Sunday, November 9, 2008

Keselamatan selalu ada di luar Gereja! (2)


Pengantar

Suatu ketika, saya membaca tulisan dengan judul ‘Adakah Keselamatan di Luar Gereja?’ dari seorang yang bernama Eddy TG. Kemudian terjadilah tanya jawab. Rangkuman tanya jawab itu pernah di kompilasi oleh Dr Hudoyo Hupodio. Tulisan Eddy TG itu, bercerita mengenai alasan-alasan mengapa sebaikya pindah keyakinan menjadi Kristen. Target pasar tulisan Eddy TG yang berjudul ‘Adakah Keselamatan di Luar Gereja?’ terutama di tujukan kepada para penganut ajaran India (Non Abrahamic).

Karena melihat pentingnya pesan yang terkandung dari hasil kompilasi tersebut, maka tulisan itu saya daur ulang dengan sistematika sbb:
Artikel ini merupakan kompilasi dari berbagai sumber diantaranya Insiklopedia Katholik, Wikipedia, Sabda.org, Dr.Barbara Thiering, Dr. Maurice Bucaille, kumpulan email dan lain-lain.

Pada Akhirnya, kita akan melihat keberhasilan, kebesaran dan Kejayaan DINASTI DAUD (Yesus dan Keturunannya. PAULUS, sang Menantu) dalam merekrut BUDAK-BUDAK non yahudi dari SEGALA BANGSA untuk KERAJAAN DINASTI DAUD! Ya anda tidak salah baca: BUDAK-BUDAK yang berasal dari NON YAHUDI untuk kejayaan KERAJAAN dinasti DAUD!

Muhammad, adalah seorang yang Cerdas! Ia ‘mencuri’ Teknik Paulus dan juga BERHASIL membuat kerajaannya sendiri dengan BUDAK-BUDAK PERANG yang berasal dari segala Bangsa! Ya anda tidak salah baca: BUDAK-BUDAK PERANG yang berasal dari SEGALA BANGSA.

Ia muncul di dunia ini untuk mengkikis DINASTI DAUD! Ini perperangan abadi! Sungguh suatu yang mengerikan, Bukan?! Maksudnya apa? Silahkan anda baca artikel ini maka anda akan mengerti mengapa saya katakan ‘Sungguh suatu yang mengerikan, Bukan?!

[Kembali]


KISAH SUKSES: Kelompok Orang yang SUDAH PASTI mendapatkan Keselamatan Surga

Frase "SEGALA BANGSA" adalah berarti orang-orang yahudi dari segala bangsa:
    Waktu itu di Yerusalem diam ORANG-ORANG YAHUDI YANG SALEH DARI SEGALA BANGSA DIBAWAH KOLONG LANGIT.[KPR 2:5]
Dari syarat dan kondisi yang tercantum pada Matius 19:18-21; Lukas 18:20-21 dan Markus 10:19-21 maka penegasan mengenai SIAPA saja yang BERHAK mendapatkan KESELAMATAN tercantum jelas di KITAB WAHYU, sebuah kitab yang disusun oleh Yohanes di usia tuanya, tepatnya seperti yang tercantum di Wahyu 6, 7, 14 dan 20.

Mereka yang berhak masuk surga tercantum di Wahyu 6 dengan kata ‘dimateraikan’. Terdapat 7 Materai yang dibagi-bagikan HANYA kepada surgawan, mereka yang DISELAMATKAN dengan perincian sebagai berikut:
  • Materai 1, Penunggang seekor kuda putih, yang memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota.
  • Materai 2, Penunggang seekor kuda merah padam, kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar dan dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh,.
  • Materai 3, Penunggang seekor kuda hitam, yang memegang sebuah timbangan di tangannya.
  • Materai 4, Penunggang seekor kuda hijau kuning, yang bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi (Wahyu 6:1-8)
  • Materai 5, Di anugarehkan kepada jiwa-jiwa yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Mereka ini kemudian diberikan baju putih dan disuruh menunggu sampai genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.(Wahyu 6:9-11), keterangan dengan bentuk yang sama disebutkan di Wahyu 20:4, Yaitu ‘jiwa-jiwa, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; (maksudnya adalah tanda 666 sebagai mana di maksud di Wahyu 13:16)
  • Materai 6, Malaikat HANYA memberikannya untuk 12 suku israel yaitu suku yehuda, ruben, Gad, Asyer, Naftali, Manasye, Simeon, Lewi, Isakhar, Zebulon, Yusuf, Benyamin dan masing-masing suku banyaknya 12.000 orang, jadi jumlah totalnya 144.000 (Wahyu 7:4-8) dan di MATERAIKAN DI DAHI mereka .(Wahyu 7:3)
  • Materai 7, Tidak diberikan kepada siapapun lagi. (8:1)
Dalam kitab Wahyu, Yohanes hanya melihat Materai 7 di buka (Wahyu 8:1), namun sampai dengan Wahyu 10:5-7, tidak ada kalimat-kalimat yang menyatakan materai tersebut di gunakan untuk apa dan/atau siapa. Hanya dikatakan waktunya sudah habis. Kemudian penggunaan kata materai sampai dengan habisnya kitab Wahyu, hanya muncul dua kali lagi yaitu di
  • Why 10:1-4, Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: "Meteraikanlah(rahasiakanlah) apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!"
  • Why 20:1-3... Lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan Malaikat memeteraikannya di atasnya, supaya jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.
Di Wahyu 19:11-21: Pintu Sorga terbuka, ada seseorang bernama ‘Firman Allah’, (ini adalah kode nama untuk Yesus, anak Domba) dari mulutnya keluar Pedang, yang akan memukul segala bangsa, menggembalakan dengan Gadabesi dan murka Allah, yang mengakibatkan semua yang melawannya dibunuh dengan PEDANG.

Dan pada Wahyu 20:1-3, Materai itu digunakan untuk menutup jurang maut.

Apakah sama sekali tidak di singgung adanya bangsa-bangsa lainnya yang di materaikan di Kitab Wahyu?

Tidak ada.

Kalimat-kalimat yang ada adalah Setelah peristiwa pembukaan Materai ke 6 dan kemudian DIMATERAIKAN di DAHI hanya kepada Suku israel, maka Wahyu 7:9, hanya menuliskan bahwa Yohanes melihat suatu kumpulan besar orang banyak (tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa, suku kaum dan bahasa) berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba (Yesus) dengan memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Namun, sampai dengan habisnya Kitab Wahyu TIDAK ADA SATU PETUNJUK APAPUN bahwa Yohanes Melihat/Mendengar/mengetahui bahwa Sekumpulan bangsa lain dimateraikan. Pada Wahyu 7:13-17, detailnya adalah sebagai berikut:

Yohanes melihat sekumpulan bangsa lain dengan memakai baju putih

Tidak ada laporan Yohanes yang mengatakan bahwa sekumpulan bangsa lain dari segala bahasa dan suku lain, dimana mereka memakai baju putih adalah merupakan baju yang diberikan Allah seperti pada peristiwa jiwa-jiwa yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki (dimaterai ke 5, Wahyu 6:9-11)

Yohanes,ditanya oleh salah seorang dari tetua itu: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?" (Ini adalah pertanyaan ANEH, Koq bisa seorang PENGHUNI SURGA tidak mengetahuinya!!!)

Yohanes mengatakan Tetua yang lebih tahu., Kemudian Tetua yang sama itu berkata bahwa “"Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba. Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka. Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

Setelah jawaban Tetua tersebut, sampai dengan Kitab Wahyu habis, sama sekali tidak ada keterangan mengenai keputusan allah bahwa bangsa lain juga diselamatkan! Atau boleh masuk surga (why 7:13-17)

Tetua itu, tidak tahu siapa mereka itu namun telah berani menyatakan kepastian! Catatlah bahwa itu adalah pernyataan Tetua dan bukan perkataan atau janji Yesus apalagi Janji Allah. Ingat Matius 7:12 disebutkan kata Hukum Taurat, yang jelas diperuntukan untuk orang yahudi, kemudian di Matius 7:21-23: dikatakan:

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Juga di Matius 25:31-34, 41

Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan...Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Anda bisa lihat penegasannya ada di 2 pasal terakhir Kitab Wahyu, yaitu di Wahyu 21: 12 14 dinyatakan bahwa 12 gerbang surga tertulis nama 12 suku Israel dan juga tertulis 12 rasul anak Domba (Paulus dan Matias tidak termasuk 12 Rasul).

Kemudian di Wahyu 21:24-27 disebutkan telak:

Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya; dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana; dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya. Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu

bangsa-bangsa dan yang tertulis di kitab kehidupan tersebut tertulis jelas di Pasal terakhir Kitab Wahyu yaitu Wahyu 22:23-24:

Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya, dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis DI DAHI mereka. (di Wahyu 7:3, Dimateraikan di Dahi Mereka, yaitu 12 Suku Israel (7:4-8, 14-15)

Ini merupakan pengulangan sebagaimana yang tercantum di Wahyu 14:1-5 :

[14:1-5] Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya. Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu (Why 14:3). Mereka adalah:
  • orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan.
  • Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi.
  • Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu. (Why 14:4)
  • Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela. (Why 14:5)
Dari keterangan di atas, maka dapat diketahui:
  • Mereka yang di materaikan dengan materai ke 5 adalah orang Israel (Wahyu 14:4)!
  • Orang yang tidak menikah, tidak berzina, Orang yang mengikuti kemana saja Yesus selama hidupnya, Orang yang tidak berdusta dan tercela semuanya adalah Orang Israel
  • Tidak ada bangsa lain kecuali hanya bangsa Israel yang banyaknya 144.000 orang saja.
Jadi sudah sangat jelas bahwa tidak ada GARANSI keselamatan apapun yang tertulis di Alkitab untuk Bangsa lain selain Bangsa Israel.

Perlu saya sampaikan, Yohanes adalah satu-satunya rasul mati di usia tuannya. Konon ia pernah direbus hidup-hidup namun ia selamat (tidak ada referensi yang sah mengenai ini), disuruh kerja paksa dan akhirnya kemudian jadi uskup di turki dan meninggal di usia 102 tahun sedangkan semua rasul sisanya termasuk rasul-rasul tambahan baru yaitu Paulus mati dengan cara yang tidak benar. Ia pastinya berpikir ulang dengan semua tingkah lakunya serta rasul-rasul lainnya terutama setelah bergaul dengan rasul baru Paulus. Dengan semua pengalaman hidupya akhirnya diusia 90 tahun Yohanes membuat Kitab wahyu.

Bagaimana kematian para rasul-rasul yang lain?

Berikut ini saya sampaikan bagaimana rasul-rasul lainnya mati menemui ajalnya, buku ini ditulis oleh Eusebius pada tahun 325 M dgn judul: "Rasul dan murid dari Juruselamat telah menyebarkan dan mengkotbahkan Injil ke seluruh dunia".

Tulisan dari Eusebius telah ditelusuri dan diselidiki ulang oleh penulis sejarah gereja Mr. Schumacher. Entah bagaimana kebenaran dan kenetralan tulisan ini karena ditulis dan diselidiki oleh para gerejawan juga, namun demikian ada baiknya kita melihat bagaimana nasib para penginjil yang mengabaikan perintah Yesus dan mana yang tidak mengabaikan perintah Yesus:

  • Matius, di hukum siksa sebelum mati dan akhirnya dibunuh dengan pedang di Etiopia.
  • Markus, di hukum dengan badannya diseret hidup2 dengan kuda melalui jalan2 yg penuh batu hingga menemui ajalnya di Alexandria (Mesir).
  • Lukas, berkotbah di Yunani dihadapan orang-orang beragama lain akhirnya mati tiang gantungan.
  • Yohanes, direbus di dalam bak minyak mendidih di Roma, sampai luka parah namun dibiarkan hidup dengan lukanya kemudian ia diasingkan ke pulau Patmos, kerja paksa di tambang batubara, dipengasingan dan siksaan kerjapaksa itu membuatnya sadar dan menyesal atas perbuatannya, ia kemudian menulis kitab wahyu dan jujur menyatakan bahwa hanya bangsa/suku Israel-lah yang mendapatkan Keselamatan sesuai janji dari kitab Injilnya Yesus (Taurat/Mazmur), keajaiban terjadi, ia dibebaskan dan akhirnya kembali dan menjadi Uskup di Edessa (Turki), Ia adalah satu2nya Rasul yg bisa mencapai usia lanjut dan bisa meninggal dunia dengan tenang.
  • Petrus, disalib dengan kepala di bawah secara huruf X, dijaman kaisar Nero tahun 64 M
  • Yakobus saudara tiri Yesus dan pemimpin gereja di Yerusalem, dilempar kebawah dari puncak Bait Allah, di tempat yg sama ketika setan membawa Tuhan Yesus untuk digoda.
  • Yakobus anak Zebedeus, seorang nelayan, murid pertama Yesus, dipenggal kepalanya di Yerusalem.
  • Bartolomeus, dikenal sebagai Natanael, menjadi misionaris di Asia, mati karena dihukum cambuk di Armenia.
  • Andreas, disalib dan di cambuk seperti Petrus dgn cara X di Patras,Yunani.
  • Thomas, mati ditusuk oleh tombak di India.
  • Yudas saudara Yesus dihukum mati dgn panah.
  • Yudas Iskariot, di Injil matius dikatakan menggantung diri, namun di Kisah para rasul ia dikatana berpisah dengan 11 rasul, membeli tanah untuk berladang dan hidup tenang bersama Ibunya kemudian ia dikabarkan mati dengan usus terburai, (kemungkinan setelah 7 tahun kematian yesus). Namun hal ini dipastikan tidak benar karena di matius dan di kisah para rasul tercantum hal yang berbeda.
  • Matias, rasul pengganti Yudas Iscariot, dihukum rajam dan akhirnya dipenggal kepalanya.
  • Barnabas, mati dihukum rajam di Salonica.
  • Paulus, setelah dihukum siksa kemudian dipenggal kepalanya oleh Kaiser Nero di Roma pada th 67. Paulus adalah yang paling lama mengalami masa siksaan dipenjara.

Anda tentu melihat bukan Sejarah sudah mencatat bagaimana pendusta dan melanggar larangan peyebaran oleh Yesus yaitu tidak ketempat lain dan orang kafir melainkan hanya kepada domba-domba israel yang tersebar keseluruh dunia.

[Kembali]


Paulus, Nasrani, kafir, Kristen, Kitab Para Rasul, Ibnu Sirah dan Ibnu kathir
Terdapat satu tuduhan terhadap kaum Kristen bahwa Penginjilan yang dilakukan lebih banyak ditujukan kepada orang-orang buta huruf, miskin dan/atau bodoh. Ternyata tuduhan mengenai hal ini sudah berumur sangat tua dan setua umur penyebaran kristen sendiri.

