buddhis yang dihajar teroris MUSLIM Bengali pada peristiwa kerusuhan Myanmar 2012 ini [silakan check: di sini, di sini, di sini]

    Hoax berikutnya,

    Dalam kumpulan link sirkulasi foto diklaim sebagai foto para korban kebiadaban Buddhis Myanmar. Pada kenyataannya: Foto ini adalah korban kebakaran di negara lain (foto itu ada di dua negara yaitu pada tahun 2011: di Nigeria atau tahun 2010: di Kongo, biasanya tahun yang lebih tua lebih benar). Yang jelas foto ini BUKAN foto korban kerusuhan Myanmar namun foto ini telah diplintir secara keji oleh kaum muslim untuk menipu.

    Hoax berikutnya,
    Di bawahnya terdapat tulisan:
    عزوووز آل سعيدي
    لسلام عليكم ..
    عاجل ..
    في دولة الميانمار(بورما) قام الكفار بذبح المسلمين بطريقة وحشية يريدون التخلص من المسلمين..
    بلغوا جميع أئمة المساجد للدعاء لإخواننا في أراكان (منغدو) الآن بعد الجمعة مواجهة عنيفة بين المسلمين والبوذيين بسبب المذبحة التي حصلت هذا الأسبوع.
    الآن سقط من المسلمين عدد من القتلى . وتحرق منازل المسلمين.

    Terjemahannya kurang lebih:
    Salam damai untukmu ..
    Urgent ..
    Di Negara Myanmar, Tanah para kafir membantai brutal kaum Muslim ingin menyingkirkan Muslim ..
    Memanggil berdoa semua imam masjid bagi saudara-saudara kita di Arakan (MDO) sekarang setelah konfrontasi kekerasan hari Jumat antara Muslim dan Buddha karena pembantaian sedang berlangsung di pekan ini.
    Sekarang mereka telah menewaskan sejumlah Muslim dan membakar rumah-rumah Muslim.

    Padahal,
    foto yang diklaim mayat muslim Myanmar di kerusuhan Myanmar 2012 pada kenyataaanya BUKAN foto mayat namun foto para tahanan yang sedang tertidur pada kasus HAM tahun 2006 di Maroko di Penjara Carcel Negra (laporan periode tanggal 17 May 2006 s.d 31 Agustus 2006)! LUCUNYA JUGA, foto ini juga digunakan sebagai klaim penderitaan para pencari kerja di Dubai (Misal tanggal 26 maret 2011) :)
    Ck..ck..ck..ter..la..lu :)

    Hoax berikutnya,

    Foto di atas diklaim sebagai:

    1. Muslim Rohingya di Mutilasi, misalnya dari Rohingyanet.blogsopot
    2. Bayi Muslim Rohingya dibakar, misalnya dari allpakistaninews.com

    Pada kenyataannya foto-foto di atas BUKAN foto korban mutilasi dan juga BUKAN kasus kerusuhan Myanmar 2012!

    1. "korban" mutilasi dalam tanda kutip ini lengkap beredar fotonya di chongter.com, 01 Jun 2009
    2. "bayi yang dibakar" dalam tanda kutip ini muncul juga di chan4chan dan telah beredar sekurangnya di 31 Maret 2012

    Lokasi kedua foto itu di Thailand dan bukanlah korban mutilasi serta semua link foto telah beredar sebelum Bulan May 2012.

    Di Thailand ada toko yang menjual Roti berbentuk MANUSIA yang menjadi salah satu objek wisata. Penemunya dapat di baca di invetorspot.com, May 2008.

    Foto-foto di link ke-1, yang di upload mesra.net, Jun 2009, menyebutkan bahwa yang dimakan ini adalah roti berbentuk manusia dengan merujuk toko roti yang di Thailand tersebut.

    Hoax berikutnya,

    Salah satu situs penyebarnya adalah Arrahmah.com. Juga lihat Sirkulasi di web yang mengklaim ini sebagai korban kerusuhan di Myanmar 2012.

    Terdapat 1 situs yang menyatakan foto di atas ini adalah para pendatang haram dari SOLOMON, namun, sheikyermami.com, 17 Maret 2009, menyatakan foto ini adalah foto para pendatang haram dari AFGANISTAN. Keterangan serupa juga disampaikan annamariacom.

    Sementara itu, ada situs-situs yang menyatakan foto di atas ini diklaim sebagai foto manusia perahu dari Bangladesh dan Rohingya dengan menambahkan keterangan di bawah foto bahwa foto ini adalah hasil karya fotographer "Taufik Kurahman/AP" :). Padahal photographer ini, karyanya, hanya satu yang dimuat, yaitu di star dan Guardian [lihat hoax sebelumnya di atas] dan BUKAN foto di atas ini

    Hoax berikutnya,

    Sirkulasi foto diklaim sebagai kekerasan di Myanmar 2012. Pada kenyataaanya foto ini telah ada pada 26 sept 2007 dan Bikkhu pada foto itu kenyataaanya sedang memegang kayu dan BUKAN pistol 9mm!. Peristiwa ini terjadi ketika 3 bhikkhu di bunuh junta militer. Gambar di atas ini kemudian DI EDIT dan muncul dalam ricuh unocoal yang dituntut EarthRights International.

    Hoax berikutnya,
    Salah satu situs penyebarnya adalah 3mp.blogspot. Lihat: Sirkulasi di web yang mengklaimnya sebagai muslim korban kekerasan di Myanmar 2012. Padahal kenyataannya adalah Foto itu diambil ketika terjadi Demontrasi di Myanmar yang berakibat terbunuhnya para Bhikhu di tahun 2007 oleh Militer Myanmar. Foto di atas ini diambil pada tanggal 30 September 2007 dan tentunya bhikkhu ini bukanlah muslim yang digundul kepalanya, bukan? :)

    Hoax berikutnya,

    Sirkulasi foto ini diklaim sebagai mesjid yang dibakar saat kerusuhan. Pada Kenyataaanya, Foto di atas ini adalah foto mesjid Dastgeer Sahib, SriNagar, yang berusia 200 tahunan yang terbakar pada tanggal 25 Jun 2012. Terbakarnya mesjid ini (dan setengah lusin mesjid lainnya) bukan karena kasus konseleting listrik, kaum sufi mencurigai kebakaran ini dilakukan oleh kaum Salafi! Tampak jelas, Bagi kaum Islam, tidak pandang bulu, apakah itu saudara seagamanya atau bukan, selama tidak ikut cara mereka, maka akan dihajar tanpa ampun.

    Hoax berikutnya,


    Hoax berikutnya,


    Hoax berikutnya,


    Hoax berikutnya,

    Keterangan foto ibu yang menjual anaknya untuk pengobatan suaminya lihat di sini, sebagai contoh, di plintir dalam sirkulasi foto ini dan ditambahi keterangan [contoh: di facebook],

    "A kid crying after her mom was kill by Buddist for being a MUSLIM in Burma.... :/ Dont scroll,this'nt a fake.
    LIKE & SHARE if you have heart
    show some humanity :(
    "

    Di samping, KURANG AJAR, SADIS dan KEJI, juga lucu...masa iya, seorang anak kecil SUKU BENGALI (so called Rohingya), berkulit putih dan sipit :). Foto ini, sekurangnya telah ada di tahun 2005, dengan lokasi dan narasi yang sama sekali berbeda, yaitu tentang "menjual anak" untuk pengobatan suaminya.

    Berikutnya adalah foto-foto para korban BENCANA ALAM telah digunakan yang secara BIADAB dan diklaim sebagai KORBAN MUSLIM MYANMAR yang dibantai umat Buddha:

    Hoax berikutnya,


    Gambar tersebut dalam blog ini ditambahi lagi dengan keterangan dusta nan keji,

    "Seorang Muslimah yang Dibunuh dalam Keadaan Telanjang (Sensor garis hitam) dengan Keji! Semoga Allooh Membinasakan Ekstremis Kafir Budha Myanmar!". Foto ini juga ada di blog ini

    Seluruh foto dalam artikel blog ini dan blog ini adalah hoax.