Di Injil, dinyatakan bahwa sebagian besar murid Yesus hanyalah rakyat jelata dari Galilea, para nelayan tak terpelajar, misalnya. Dua dari mereka, Petrus dan Yohanes, dengan jelas dikatakan "buta huruf' di buku Kisah para rasul (4:13). Rasul Paulus menunjukkan kepada jemaat Korintus bahwa "tidak banyak dari kamu yang berhikmat menurut standar manusia" (1 Kor. 1:27, dalam beberapa terjemahan ayat 26). Juga di penggala kalimat "...dibacakan kepada semua” (1 Tes. 5:27), "..bacakanlah surat ini kepada jemaat" (Kol.4:16). Ingatlah juga laporan Justin Martyr yang mengatakan bahwa "..dan kisah para rasul atau tulisan para nabi diba­cakan, sepanjang waktu.." (I Apol. 67) dan misalnya "Diberkatilah orang yang membacakan kata-kata nubuat ini dan diberkatilah orang yang mendengarkannya” (1:3).

Pada abad ke 2 Masihi ada seorang kafir terpelajar bernama celcus yang menuduh para penginjil mengincar orang miskin, buta huruf dan bodoh melalui sebuah buku berjudul Firman yang Sebenarnya. Dari kutipan-kutipan yang dimuat dalam tulisan-tulisan bapa gereja Kristen yang terkenal, Origen (hidup sekitar tujuh puluh tahun setelah Celsus) menulis tanggapan terhadap tuduhan-tuduhan Celsus. Buku Origen, Melawan Celsus, dimulai dengan mengutip tuduhan Celsus kalimat demi kalimat, sebelum mengajukan penolakannya terhadap pendapat Celsus. Jadi walaupun buku celcus ‘firman yang sebenarnya’ tidak ada lagi dimuka bumi ini namun dapat dilihat di jawaban buku origen ‘melawan celcus’. Salah satu tuduhan itu mengatakan bahwa orang Kristen adalah orang-orang bodoh dari kelas bawah. Perhatikan tuduhan-tuduhan Celsus berikut ini.

Nasihat [orang Kristen] adalah seperti ini. "Jangan biarkan orang terpelajar, orang berhikmat, orang yang masuk akal datang mendekat. Karena kesanggupan- kesanggupan demikian kita pandang sebagai kejahatan. Tetapi bagi siapa pun yang bodoh, yang bebal, yang tidak terpelajar, yang masih anak­-anak, biarlah mereka datang dengan gagah." (Melawan Celsus 3.44)

Selain itu, kami melihat bahwa orang-orang yang membagikan pengetahuan rahasia mereka di pasar-pasar dan yang berkeliaran mengemis-ngemis tidak pernah memasuki perkumpulan orang terpelajar, mereka juga tidak berani menyingkapkan ke­percayaan agung mereka di depan orang terpelajar; tetapi setiap kali mereka melihat anak-anak remaja dan segerombolan budak dan sekelompok orang bodoh, mereka membujuknya dan me­mamerkan diri di hadapan mereka. (Melawan Celsus 3.50)

Di rumah-rumah pribadi kami juga melihat tukang wol, tukang sepatu, tukang penatu, dan orang udik yang paling buta huruf dan paling kampungan, yang tidak berani mengucapkan apa pun di depan penatua mereka dan tuan mereka yang lebih pandai. Tetapi setiap kali mereka memegang anak-anak sendirian dan beberapa wanita bodoh ada bersama mereka, mereka mengeluarkan beberapa pernyataan yang mencengangkan, seperti, misalnya, bahwa anak-anak itu tidak boleh menaati ayah dan guru mereka . . . ; mereka mengatakan bahwa ayah dan guru hanya bicara omong kosong dan tidak berpemahaman. .. Tetapi, jika anak-anak itu mau, mereka harus meninggalkan ayah dan guru mereka, dan pergi bersama para wanita dan anak-anak kecil yang adalah teman main mereka ke toko tukang pakaian wol, atau ke toko tukang sepatu atau ke toko wanita penatu, sehingga mereka bisa belajar tentang penyempurnaan. Dan dengan mengatakan hal itu, mereka membujuk anak-­anak tersebut. (Melawan Celsus 3.56)

Origen membalas bahwa para penganut agama Kristen yang sejati sesungguhnya berhikmat (dan beberapa, sebenarnya, berpendidikan tinggi), tetapi mereka berhikmat dari sudut pandang Allah, bukan dari sudut pandang perkara duniawi. Dengan kata lain, ia tidak menyangkal bahwa jemaat Kristen sebagian besar terdiri atas golongan bawah yang tidak terpelajar.

Apa hubungannya dengan hal ini?

Pasca meninggalnya Yesus, Muridnya tinggal 11, Yudas tidak ada lagi. Terdapat 2 versi tidak singkron mengenai kematian Yudas yaitu:
  • menggantung diri (Matius 27 : 3 – 5)
  • Pulang kampung, membeli sebidang tanah, hidup bersama ibunya akhirnya Iamati tertembus pedang dengan usus terburai Kisah Para Rasul 1 : 18 - 19
Entah mengapa, 11 Murid Alm. Yesus, sepeninggalanNya melakukan pengangkatan Rasul baru. Walaupun ada yang berpendapat bahwa adalah menggenapi kata ‘mewakili 12 suku Israel’ adalah jelas kurang tepat mengingat Yudas belum meninggal saat itu dan telah dijamin bahwa Namanya tercantum sebagai Hakim di Surga kelak! Jadi tidak ada faedahnya dengan alasan sebagai pengganti Yudas

Dua belas Rasul Yesus dipilih bukan karena mereka yang menginginkan tapi karena Yesus yang memilih mereka

Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?" (Yohanes 14:22)

Yesus menjawab: “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” (Yoh 15:16)

Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: (Lukas 6:13; markus 3:13)

Ini adalah petunjuk penting, karena Yudas termasuk dari duabelas rasul yang duduk untuk Menghakimi kelak!

“Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.” - [Injil Matius 10:2-4, Lukas 6:14-16, markus 3:16-19]

Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. [Injil Matius 19:27-28, Lukas 22:30]

11 Rasul mengangkat rasul lain (bukan paulus)
Sebelum paulus terpilih ada 1 orang yang diangkat oleh mereka bersebelas sebagai pengganti Yudas! Menariknya lagi pengangkatan itu dilakukan berdasarkan adat Yahudi sebagaimana tercantum dalam kitab Mazmur, Yang terpilih menjadi rasul ke 12 adalah MATIAS/YUSTUS untuk jadi rasul ke 12 pengganti Yudas (Kisah Para Rasul 1:15-26)

Padahal, pemilihan mereka ber-12 dilakukan sendiri oleh yesus sendiri dan ada alasan yang mendasar yaitu alasan Iman dan perogratif Yesus ketika menjawab pertanyaan Yudas yang bukan Iskariot sebagaimana yang direkam di yohanes

Ini jelas suatu blunder dan blunder ini belum selesai, masih ada blunder yang lebih parah lagi!

Paulus Menjadi Rasul tanpa diangkat oleh Yesus langsung dan tanpa diangkat oleh 11 rasul yang tersisa
Paulus tiba2 masuk menjadi Rasul untuk bangsa lain. Ia adalah seorang Yahudi blasteran (bapaknya suku benyamin) berasal dari Turki (Tarsus) bernama Saulus. Ia mengaku bahwa Ia telah disambangi roh Yesus dan kemudian di angkat menjadi rasul untuk bangsa lain. Saulus tersebut dikemudian lebih dikenal dengan nama rasul Paulus. Hal Ini terjadi kurang lebih 3-6 tahun setelah meninggalnya Yesus. Kisah itu dinyatakan 3 (tiga) kali di kitab para rasul yaitu di 9:3-16; 22:6-22; 26:12-18)

Benarkah KESAKSIAN PAULUS?

“Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian palsu terhadap Dia, tetapi kesaksian-kesaksian itu tidak sesuai yang satu dengan yang lain.”[Markus 14:56]

Mari kita uji!

Kisah pertemuan dengan roh Yesus dan pengangkatannya terdapat beberapa kesaksian-kesaksian yang tidak sesuai satu dengan yang lainnya:
  • 9:3-16 Dia berkata: Cahaya dari langit memancar dan mengelilingi Saulus, Ia rebah, Dia dan yang lain mendengar Suara tidak melihat seorangpun, Saulus 3 Hari tidak Makan dan Minum, Di Damsyik: Pelayan Yesus lainnya, Ananias, mendengarkan suara juga, meminta Ia mencari Saulus/Paulus di rumah Yudas dan memberikan kabar dari tuhan bahwa ia di utus untuk bangsa lain, raja-raja dan Bangsa Israel
  • 22:6-22 Dia berkata: cahaya yang menyilaukan dari langit mengelilingi saulus, Dia rebah, Dia mendengar, Yang lain tidak mendengar tapi melihat cahaya, Ia ke damsik bertemu Ananias, Ia kembali ke Yerusalem, Di bait allah Ia melihat yesus dan Di utus kepada Bangsa lain
  • 26:12-18: Dia berkata, Cahaya dari langit meliputi dia dan Teman2nya, mereka semua rebah ketanah, Hanya paulus yang mendengar, Yesus menampakan diri memberikan perintah menjadi Utusan kepada bangsa lain, Ia kemudian kedamsyik tidak dalam posisi buta, tidak bertemu Ananias
Bagaimana mungkin pengalaman berkesan bertemu dengan Yesus! Atau pengalaman dramatis yang mengubah jalannya hidup bisa berbeda-beda satu dengan yang lainnya!
  1. Perbedaan pertama, cahaya itu mengelilingi paulus saja namun dilain pasal cahaya itu mengelilingi Ia dan semua orang
  2. Perbedaan kedua, Dia dan yang lain mendengar suara VS dilain pasal hanya dia yang mendengar suara
  3. Perbedaan ketiga, Mereka tidak melihat seorangpun VS yang lain melihat cahaya
  4. Perbedaan keempat, Roh Yesus menampakan diri pada Saulus ditengah jalan menuju Damsyik [Pasal 9, 26] VS roh Yesus menampakan diri di Yerusalem tidak di tengah jalan menuju Damsyik [pasal 22]
  5. Perbedaan kelima, Yesus yang menampakan diri pada Saulus di yerusalem yang memerintahkan paulus menjadi rasul bangsa lain [pasal 22] VS Ananias yang dapat pesan itu bhw Paulus diangkat jadi rasul bangsa lain [pasal 9]
Bagaimana mungkin pengalaman PALING BERKESAN itu bisa SALING KONTRADIKTIF?

Mungkin ada pendapat yang sampai ketelinga anda dan mengatakan bahwa apa yang dialami paulus, atau saulus pada kis 9 adalah kejadian yang paulus alami, ditulis oleh Lukas, penulis kisah para rasul. kis 22 menceritakan kesaksian paulus kepada orang2 yahudi di Yerusalem, dan kis 26 menceritakan kesaksian paulus kepada raja agripa. nah, perbedaan tentan apa yang paulus alami, dan kesaksian paulus di yerusalem dan kesaksian paulus dengan raja agripa, tentu saja bukan berarti bertolak belakang, melainkan sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu.

Mereka yang berpendapat itu melupakan satu hal, bahwa yang bercerita ke Lukas, ke Agripa maupun kepada pencatat lainnya adalah TETAP PAULUS!

Bagaimana mungkin pengalaman berkesan bertemu dengan Yesus! Atau pengalaman dramatis yang mengubah jalannya hidup bisa berbeda dan itu terjadi justru di satu kitab yang sama yaitu: Kisah para rasul! Ini sudah menunjukan adanya ketidakbenaran fakta dengan kemungkinan-kemungkinan:
  • Paulus berbohong, mengarang cerita bahwa Ia mengalami pengalaman Iman yang dramatis atau
  • Paulus tidak berbohong maka penulis kitab para rasullah yang berbohong atau Roh Kudus yang membimbingnya yang tidak benar! Atau
  • Ada persengkongkolan!
  • Persengkokolan?
Mengapa?

Markus 14:56!, “Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian palsu terhadap Dia, tetapi kesaksian-kesaksian itu tidak sesuai yang satu dengan yang lain.”

Kisah para rasul di tulis setelah meninggalnya Paulus dan dikabarkan Lukas yang menulisnya dan Ia mati jauh setelah Paulus mati. Dalam Kisah para rasul dinyatakan ada pertengkaran antara Paulus dengan Rasul-rasul Yesus yang asli di kota besar Antiokia yaitu dengan Barnabas (Kisah para rasul 15:39) dan dengan petrus dan lainnya seperti yang tercantum di surat2 salah satunya surat Galatia. Setelah sengketa sengit itu Paulus bersama Silas meninggalkan kota-besar Antiokia untuk selama-lamanya (Kisah Rasul-Rasul, 15:40-41) menuju Asia Kecil dan Makedonia dan semenanjung Achaia guna mengembangkan ajarannya dalam lingkungan orang Yunani dan mereka itulah yang disebut dengan Gentile Christians (Orang kristen Kafir/Non Yahudi).

Bisa saja para penyanggah mengatakan bahwa kemungkinan ini mempunyai satu cacat besar yaitu saat Paulus menerima Yesus adalah jauh sebelum pertengkaran terjadi! Dan Perintah menjadi utusan bangsa lain diberikan jauh sebelumnya!

Ya. Bisa saja seperti itu hanya dengan catatan bahwa semua kejadian di kitab para rasul tercatat dan diterbitkan berbarengan bukan setelah beberapa puluh tahun kemudian. Dan jangan lupa ada 3 kisah berbeda mengenai pengangkatan menjadi rasul bangsa lain. Satu menyatakan sebelum di Damsyik, satu lagi di damsyik dan satu yang terakhir di Yerusalem. Juga perlu di ingat bahwa bahwa sesaat sebelum Konsili Nicea di mulai semua naskah tersebut di bakar raja Konstantine. Jadi masih terbuka adanya manipulasi Iman ada di sini!

Kemungkinan lainnya adalah kejadian dimana Paulus menerima Yesus merupakan sebuah rekayasa dari Imam besar Yahudi dan juga Saulus/Paulus. Tercatat di kitab para rasul bahwa sebelumnya, Paulus diberi kuasa penuh dan tugas dari imam-imam kepala untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik dari mulai memburu penganut kristen yahudi kemudian melawannya dengan jalan menyusup dari dalam.

Tuduhan ini bukannya tidak berdasar, Kaum Yahudi menyebut selain suku mereka adalah kaum Kafir dan tidak sederajat dengan mereka. Dengan menjadikan ajaran Yesus tidak lagi untuk bangsa Israel namun untuk kaum kafir maka diharapkan pemurtadan kaum yahudi menjadi jauh berkurang. Paulus adalah seorang orator ulung, Petrus adalah seorang yang ‘mudah terbakar hatinya’. Paulus mampu menyusup jauh kepada murid-murid Yesus untuk mendapatkan kepercayaan, dan Ia juga melihat sisi baik dari penyebutan Kafir pada non Yahudi, di mana orang Non Yahudi harusnya merasa terhormat bahwa pengajaran Yahudi menjadi terbuka untuk umum dan tidak eksklusive lagi, Tuhannya Yahudi menjadi Tuhan untuk semua orang..