    Foto wanita telanjang di atas itu adalah korban tsunami (bukan juga korban topan nargis, Myanmar)! Foto-foto tersebut sudah beredar di net sejak tahun 2005, Kumpulan dari foto-foto korban bencana ini dapat di lihat di sini dan di sini!

    Hoax berikutnya,
    Situs penyebar, salah satunya adalah Jamaah Islamiyah KARACHI dan Inilah Info.blogspot

    Sirkulasi di Web, DILABELI sebagai korban dari PEMBANTAIAN Muslim di Myanmar.

    Ini 100% tidak benar.

    Foto dalam penampungan ini merupakan korban tsunami tahun 2004 dan sudah beredar di net sejak tahun 2005 atau juga bisa dilihat di sini!


    Hoax berikutnya,
    Situs penyebar, salah satunya adalah Iranian High Council Human Rights!!!

    Sirkulasi di Web, DILABELI sebagai korban dari PEMBANTAIAN Muslim di Myanmar.

    Ini 100% tidak benar.

    Foto bayi ini merupakan korban tsunami tahun 2004 dan sudah beredar di net sejak tahun 2005 atau juga bisa dilihat di sini!

    Hoax berikutnya,
    Situs penyebar, salah satunya adalah tiwinoo.com.

    Sirkulasi di Web Foto ini secara SADIS dan KEJI MELABELINYA sebagai GENOSID MUSLIM Myanmar.

    Ini 100% HOAX dan tidak Benar.

    Foto kejadian ini setelah gempa 7.0 skala richer pada 12 Jan 2012 yang melanda Haiti. Foto di ambil di rumah sakit umum Port Au Prince, Haiti, January 15, 2010. Foto itu terpilih sebagai pemenang lomba Foto.

    Berikutnya sample dari para Muslim yang saling berbunuhan saja diLABELI sebagai pembantaian Umat Buddha kepada muslim Myanmar :)

    Hoax berikutnya,

    Sirkulasi foto ini aslinya merupakan kejadian MUSLIM membantai MUSLIM di Houla tanggal 25 May 2012 dan sesi kedua MUSLIM membantai MUSLIM adalah tanggal 06 Jun 2012 di Hama. Keduanya terjadi di Syria. Visualisasi kejadian pembantaian Syria dapat lihat di Foto dan Video ini.

    Hoax berikutnya,
    Situs penyebar, salah satunya adalah Arrahmah.com.

    Sirkulasi di Web Foto ini secara SADIS dan KEJI MELABELINYA sebagai KORBAN kekerasan umat BUDDHA kepada MUSLIM Myanmar.

    Ini 100% HOAX dan tidak Benar.

    Sekurangnya FOTO ini telah BEREDAR di 9 December 2003, kemudian lagi diberitakan terpenggal kepalanya di 02 Oktober 2005 dan..lagi kepalanya terpenggal di 20 Agustus 2007. Baik korban dan kejadian bukanlah di Myanmar :)

    Hoax berikutnya,

    Videonya di upload di Facebook di sini dan kalo mau ada kata2 hotnya lihat di sini

    Jika di lihat dari kulit para pelaku saja, yang hitam kelam ini, maka itu sudah cukup untuk menolak hoax ini :) Bahkan foto ini, ternyata menjadi saksi lagi di "pembakaran saudara muslim kita di Nigeria oleh Salibis la'natullah 'alaihim", yang di upload 11 Nov 2011!

    wew...rupanya para muslim yang ini malah kebingungan sendiri :)

    Padahal kenyataannya menurut situs tertanggal July 27, 2009, tertulis: "5 orang yg di curigai penyihir di bakar hidup-hidup di Kenya".

    Berikutnya adalah sample hoax yang pelakunya dituduhkan kepada aparat keamanan Myanmar, padahal terjadi di Bangladesh dan dilakukan oleh aparat Bangladesh :)

    Hoax berikutnya,
    Situs penyebar, salah satunya adalah Arrahmah.net

    Sirkulasi di Web, DILABELI sebagai korban dari Muslim Myanmar oleh aparat Myanmar.

    Ini 100% tidak benar.

    Lokasi kejadian Adalah di Bangladesh dan pelakunya adalah aparat Bangladesh. Foto yang di atas beca ini paling telat telah ada di 20 September 2011. Kejadiannya menurut rekam video tanggal 09 September 2011 adalah di Dhaka. Video lainnya lihat di sini dan di sini

    Hoax berikutnya,
    Situs penyebar, salah satunya adalah Arrahmah.net

    Sirkulasi di Web, DILABELI sebagai korban dari Muslim Myanmar oleh aparat Myanmar.

    Ini 100% tidak benar.

    Lokasi kejadian adalah di BANGLADESH bukan di MYANMAR. telegraph.co.uk, 11 Juli 2011, menyatakan kericuhan sebagai buntut aksi protes BNP dan Muslim Garis terhadap perubahan konsitusi Bangladesh.


    Hoax berikutnya,
    Situs penyebar, salah satunya adalah namakuddin

    Sirkulasi di Web, DILABELI sebagai korban dari Muslim Myanmar oleh aparat Myanmar.

    Ini 100% tidak benar.



    Seperti anda lihat,
    LOKASI KEJADIAN dan SERAGAM POLISI adalah BANGLADESH dan bukan Myanmar

    Disamping contoh-contoh di atas, Anda dapat lihat foto corak seragam polisi Bangladesh beserta tameng anti huru-hara mereka di sini, di sini dan di sini

    Sampai sekian banyak sample dari foto hoax di atas, maka seharusnya tanpa perlu lagi membuka sisa artikel ke bawah, sudahlah dapat ditarik kesimpulan betapa busuknya kebohongan keji yang dilansir media-media ini dan juga betapa kejinya kelakuan dari para muslim yang membuat kebohongan keji ini!

    Sungguh percuma mereka-mereka ini mengaku mempunyai pikiran namun moralitas mereka LENYAP dibutakan ajaran agamanya sendiri:

    Rasulullah SAW bersabda: “Perang adalah tipudaya.” (Muttafaq ‘Alaih)

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ رُومَانَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَرْبُ خَدْعَةٌ

    Riwayat Muhammad bin Abdullah bin Numair - Yunus bin Bukair - Muhammad bin Ishaq - Yazid bin Ruman - 'Urwah - Aisyah - Nabi SAW bersabda: "Peperangan adalah tipu daya." [Ibn majah no. 2823 atau jalur perawi lain: Muhammad bin Abdullah bin Numair -> Yunus bin Bukair -> Mathar bin Maimun -> 'Ikrimah-> Ibnu 'Abbas di Ibn majjah no.2824]

    Ibnu Hajar berkata:
    “Asal dari tipudaya adalah menampakkan hal yang berbeda dari sebenarnya. Hadits ini berisi peringatan untuk selalu waspada dalam perang dan anjuran untuk menipu orang kafir, siapa yang tidak menyadari tipudaya besar kemungkinan akan terkena dampak negatifnya.

    Ibnul ‘Arabi berkata:
    Tipuan dalam perang bisa berupa mengkelabui atau menyamar atau yang semisal.

    Ibnul Munir berkata:
    “Makna perang adalah tipudaya artinya: Perang yang cantik dan dilakukan oleh pelaku yang handal adalah yang menggunakan tipudaya, bukan semata saling berhadap-hadapan, sebab perang frontal tinggi resikonya sedangkan tipudaya dapat dilakukan tanpa resiko bahaya.” (Fathul Bari [VI/158])

    Ya tipu daya dan kebencian di pikiran mereka [↑]

---------------

Kronologi Kerusuhan May-Juni 2012
  1. Tanggal 28 May 2012,
    sore jam 17an, sepulang dari kerja, seorang wanita Buddhis bernama Ma Thidar Htwe, 26 tahun, dari desa Thapraychaung, Rambree. Di rampok, diperkosa, lehernya di gorok, terdapat beberapa luka tusukan di dada, di vagina dan daerah kemaluan. 3 pelakunya di tangkap tanggal 29 May. yang pertama kali ditangkap adalah Htak Htak (23) bersama perhiasan dari tubuh korban, kemudian menyusul di malam yang sama 2 orang lainnya: Rafique (18) dan Luyub (21) dari Desa Kyaukhtaran. 1000 orang dari 11 desa mendatangi kantor polisi di Kyauknimaw meminta polisi menyerahkan pelaku. Namun polisi tidak membiarkannya dan untuk menghindari keadaan yang lebih buruk, maka di tanggal 30 May para pelaku tersbut di pindahkan ke penjara distrik Kyaukpru. [Sumber: New Light of Myanmar, 05 Jun 2012 dan Narinjara, 31 May 2012].

    Pada tanggal 18 Juni 2012, 3 orang pelaku Htet Htet (alias Rawshe), Mahmud Rawphi (alias Hla Win) dan Khochi (alias Myint Swe), dijatuhi hukuman mati. Namun Htet melakukan bunuh diri. Menurut hukum burma, ke dua orang, ini mempunyai hak selama 7 hari untuk melakukan banding atas keputusan tersebut. [Sumber: Democratic Voice of Burma, 18 Jun 2012]

    Peringatan:
    Foto keadaan Korban dan Para Pelaku di bawah ini sangat Kejam dan Buas, jika anda TIDAK berusia 18 tahun ke atas dan/atau tidak terbiasa pada ketegangan, jangan di LIHAT!







  2. Tanggal 03 Juni 2012,

    • Berkaitan dengan kasus Ma Thida Htwe yang dibunuh secara kejam pada tanggal 28 Mei, Perkumpulan Wunthanu Rakkhita, Taunggup, membagi-bagikan selebaran sekitar jam 6 pagi, tanggal 03 Jun, kepada penduduk lokal di tempat-tempat ramai di Taunggup, disertai foto Ma Thida Htwe dan semacam uraian bahwa massa Muslim telah membunuh dengan keji para wanita Rakhine. [Sumber: New light of Myanmar, 05 Jun 2012]

      Di sekitar jam 4 hingga jam 07 malam [MRTV], sekelompok orang Rakkhine menyerang sebuah bus. Banyak berita menyatakan jumlah penyerangnya adalah ratusan orang, namun berita dari National Demokratic Party for Human Right [NDPHR(exile)] tanggal 04 Juni 2012, yang mengklaim dirinya sebagai, "only one of elected Rohingya Party in Burma and won four parliamentary seats" menyatakan jumlahnya penyerangnya adalah 30 (tiga puluh) orang,

      "During their way back to Yangon from Than Twe Mosque by bus-"Roma Thitthar" on 3 June 2012, a group of 30 Rhakhine [..]"

      Jumlah ini adalah klop dengan laporan Democratic Voice of Burma (DVB), tanggal 02 Juli 2012, yang menyatakan polisi menangkap 30 orang pelaku pembunuhan di bus.

      Pada laporan bersama oleh 8 organisasi Rohingya, disampaikan bahwa sekelompok orang dari rakhine membunuh 8 orang pejiarah muslim [non Rohingya] bersama supir dan 1 orang pembantu (ada yang mengatakan suami istri, orang asli rohingya). Sementara Reuters memberitakan 9 orang muslim terbunuh dan mengatakan dilakukan oleh komunitas Buddhis Rakhine.

      Terdapat informasi bahwa dari sekian banyak pelaku penyerangan, ternyata terdapat sejumlah kecil pelaku yang NON BUDDHIS:

      1. ini dinyatakan dalam frase "mostly buddhist" [kebanyakannya Buddhis atau dengan kata lain: terdapat sejumlah kecil pelaku yang non Buddhis]

          "One man from the village where the attack took place said a mob of ethnic Arakanese — who are MOSTLY Buddhist — set upon a bus that they believed was carrying those responsible for the murder-rape." [sumber: DVB, 04 Jun 2012]

          "The bus attack took place near the town of Taungup in Rakhine province, which borders Bangladesh, on Sunday evening, police and residents said. It was thought to be carried out by MOSTLY Buddhist ethnic Rakhine people." [sumber: BBC, 04 Jun 2012]

      2. Selain 10 orang Muslim yang terbunuh, seorang Buddhis juga terbunuh [New Mandala, tanggal 10 Juni 2012]

      Dari status agama para penyerang bus dan korban dalam bus yang ternyata juga pemeluk buddhis dan bukan Buddhis, maka kejadian penyerangan bus dan pembunuhan penumpang bus ini tidak lagi bisa dianggap sebagai sentimen keagamaan,hal yang pasti adalah kejadian ini terkait kasus pemerkosaan

      Terdapat laporan kejadian berikut foto korban yang lebih detail mengenai ini, untuk jelasnya silakan baca di "Arrakan Boiling with Anti-Islamic Fever?".

      Peringatan:
      Foto-foto ini sangat Kejam dan Buas, jika anda TIDAK berusia 18 tahun ke atas dan/atau tidak terbiasa pada ketegangan, jangan di LIHAT!




        Nama-nama yang terbunuh:

        1. Tay Zar Myint (30) from Taung Dwin Gyi Town of Magwe Division.
        2. Aung Myint (40) from Taung Dwin Gyi Town of Magwe Division.
        3. Maung Ni (47) from Taung Dwin Gyi Town of Magwe Division.
        4. Ni Pwe (56) from Taung Dwin Gyi Town of Magwe Division.
        5. Aye Lwin (50) from Taung Dwin Gyi Town of Magwe Division.
        6. Tin Maung Swe (53) from Taung Dwin Gyi Town of Magwe Division.
        7. Zaw Nyi Nyi Htut (36) from Myaung Mya Town of Irrawaddy Division.
        8. Aung Ko Ko Kyaw (27) from Myaung Mya Town of Irrawaddy Division.
        9. Driver Naung Naung (30) from Sandoway Town of Arrakan State.
        10. Conductor Nyi Nyi Htun (25) from Sandoway Town of Arrakan State.

        Pemberitaan awal tidak memberitakan nama muslim Bengali di NRC (National Registration Cards) namun dari bentukan fisik, tampak ke-bengali-an mereka. [Sumber foto dan tulisan ini adalah dari: "Arrakan Boiling with Anti-Islamic Fever?"]

    • Di tempat lain yang berbeda yaitu di sittway,
      di tanggal yang sama (03 Jun 2012), sama sekali tidak berhubungan dengan kasus di atas, terdapat kejadian penyerangan kantor polisi oleh 200an orang karena permasalahan pengumpulan Pajak. Ini menyangkut seorang bernama U Aung Dari Wai, yang jam 17an melarikan diri dari 4 orang. Kemudian di Jam 19an, 50 orang datang menanyakan tentang dirinya karena dianggap hilan dan jumlah itu meningkat secara bertahap hingga menjadi 200 orang. Pada jam 21an menjadi 300 orang. Kepala polisi berjanji mencari U Aung Than Wai, dan sekitar jam 22an Aung Than Wai tiba di bawah kawalan polisi. Oleh polisi, Mereka diminta membubarkan diri, namun bukannya membubarkan diri malah mengamuk dan membakar kantor polisi. Polisi kemudian melakukan tembakan yang mengakibatkan 13 orang terluka. [sumber: MRTV3 dan Radio Free Asia keduanya tanggal 04 Jun 2012].

      B. Raman, yang juga seorang Muslim menyatakan bahwa pelaku penyerang kantor polisi itu adalah para Muslim [Bengali].

      Laporan dari Democratic Voice of Burma (DVB), tanggal 02 Juli 2012, menyatakan bahwa Polisi telah menangkap 19 orang pelakunya.