Terdapat satu bukti mengenai pandangan yahudi-non yahudi yang merasa mempunyai kelas berbeda adalah dari sikap rasul Yahudi Kristen pertama yaitu Rasul petrus yang risih ketika bersantap bersama orang Kristen keturunan bukan-Yahudi, beberapa tahun kemudianpun ia juga yang menetang sunat bagi kaum non Yahudi. Klimaknya adalah pertengkaran dengan barnabas dan Petrus. Jadi perintah itu sebenarnya bukan perintah Yesus namun perintah Imam Yahudi.

Bukti-bukti tuduhan kemungkinan persengkongkolan ini cukup banyak ditemukan hanya di Kitab para rasul, dimana saksi ia bertemu Yesus adalah para tentara juga, di damsyik ia bertemu Ananias dengan perbedaan variasi, yaitu di pasal 9 ananias diminta roh yesus mencari paulus dan mereka bertemu dirumah Yudas sang penghianat namun di versi pasal 22 ia hanya bertemu paulus dan yang paling pokok adalah keganjilan kisah paulus melihat penampakan yesus dan kapan tugas yang diberikan tersebut berbeda antara Kitab para rasul pasal 9, 22, dan 26.

Di kemudian hari, bisa jadi paulus juga berubah dan semakin menikmati peranan dan pangkat barunya yaitu dari seorang prajurit menjadi utusan allah yang disegani serta dihormati dengan banyak pengikut dimana tidak ada seorangpun yang lebih terdoktrinasi kecuali pendoktrin itu sendiri.

Apa maksudnya dengan menampilkan ini semua?

Kalau saja kecerdasan para rasul Yesus itu cukup dan menurut perintah Yesus dengan baik maka di alkitab yang sama apabila kita perhatikan baik-baik, maka tercantum bahwa Yesus-lah yang memilih sendiri murid-muridnya untuk diangkat menjadi rasul dan dilakukan dihadapan murid-murid lainnya sebagai saksi sebagaimana tercantum di lukas 6:13:

Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:

Ayat Ini mengindikasikan 3 hal, pertama murid-muridnya saat itu lebih dari 12 orang [jumlahnya 70 orang (lukas 10:17)]. Kedua, Yudas Iskariot yang konon akan menghianatinya tetap dan jelas di pilih Yesus (Yoh 6:70) untuk duduk diatas tahta untuk menghakimi semua suku Israel dan yang terakhir pengangkatan itu semua dilakukan tetap dihadapan murid-muridnya yang lain!

Kalau ia mau, bukankah Ia dapat mencari Matias dan Paulus sedari dulu ketika ia masih hidup dan bukan setelah mati. Kemudian murid-muridnya yang rasul itu secara sok tahu mengangkat rasul baru dan juga membiarkan seorang yang tidak dikenal berubah menjadi rasul dan mengatur bagaimana mesti menginjili! Dan Jangan lupa bahwa setelah saulus (Paulus) mengaku bertemu roh Yesus, ia di bawa Barnabas menemui rasul-rasul yang lainnya (kisah para rasul 9:27) dan yang menakjubkan adalah ia beberapa hari besama-sama dengan Saulus (Paulus), setelah itu ada kejadian menarik yaitu Petrus pergi ke beberapa tempat di lida dan yope (dekat lida) dan saat di Yope Ia diminta datang kerumah kornelius seorang non Yahudi, tentara yang menyatakan 4 hari yang lalu ia diberi di datangi roh kudus! dan kemudian membaptisnya. (KPR 10)

Apakah tiba-tiba saja roh kudus berubah pikiran dan memerintahkan petrus membabtis orang non yahudi? Mengapakah tiba-tiba Kornelius didatangi mengaku didatangi roh kudus 4 hari yang lalu dan di Yerusalem ada Saulus yang juga tahu bahwa Petrus akan pergi ke Lida! Menarik bukan!

Ingat di 1 Yohanes 4:1 & 3
“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.”

dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

Juga di KPR 19:15
Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?"

Mengapa ini penting saya sebutkan kembali, karena sebelum bertemu kornelius, Petrus merasa lapar dan didatangi roh kudus yang memberikan perintah tidak lazim

Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi. Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah. Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung. Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!" Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir." Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit. Petrus bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti penglihatan yang telah dilihatnya itu. Sementara itu telah sampai di muka pintu orang-orang yang disuruh oleh Kornelius dan yang berusaha mengetahui di mana rumah Petrus. Mereka memanggil seorang dan bertanya, apakah Simon yang disebut Petrus ada menumpang di rumah itu. Dan ketika Petrus sedang berpikir tentang penglihatan itu, berkatalah Roh: "Ada tiga orang mencari engkau. Bangunlah, turunlah ke bawah dan berangkatlah bersama-sama dengan mereka, jangan bimbang, sebab Aku yang menyuruh mereka ke mari." (Kisah Para rasul 10:10-20)

Di kanaan Yesus menolak berkali-kali seorang ibu non yahudi (Yunani) yang anaknya kerasukan setan dan menjawab menjawab, “Jawab Yesus:

"Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

(matius 15:24, Markus 7:26-30). Setelah tanya jawab dan rengekan ibu itu akhirnya Yesus berkata ‘"Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh. dan perhatikan sampai akhir rekaman di pasal itu tidak ada cerita bahwa Ibu non yahudi (Yunani) itu dibaptis!

Lihat kembali dan rasakan keganjilannya!

Sejak paulus berhasil meyakinkan semua rasul-rasul asli Yesus, maka saati itu pula-lah dimulainya era pelanggaran terhadap larangan untuk

‘tidak kejalan bangsa lain/Kafir/non yahudi dan kota orang samaria’.

Sejak dimulainya kotbah Paulus dan pembaptisan yang dilakukan paulus maka kelak muncul kata Kristen pagan dan Kristen awal (nasrani). Dimana, Kristen awal adalah Pengikut Yesus di Galilea maupun Yudea di sekitar palestina yang nantinya disebut kaum nasrani. Kata ini berasal dari Nazarenes (dalam bahasa arab Nashara), yaitu pengikut Nazareth (karena Yesus walaupun lahir di betlehem, Ia dibesarkan keluarganya di Nazareth, Galelia).

Pemberontakan bangsa yahudi d Palestina terhadap Penindasan Romawi yang berlangsung 10 tahun (65-67 M) akhirnya kandas dan membuat terpencarnya bangsa yahudi ke penjuru dunia. Legiun 10, dipimpin Titus melakukan pembunuhan masall kepada seluruh perkampungan Yahudi, sehingga mereka berpencar keseluruh dunia (Perhatikan ini merupakan Nubuat Yesus mengenai Perpencaran bangsa Yahudi keseluruh dunua).

kelompok kecil yang sempat meliputkan dirinya ke kota Pella di seberang sungai Jordan, yang pada masa belakangan dikenal dengan sekte Ebionites yang mempunyai Injil sendiri yang dikenal dalam sejarah dengan Ebionite Gospel (Injil Ebionites), yang isinya jauh berbeda dengan Injil-Injil yang menjadi pegangan dunia kristen pada masa berikutnya dan kini.

Karena kelompok yang pertama-tama dapat dikatakan telah musnah pada masa pemberontakan itu maka berkembanglah kelompok pengikut yang baru, dibawah ajaran Paulus, yaitu Gentile Christians (Orang Kristen pagan).

Yang menarik juga adalah kabar mengenai paulus disebutkan pula di sumber Islam, sebagai salah satu yang menyebarkan ajaran Yesus kepelosok dunia.

Ibn Ishaq (85 H – 151 H)
Sumber : Sirah Ibnu Ishaq – Kisah Sejarah Nabi Tertua, Muhammad bin Yassar bin Ishaq Muhammadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 200

Setiap orang dari mereka yang menguasai bahasa suatu negeri, dia akan dikirim ke negeri tersebut. (T. Yesus berkata : “Inilah apa yang telah ditetapkan Allah yang harus kalian patuhi, maka berangkatlah”)

Mereka yang dikirim Yesus putra Maryam, baik para pendeta maupun mereka yang datang sesudahnya, dinegeri itu adalah : Peter sang murid dan Paul yang ikut bersamanya, (Paul termasuk dari para pengikut tetapi bukan seorang murid) ke Roma, Andrew dan Matthew ke negeri para kanibal, Thomas ke negeri Babel di negeri sebelah timur, Phillip ke Carthage yang terletak di Afrika, John ke Efesus, kota dimana pernah tinggal para pemuda al Kahfi, James ke Yerusalem, yang adalah Aelia kota suci tempat kuil berada, Bartholomew ke Arab yang merupakan negeri Hijaz, Simon ke negeri Berbers , Judah yang bukan termasuk diantara murid Yesus dikirim ke Judas

Ibn Kathir (1302 M – 1373 M)
Quran 36:13-16
Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu". Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka". Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu".

Tafsir Ibn Khathir:
The Story of the Dwellers of the Town and Their Messengers, a Lesson that Those Who belied Their Messengers were destroyed
(sebuah persamaan; penghuni suatu kota dimana datang utusan-utusan itu kepada mereka)
Dalam laporan yang disampaikan dari Ibn Abbas, Ka'b Al-Ahbar dan Wahb bin Munabbih - Ibn Ishaq melaporkan bahwa kota yang dimaksud adalah Antiokia, dimana ada seorang raja bernama Antiochus anak Antiochus yang dulu biasanya menyembah berhala. Allah mengirim kepada dia tiga orang Utusan (Rasul), yang bernama Sadiq, Saduq dan Shalum, dan dia tidak percaya kepada mereka. Juga diriwayatkan oleh Buraydah bin Al-Husayb, Ikrimah, Qatadah dan Az-Zuhri bahwa kota itu adalah Antiokia (Antioch). Sebagian Imam tidak yakin bahwa itu adalah Antiokia, sebagaiman bisa kita lihat di bahwa ini setelah menceritakan sisa dari cerita itu, insya Allah.
(ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya); kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga,
(jadi Kami memperkuat mereka dengan yang Ketiga)
Ibn Jurayj meriwayatkan dari Wahb bin Sulayman, from Shu'ayb Al-Jaba'i, "Nama kedua Utusan (Rasul) yang pertama adalah Sham'un dan Yuhana, dan nama yang ketiga adalah Bulus, dan kota yang dimaksud adalah Antiokia (Antakiyah).
(Sesungguhnya, kami telah dikirim mu sebagai rasul .) berarti, dari Tuhan mu yang menciptakan kamu dan yang memerintahkan kamu menyembah Dia Seorang dengan tanpa pendamping dan rekan. Ini adalah pandangan Abu Al-Aliyah.
Klaim dari Qatadah bin Di'amah adalah mereka adalah utusan Mesias, pbuh, yang dikirim kepada orang-orang Antiokia....
...tiga utusan Allah itu berkata : ”Tuhan tahu bahwa kami adalah utusanNya bagi kalian. Kalau kami berdusta maka kami akan menerima pembalasan yang sangat pedih bagi kami, namun Ia akan menyebabkan kami menerima berkatNya dan kalian akan segera mengetahui siapa yang akan lebih berbahagia pada akhirnya.''...

Shamun mendekati dengan kata Simon (Petrus).
Yuhana mendekati dengan kata Yohanes
Bulus mendekati kata Paulus yang menyebarkan Injil di kota Antiokia.

Jadi sumber kuno Islam hingga era Ibn Kathir menyatakan paulus sebagai Utusan.

Mengapa ini menjadi menarik?

Banyak pendapat kalangan Islam di jaman awal Islam menyatakan bahwa tindakan Paulus menyebarkan injil ke bangsa lain sesuai dengan perintah Allah. Simon, Yohanes dan Paulus dinyatakan sebagai Rasul Allah. Paulus mengaku bahwa ia di utus Yesus.

Jadi Yesus adalah Allah?

Sejarah mencatat bahwa Yesus sebagai tuhan terjadi di konsili nicea 325 M dan pengangkatan itu dilakukan melalui voting). Coba perhatikan ayat Al Qur’an surat Al Zukhruf 43:59:

Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail

Yesus dinyatakan tidak menyuruh mengajarkan injil kepada kaum lainnya

Ini berarti dua hal saja:
  • Tidak ada dasar lagi bagi Islam untuk menyatakan bahwa Kristen adalah Kafir
  • Kitab Qur’an juga bermasalah sebagai wahyu Allah.
Nabi-nabi sebelumnya Yakub, Musa Harun sampai Yesus dinyatakan hanya untuk Kaum Yahudi. Paulus memodifikasinya secara cerdik menjadi untuk semua Bangsa dan menjadikannya BUDAK-BUDAK untuk kejayaan Dinasti DAUD!

Muhammad memanfaatkan hasilnya secara cerdik dengan mengkemas itu semua adalah Islam, sehingga barang siapa yang tidak menerima Allah-nya Muhammad sebagai satu-satunya Tuhan dan Muhammad sebagai rasulnya maka siksaan pedih akan diterima di Dunia dan Akhirat! Ya Iapun menggunakan itu untuk membangun kerajaannya sendiri mengambil Budak-budak dari bangsa-bangsa non Arab

Ingat rekaman di KPR 19:15

Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?"

Nah, adakah kemungkinan bahwa yang ditemui Muhammad di Gua Hira itu bukan Gabriel? Sangat! Ingat Kami yang dimaksud ayat 14 diatas dalam bentuk jamak, tentunya orang muslim akan berpendapat bahwa itu ‘penghalusan’ kata ‘Aku’ dari Allah, namun banyak juga di Al Qur’an, Allah tidak menggunakan Kami melainkan Aku saja!

Disamping itu, Umat islam juga terbiasa dengan mencari-cari kebenaran jatidiri nabinya lewat berbagai kitab dan salah satu sasarannya juga di kitab Hindu. Menurut Dr. Zakir, Bhasviya Purana (kitab dongeng/cerita sebagai alat kelengkapan pengajaran Veda) disebutkan ada Muhammad di Bhasviya Purana.

Apakah anda tahu yang sebenarnya yang dinyatakan di Bhasviya Purana?

Purana itu menyatakan bahwa akan ada seorang bernama Mahamada (Muhammad) akan dilahirkan sebagai reinkarnasi dari Tripurasura!

Yang hendak saya katakan adalah Konsili Nicea 325 telah berhasil dengan gemilangnya untuk kemenangan Paulus. Semua menjadi percaya bahwa Paulus adalah Rasul Yesus dan Yesus adalah tuhan serta bangsa lain merupakan ladang untuk bercocok umat!