  3. Tanggal 05-07 Juni 2012,
    Kira-kira 1,5 hari setelah peristiwa pembunuhan di BUS, sekelompok muslim secara terorganisir melakukan protes damai di depan mesjid Bengali Muslim sunni, di Yangon menuntut keadilan terhadap pembunuhan 9 muslim. Kejadian ini sangat menarik karena dalam 1 harian saja mereka telah mampu mendapatkan foto-foto korban dan juga segera mengorganisir aksi protest tersebut padahal menjadi mayat baru terjadi di malam harinya

    Di tanggal 06 Jun, photo-photo 10 orang muslim yang dibunuh sengaja disebarkan di area utara Arakan, yaitu Maungdaw dan Buthidaung. Aksi ini dilakukan oleh sekumpulan anak muda Muslim [sumber: KaladanPress, 07 Jun 2012]

      Padahal, di status agama korban, ADA JUGA YANG BUDDHIS [New Mandala, tanggal 10 Juni 2012], namun informasi sepenting ini tampaknya sengaja untuk tidak tampilkan, tampaknya agar efek kemarahan massal dapat lebih tercapai secara maksimal dan cepat

  4. Tanggal 08 Jun 2012,
    Setelah shalat Jum'at, Pecah kerusuhan di Arakan utara, segerombolan muslim, berkeliaran di jalanan Maung Daw, melempari, membakari rumah-rumah Buddhist Arakan dan juga melakukan pembunuhan. [Sumber: DVB juga lihat blog ini]

    Perhatian:
    Video di bawah ini adalah sangat mengerikan, jika anda TIDAK berusia 18 tahun ke atas dan/atau tidak terbiasa pada ketegangan, jangan di PUTAR.
video

Jika diperhatikan,terdapat suatu kesamaan pola yang mendahului terjadinya suatu kejadian keji di tanggal 03 Juni 2012 dan 08 Juni 2012.

Apakah itu?

Semua aksi keji tersebut didahului profokasi foto-foto para korban + berita-berita miring!

Ya, inilah alasan mengapa kekejian tersebut berhasil terjadi! [↑]
---------------

Menurut berita Kemlu Indonesia tanggal 06 Februari 2009, Indonesia telah kedatangan 391 orang manusia perahu, yaitu di pulau Weh, Sabang, pada tanggal 07 January 2009 [193 orang, 55 orang adalah dari Bangladesh, sisanya Rohingya] dan di Idi Rayeuk, Aceh Timur pada tanggal 03 Feb 2009 [198 orang]. Jumlah ini diluar 40 orang Afganistan yang tertangkap di tanggal 31 Januari 2009 yang hendak menuju Australia.

Bagaimana karasteristik dari orang Rohingya dan Bangladesh?

Silakan buka:"Menyapa Warga Rohingya I (Sabang)", tertanggal 01 May 2009, anda akan temukan beberapa keterangan menarik yang dapat memberikan gambaran mengenai karasteristik orang rohingya:
    Menurut keterangan mantan penanggung jawab keamanan pengungsi Bapak Rudi Wahono komunitas warga etnis rohingya ini tidak hanya beragama Islam tapi juga terdapat dua orang yang beragama Hindu dan Budha. Identitas mereka baru diketahui ketika penjaga LANAL mulai memberlakukan Shalat Subuh di lapangan dermaga LANAL. Ketika itu dua orang warga tersebut mengaku beragama non muslim, selama ini mereka menyembunyikan identitas karena takut dibunuh oleh temannya ketika berdesakan didalam perahu.

    [..]

    Staff IOM tersebut menceritakan bahwa tidak semua pengungsi berwarga negara Myanmar seperti dugaan awal akan tetapi sebagian juga berasal dari Bangladesh dan sekitarnya, hal itu terungkap ketika salah satu lembaga PBB yang bekerja untuk memulangkan pengungsi mewawancara satu-persatu dari warga Rohingya. Menurutnya warga yang berasal dari Bangladesh mengaku bahwa langkah eksodus ditempuh karena dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memperbaiki nasib, berbeda dengan warga yang berasal dari Myanmar mereka mengaku eksodus dilakukan semata-mata karena penindasan pemerintah Junta Militer. Namun hal itu juga masih simpang siur karena setiap kali wawancara diulang keterangan mereka selalu berbelit-belit dan tidak konsisten

    [..]

    Sebagian besar dari mereka adalah kuli dan buruh panggul yang tidak pernah merasakan kesejahteraan hidup, keadaan ini terlihat jelas dari perilaku mereka sehari-hari yang jauh dari kesan masyarakat terpelajar. Dengan mata kepala saya melihat mereka memanggul shak beras kegudang dengan cara berlari sekitar 100 m padahal pada saat yang sama terdapat kendaraan angkut yang sedang melakukan aktifitas serupa, sungguh bagi saya ini merupakan pemandangan tidak biasa.

    Didalam keterangan lanjutan mantan penanggung jawab keamanan pengungsi pak Rudi, beliau berkisah pernah suatu hari mereka disuruh untuk mengaduk semen untuk pembuatan dapur tempat mereka memasak, kemudian olehnya mereka di ajari cara mengaduk semen yang benar akan tetapi anehnya mereka tetap mengaduk dengan tangan tanpa mau menggunakan alat bantu yang disediakan seperti skop atau cangkul. Masih menurutnya, banyak diantara mereka juga tidak mengerti cara berbagi dengan teman atau bahkan sulit diatur, seperti tetap mencuri walaupun itu adalah barang sesama warga pengungsi.
Dengan karasteristik seperti itu, sangat tidak mengherankan jika masyarakat dan Pemerintah bangladesh sendiri di bulan May-Juni 2012 ini, yaitu SEBELUM terjadinya kerusuhan, gencar melakukan operasi menangkapi dan memasukan ke penjara bangladesh dan/atau mengusiri mereka ketika memasuki perbatasan Bangladesh! [sumber: Bangladesh authorities continue arrest Rohingya, 07 June 2012 13:28].

Bahkan ketika kerusuhan meledak, para pengungsi yang pergi lewat jalur perairan menuju Bangladesh malah di usir dan halau kembali ke air!

NYTimes secara eksklusif menyampaikan perlakuan kejam yang dilakukan pemerintah bangladesh pada pengungsi rohingya.Bukan hanya Bangladesh, bahkan para negara Muslim sendiri tidak juga bersimpati dan terecord melakukan penyiksaan juga terhadap mereka, yaitu di: Malaysia, dan bahkan negara kaya Arab Saudi.

Pakistan-pun tidak kalah parahnya, terecord para wanita Bengali atau myanmar diperdagangkan di negara itu dengan bandrol harga berkisar US$1,500 - 2,500, tergantung dari: umur, tampang, kepatuhan dan perawan atau tidaknya mereka. Setiap anak atau wanita yang dijual, para polisi mengutip komisi sebesar 15-20%.

Ya, di samping tidak bersimpati, negara-negara muslim itu bahkan ikut menyiksa dan melecehkan mereka, bahkan menurut Refugee settlement watch, negara-negara muslimpun pelit sumbangan kepada sesama saudara muslimnya, dalam hal ini yang di sorot adalah Arab saudi. Sehingga slogan "semua muslim bersaudara" sungguh kental nuansa hoaxnya di negara-negara muslim tersebut.

Sekarang,
ada baiknya anda saksikan video yang berisi wawancara dengan seorang guru wanita muslim Arakan (Daw Aye Su Thi) dalam menanggapi ulah Muslim sunni Bengali, saudara seimannya sendiri yang tanpa ampun dan ganas membakari desa mereka dan membunuh rekan mereka pada Jum'at 8 Juni 2012, bahkan sempat dikatakannya bahwa para Muslim sunni Bengali ini tidak bisa dijinakan (atau lihat wawancara lain di sini):


video
[↑]
---------------

Mari kita tengok keganjilan laporan dari Human Right Watch

Di atas,
telah kita ketahui dari para manusia perahu yang mendarat di SABANG, ketika para Rohingya itu diwawancara diulang keterangan mereka selalu berbelit-belit dan tidak konsisten dan memiliki kecerdasan yang kurang baik.

HRW menyatakan telah mewawancarai mereka, namun terdapat keganjilan yang mencolok dalam laporan tersebut, misalnya dalam satu laporan disebutkan polisi secara brutal melakukan penembakan sepihak seolah-olah para teroris itu tidak bersenjata [Ini saja sudah bertentangan dengan temuan dari pemerintah burma setelah penangkapan staf UNHCR yang menemukan banyak senjata], terbukti dalam kerusuhan tersebut para teroris memiliki senjata:
    “The first Muslim people [who arrived] used guns. At that time, we heard the shooting and my husband tried to attack the Muslim people. They killed him right there in the village. His arm was cut off and his head was nearly cut off. He was 35 years old.”– Arakan mother of five children, 31, Sittwe, Arakan State, June 2012
Lantas dengan cara apa polisi mengamankan? apakah harus mengamankan dengan senjata jepretan karet gelang? :)
    1. A 22-year-old Rohingya man who fled from security forces that entered his village of Kampu on June 26 told Human Rights Watch: “We were running out of the village and wading through the water on the street [from monsoon rains] and they shot at us in the street. I saw 17 people shot and 9 of them were boys and young men.
Hah!, BAGAIMANA mungkin seorang yang sedang KETAKUTAN melarikan diri masih sempat-sempatnya ISENG menghitung jumlah korban sebanyak 17 orang? dan masih pula dapat memisahkan itungan dengan 9 orang anak2 dan anak muda?

Kemudian misalnya lagi,
    Sittwe’s Narzi quarter, the largest and most economically important Muslim neighborhood in the state capital and home to approximately 10,000 Muslims and 300 Arakan, was largely destroyed on June 12.
Lihat pemicunya:
    A GROUP OF RONGHIYA BURN DOWN NARZI'S SMALL ARAKAN SECTION, WHILE a group of Arakan conducted what appeared to be a coordinated attack on the rest of Narzi, burning the entire area to the ground.
Ahhhh, lagi-lagi para Rohingya ini PEMICUNYA :). Laporan mengenai adanya serangan di area lain di Narzi yang terkoodini, jelas hanya DUGAAN BELAKA bukan laporan pandangan mata. Bagaimana mungkin si penulis tahu? Kecuali si penulis ikut keliling BERSAMA mereka maka ini hanyalah karangan saja.
    A Rohingya man, 36, told Human Rights Watch:
    They [Arakan] started torching the houses. When the people tried to put out the fires, the paramilitary shot at us. And the group beat people with big sticks.... We collected 17 bodies with some help from the authorities [army]....I can only identify one person. His name was Mohammad Sharif. He was 28 years old.... We picked up the bodies. We put them on the military trucks. I saw one clearly; the bullet went through the chest on the left.
ORANG INI BILANG MEREKA SENDIRI YG MENGUMPULKAN MAYATNYA BERSAMA TENTARA...LANTAS MENGAPA ORANG INI KENAPA TIDAK SEKALIAN DITEMBAK?
    A 28-year-old Rohingya man from Narzi said:
    In front of my eyes, first the Lon Thein came and said they came to protect us, but when the Arakan came and torched the houses, we tried to put out the fires and they started beating us. A lot of people were shot [by Lon Thein] at a close distance. I saw people get shot at close range. The whole village witnessed it. They were people from my village. They were 15 or 20 feet away from me.... I saw at least 50 people killed... When we tried to go put out the fire, we were not allowed to go. First they shot once in the air, and then at the people.
BAGAIMANA MUNGKIN MEREKA YANG SUDAH MEMBUNUH 50 ORANG MASIH PULA MENINGGALKAN SAKSI MATA?????!!!!! Apa tiba-tiba timbul rasa belas kasihannya :)

Sample terakhir yang sangat lucu :)
    In the same village another Rohingya, 27, told Human Rights Watch that on June 24 soldiers and Nasaka violently attacked and raped his aunt and two other women: They tried to snatch the gold jewelry she had, her earrings and her nose ring, but she didn’t let them. Then they cut her ear lobe and her nostril with a knife to take it. When she tried to stop them, they tore her blouse open and then raped her. Twelve military and Nasaka entered two houses and they raped the women.[67]
Dimana logikanya para petugas keamanan tersebut bisa tertarik pada wanita yang kedua kuping dan hidungnya sudah tak ada dan mengucurkan darah?...Tidak merasa jijik?Apakah tak ada wanita lain di desa terdekat kalau hanya sekedar ingin memuaskan nafsu bejad....?

Inikah yang disebut Fakta-fakta nan konsisten, itu??!!

Sebagai penutup,
Ada beberapa pertanyaan yang patut dijawab para "pro ronghiya dibantai" /" percaya buddhis bantai muslim" /"percaya Pemerintah myanmar melakukan genosid" / "ada genosid terhadap Muslim":

  1. Jika ini adalah sentimen agama, mengapa pada kejadian ini, tidak sekalian saja para muslim dari suku lain di burma dibantai? Tidak sekalian saja mesjid-mesjid di area lain di Burma dibakar dan dihancurkan? Mengapa muslim jenis suku lain di Burma tidak serumit keadaan muslim Bengali?

  2. Jika ini adalah sentimen ras, sehingga Bengali ronghiya perlu dibasmi, maka bagaimana mungkin klaim mengenosid mereka namun jumlah yang digenosid malah bertambah bukan berkurang? dan anehnya mengapa Bangladesh yang merupakan asal negara dari para ras bengali tidak marah dan menyerbu myanmar dan malah bersikap seperti Myanmar dengan juga menolak para ras bengali itu kembali ke bangladesh dan malah sering melecehkan para ras Bengali yang pulang ketika kembali di Bangladesh?

  3. Pertanyaan tambahannya adalah jika benar sesama muslim bersaudara, maka mengapa ketika para Muslim Bengali meminta suaka di negara-negara muslim ditolak dan diperlakukan tidak manusiawi? Mengapa negara muslim yang kaya-kaya itu tidak mengucurkan dana mensejahterakan sesama muslimnya yang jumlahnya hanya 2 juta orang saja di negara Myanmar dan malah sibuk menyumbang persenjataan untuk kehancuran mereka? Dan terakhir untuk Indonesia, mengapa memperlakukan IMIGRAN GELAP BENGALI ITU sama seperti Myanmar, yaitu tidak menjadikan mereka warga negara padahal telah tahunan di Indonesia dan mengapa tidak menempatkannya sekalian di Aceh saja?
Jika ini dipahami, maka sudah sewajarnya para Muslim mulai berkaca diri mulai dari sekarang :) [↑]

Mau traktir Wirajhana, kopi? Kirim ke: Bank Mandiri, no. 116 000 1111 591

---------------

DEBAT Wirajhana Eka VS LBH Buddhis tentang surat LBH Buddhis no. 014/LBHBI-P/VII/2012, tanggal 27/07/2012 [KLIK!].

Pendahuluan
Surat LBH Buddhis no. 014/LBHBI-P/VII/2012, tanggal 27/07/2012, Subyek: LBH BUDDHIS INDONESIA MENGUTUK KERAS TINDAKAN PEMERINTAH MYANMAR DAN SEBAGIAN UMAT BUDDHA MYANMAR TERHADAP MUSLIM ROHINGYA KARENA TIDAK SESUAI AKIDAH AGAMA BUDDHA YANG PENUH WELAS ASIH DAN CINTA KASIH.