Coba perhatikan terjemahan dari berbagai bahasa mengenai Matius 10:5 yang berkenaan dengan kata bangsa lain, kafir dan non Yahudi:

TB (Terjemahan Baru):
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,

TL ( _Terjemahan Lama):
Maka kedua belas orang inilah disuruhkan oleh Yesus dengan pesan-Nya demikian, "Janganlah kamu pergi ke negeri orang kafir dan jangan kamu masuk negeri orang Samaria,

BIS(alkitab kabar baik):
Kedua belas rasul itu kemudian diutus oleh Yesus dengan mendapat petunjuk-petunjuk ini, "Janganlah pergi ke daerah orang-orang yang bukan Yahudi. Jangan juga ke kota-kota orang Samaria.

FAYH(firman allah yang hidup):
Yesus mengutus mereka dengan perintah sebagai berikut: "Jangan pergi kepada orang bukan-Yahudi atau orang Samaria,

World Bible Transtalation center:
Ia memberi beberapa petunjuk kepada ke-12 rasul itu, kemudian Dia mengutusnya. Kata-Nya, "Jangan pergi ke daerah orang yang bukan Yahudi, dan jangan masuk ke kota orang Samaria.

Kitab Suci Injil:
Kemudian Isa mengutus kedua belas pengikut-Nya itu. Ia berpesan kepada mereka, sabda-Nya, "Janganlah kamu pergi ke wilayah suku-suku bangsa lain atau ke kota orang Samaria,

Alkitab shellabear:
Maka kedua belas orang itu disuruhkanlah oleh 'Isa, serta dipesaninya akan dia, katanya, "Janganlah kamu pergi pada jalan orang bangsa asing, dan negeri orang Samaria pun jangan kamu masuk:

BABA:
Ini dua-blas orang Isa suroh kluar, dan psan dia-orang bgini: "Jangan-lah kamu pergi ikut jalan orang bangsa-asing, dan negri orang Samariah pun jangan kamu masok:

KL1863:
Maka Jesoes mengoetoes ini doewa-blas orang serta berpesen sama dia-orang, katanja: Djangan pergi didjalan sama orang kapir, dan djangan masok dalem salah satoe negari orang Samaria:

KL1870:
Maka kadoewa-belas orang itoe disoeroehkan Isa dan ijapon berpesan kapadanja, katanja: Djangan kamoe pergi kanegari orang kapir, dan djangan kamoe masoek kadalam negari orang Samaria.

LDK:
Kaduwa belas 'awrang 'ini desuroh Xisaj menitahkan padanja, sabdanja: pada djalan CHalajikh djangan kamu pergi berdjalan, dan kadalam barang negerij 'awrang SJawmerawnij djangan kamu datang masokh.

ENDE:
Keduabelas murid itupun disuruh oleh Jesus pergi mengadjar, dan Ia berpesan kepada mereka: Djangan kamu menjimpang kedaerah-daerah orang kafir atau memasuki kota-kota Samaria,

_1769 Authorized Version:
These twelve Jesus sent forth, and commanded them, saying, Go not into the way of the Gentiles, and into [any] city of the Samaritans enter ye not

Bible in Basic English:
These twelve Jesus sent out and gave them orders, saying, Do not go among the Gentiles, or into any town of Samaria,

_The Message Bible:
Jesus sent his twelve harvest hands out with this charge: "Don't begin by traveling to some far-off place to convert unbelievers. And don't try to be dramatic by tackling some public enemy.

NKJV:
These twelve Jesus sent out and commanded them, saying: "Do not go into the way of the Gentiles, and do not enter a city of the Samaritans.

PHILIPS:
These were the twelve whom Jesus sent out, with the instructions: "Don't turn off into any of the heathen roads, and don't go into any Samaritan town.

_Revised 1833 WEBSTER:
These twelve Jesus sent forth, and commanded them, saying, Go not into the way of the Gentiles, and enter ye not into [any] city of the Samaritans:

_GOD’S WORLD VERSION:
Jesus sent these twelve out with the following instructions: "Don't go among people who are not Jewish or into any Samaritan city.

_NEW ENGLISH TRANSLATION:
Jesus sent out these twelve, instructing them as follows:* “Do not go to Gentile regions* and do not enter any Samaritan town.

Note:
Arti Gentiles: Kafir, atau seorang bukan yahudi/Israel
Kata:eynov ethnos, Pengucapan: eth'-nos; Asal Kata: probably from eyw etho, Definisi:
  • a multitude (whether of men or of beasts) associated or living together; (a company, troop, swarm)
  • a multitude of individuals of the same nature or genus; (the human family)
  • a tribe, nation, people group
  • in the OT, foreign nations not worshipping the true God, pagans, Gentiles
Paul uses the term for Gentile Christians

Arti dari Eynov dan sinonimnya Laoy, Dhmov, oclov:
laov is a word which is usually limited in use to the chosen people,Israel.
eynov in the singular is a general term for nation, applied to any nation, even to the Jews. In the plural it ordinarily denotes all mankind aside from the Jews and in contrast with them, the Gentiles.

Kata: Israhl Israel, Pengucapan: is-rah-ale', Asal Kata: of Hebrew origin larvy, Definisi:
  • Israel = "he shall be a prince of God"
  • the name given to the patriarch Jacob (and borne by him in addition to his former name)
  • the family or descendants of Israel, the nation of Israel
  • Christians, the Israel of God (#Ga 6:16), for not all those who draw their bodily descent from Israel are true Israelites, i.e. are those whom God pronounces to be Israelites and has chosen to salvation
Kata:larsy Yisra'el, Pengucapan: yis-raw-ale', Asal Kata:Greek Israhl, Definisi:
  • Israel = "God prevails"
  • the second name for Jacob given to him by God after his wrestling with the angel at Peniel
  • the name of the descendants and the nation of the descendants of Jacob
  • the name of the nation until the death of Solomon and the split
  • the name used and given to the northern kingdom consisting of the 10 tribes under Jeroboam; the southern kingdom was known as Judah
  • the name of the nation after the return from exile
[Kembali]

Kapan: Pembukuan Alkitab, Sistematika dan Kontroversinya
Kanon Alkitab disusun dari begitu banyak pilihan tulisan yang 'dianggap dari Allah'Tulisan-tulisan ini muncul pada masa intertestamental, masa di sekitar 400 tahun di antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru; 12 karya diantaranya disebut Kitab Apokrifa oleh Roma Katolik meskipun Sinode Yamnia telah mengeluarkan 12 karya itu dari kanon PL. (baca: Ensiklopedia Masa Kini Jilid 1, Jakarta : OMF, hal. 62.)

Coba Membayangkan seperti ini: Memutuskan bunga rampai 66 karya dari seluruh karya sastra di Indonesia yang periode kepenulisannya berusia sekitar 100 tahun (bukan 1500 tahun!), dari berbagai penulis, dari berbagai bentuk tulisan, dari berbagai situasi – lalu dijadikan satu.
(Dari Buklet Doktrin Alkitab oleh Trivina Ambarsari, 2002, pp. 12-13, Penerbit: Momentum)

Yesus dipastikan sangat mengenal dan mendasarkan Pengajarannya pada Perjanjian Lama (Mat 4:1-11, 5:17; Mrk 11:17). Perjanjian Lama merupakan ALKITABnya Yesus Kristus
  • Perjanjian Lama terdiri dari 39 kitab,929 pasal dan 23144 ayat
  • Perjanjian Baru terdiri dari 27 kitab, 260 pasal dan 7957 ayat
  • Sumbangsih Paulus di PB adalah 100 Pasal (38.5% PB)
  • Sumbangsih paulus dan Rekan (Lukas dan Markus) terhadap perjanjian baru adalah minimum 65%
  • Sumbangsih penulis lain terhadap Perjanjian Baru (termasuk didalamnya anggota 12 Rasul Asli Yesus), Petrus: 3.5%, Matius (ada indkasi merupakan murid Petrus):13.5%; Yohanes :18%
  • Perjanjian Lama sering dikutip oleh Perjanjian Baru, Ada kurang lebih 2650 kutipan Perjanjian Baru dari Perjanjian Lama, yaitu 350 kutipan langsung dan 2300 kutipan tidak langsung atau persamaan bahasa. Dengan kata lain, terdapat rata-rata 1 kutipan Perjanjian Lama dalam setiap 3 ayat Perjanjian Baru.
  • Kitab Yesaya dan Mazmur paling sering dikutip (masing-masing lebih dari 400 kali), sedangkan kitab Kidung Agung tidak pernah dikutip dalam PB.
  • Pasal terpanjang di Alkitab: Mazmur 119 ( 176 ayat,2445 kata, 100146 huruf)
  • Ayat dalam II Raja-raja 19:1-37 (kecuali ayat 15) isinya sama persis dengan Yesaya 37:1-38 (kecuali ayat 15)
Kitab kanonik Ibrani disusun tahun 98 Masehi oleh sekumpulan rabbi Yahudi di Yamnia. Syarat dari kitab "tulisan suci" yang akan disusun adalah:
  • Hanya ditulis sebelum 400 SM.
  • Hanya ditulis dalam bahasa Ibrani (Kecuali sebagian kitab seperti Ezra 4:8-6:18;7:12-26;Yer 10:11; Dan 2:4-7:28 ditulis dalam bahasa Aram.)
  • Ajarannya dinilai baik.
Dengan syarat ini mereka menerima 39 kitab dan menolak 7 kitab lainnya (yang sebagian besar ditulis sesudah tahun 400 SM). Tujuh kitab yang ditolak itu, yang disebut apoktif atau septuaginta, adalah: Barukh, Tobit, Makabe I, Makabe II, Yudith, Kebijaksanaan Salomo, Sirakh, serta tambahan Ester dan tambahan Daniel.

l'Introduction a la Traduction oecumeniq de la Bible Nouveau Testament (Pengantar kepada terjemahan bersama Protestant, Katolik - Perjanjian Baru) cetakan 1972, adalah hasil karya kolektif 100 orang Ahli-ahli agama Protestant dan Katolik:

"Sebelum tahun 140 tak ada bukti-bukti bahwa ada orang yang mengetahui tentang kumpulan pasal Injil" Namun, A. Tricot (tahun 1960), di komentar terjemahan Perjanjian Baru. "Dari semenjak permulaan abad 2 M, telah ada kebiasaan memakai perkataan Injil, untuk menunjukkan pasal-pasal disekitar tahun 150, Yustin menamakan memoar para Rasul."

Pada tahun-tahun pertama setelah munculnya agama Kristen, beredarlah berrnacam-macam tulisan mengenai Yesus. Tulisan-tulisan itu tidak dianggap autentik dan Gereja memerintahkan supaya tulisan-tulisan itu disembunyikan. Inilah asal timbulnya kata: apokrif (Injil yang disembunyikan).

Lama sesudah surat-surat Paulus. Bukti-bukti tentang adanya lnjil-Injil baru terdapat pada pertengahan abad ke-2 M, yaitu 140 M, padahal banyak pengarang-pengarang Kristen dari permulaan abad II sudah mengetahui adanya surat-surat Paulus.

Pada pertengahan abad ke 2, Marcion menolak seluruh Perjanjian Lama dan tulisan-tulisan yang muncul setelah kematian Yesus yang berasal dari tradisi Yahudi Kristen. Marcion hanya mengakui tulisan-tulisan Paulus dan Injil Lukas. Gereja mengumumkan bahwa Marcion adalah murtad dan mengkanonkan surat-surat Paulus, Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes dan menambahnya dengan beberapa tulisan lagi seperti Kisah Para Rasul.

Daftar resmi kanon masih selalu berubah selama abad-abad pertama Masehi, kadang jadi apokrif, kadang resmi namun empat Injil empat selalu ada dalam daftar kanon Kristen. Hal itu berlangsung terus dari tahun 140(Marcion), akhir abad 2 (Ireneus), tahun 254(Origenes). tahun 337 (Eusebius), tahun 367(Athanasius) hingga hingga ditetapkan di konsili Hippione pada tahun 393 dan Konsili Carthage tahun 397 menemukann bentuk seperti saat ini yaitu 72 tahun setelah Konsili Nicea.

Manuskrip Injil yang komplit dan yang tertua ditulis pada abad IV. Dokumen-dokumen sebelum itu, papirus-papirus abad III, satu papirus yang mungkin berasal daripada abad II hanya mengandung fragmen-fragmen.

Dua manuskrip tua dari kulit adalah manuskrip Yunani dari abad IV. Dua manuskrip tersebut adalah: Codex Vatikanus, disimpan di Perpustakaan Vatikan dan Codex Sinaitikus yang terdapat di gunung Sinai sekarang disimpan di British Museum di London. Manuskrip ini mengandung dua tulisan apokrif.

Di Dunia ini ada 250 manuskrip kulit, dan yang paling akhir adalah dari abad XI. Namun copyan Perjanjian Barunya tidak sama, ada perbedaan-perbedaan penting, dan perbedaan itu banyak jumlahnya.

Perbedaan-perbedaan itu ada yang hanya mengenai perincian gramatika, kalimat, atau urut-urutan kata, tetapi ada juga perbedaan yang merubah arti seluruh paragraf.

Pembagian modern atas pasal-pasal dalam Alkitab dibuat oleh seorang Uskup Agung Canterbury di Inggris, sekitar tahun 1200 Masehi, dan ayat-ayatnya dibuat di Perancis tahun 1551.

Ada empat macam dokumen pokok yang merupakan sumber-sumber Injil:
  • Dokumen A berasal dari lingkungan Yahudi Kristen yang memberikan inspirasi kepada Matius dan Markus.
  • Dokumen B adalah reinterpretasi dokumen A yang dipakai dalam Gereja Pagan Kristen (Kafir-Kristen). Dokumen ini telah memberi inspirasi kepada semua penulis Injil, kecuali Matius.
  • Dokumen C telah memberi inspirasi kepada Markus, Lukas dan Yahya.
  • Dokumen Q merupakan bagian besar daripada sumber bersama yang dipakai oleh Matius dan Lukas.
Perjanjian Baru: Textum Receptum (TR) vs CRITICAL TEXT (CT)

TR, adalah naskah PB yang dipakai sekarang, dipelopori oleh misionaris Baptis, William Carey hingga kini sudah berusia tidak kurang dari 380 tahun.

CT, merupakan kritik dari TR. Orang pertama yang menerbitkan PB edisi CT adalah Karl Lachmann (1831), Samuel Prideaux Tregelles di Inggris (Tahun 1857), juga Constanstin Tischendorf, menemukan naskah Codex Sinaiticus, menerbitkan teks PB CRITICAL TEXT.

Sampai akhirnya Brooke Foss Westcott seorang Uskup gereja Anglikan dan Fenton John Anthony Hort, dosen dari Cambridge University (WH) menerbitkan Critical Text (CT) di tahun 1881 juga berdasarkan naskah yang ditemukan di Sinai (Sinaiticus) dan DOKUMEN B yang tersimpan di perpustakaan Vatikan.