Surat tersebut menimbulkan pertanyaan [dan mungkin komunitas Buddhis lainnya], yaitu: Ketika membuat surat tersebut, apakah benar LBH Buddhis MEMPUNYAI DASAR FAKTA yang jelas siapa yang bersalah, sehingga mampu MENGUTUK dan MENYATAKAN bahwa Pemerintah Myanmar dan Sebagian Umat Buddha telah bertindak keras terhadap Muslim Rohingya.

Debat ini dilakukan di Buddhisme Theravada Group - In Bahasa Indonesia [Grup tertutup, Untuk membaca format aslinya, anda harus menjadi anggota]

Berikut surat LBH Buddhis (halaman ke-1, ke-2 dan tampilan Web):


Pertanyaan Saya:
Wirajhana Eka Dengan hormat kepada Lbh Buddhis,
Merujuk pada surat anda tanggal 27 Juli 2012, yang secara implisit menyatakan bhw benar ada pembantaian muslim di Myanmar oleh umat Buddha dan juga oleh Junta militer. [http://lbhbuddhis.com/?p=1471], maka mohon anda dapat memberikan BUKTI atas isi surat anda itu dengan kisi2 panduan pertanyaan sy bawah ini:

Darimana anda tau bahwa:

1. Ada tindak kekerasan terhadap warga ronghiya muslim?
2. Terdapat umat buddha yang melakukan kekerasan terhadap ronghiya muslim
3. Para ronghiya adalah korban bukan pemicu?
4. Ini murni kebencian terhadap muslim dan bukan intrik utk membersihkan wilayah arakan dari BUDDHIS dan ETNIS non bengali agar memperlancar berdirinya NEGARA ISLAM ARAKAN, yang telah di lakukan sejak dekade 60-70an?

Silakan berikan bukti dan saya tunggu tanggung jawab anda sebagai orang yg memahami hukum dan pembuktian.!
----

Note:
1. Bukti yg PATUT anda sajikan adalah seluruh data video, foto, tulisan sebelum tgl 27 Jul 2012 yg menjadi dasar dari surat anda tersebut.
2. Jika para member berkenan, mohon tidak BERKOMENTAR di luar KONTEKS ini, tidak ada maki2an dan tidak out of topik [oot]
3. member juga saya berikan hak utk menyampaikan pertanyaan ini lewat email, faks kepada LBH Buddhis dan/ato pihak2 yg mengirimkan surat yang bernada sama.

terima kasih.
3 Agustus pukul 13:00
======

Tanggapan LBH Buddhis:
======

Tanggapan saya:

Wirajhana Eka Baik, mari kita mulai:
LBH (dimana H = HUKUM), memberikan bukti sbb:

1. surat LBH Buddhis adalah tanggal 27 juli, KECUALI LBH buddhis dapat membuktikan dirinya MEMILIKI MESIN WAKTU untuk MENJELAJAH ke MASA SETELAH suratnya di BUAT, maka semua yang ada di bawah ini dapat di pake jadi bukti..JIKA TIDAK, maka SELURUH DATA MULAI TAGAL 27 Jul HARUS DI KESAMPINGKAN dan DIABAIKAN dalam pembuktian ini, yaitu:

a. link Republika, tgl 04/08/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392577037475375&offset=0&total_comments=32 http://www.republika.co.id/berita/internasional/tragedi-rohingya/12/08/04/m88o7j-inilah-pengakuan-seorang-muslim-rohingya]

b. News.detik.com, tgl 03/08/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392578917475187&offset=0&total_comments=32 http://news.detik.com/read/2012/08/03/170640/1982754/10/kbri-yangoon-kerusuhan-terkait-muslim-rohingya-sudah-bisa-dihentikan]

c. Aceh.tribun.com, tgl 30/07/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392579354141810&offset=0&total_comments=32 http://aceh.tribunnews.com/2012/07/30/tpm-aceh-minta-pemerintah-tutup-vihara-budha]

d. Suara-Islam,tgl 01/08/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392579707475108&offset=0&total_comments=32 http://www.suara-islam.com/read5064-Biadab,-Tentara-Myanmar-Tembaki-dan-Perkosa-Muslim-Rohingya-.html]

e. tempo.co, tgl 30/07/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392580554141690&offset=0&total_comments=32 http://www.tempo.co/read/news/2012/07/30/173420110/Mahasiswa-Buddha-Kecam-Tragedi-Muslim-Rohingya]

f. Voa-Islam, tgl 02/08/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392581837474895&offset=0&total_comments=32 http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/08/02/20090/umat-budha-harus-angkat-bicara-soal-penindasan-muslim-rohingya/]

g. Demokrasiindonesia.wordpress, tgl 29/07/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392582527474826&offset=0&total_comments=32 http://demokrasiindonesia.wordpress.com/2012/07/29/kisah-lengkap-pembantaian-10-orang-etnis-muslim-rohingya/]

h. regional.kompasiana, tgl 01/08/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392582837474795&offset=0&total_comments=32 , http://regional.kompasiana.com/2012/08/01/pembantaian-islam-rohingya-dan-ancaman-bagi-umat-budha-indonesia/]

i. bbc.co.uk, tgl 01/08/2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392584074141338&offset=0&total_comments=32 http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/08/120801_burma_hrw_report.shtml]

semua link diatas yg di ajukan adalah TIDAK MUNGKIN DAPAT TERJADI karena melebih dari tanggal yang seharusnya menjadi DASAR surat yang di buat.

SO, masalah sepele ini saja anda tidak tau..aduhhh...sungguh mengerikan sekali orang yang mau2nya buang2 duit meminta pembelaan dari anda:)

....ini adalah pelajaran ke-1, kesalahan murni akibat ketololan anda sendiri.

Bersambung.. :)

9 Agustus pukul 3:00


Wirajhana Eka lanjutan..
2. di bawah ini adalah link-link yang valid, karena tanggalnya ada sebelum tanggal surat anda:

a. anda ambil dari kompas, bagian bawah artikel kompas, tertulis sumber tulisan adalah dari BBCindonesia yg merupakan translasi inggris tgl 20 Juli 2012. [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392575177475561&offset=0&total_comments=38 , http://internasional.kompas.com/read/2012/07/21/14441679/Amnesty.Muslim.Rohingya.Terus.Alami.Kekerasan]

JIKA ANDA MELAKUKAN CROSS CHECK atas SUMBER maka JELAS ADA PENGHILANGAN TULISAN yg dilakukan KOMPAS thd tulisan BBC, yaitu di sini:

BBC INDONESIA [dan englishnya] menuliskan:
Arakan Project juga menyebut adanya sejumlah orang Rakhine yang ditangkap terutama karena membawa senjata. [ -> bagian ini kompas ada]

SANGAT SULIT UNTUK MEMVERIFIKASI BERBAGAI INFORMASI YANG BEREDAR KARENA WARTAWAN TIDAK DIPERBOLEHKAN MASUK KAWASAN. [It is difficult to verify any of the information provided by such sources, as journalists cannot access the area. --> BAGIAN INI YANG DIHILANGKAN DARI TULISAN KOMPAS]

Pemerintah Burma menyebut tuduhan itu bias dan tidak berdasar. [ -> bagian ini kompas ada]

Ini membuktikan bahwa SELURUH BERITA DI ATAS tidak dapat DIPAKAI karena informasinya sendiri tidak diakui oleh pemerintah BURMA dan diakui sendiri oleh BBC bahwa berita itu TIDAK DAPAT verifikasi.

kemudian,
FOTO yang dipajang oleh BBC [indonesia dan english] dan KOMPAS adalah dari REUTER tgl 16 dengan keterangan tulisan adalah, "A man walks through a neighborhood that was burnt in recent violence in Sittwe June 16, 2012. REUTERS" [http://www.thesundaily.my/news/409719]

bahkan berita dimana FOTO di ambil yg digunakan latar oleh kedua media [bbc dan kompas] TIDAK MENYEBUTKAN "Muslim Rohingya Terus Alami Kekerasan" namun "Myanmar vows 'justice' for victims of unrest"

Jadi, jelas sekali anda TIDAK TAU MENAHU tentang APAPUN di kejadian itu bahkan dengan BUKTI yg anda ajukan sendiri ANDA-PUN TIDAK TAU ada PE-NYUNAT-AN INFORMASI dan sangat jelas bahwa terkadi penyimpangan INFORMASI yang TIDAK SESUAI FAKTA.

...ini pelajaran ke-2 bagi anda...ketololan anda dalam melakukan verifikasi sangat gamblang terlihat disini.. :)

bersambung :)

9 Agustus pukul 3:35


Wirajhana Eka lanjutan...

2b. link anda: 23 Jul 2012 [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392576320808780&offset=0&total_comments=38, http://www.youtube.com/watch?v=aZL8LEmP2YE]

VIDEO tsb telah di modifikasi karena campuran dari 2 berita

- pada bagian pertama wawancara tidak diketahui tempatnya dan tanggalnya..ini saja cukup untuk menyatakan video itu tidak qualified sebagai bukti.

kemudian,
saya mempunyai satu sample karasteristik orang RONGHIYA ketika di wawancara..kejadian ini adalah tahun 2009 dan pewawancara adalah orang Indonesia, yaitu pada kejadian manusia perahu yang mendarat di Sabang dan hasil wawancara LAYAK dijadikan tolak ukur, karena TIDAK ADA KEPENTINGAN KONFLIK disini:

quote>
Staff IOM tersebut menceritakan bahwa tidak semua pengungsi berwarga negara Myanmar seperti dugaan awal akan tetapi sebagian juga berasal dari Bangladesh dan sekitarnya, hal itu terungkap ketika salah satu lembaga PBB yang bekerja untuk memulangkan pengungsi mewawancara satu-persatu dari warga Rohingya. Menurutnya warga yang berasal dari Bangladesh mengaku bahwa langkah eksodus ditempuh karena dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memperbaiki nasib, berbeda dengan warga yang berasal dari Myanmar mereka mengaku eksodus dilakukan semata-mata karena penindasan pemerintah Junta Militer. NAMUN HAL ITU JUGA MASIH SIMPANG SIUR KARENA SETIAP KALI WAWANCARA DIULANG KETERANGAN MEREKA SELALUU BERBELIT_BELIT DAN TIDAK KONSISTEN [http://ferza.wordpress.com/2009/05/01/menyapa-warga-rohingya-i-sabang/]

bersambung... :)
9 Agustus pukul 3:54



Wirajhana Eka lanjutan...
2c. link anda adalah republika, 22 juni, [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392579284141817&offset=0&total_comments=38 , http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/06/22/m60ohi-derita-pengungsi-muslim-rohingya]

tertulis disana "REPUBLIKA.CO.ID, Nasib pengungsi muslim etnis Rohingya asal Myanmar kian memprihatinkan. Mereka menyeberangi perbatasan menyelamatkan diri ke Bangladesh, setelah menjadi korban kekerasan SEKTARIAN yang menelan korban jiwa.

Kini mereka dipaksa harus kembali ke negeri mereka. Pihak berwenang Bangladesh memulangkan secara paksa sekitar 2000 orang etnis Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar akibat kekerasan sektarian yang terjadi di Myanmar bulan lalu."

-> Di bagian mana TULISAN dari republika ini MEMBUKTIKAN bahwa pelakunya adalah UMAT BUDDHA? atau JUNTA? disana hanya tertulis SEKTARIAN

arti sektarian menurut KBBI adalah sek•ta•ri•an /séktarian/ a 1 berkaitan dng anggota (pendukung, penganut) suatu sekte atau mazhab; 2 picik, terkungkung pd satu aliran saja.

Anda rupanya tidak melihat ISI dari tulisan..hanya asal main COPAS link saja!!! memalukan!

Apakah anda tau kejadian tgl 08 jun? banyak sekali BHIKKHU2 yang viharanya di hancurkan di pukul dan banyak warga BUDDHIS di hajar, dll?

Jelas korban adalah 2 belah pihan dan yang memulai adalah warga bengali..namun anda MALAH MENYATAKAN UMAT BUDDHA yang menganiaya!

muslim di maungdaw adalah 95% sementara non muslim adalah 5%, dimana LOGIKANYA yg 5% melakukan kekerasan pada yg 95%?

..ini adalah pelajaran ke-4, murni akibat ketololan anda sendiri yang TIDAK MELIHAT ISI BERITA yg anda klaim mendukung surat anda..namun ternyata malah tidak mendukung sama sekali :)

bersambung...
9 Agustus pukul 4:26



Wirajhana Eka lanjutan..
2d. link ke-1 anda suara islam walaupun tanggal adalah 27 juli [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392579937475085&offset=0&total_comments=38 , http://www.suara-islam.com/detail.php?page=3&ipp=10&kid=5041]
+
link ke-2 ->voa [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392585350807877&offset=0&total_comments=38 , http://www.voa-islam.com//photos2/edit-biksu-3.jpg]

link ke-1 seharusnya sudah tidak valid...karena walaupun tanggalnya sama-sama tgl 27 juli, namun tertera jelas jam 22 MALAM [27 Juli 2012 | 22:15:41 WIB] -> Ini saja sudah mendahului jam surat anda [sy tidak mengetahui surat anda dibuat jam berapa..kantor pos tidak buka malam2, logika normal surat anda yg asal-asalan itu di buat siang hari, sementara selisih waktu antara myanmar dan jakarta adalah +6.5 vs +7 alias cuma 0.5 menit, artinya di Jakarta sudah jam 22.45 menit! -> jadi, ini manabisa dijadikan BUKTI?

pun jika anda ingin paksakan, baik saya sampaikan pada anda bahwa FOTO pada link ke-1 dan link ke-2:

hanya dari Independen.co.uk, namun kemudian menyebar luas kemana-mana. Foto ini BUKAN aksi penolakan ROHINGYA, namun justru komunitas biksu myanmar dan masyarakat Myanmar yang tinggal di Thailand demonstrasi di kedutaan Myanmar di Bangkok, 24 July, 2012 menyerukan stopnya krisis di area Kachin, pembebasan tahanan politik di Myanmar dan hak untuk kembali ke Myanmar pada pemilihan umum tahun 2015. Surat terbuka juga disampaikan kepada presiden Myanmar Thein Sein oleh Organisasi Burma untuk pelajar yg sedang belajar di luar negeri. Foto aslinya adalah sbb: http://cache.daylife.com/imageserve/07PoanL7ix6JS/766x575.jpg

jadi jaka sembung bawa botol, lbh sayang...

...ini adalah pelajaran ke-5, yang murni akibat ketololan anda yg TIDAK MENGECHECK isi dan fotonya ttg apa :)

bersambung...

9 Agustus pukul 4:45



Wirajhana Eka lanjutan..
2e. link anda dari nahimungkar [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392581837474895&offset=0&total_comments=38 , http://nahimunkar.com/16525/muslim-rohingya-dibantai-dipaksa-murtad-ke-budha-makan-daging-babi-dan-diperkosa/]
+
link ddhongkong [http://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392584357474643&offset=0&total_comments=38, http://m.ddhongkong.org/muslim-rohingya-dibantai-karena-tak-mau-masuk-budha/]

-> INI ADALAH PERNYATAAN SEPIHAK Pimpinan partai Islam utama di Pakistan, Jamaat Islami (JI), sementara JI pakistan TELAH terbukti menyebarkan foto-foto hoax:

http://2.bp.blogspot.com/-rSeb5Yqr8XM/UAd_LrAW9gI/AAAAAAAACFc/InlQCIpugR0/s1600/dirty_bhuddists_jpgmid.jpg

yang ternyata itu adalah foto kejadian tgl 26 sept 2007, yaitu ketika 3 bhikkhu terbunuh oleh junta militer dan gambar itupun sudah di edit ketika unocoal di tuntut EarthRights International. NAMUN DIPUTAR BALIKAN menjadi Bhikkhu2 yg anarkis membunuhi umat islam

Anda telah bersekongkol dengan ORANG YG TELAH BERDUSTA melakukan TUDUHAN KEJI pada PARA BHIKKHU BURMA dan dilakukan oleh anda LBH BUDDHIS + Dewan pendiri dan pengawasnya adalah Bhiksu Mitrasasana Mahasthavira!

ini bener2 PELECEHAN BERAT pada bhikkhu2 dan dilakukan justru oleh BHIKKHU INDONESIA sendiri!