Dari naskah CT ini akhirnya muncul PB versi English Revised Version=ERV (1881), American Standard Version=ASV (1901), New American Standard Version=NASV (1960), New English Version=NEV (1961), New International Version=NIV (1969).

Menurut Dr. D. A. Waite, hasil CT dibandingkan dengan TR, yang sudah dipakai lebih dari 300 tahun mencatat 5604 perbedaan di Perjanjian baru:
  • 1952 penghilangan (35%),
  • 467 penambahan (8%) dan
  • 3185 perubahan 57%.
Contoh: Kisah Para Rasul 8:37 tidak ada di dalam Critical Text, hanya ada di Textum Receptum. CT Kis 8:36-38

8:36 Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?"

8:38 Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.

CT tidak ada ayat 37

[Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah."]

Artinya apa?

ALKITAB sudah di ubah-ubah.

Terjemahan Ekumenik Bibel memberikan statistik ayat-ayat Injil sebagai berikut:
  • Ayat-ayat sama dalam tiga Injil Sinoptik adalah 330
  • Ayat-ayat sama dalam Injil Markus dan Matius adalah 178
  • Ayat-ayat sama dalam Injil Markus dan Lukas adalah 100
  • Ayat-ayat sama dalam Injil Matius dan Lukas adalah 230
  • Ayat-ayat yang khusus bagi tiap-tiap pengarang Injil adalah: 330 ayat untuk Matius, 53 untuk Markus dan 500 untuk Lukas.
Perjanjian Baru terbagi atas empat bagian :

Gospel (Injil) 34 % PB, terdiri atas :

Pasal
ayat
Kata
Percentase dalam PB
28
1071
20168
10.8%
13.5%
12.5%
16
678
13079
6.2%
8.5%
8.1%
21
879
17067
8.1%
11.0%
10.6%
24
1151
22259
9.2%
14.5%
13.8%
89
3779
72573
34.2%
47.5%
44.9%

Kisah Para Rasul, 11 % PB , karya Lukas, 28 Pasal, dimana mulai dari pasal 8 berkisah tentang Paulus, dan 75% KPR adalah tentang kisah Paulus

Epistles (himpunan Surat) terdiri dari:
14 buah Surat Paulus yaitu Roma,1 Korintus,2 Korintus,Galatia, Epesus, Pilipi, Kolose, Tesalonika I. Tesalonika II, Timotius I, Timosius II, Titus, Pilemon, Ibrani

Surat-surat lainnya yaitu 1 buah Surat Yakobus/James; 2 buah Surat Petrus; 3 buah Surat Yohanes; 1 buah Surat Yudas

Wahyu, karya Yohanes

Pasal
ayat
kata
Percentase dalam PB
28
1007
22066
10.8%
12.7%
13.6%
Surat2 Paulus
100
2336
47405
38.5%
29.4%
29.3%
Surat Lainnya
21
431
9332
8.1%
5.4%
5.8%
Wahyu
22
404
10396
8.5%
5.1%
6.4%

Injil Matius
,
Matius dikenal Lewi anak Alfeus pemungut cukai. (mat 9:9, 11:19, luk 5:27, Mark 2:14) yang menjadi salah satu dari kedua belas rasul Yesus namun apakah Matius ini adalah matius yang sama dengan 12 Murid Yesus?

Walaupun Injil yang dipilih ini tidak mencantumkan nama penulisnya, namun kesaksian semua bapa gereja mula-mula (sejak kira-kira tahun 130 M) menyatakan bahwa injil ini ditulis oleh Matius.

Benarkah?

Bukan! Matius yang menulis dan Matius murid Yesus adalah BUKAN orang yang sama. Bukti mengenai itu justru ada di Injil Matius sendiri:

"Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia." [Matius 9:9].

Bagi yang mampu membaca dengan baik, Ayat di kitab ini telah memberitahu dengan telak bahwa Matius yang disebut ini adalah BUKAN Matius sang penulis, karena jika ini adalah Matius yg sama baik si penulis kitab maupun murid Yesus, maka ayat di kitab itu seharusnya berbunyi,

"Setelah yesus pergi dari situ, Ia melihat AKU duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadaKU: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah AKU lalu mengikut Dia."

Jelas, bukan?

Perlu diketahui bahkan Papias sendiri tidak menuliskan bahwa Matius murid yesus yg menuliskan ini. [dulling, "The Blackwell Companion to The New Testament", hal.302]

Hanya terdapat sedikit fakta yang dapat menunjukkan kapan tulisan ini dibuat sehingga tanggal dan tempat Injil ini berasal tidak dapat dipastikan. Terdapat variasi pendapat tahun dituliskannya yaitu 38-134 M. Beberapa ahli konservatif memiliki alasan kuat untuk memperkirakan bahwa ia ditulis sebelum Yerusalem dihancurkan, antara tahun 60 sampai 65, Terjemahan Ekumenik, berpendapat bahwa Injil Matius ditulis di Syria atau di Phenisie karena di tempat tersebut terdapat banyak orang-orang Yahudi.

Terjadi Polemik agama Yahudi Sinagoge yang ortodoks yang dianut oleh kaum Parisi sebagaimana yang terjadi dalam Konferensi Sinagog di Yamina kira-kira pada tahun 80. banyak pengarang kemudian mengatakan bahwa Injil Matius ditulis antara tahun 80-90. Pakar liberal berpendapat bahwa ketika Matius berada di Palestina atau Antiokia di Siria antara tahun 80 dan 100. Semua ahli sepakat bahwa tulisan-tulisan Ignatius merujuk, namun tidak mengutip injil Matius, artinya adalah injil Matius sudah selesai ditulis pada awal abad ke-2 M.

Injil Markus,
Penulis Injil ini adalah Markus, yang disebut juga Yohanes (cf. Kisah Para Rasul 12:12, 12:25, 15:37), kemenakan Barnabas, rekan sekerja Paulus (cf. Kolose 4:10, yang disebut Petrus sebagai "anaknya",. (1 Petrus 5:13). Markus dalam surat-surat paulus disebutkan di [Cor 4:10 ; Phi 24 ; II Tim 4:11] ; St. Peter in [1 Peter 5:13] dan Kisah para rasul [Acts 15:39]. Di KPR 12:12 saat parapemeluk bersembahyang di rumah seorang wanita, itu adalah Ibu Markus. Dan ayahnya bernama Artistopolos, sepupu dari istri Petrus

Injil Markus, bersama-sama dengan Injil Matius dan Injil Lukas seringkali disebut sebagai Injil Sinoptik, karena kemiripan isi ketiga buku tersebut. Variasi Pendapat tahun Injil ini dituliskan yaitu 38-67 M. Secara tradisi, Yohanes Markus dipercaya menulis buku ini antara tahun 64-67.

Menuruti tulisan Agustinus dari Hippo, gereja mula-mula berpendapat bahwa Injil ini ditulis setelah Matius menulis Injil Matius, namun sejarawan modern berpendapat bahwa Injil Markus merupakan Injil yang paling awal ditulis, dan kedua Injil Sinoptik lainnya menggunakan Injil Markus sebagai sumber mereka.

Perlu di garis bawahi bahwa Markus adalah rekan Paulus dan TIDAK TERMASUK 12 Murid Yesus. Lihat matius 10: 2-4

Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

Injil Lukas,
Lukas BUKAN-LAH orang Yahudi, Ia asli YUNANI yang berasal dari Antioch, Ia mengerti ketabiban dan pandai melukis, Ia menjadi Kristen karena Paulus dan menjadi murid Paulus. dalam Terjemahan Ekumenik dikatakan bahwa Lukas tahu tempat kota Yerusalem serta reruntuhannya yang disebabkan oleh tentara Titus pada tahun 70. Sehingga penulisan Injil Lukas ditulis sesudah itu, disekitar tahun 80-90; tetapi ada juga yang mengatakan tahun sebelum itu.

Lukas, mengisahkan:
Kenaikan Yesus di Kisah Para rasul adalah terjadi 40 hari sesudah Paskah, sedangkan di dalam Injil Lukas terjadi di hari Paskah.

Ekaristi (liturgi misa) Luk 22, 19-24 dituliskan berbeda dengan yang dituliskan di Injil Matius (26, 26-29) dan Markus (14, 22-24). Sebaliknya justru dituliskan sangat mirip dengan susunan Paulus (I Korintus 11, 23-25).

Perlu di garis bawahi bahwa Lukas adalah Murid Paulus dan TIDAK TERMASUK 12 Murid Yesus.

Injil Yohanes,
Tanggal penulisan sekitar 80-95 M. Kitab ini adalah satu-satunya Injil non-sinoptis.

Penulis kitab ini di yakini adalah Yohanes sang Penginjil, Yohanes anak Zebedeus, salah satu di antara dua belas murid dan anggota kelompok inti Kristus (Petrus, Yohanes, dan Yakobus) namun terdapat pendapat bahwa Injil ini ditulis oleh murid-murid pengarang dengan menambah Pasal 21, catatan-catatan pasal 4, 2 dan pasal 4, 1, 4, 44, 7, 37b, 11, 2, 19, 35).

Paragraf 19, 35 nampak sebagai pernyataan saksi mata (O. Culmann) tetapi para ahli berpendapat bahwa paragraf tersebut juga merupakan tambahan.

Terdapat perbedaan signifikan antara Injil Yohanes dan ketiga lnjil sipnotik, yaitu Lama Yesus bertugas, Markus, Matius dan Lukas menyatakan satu tahun, sedangkan Yohanes menyatakan lebih dari dua tahun. Terjemahan Ekumenik mengatakan sebagai berikut:

"Injil-Injil Sinoptik menyebutkan periode Galilia yang panjang, kemudian diteruskan dengan perjalanan agak panjang ke Yudea, kemudian menetap sebentar di Yerusalem; sebaliknya Yohanes Injil mengisahkan Yesus sering pindah dari satu daerah ke daerah lain, tetapi lama di Yudea, khususnya di Yerusalem ( I, 19-51 . 2, 13-36. 5, 1-47. 14, 20-31). Disebutkan juga tentang beberapa keramaian Paskah (2, 13, 5, 1. 6, 4, 11, 55) dengan begitu, memberi kesan bahwa Yesus bertugas lebih dari dua tahun

Perhatikan kata 'memikul salib' di 3 injil sinoptik ini:
  • Mat 10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. (juga di 16:24)
  • Mar 8:34 ..Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
  • Luk 9:23 ..Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
ketiga injil sinoptik menggunakan kata 'memikul salib' di tengah-tengah bagian kitab mereka pada periode sebelum penyaliban. Kata-kata itu digunakan sebagai ucapan Yesus kepada murid-muridnya sedangkan Injil yohanes MULAI menggunakan kata 'memikul salib' pada periode penyaliban
  • Yoh 19:17 Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.
Injil Yohanes tercatat TIDAK PERNAH menggunakan kata MEMIKUL SALIB di sebelum periode penyaliban

Apa arti dari penemuan kita ini?

Seharusnya itu juga merupakan pesan penting dari Yesus, namun Injil Yohanes tidak mencatatnya. Injil Yohanes, hanya menjelaskan arti dari kata memikul salib sesuai dengan arti sebenarnya dan bukan sebagai metapora.

Penggunaan kata 'memikul salib' di tiga injil sinopsis membuktikan tiga hal yaitu:
  • Tiga injil ditulis jauh-jauh tahun setelah periode penyaliban
  • Telah dilakukan modifikasi terhadap ucapan Yesus oleh para penulis alkitab.
  • Kata memikul salib di tiga injil sinoptik bukan NUBUATAN atau ramalan sama sekali
Injil Yohanes spesialisasinya adalah Keimanan namun kisah di sebuah gunung, dimana Yesus memperlihatkan dirinya menjadi Musa dan Elia dihadapan Yohanes, Petrus, Yakobus, juga ada suara Allah serta agar dirahasiakan sampai batas waktu tertentu justru tidak ada dan muncul di 3 Injil sinoptik

(Enam hari, Mat 17:1, Mark 9:2 ), (delapan hari, Lukas 9:28) kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.

Mat 17:9, mark 9:9, Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati." Atau merahasiakannya pada masa itu (lukas 9:36)

di Injil Yohanes, kisah itu SAMA SEKALI TIDAK ADA sehingga kemungkinannya adalah:
  • Kisah ini tidak pernah ada
  • Jika Injil Matius dituliskan paling pertama, berarti Lukas dan Yohanes Markus mengutip dari Matius, sehingga dapat dipastikan Matius yang menulis ini bukan salah satu dari 12 Murid Yesus.
  • Jika injil markus dituliskan paling pertama, maka injil Matius mengutip dari Yohanes Markus dan Lukas, sehingga dapat dipastikan bahwa Matius penulis Injil matius bukan salah satu dari 12 Murid Yesus
Beberapa Penulis menyatakan bahwa Matius adalah Murid Petrus, beberapa menyatakan Matius dari Alexandria, K.Riedel: Kristen berbangsa Yahudi yang tidak di kenal.

Yohanes bisa jadi Penulis Injil Yohanes dan/atau salah satu dari 12 Murid Yesus atau penulisan Injil Yohanes dilakukan oleh muridnya.

Kisah ini ada, maka Injil Yohanes bukan di tulis oleh Yohanes,12 orang Murid Yesus, namun oleh Murid Yohanes/Petrus/Yakobus. Beberapa pendapat ahli menyatakan penulis merupakan Murid Yohanes

Jadi siapa yang kita percaya? Yohanes Markus, Matius, Lukas atau Yohanes?

[Kembali]


Kapan: Hitungan Hari kaum Yahudi, Sabat, Wafatnya Yesus, Lahirnya Yesus dan Tahun Kalender Masehi

Terdapat banyak versi mengenai Kematian Yesus, ada yang mengatakan Jum’at, ada yang mengatakan Rabu, saatnya kita lihat kesesuaian pendapat mereka dengan alkitab.

Menurut sabda.org, dari Artikel:
Judul belum diketahui, tapi kami menyebutnya sebagai buku hijau. 1967. Halaman 61-66.

Wafatnja Jesus pasti djatuh pada hari Djumaat. Sebab Johanes (Joh 19:42) dan para sinoptisi (Mat 27:62; Mar 15:42; Luk 23:54) memberitahukan, bahwa itu terdjadi pada "hari persiapan", artinja hari jang mendahului hari Sabbat. Pada hari itu semua disiapkan untuk hari istirahat itu.

Para sinoptisi menjarankan, bahwa hari itu ialah hari Raya Paskah, sebab malam sebelumnja Jesus makan perdjamuan Paskah (Mat 26:2, 17-18, 19; Mar 14:1, 12, 14, 16; Luk 22:1, 7, 8, 11, 13, 15), sedangkan Johanes menjarankan, bahwa hari itu ialah hari sebelum Paskah (Joh 18:28, 39; 19:14). sehingga perajaan itu djatuhnja pada hari Sabat berikutnja (Joh 19:31).

Mungkin dimasa itu ada dua penanggalan diantara orang Jahudi. Jang satu diikuti Jesus dan para sinoptisi, jang lain dituruti para imam Jahudi dan Johanes. Tetapi mungkin djuga, bahwa "djamuan paskah", jang dibitjarakan para sinoptisi bukanlah djamuan paskah yang sebenarnja, tetapi sematjam pengganti. Ada ahli jang berpendapat, bahwa Jesus makan djamuan malam terachir pada hari Selasa; malam itu djuga Ia ditangkap, selama hari Rabu tinggal dipendjara dan pada hari Kamis dihadapkan kepengadilan.

Djika keterangan Johanes diterima sebagai tepat, maka tahun dan tanggal wafatnja Jesus dapat ditentukan sedikit. Sebab djatuhnja hari raya Paskah pada hari Sabat terdjadi dalam tahun 30 dan 33 Mas. Tahun 33 rupanja sedikit terlambat. Kalau itu diterima, maka Jesus sudah berumur kira-kira 39 tahun dan Ia bekerdja selama lima tahun. Johanes memberitahukan, bahwa Jesus dua kali pergi ke Jerusjalem untuk merajakan Paskah (Joh 2:13; 6:1).

Waktu untuk ketiga kalinja pergi Jesus dibunuh (Joh 13:1). Johanes (Joh 2:20) djuga memberitahukan, bahwa Bait Allah sudah empatpuluh enam tahun diperbaiki. Perbaikan dan pengluasan ini dimulai oleh radja Herodes Agung dalam tahun 19/20 seb. Mas., sehingga 46 tahun sesudahnja ialah tahun 25/26 Mas. Kiranja ke 46 tahun (Joh 2:20) itu tak perlu diambil persis melainkan hanja kira-kira sadja sehingga keterangan itu dapat disesuaikan dengan keterangan Lukas tentang tahun 15 pemerintahan Tiberius. Jesus sudah bekerdja sebentar sebelum pergi (untuk pertama kalinja) ke Jerusjalem.

Maka itu dengan agak pasti boleh disimpulkan bahwa Jesus wafat tanggal 7 April tahun 30 Mas. Ia bekerdja di tengah rakjat dua tahun lebih (tahun 27/28-30). Tetapi kepastian mutlak tidak ada djuga, sehingga beberapa ahli mempertahankan bahwa Jesus bekerdja 3-5 tahun. Banjak bergantung pada pernilaian kebenaran historis jang tertjantum dalam indjil karangan Johanes.



Menurut gkmin.net:
Jesus Wasn't Crucified on Friday - or Resurrected on Sunday! - dalam The Good News, A Magazine of Understanding, edisi March-April 2006

Selasa:
Yesus Kristus makan roti Paskah bersama murid-muridNya (permulaan hari ke 14 bulan pertama [Nisan] menurut perhitungan Alkitab), dan mengadakan satu simbol Perjanjian Baru (Matius 26:26-28). Malam itu kemudian Dia dikhianati Yudas, dan pada malam itu juga dihadapkan kepada Imam besar.

Selasa siang adalah hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi (lihat Matius 26:17 dan Markus 14:12), dimana orang-orang sudah memulai kegiatan yaitu MENYEMBELIH DOMBA PASKAH

Rabu:
Yesus disalibkan dan mati, kira-kira jam 3 sore (Matius 27:46-50). Ini adalah hari persiapan untuk menyambut serangkaian hari raya Sabat tahunan, bukan Sabat mingguan, yang dimulai ketika matahari tenggelam (Markus 15:42, Lukas 23:54, Yohanes 19:31). Mayat Yesus diletakkan ke dalam kubur sesaat sebelum matahari tenggelam (Matius 27:57-60).

Selasa malam- Rabu sore adalah HARI PASKAH (hari ke-14 - lihat Imamat 23:5)

Kamis:
Ini adalah hari besar Sabat tahunan. Hari pertama perayaan Hari Raya Roti Tak Beragi. (Yohanes 19:31, Imamat 23:4-7). Ini disebut juga sebagai hari setelah hari persiapan (Matius 27:62).

Rabu malam - Kamis sore adalah hari pertama PERAYAAN hari raya Roti Tidak Beragi (hari ke-15 - lihat Imamat 23:6)

Jumat:
Hari besar Sabat sudah berlalu. Para wanita membeli dan menyiapkan rempah-rempah untuk mengurapi mayat Yesus, sebelum harus berhenti bekerja lagi untuk menghormati hari Sabat mingguan yang dimulai saat matahari tenggelam pada petang hari ini. Jumat ini juga waktu imam-imam menghadap Pilatus (Matius 27:62 dst.)

Sabtu:
Para wanita berhenti bekerja/beristirahat untuk menghormati hari Sabat mingguan seperti perintah hukum ke-4 (Lukas 23:56, Keluaran 20:8-11). Yesus bangkit menjelang petang, tepat hitungan 3 hari 3 malam (72 jam) setelah kematianNya, memenuhi Tanda Yunus yang dikatakanNya sendiri, dan memberi bukti yang sahih tentang ke-Mesias-anNya.

Minggu:
Para wanita membawa rempah-rempah yang telah disiapkan, pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap (Lukas 24:2-3, Yohanes 20:1). Yesus telah bangkit. (Matius 28:1-6; Markus 16:2-6; Lukas 23:2-3; Yohanes 20:1) Yesus tidak bangkit pada Minggu pagi, dia TELAH bangkit, yaitu petang hari sebelumnya.

Catatan: Perhatikan juga ayat-ayat berikut:
  • Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan. (Matius 26:2 )
  • Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi..(Markus 14:1)
Ayat-ayat tersebut menjadi logis, karena Yesus ditangkap hari Selasa malam, dua hari sebelum perayaan Paskah (dirayakan selama 7 hari yaitu dengan Hari Raya Roti Tak Beragi, yang dimulai hari Kamis (hari sabat = hari besar). Paskah-nya sendiri jatuh pada hari Rabu (Selasa malam --Yesus mengadakan perjamuan; ditangkap -- sampai Rabu Sore -- Yesus disalib), sehari sebelum perayaan ini (bandingkan dengan Imamat 23: 5-6)



Menurut Kitab Injil, bukan Rabu atau Jum'at, dan bukan 7 April 33:

Walaupun hari kelahiran Yesus dan hari kematiannya tidak diketahui secara pasti namun paling tidak, ada beberapa tanggal yang kerap disebut sebagai tanggal wafatnya Yesus, yaitu: 11 April 27 atau 07 April 30 atau 03 april 33 atau 23 April 34 M.

Berdasarkan Quarterly Journal of Royal Astronomical Society 32(Sept. 1991), 301-304. (Received 1991 February 19; in original form 1990 July 16), Si Isaac Newton lebih menyukai tanggal 23 April 34 dan kita sekarang akan memastikan tanggal kematian Yesus.
________________________________________

Peta Jaman Yesus

Untuk mengambil keputusan yang mana tanggal kematian Yesus, maka kita perlu catatan kronologis kematian Yesus dan mengenal bagaimana Kaum Yahudi menghitung dimulainya hari:

Definisi hari dalam tradisi Yahudi

Permulaan hari ke-1 s/d ke-6 [Kejadian 1: 5; 1:8; 1:13; 1:19; 1:23; 1:31]:

'...Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ke...'

Sehingga mulainya hari adalah saat petang dan hitungan 1 hari penuh adalah dari petang hingga kembali ke-petang berikutnya:

'..Mulai pada malam..dari matahari terbenam sampai matahari terbenam..'[Imamat 23:32, saat menyatakan hari ke-9 bulan ke-7].

Jadi hari itu berjalan diantara 2 petang ["ereb ad ereb" = petang sampai petang yang hampir bersinonim dengan frase 'beyn ereb hayah" = antara (beyn) petang (ereb) hadir (hayah): Keluaran 12.6; bilangan 3.5]


Hari apa sih sabat reguler itu?

Alkitab tidak menyebutkan kepastian hari (misalnya selasa, minggu, dst) mengenai kapan hari sabat itu. Mayoritas orang menyatakan bahwa Sabat adalah hari Sabtu, alasannya adalah kesamaan S B T dan juga kata 'Sabtu' sangat dekat pengucapannya dengan kata 'Sabat'.
    Weeks
    The Hebrew calendar follows a seven-day weekly cycle, which runs concurrently but independently of the monthly and annual cycles. The names for the days of the week are simply the day number within the week. In Hebrew, these names may be abbreviated using the numerical value of the Hebrew letters, for example יום א׳ (Day 1, or Yom Rishon (Hebrew: יום ראשון‎):

    Yom Rishon (Hebrew: יום ראשון‎), abbreviated יום א׳ = "first day" = Sunday
    Yom Sheni (יום שני), abbr. יום ב׳ = "second day" = Monday
    Yom Shlishi (יום שלישי), abbr. יום ג׳ = "third day" = Tuesday
    Yom Reviʻi (יום רבעי), abbr. יום ד׳ = "fourth day" = Wednesday
    Yom Chamishi (יום חמישי), abbr. יום ה׳ = "fifth day" = Thursday
    Yom Shishi (יום ששי), abbr. יום ו׳ = "sixth day" = Friday
    Yom Shabbat (יום שבת or more usually שבת - Shabbat), abbr. יום ש׳ = "Sabbath day (Rest day)" = Saturday

    The names of the days of the week are modeled on the seven days mentioned in the Creation story. For example, Genesis 1:5 "... And there was evening and there was morning, one day". "One day" also translates to "first day" or "day one". Similarly, see Genesis 1:8, 1:13, 1:19, 1:23, 1:31 and 2.2. [lihat juga disini, di sini, disini, disini dan di sini]
Oke-lah, kalau itu dianggap benar maka Sabtu yang dimaksud seharusnya mulai dari Sabtu Malam - Minggu Senja!
    First day of the week
    In Jewish, Western Christian and Greek Orthodox tradition, the first day of the week is Sunday.

    The Hebrew, Ecclesiastical Latin and Medieval and Modern Greek languages number most of the days of the week. In Hebrew, Sunday through Friday are numbered one through six; in Ecclesiastical Latin, Monday through Friday are numbered the second through the sixth days of the week (feria); in Medieval and Modern Greek, Monday through Thursday are numbered the second through fifth.

    For many Western Christians and Jews, Sunday remains the first day of the week. Most, though not all, business and lamsocial calendars in North America mark Sunday as the first day of the week.
Sehingga hari minggu sebagai hari pertama seharusnya mulai dari Minggu malam - senin senja

Hari sabat kaum yahudi ada banyak, dinyatakan di kitab Imamat 23:

Hari ke-7,
tidak bekerja (23:1-3), Pertemuan Kudus. Hari ke-7 untuk istirahat (keluaran 16:26, 20:9-10, 31:15, 35:2: 'tetapi pada hari yang ke-7 adalah hari sabat').
Ditegaskan permulaan hari paskah yaitu di ulangan 16:6, '..engkau harus mempersembahkan korban Paskah itu pada waktu senja, ketika matahari terbenam'

Bulan ke-1 (23:4-8)
23:4. Inilah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN, hari-hari pertemuan kudus, yang harus kamu maklumkan masing-masing pada waktunya yang tetap.
23:5 Dalam bulan ke-1, pada tanggal 14 bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.
23:6 Dan pada hari 15 bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; 7 hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.
23:7 Pada hari ke-1 kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.
23:8 Kamu harus mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN 7 hari lamanya; pada hari yang ke-7 haruslah ada pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.

Hari ke-1 panen/hasil apapun (23:9-22)
Dilakukan satu hari setelah Sabat
Satu hari setelah sabat + 7 minggu/7 sabat (50 hari), diumumkan sebagai hari raya/sabat (Hari raya Panen), ada perjamuan kudus, Jangan melakukan pekerjaan berat-berat

Bulan ke-7 (23:9-44)
tanggal 1, hari serunai, Pertemuan Kudus, tidak boleh bekerja berat-berat
tanggal 9, malam sampai tanggal 10 Senja, tidak boleh bekerja dan harus puasa, melanggar akan dibinasakan, hari sabat
tanggal 10, hari pendamaian, ada pertemuan Kudus, tidak boleh bekerja apapun
tanggal 15, hari pondok daun dilaksanakan selama 7 hari, hari pertama ada pertemuan kudus tidak boleh bekerja apapun, harus tinggal dipondok daun untuk Israel asli selama 7 hari
tanggal 23, pertemuan kudus, tidak boleh bekerja apapun

(Juga disebutkan d Imamat 16:29-31, Bilangan 28:16-31, Yehezkiel 45:21-25), dan disingkat hari sabat dan 3 hari raya di II Tawarih 8:13 sesuai dengan apa yang menurut perintah Musa ditetapkan sebagai korban untuk setiap hari, yakni
  • pada hari-hari Sabat,
  • pada bulan-bulan baru,
  • dan tiga kali setahun pada hari-hari raya:
  • pada hari raya Roti Tidak Beragi,
  • pada hari raya 7 Minggu dan
  • pada hari raya Pondok Daun.
Siapapun yang bekerja pada hari-hari Sabat/Paskah akan dihukum mati dilenyapkan dari bangsanya (Imamat 19:8, 23:29-30; Keluaran 31:14-16, 35:2, Bilangan 9:13, 15:32-36; Yeremia 17:21,27; Yehezkiel 20:21)

Pemotongan Domba untuk Paskah
ada 2 waktu pemotongan [Keluaran 29:38-39; bilangan 28.3-4], yaitu:

'Inilah yang harus kauolah di atas mezbah itu: dua anak domba berumur setahun, tetap tiap-tiap hari. Domba yang satu haruslah kauolah pada waktu pagi (boqer) dan domba yang lain kauolah antara senja (beyn ereb)'.

Semalam menjelang di salib
Yesus mengalami sedih, gentar dan takut pada satu hari sebelum salib:

Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." [Matius 26:37-38, Markus14:32-34]

"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. [Lukas 22:42-44]

Kronologis Hari kematian Yesus

Injil Matius
Hari raya roti tak beragi, Perjamuan Kudus
26:2 "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."
26:17 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
26:18 Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."
26:19 Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.
26:20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu

[Hari Penanggalan yahudi di mulai pada malam hari s/d senja keesokan harinya, artinya murid-murid yesus datang kepadanya di keesokan harinya tapi masih di hari roti raya roti tak beragi, jadi saat ia merayakan paskah sudah masuk di hari kedua hari raya roti beragi, tanggal 16 nisan]

Hari persiapan Sabat sudah lewat dan Yesus sudah Meninggal
26:34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku 3x."
26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.
26:75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku 3x." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

[Kejadian ini masih ada di tanggal 16, malam s/d subuh]

27:1. Ketika hari mulai siang, semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkumpul dan mengambil keputusan untuk membunuh Yesus.
27:2 Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus, wali negeri itu.
27:15 Telah menjadi kebiasaan bagi wali negeri untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu atas pilihan orang banyak.
27:45 Mulai dari jam ke-6 (hora hektos, terjemahan: jam 12) kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3).
27:46 Kira-kira jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3) berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
27:50. Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:57. Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.
27:58 Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya.
27:59 Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih,
27:60 lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.
27:61 Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu.