...ini adalah pelajaran ke-6, dan murni KETOLOLAN anda sendiri yang tidak tau APAPUN tidak mau mengecheck terlebih dahulu..asal posting sebagai dasar...sehingga telah MERUSAK NAMA BAIK PARA BHIKKHU yg seharusnya anda hormati

belajarlah menjadi warga buddhis yang baik..dan berhentilah bertindak keji, paham Lbh Buddhis tolol?

btw,
untuk mencegah anda hapus sendiri tulisan anda ..maka ini satu set status ini sy PRINT SCREEN dan saya save dalam komputer saya..setiap perubahan saya akan ketahui..anda tidak bisa semudah itu menghilangkan barang bukti ini.

9 Agustus pukul 5:14


Wirajhana Eka Bagaimana lbh buddhis? Anda lihat sendiri..betapa bodohnya anda terlihat sekarang, bukan...mmmh, apa sda lagi "so-called bukti" yg mampu anda ajukan?

Jika tidak ada..buatlah surat permohonan maaf resmi kepada umat Buddha Indonesia dan Myanmar serta junta militer..katakan bahwa anda secara organisasi (bersama dewan pendiri dan pengawas anda)..telah bodoh dan gegabah melakukan penuduhan tanpa bukti dan/atau berkirim surat ulang ke alamat2 surat anda tgl 27 katakan bhw anda meralat surat tersebut dan mohon surat tersebut di abaikan.

Kemudian, dari donasi yg anda terima (jika ada) atau anda upayakan sendiri donasi utk para pengungsi (karen, kachin, shan, arakan) tidak peduli agamanya apa..

Bagaimana sanggup anda lakukan sebagai perbaikan?

Sanggup/tidak maka berteladlah utk tidak melakukan kebodohan serupa dan lebih mawas diri.

9 Agustus pukul 12:14 =====

Tanggapan LBH BUDDHIS:
  • Lbh Buddhis ‎@Wirajhana Eka, terima kasih atas masukan sauidara tapi betapa kalau anda berbeda pendapat dengan organisai kami silahkan buat organisasi sendiri dan kemukakan pendapat saudara dan maaf anda bukan kelas kami dalam hal ini terima kasih dan bilamana anda tidak senang atau apapun silahkan kunjungi website kami dan disana ada alamat kami dan kami akan tunggu terima kasih 9 Agustus pukul 12:38

  • Lbh Buddhis ya kan dalam FB agamanya Wirajhana Eka Atheist, Buddhist, Hindu gimana coba sdri lidia Yauw mungkin lebih cerdas untuk menjawabnya
    9 Agustus pukul 12:41

  • Lbh Buddhis mohon maaf kepada teman-teman dan saya tidak akan membahas ini terlalu panjang disini dan masalah organisasi masalah kami dan kalau ada yang keberatan datang saka kee sekretariat kami atau melalui surat dengan identitas yang jelas atau berikan alamatnya akan kami datangi untuk berdiskusi 9 Agustus pukul 12:59

  • Lbh Buddhis kalau identitas FB LBH Buddhis dapat dilihat di http://www.facebook.com/lbh.buddhis/info

    9 Agustus pukul 13:01
======

Tanggapan Saya:

Wirajhana Eka Bagaimana Lbh Buddhis? seorang yg berpandangan ateis, buddhis dan hindu mampu memberikan argument dgn jelas..sementara anda lebih sibuk berkutat di persoalan yg pun jika sy beritahu KTP sy adalah hindu..maka anda malah terlihat semakin tolol sebagai orang Buddhis di sini.

kira-kira apakah anda masih punya komentar dan bukti lanjutan? jika tidak maka mohon liat koment sy di sini: https://www.facebook.com/groups/281886668544413/permalink/390742937658785/?comment_id=392740657459013&offset=0&total_comments=57

dan lakukan step itu satu persatu..paham?

note:
anda tidak perlu mohon maaf atau menyembah saya di sini..cukup lakukan step spt link yg saya tulis di komentar ini..dengan itu anda terlihat sedikit cerdas..
9 Agustus pukul 13:36
======

Tanggapan LBH BUDDHIS:
  • Lbh Buddhis mungkin saudara2 yg lebih pintar restorikanya daripada berbuat dan apa sih hebatnya anda2 dan maaf bukan hak kalian mencampuri urusan LBH Buddhis dan silahkan buat organisasi sendiri hehehe 9 Agustus pukul 17:04

  • Lbh Buddhis bilamana ada pihak2 yang tidak sependapat silahkan datang ke sekretariat LBH kita berdiskusi dan bilamana ada yang ingin melakukan hal2 yang diluar tersebut kami selalu siap dan terima kasih atas masukannya 9 Agustus pukul 17:07

  • Lbh Buddhis memang kita umat Buddha yang jelas dan apa salahnya dan kalau ada yang keberatan silahkan buat gugatan saja untuk bubarkan LBH Buddhis, dan maaf bukan hak saudara yang menentukan itu, terima kasih 9 Agustus pukul 17:17

  • Lbh Buddhis memang kalau data-data di FB ga jelas ya banyak yang ga jelas, makanya perjelas dulu krn bisa jadi gentayangan 9 Agustus pukul 17:21

Hanya sampai di situ tanggapan antara Saya dan LBH Buddhis. Copyan debat ini di letakan juga di Dhammacitta, namun sama sekali tidak ada tanggapan dari LBH BUDDHIS. Bentuk lain dari pertanyaan disampaikan juga di Buddha School, namun juga tidak ada penjelasan apapun dari LBH Buddhis.

Perlu di ketahui,
  1. Tanggal 02/08/2012, Wakil ketua Walubi-Sangha Mahayana Indonesia, Bhiksu Gunabhadra, datang menghadiri acara "bincang rohingya" di ITB. Beliau datang sebagai Perwakilan dari LBH Budhis. Gunabhadra pada tahun 2004, adalah anggota DPR dari pemilihan BABEL
  2. Tanggal 10/08/2012, FPI (Front Pembela Islam), di makassar menggelar aksi solidaritas Rohingya dan berujung pada pelemparan Vihara, Kelenteng dan penyerangan terhadapa fasilitas pemerintah Myanmar

----

Tentang LBH Buddhis:
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Buddhis Indonesia - Pusat Buddhist Indonesia Legal Aid - Central 法律援助机构(李秉宪)佛教印尼 - 中环 Jalan Pangeran Tubagus Angke Raya No. 20 Blok A-12 A Jakarta Barat Telp. +62 21 33370647 - Fax. +62 21 6624620 Email. info@lbhbuddhis.com Website : http://www.lbhbuddhis.com/ Donasi /

Dukungan Anda : Bank Mandiri Jakarta Jelambar Rek. No. 117-00-0611296-5 an.
LBH Buddhis Indonesia didirikan di Jakarta pada tanggal 6 Pebruari 2012

Dewan Pendiri :
Bhiksu Mitrasasana Mahasthavira
Salam Surjadi, SH.
Budiman, SH.

Ketua Pengawas :
Bhiksu Mitrasasana Mahasthavira

Ketua Penasehat :
Salam Surjadi, SH. (Advokat/Pengacara)

Ketua LBH Buddhis :
Budiman, SH. (Advokat/Pengacara)

Tinggal di Daerah Khusus Ibukota Jakarta
[↑]