[semua peristiwa ini terjadi pada hari kedua hari raya roti beragi yaitu tanggal 16 pagi s/d menjelang malam, yang merupakan akhir dari tanggal 16 nisan]

27:62 Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah 3 hari Aku akan bangkit. Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."

[Kata ‘keesokan harinya, yaitu setelah hari persiapan’ merupakan hari baru yang di mulai pada malam hari, jadi bukan tanggal 16 nisan lagi namun sudah masuk pada tanggal 17 bulan ke-1, ini juga menandakan bahwa tanggal 16 merupakan hari persiapan untuk sabat regular

Jadi kata keesokan harinya merupakan malam hari, sudah masuk hari sabat dan sudah merupakan tanggal 17.

Hari sabat menurut penanggalan modern jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari Sabtu sore]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
28:1-2 Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya

[Kalau mengikuti urutan, maka kata ‘yaitu, setelah hari persiapan’ = hari sabat regular, yaitu pada bulan ke-1, tanggal 17 nisan yang di mulai pada malam hari, Jadi tangal 17, malam sudah masuk hari sabat

Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari raya sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat.

Hari pertama, yaitu tanggal 18 Nisan dimulai minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

Injil Markus
Hari raya roti tak beragi, Perjamuan Kudus
14:1. Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi...
14:12. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"...
14:16 Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
14:17 Setelah hari malam, datanglah Yesus bersama-sama dengan kedua belas murid itu.

[Hari Penanggalan yahudi di mulai pada malam hari s/d senja keesokan harinya, artinya murid-murid yesus datang kepadanya di keesokan harinya tapi masih di hari roti raya roti tak beragi, jadi saat ia merayakan paskah sudah masuk di hari kedua hari raya roti beragi, tanggal 16 nisan]

Hari persiapan Sabat
14:30 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku 3x."
14:72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku 3x." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.

[Kejadian ini masih ada di tanggal 16 nisan, malam s/d subuh]

15:1. Pagi-pagi benar imam-imam kepala bersama tua-tua dan ahli-ahli Taurat dan seluruh anggota Sanhedrin/Mahkamah Agama sudah bulat mupakatnya. Mereka membelenggu Yesus lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus.
15:6 Telah menjadi kebiasaan untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu menurut permintaan orang banyak.

Golgota
15:25 Jam ke-3 (hora tritos, terjemahan: jam 9) ketika Ia disalibkan.
15:33. Pada jam ke-6 (hora hektos, terjemahan: jam 12), kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3)
15:34 Pada jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3), terjemahan: jam 3; berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

[Note:
Terdapat perbedaan waktu Yesus disalibkan: "hektos hora" (jam ke-6, Yohanes 19:14) VS "hora tritos" (jam ke-3, Markus 15:25).
Argumen yang biasa digunakan menanggapi perbedaan fatal ini adalah bahwa Markus menggunakan waktu Yahudi sementara Yohanes menggunakan waktu Romawi :)

Argument ini lemah karena klaim metaphora domba paskah hanya fit dengan tradisi waktu Yahudi dan juga panjang waktu tiap hari tidak tetap 12 jam saja namun bervariasi sesuai posisi titik balik matahari di winter dan summer, misal: waktu summer untuk jam ke-9 adalah jam 02.31 dan waktu senja terakhir adalah 19.33, Jadi terdapat selisih waktu hingga 5 JAM sebelum mulainya Sabat
]

15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.
15:42. Sementara itu hari mulai malam, dan hari itu adalah hari persiapan, yaitu hari menjelang Sabat.
15:44 Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati. Maka ia memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah mati.
15:45 Sesudah didengarnya keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan mayat itu kepada Yusuf.

[Note:
perlu diperhatikan keheranan Pilatus, bahwa dalam kurun waktu 3 jam-an saja, di antara 3 penjahat yang dihukum, hanya yesus yang wafat sementara 2 lainnya tidak.

Penyaliban penjahat telah banyak dilakukan sebelumnya, tidak terjadi pada kasus ini saja, sehingga waktu rata-rata kematian akan diketahui yaitu BERJAM-JAM hingga beberapa hari, sebagaimana terungkap dalam laporan tentang hukuman penyaliban: "Penderitaan itu berlangsung setidaknya 12 jam, dalam beberapa kasus selama 3 hari. Untuk mempercepat kematian kaki dirusak, dan ini dianggap sebagai tindakan AMPUNAN (Cicero, "Phil." Xiii. 27)"]


15:46 Yusufpun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu.
15:47 Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses melihat di mana Yesus dibaringkan.

[semua peristiwa ini terjadi pada hari kedua hari raya roti beragi yaitu tanggal 16 pagi s/d menjelang malam, yang merupakan akhir dari tanggal 16 nisan

Dikatakan ‘hari itu adalah hari persiapan, yaitu hari menjelang sabat’ artinya, tanggal 16 nisan adalah hari persiapan dan berakhir pada sore hari, jadi mulai dari malam hari sudah masuk tanggal 17 nisan, yaitu hari sabat

Hari sabat menurut penanggalan modern jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari Sabtu sore]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
16:1-2. Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.

[Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat, tanggal 17 nisan malam s/d senja esok hari adalah hari sabat.

Tanggal 18 nisan, di mulai dari malam hari, dan juga merupakan hari pertama, jadi jatuh pada minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

Injil Lukas
Hari raya roti tak beragi, Perjamuan Kudus
22:7. Maka tibalah hari raya Roti Tidak Beragi, yaitu hari di mana orang harus menyembelih domba Paskah. Lalu Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, kata-Nya: "Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paskah bagi kita supaya kita makan."
22:14 Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan rasul-rasul-Nya.
22:34 Tetapi Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau 3x menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku."
22:39. Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
22:46 Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
22:60 Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam.

[Hari Penanggalan yahudi di mulai pada malam hari s/d senja keesokan harinya, artinya murid-murid yesus datang kepadanya di keesokan harinya tapi masih di hari roti raya roti tak beragi di tanggal 15, jadi saat ia merayakan paskah sudah masuk di hari kedua hari raya roti beragi yaitu, tanggal 16 nisan.

Lukas memang tidak menyatakan perjamuan itu dilakukan siang atau malam hari, namun dari urutan pasal dan juga merujuk pada injil matius dan markus maka dapat diduga terjadi pada tanggal 16 s/d subuh]

Hari persiapan Sabat
22:66 Dan setelah hari siang berkumpullah sidang para tua-tua bangsa Yahudi dan imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu mereka menghadapkan Dia ke Sanhedrin/Mahkamah Agama mereka,
23:44-45 Ketika sudah kira-kira jam ke-6 (hora hektos, terjemahan: jam 12), lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3), sebab matahari tidak bersinar……
23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.
23:50. Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar.
23:52 Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.
23:53 Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat.
23:54 Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai.
23:56 Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur.
(23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

[semua peristiwa ini terjadi pada hari kedua hari raya roti beragi yaitu tanggal 16 pagi s/d menjelang malam, yang merupakan akhir dari tanggal 16 nisan

Dikatakan ‘hari itu adalah hari persiapan, dan sabat hampir mulai’ artinya, tanggal 16 nisan adalah hari persiapan dan berakhir pada sore hari, jadi mulai dari malam hari sudah masuk tanggal 17 nisan, yaitu hari sabat

Hari sabat menurut penanggalan modern jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari Sabtu sore]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
24:1-2. tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,

[Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat, tanggal 17 nisan malam s/d senja esok hari adalah hari sabat.

Tanggal 18 nisan, di mulai dari malam hari, dan juga merupakan hari pertama, jadi jatuh pada minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

Injil Yohanes
Sebelum Paskah, ada hari raya dan kemudian ada perjamuan
12:20. Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani.
13:1. Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa.
13:29 Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin.
13:30 Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam.
13:38 Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku 3x."
18:27 Maka Petrus menyangkalnya pula dan ketika itu berkokoklah ayam.

[Tidak banyak informasi yang kita dapat kecuali malam itu dilakukan perayaan, namun merujuk pada Matius, Markus dan Lukas, dan roti yang dimakan sebelum yudas pergi, maka itu adalah perayaan hari roti beragi, tidak jelas kapan apakah hari ke 1 atau ke-2, namun perayaan itu dilakukan di antara hari ke 1-2]

Hari persiapan Sabat
18:28. Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah.
18:39 Tetapi pada kamu ada kebiasaan, bahwa pada Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku membebaskan raja orang Yahudi bagimu?"
19:14 Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam ke-6 (Hora hektos). Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: "Inilah rajamu!"
19:15 Maka berteriaklah mereka: "Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!"..

[Note:
Terdapat perbedaan waktu Yesus disalibkan: "hektos hora" (jam ke-6, Yohanes 19:14) VS "hora tritos" (jam ke-3, Markus 15:25).
Argumen yang biasa digunakan menanggapi perbedaan fatal ini adalah bahwa Markus menggunakan waktu Yahudi sementara Yohanes menggunakan waktu Romawi :)

Argument ini lemah karena klaim metaphora domba paskah hanya fit dengan tradisi waktu Yahudi dan juga panjang waktu tiap hari tidak tetap 12 jam saja namun bervariasi sesuai posisi titik balik matahari di winter dan summer, misal: waktu summer untuk jam ke-9 adalah jam 02.31 dan waktu senja terakhir adalah 19.33, Jadi terdapat selisih waktu hingga 5 JAM sebelum mulainya Sabat
]



19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
19:31. Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.

[Note:
Informasi di atas ini SUDAH MENJELASKAN DENGAN SANGAT bahwa ACARA PEMOTONGAN DOMBA PASKAH BELUMLAH DIMULAI dan Yesus sudah duluan wafat

Mengapa hal ini diperlukan? Karena Ulangan 21.22-23 menyatakan:

Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada kayu, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu
]

19:38. Sesudah itu Yusuf dari Arimatea--ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi--meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.
19:41 Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.
19:42 Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus ke situ.

[Hari perayaan roti beragi di hari ke-1/ke 2 belum berakhir s/d malam menjelang, jadi pagi hari s/d menjelang malam masih merupakan hari raya dan juga hari persiapan paskah sedangkan sabat mulai di malam harinya

Menurut penanggalam modern sabtu adalah sabat, yang berlangsung sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari sabtu sore.]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
20:1. Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.

[Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat, tanggal 17 nisan malam s/d senja esok hari adalah hari sabat.

Tanggal 18 nisan, di mulai dari malam hari, dan juga merupakan hari pertama, jadi jatuh pada minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

[Artikel kematian yesus di antara dua sabat yang berasal dari sumber kristen dapat anda lihat di sini]

Uraian Kematian di antara Dua sabat

Dari kronologis di atas, dapat diringkas sebagai berikut, Bulan ke-1 (Imamat 23.4-8):
  • Tanggal 14, Paskah BULAN ke-1
  • Tanggal 15, hari ke-1 hari raya roti tidak beragi [Imamat 23, Matius 26:2, 26:17-20; Markus 14:1, 14:12; Lukas 22:7-8, 22:39; Yohanes 12:20]
  • Tanggal 16, hari ke-2 hari raya roti tidak beragi dan juga hari persiapan sabat [Markus 15:33,42; Yohanes 18:28, 19:14, 31, 42; Lukas 23:14, 23:54; 56-56b; Matius 27 45, 51, 27:62-64]
  • Tanggal 17, hari ke-3 hari raya roti tidak beragi dan juga hari sabat regular [Lukas 23:56;56b]
  • Tanggal 18, hari ke-4 hari raya roti tidak beragi dan juga hari pertama setelah sabat regular [Matius 28:1-2; Markus 16:1-2; Lukas 24:1-2; Yohanes 20:1]
Sabat jatuh pada hari Sabtu, yaitu dari sabtu malam s/d minggu senja, sehingga:
  • Tanggal 18, Minggu malam - Senin senja, Hari pertama setelah Sabat, Pagi-pagi benar ketika hari masih gelap Magdalena pergi ke kubur dan Yesus sudah tidak ada, jadi saat itu SENIN PAGI.
  • Tanggal 17, Sabtu malam - Minggu senja, Hari Sabat
  • Tanggal 16, Jum’at malam - Sabtu senja, Yesus wafat jam ke-9, jadi saat itu SABTU SORE, setelah seluruh mayat hukuman diturunkan, baru dilakukan pemotongan domba paskah.
  • Tanggal 15, Kamis malam – jum’at senja, Hari ke-1 Hari raya roti tak Beragi,
  • Tanggal 14, Rabu malam – Kamis senja, Hari Paskah Bulan ke 1 

Kapan Yesus Wafat?
Indikator alam seputar wafatnya:
  • Gerhana di Bulan pertama [Matius 27:45, Markus 15:33, Lukas 23:34-35] yang terjadi selama 3 (TIGA) jam dan
  • Gempa bumi yang terjadi dua kali yaitu sebelum (mat 27:51) dan sesudah (Mat 28:2) Paskah!
Kejadian GERHANA MATAHARI selama 3 JAM dan GEMPA BUMI, terlalu aneh untuk dapat diabaikan para saksi namun anehnya hal ini hanya tercatat di Injil Matius dan TIDAK di Injil lainnya.

Berdasarkan situs ini, yang memuat rekaman data kejadian gempa antara tahun 0-100, TIDAK SATUPUN menyebutkan ada gempa di Yerusalem bahkan kemungkinan gempa terjadi sampai di laut mati-pun DIRAGUKAN

Berdasarkan Paul's Early Period: Chronology, Mission Strategy, Theology; Oleh Rainer Riesner; Diterbitkan oleh Wm. B. Eerdmans Publishing, 1998, hal. 50 dinyatakan bahwa:
  • Untuk tanggal 14 Nisan adalah Jum’at maka menurut penanggalan Masehi jatuh pada: 11 April 27, 07 April 30 dan 3 april 33
  • Untuk tanggal 15 Nisan adalah hari jum’at maka jatuh di penanggalan masehi adalah tanggal: 11 April 27 dan 23 April 34
  • Khusus tanggal 11 April 27, tanggal 14 Nisan jatuh antara hari kamis dan Jum’at, sehingga belum tepat dikatakan Jum’at.
Informasi yang seragam yang di punyai ke 4 Injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes adalah Yesus wafat di era Pontius Pilate sebagai wali daerah Yudea, yang memegang jabatan dari tahun 26 – 36 M.

Di Injil Lukas 3:1-2 menyatakan bahwa masa pelayanan Yohanes pembaptis terjadi di tahun ke 15 kaisar Tiberius. Kaisar ini memerintah setelah kematian kaisar Agustus pada tanggal 29 Agustus 14 M, sehingga pada tahun ke 15 kemudian adalah 29 M. Injil Yohanes menyatakan bahwa Yesus setidaknya mengikuti 3 Paskah, sehingga Yesus masih ada hingga tahun 32 M . Catatan dari Tertullian di ‘Adversus Marcionem’, menyatakan bahwa periode penyalipan ada di tahun ke-20 pada masa jabatan Tiberius, sehingga wafatnya yesus terjadi  di tahun 33-34 M

Atas hal ini, sekarang kita bisa menggugurkan 2 pilihan tahun yaitu tahun 27 dan tahun 30

Jam berapa Yesus wafat?

Pada tahun 34, Vernal Equinox (posisi awal musim Semi) terjadi di 23 Maret 04. Dengan memperhatikan nilai waktu yang sama, yaitu 00:01 [LMT: Local Mean Time], itu juga terjadi di 21 Maret 1953. Kemudian dengan perbandingan jumlah tanggal yang telah berlalu hingga 15 Nisan/16 Nisan (yaitu minus 2 hari) kita dapatkan tanggal 21 April 1953. Panjang hari di Jerusalem pada tanggal 21 April 1953 adalah 13 Jam 07 Menit dan 33 Detik, Matahari terbit jam 6.04 dan terakhir terbenam jam 19.12. Dari perhitungan 1/12-nya kita ketahui penambahan waktu perjamnya adalah: 65 menit dan 37 detik.

Sehingga jam ke-9-nya:
Jam ke-1 (6.04) + (8 x 65 menit 37 detik) = Jam 6.04 + 8 jam 45 Menit = Jam 14.49

Ini juga berarti masih tersisa 4 Jam 23 Menit sebelum Sabat dimulai.

Setelah semua mayat orang hukuman diturunkan agar tidak menajiskan tanah (Yohanes 19:31; Ulangan 21:22-23), maka setelah itu barulah dilakukan pemotongan hewan paskah. Ini artinya Yesus bukanlah domba paskah.

Yesus wafat pada hari Sabtu, 16 Nisan atau 24 April 34 M, pada jam 14:49 dengan ucapan/pesan terakhirnya pada dunia adalah:
  • "Eli, Eli, lama sabakhtani?" (Allah, Allah, mengapa Engkau meninggalkan Aku?) (Matius 27:46, Markus 15:34)
  • "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.".. (Lukas 23:46)
  • "Aku haus!"..Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai.".. (Yohanes 19:28-30)
O Ya,
Perlu diperhatikan keheranan Pilatus, bahwa hanya dalam kurun waktu 3 jam-an saja, di antara 3 penjahat yang dihukum, hanya yesus yang wafat sementara 2 lainnya tidak. [Markus 15:44]. Penyaliban penjahat telah banyak dilakukan sebelumnya, tidak terjadi pada kasus ini saja, sehingga waktu rata-rata kematian akan diketahui yaitu BERJAM-JAM hingga beberapa hari, sebagaimana terungkap dalam laporan tentang hukuman penyaliban: "Penderitaan itu berlangsung setidaknya 12 jam, dalam beberapa kasus selama 3 hari. Untuk mempercepat kematian kaki dirusak, dan ini dianggap sebagai tindakan AMPUNAN (Cicero, "Phil." Xiii. 27)"

Dan kemudian 'Bangkai' Yesus dibawa oleh Yusuf, Anggota majelis besar, orang kaya dari arimatea, di 'kafani' dan dikubur di dalam taman/Bukit batu yang ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang!

Teknis terkubur hidup-hidup dapat kila lihat pelaksanaannya lewat karya David BlaineCriss angel dan Harry houdini. David Blaine, mendemostrasikan bagaimana 7 hari di kubur dalam tangki air dan masih hidup [klik di sini]. Namun demikian, Di kubur hidup-hidup merupakan 1 dari 10 trik ilusi yang paling susah! Terdapat satu artikel, yang mengungkapkan kejadian dikubur-hidup-hidup...ada yang selamat namun ada juga tidak...[klik di sini]

Berapa jumlah total hari dari mulai Yesus wafat s/d yesus tidak ada di kuburnya?
Alkitab mengenal perhitungan 1 hari = 12 jam dan tidak dilakukan pembulatan perhitungan hari menjadi 1 (satu Hari)

Yohanes 11:9 Jawab Yesus: "Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari?.."

Kitab wahyu 11:9, ‘...tiga setengah hari lamanya’ dan 11:11, ‘Tiga setengah hari kemudian...

Kalimat ‘1/2 (setengah) hari’ yang muncul pada kitab wahyu diatas memberikan petunjuk pada kita bahwa tidak ada pembulatan menjadi 1 (satu) hari, namun sesuai dengan yang terpakai/dipakai, jadi perhitungan hari/jamnya adalah sebagai berikut
  • Tanggal 16, jam 14.49 sore s/d tanggal 17 jam 14.49 sore = 24 jam
  • Tanggal 17, jam 14.49 sore s/d tanggal 18, jam 02.49 pagi = 12 jam
  • Tanggal 18, jam 02.49 pagi s/d pagi-pagi (asumsi: jam 05.49 = 3 jam
Jadi total waktu kematian Yesus adalah 39 jam

Sementara tanda ke-mesias-an telah disampaikannya sendiri di Matius 12:38-40; Lukas 11:29-30; Markus 8:31, 9:31 yang merujuk Yunus 1:17, yaitu:
    Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu...Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam
..dan fakta lapangan yang terjadi bahkan tidak sampai 2 hari penuh!


Apa alasan menghukum Yesus?
Injil menyampaikan suatu plot kejadian yang memerlukan gabungan keterlibatan: Pontius Pilate (Gubernur Yudea) dan Herodes (Gubernur Gelilea), baik dalam nama jabatan sebagai prefect (pejabat militer: Inskripsi tahun 1961) atau procurator (pejabat keuangan) kekaisaran romawi bersama para anggota Sanhedrin (mahkamah agama) Yahudi dalam aksi melakukan hukuman mati bagi Yesus. [lihat juga: The responsibility for the death of Jesus]

Pengarang injil menjadikan plot kejadiannya justru di hari yang aneh yaitu PASKAH, seolah-olah seluruh anggota mahkamah Yahudi, TIDAK TAU kegunaan hari paskah bagi mereka dan TIDAK ADA hari lain untuk menjatuhkan hukuman :)

Baiklah,
mari kita lihat pelanggaran HUKUM TAURAT dan HUKUM KERAJAAN apa saja yang dilakukan oleh YESUS.
Pelanggaran HUKUM TAURAT, diantaranya:
  • Melakukan tindak Pencurian pada hari Paskah dan Mengaku dirinya anak tuhan dan juga Tuhan:

      Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum. Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?". Jawab-Nya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu--yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam--dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat" [Markus 2:23-28, Matius 12:1-9]

    Apakah Daud dalam kisah itu mencuri Roti?

      Sampailah Daud ke Nob kepada Ahimelekh..Jawab Daud kepada imam Ahimelekh: "Raja menugaskan sesuatu kepadaku..Maka sekarang, apa yang ada padamu? Berikanlah kepadaku lima roti atau apapun yang ada" Lalu jawab imam itu kepada Daud: "Tidak ada roti biasa padaku, hanya roti kudus yang ada; asal saja orang-orangmu itu menjaga diri terhadap perempuan" Daud menjawab imam itu, katanya kepadanya: "Memang, kami tidak diperbolehkan bergaul dengan perempuan, seperti sediakala apabila aku maju berperang. Tubuh orang-orangku itu tahir, sekalipun pada perjalanan biasa, apalagi pada hari ini, masing-masing mereka tahir tubuhnya.". Lalu imam itu memberikan kepadanya roti kudus itu, karena tidak ada roti di sana kecuali roti sajian; roti itu biasa diangkat orang dari hadapan TUHAN, supaya pada hari roti itu diambil, ditaruh lagi roti baru. [1 Sam 21:1-5]

    Mari kita lihat apa saja yang keliru dari kisah Yesus di ladang Gandum ini?

    • Imam besar saat itu BUKANLAH Abyatar, melainkan Ahimalek bin Ahtub [1 Sam 22:9], Ahimalek dari Nob punya anak bernama Abyatar [22.20] yang kelak ikut dengan Daud.
    • Dalam kasus Daud, Ia menemui Imam Ahimalek, memohon diberikan makanan apa saja yang dapat dimakan. Karena di kuil tidak ada makanan lain, kecuali roti sajian, Imam Ahimalek kemudian memutuskan memberikan roti sajian kepada Daud, hanya setelah syarat tertentu dipenuhi DAUD. Jadi Daud memang tidak mencuri dan juga tidak melanggar.

      Namun dalam kasus Yesus, malah terjadi 2 pelanggaran, yaitu:

      • TIDAK ADA yang MEMBERIKAN Gandum itu pada Yesus dan gerombolannya. Jadi mereka ini tertangkap tangan SEDANG MENCURI bulir Gandum
      • Melanggar sabat dan hukum Taurat: "Sebelum membawa persembahan itu kepada TUHAN, kamu tak boleh makan sedikit pun dari gandum baru itu, baik mentah, dipanggang atau dibakar menjadi roti, Peraturan itu harus ditaati oleh semua keturunanmu selama-lamanya" [Imanat 23:14].

    • Setelah kedapatan mencuri bulir gandum dan melanggar taurat, Yesus berdalih dengan mengklaim diri sebagai anak tuhan.

      Pelecehan terhadap Tuhan ini,
      terekam juga dalam banyak cara, misalnya di suatu ayat, Ia mengajarkan bahwa tuhan TIDAKLAH satu: "..baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" [Matius 28:19]" atau di ayat lainnya dengan mengklaim dirinya sama degan Tuhan: "Aku dan Bapa adalah sama/satu (hen)" [Yohanes 10:30]

      Saat dituduh melecehkan tuhan dengan menyatakan dirinya sama dengan tuhan, Yesus berdalih karena taurat mengatakan, "Aku telah berfirman: Kamu (eimy) adalah allah (theos, single)?" [Yoh 10:34], Kalimat yang diklaim Yesus ini, merupakan kutipan dari kitab Mazmur:

        Para Allah (Elohim) berdiri di persidangan Allah (El), di tengah-tengah (qereb) para allah (Elohim) menghakimi: "Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim dan memihak kepada orang fasik? Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim, belalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan! Luputkanlah orang yang lemah dan yang miskin, lepaskanlah mereka dari tangan orang fasik!" Mereka tidak tahu dan tidak mengerti apa-apa, dalam kegelapan mereka berjalan; goyanglah segala dasar bumi. Kataku (aniy amar): "Kamu (attah) para allah (elohim) berada atas segalanya (ben elyown kol), Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas." bangkitlah (quwm) para Allah (Elohim), hakimilah bumi, sebab milikmu segala (kol) bangsa (gowy: biasannya non Israel). [Masmur 82.1-8]

      Tampak jelas klaim Yesus salah alamat, karena Para Allah yang dimaksudkan dalam mazmur ini, TIDAK merujuk pada jenis manusia.

      Statement bahwa Allah tidak satu, sama dengan dirinya, MELANGGAR pengakuan Iman (Shema, arti literal: "dengarlah") ajaran Yahudi: "Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu SATU!" (Ulangan 6:4), Ini kemudian ditulis di atas kulit lembu (perkamen) dan disebut Mezuzah, ditempelkan di pintu rumah dan juga diletakan dalam kotak kulit berbentuk kubus cat hitam dengan ikat kulit hitam (Tefillin). Pengakuan iman ini diajarkan pertama kalinya ketika mereka masih kecil, diucapkan setiap hari, sampai menjelang wafat

    Pada kasus ini,
    Yesus telah melanggar 3 dari 10 Perintah Y@hova, yaitu larangan ke-1 [Pendakwah (Nabi, saudara laki-laki, anak ibu, anak sendiri: Pria/wanita, isteri atau sahabat karibmu) yang mengajak MURTAD dan/Atau menyembah Allah lain (Ulangan 13.5-10); larangan ke-3 [menghujat/mengutuki atau menyebut nama tuhan dengan kesia-siaan/sembarangan (Imamat 24.15-16) dan larangan ke-8, yaitu mencuri kekayaan fisik (Imamat 6.2,5)

  • Melanggar ketentuan berpuasa saat Sabat:
    Yesus makan di rumah Matius..[Matius 9.10]..Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?" [Matius 9.14].

    Hukum Taurat mana yang dilanggar Yesus?

    Pada hari ke-10 bulan ke-7 adalah upacara tahunan untuk pengampunan dosa bangsa Israel. Kegiatan hari itu: Tidak bekerja, berpuasa, mengadakan pertemuan untuk beribadat dan mempersembahkan kurban makanan kepada TUHAN. Barangsiapa makan sesuatu pada hari itu, tidak dianggap lagi anggota umat Allah [Imamat 23.26:32]

      "Apabila kamu dengan tidak sengaja melalaikan salah satu dari segala perintah ini, yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa, yakni dari segala yang diperintahkan TUHAN kepadamu dengan perantaraan Musa, mulai dari hari TUHAN memberikan perintah-perintah-Nya dan seterusnya turun-temurun..maka haruslah ia mempersembahkan kambing betina berumur setahun sebagai korban penghapus dosa dan imam haruslah mengadakan pendamaian di hadapan TUHAN bagi orang yang dengan tidak sengaja berbuat dosa itu, sehingga orang itu beroleh pengampunan..Baik bagi orang Israel asli maupun bagi orang asing yang tinggal di tengah-tengah kamu, satu hukum saja berlaku bagi mereka berkenaan dengan orang yang berbuat dosa dengan tidak sengaja. TETAPI orang yang berbuat sesuatu dengan sengaja, baik orang Israel asli, baik orang asing, orang itu menjadi penista TUHAN, ia harus dilenyapkan dari tengah-tengah bangsanya, sebab ia telah memandang hina terhadap firman TUHAN dan merombak perintah-Nya; pastilah orang itu dilenyapkan, kesalahannya akan tertimpa atasnya."[Bilangan 15]

  • Melanggar batas perjalanan Sabat (Keluaran 16.29, bilangan 35.5) sejauh 2000 hasta (Yosua 3:4-5 : 2000 Hasta = 2000 x 45.72 cm = 0.9144 km), yaitu pada tanggal 15 Nisan, setelah makan malam Paskah, pergi ke luar kota, ke seberang sungai Kidron menuju bukit Zaitun (Markus 14:17-26; Matius 26:17-30; Lukas 22:7-39; Yohanes 18.1).

    Jarak kota - Bukit Zaitun: 3.5 km - 4 Km (Getsemani di kaki bukit Zaitun dan Bethany di Lereng bukit Zaitun). Pelanggaran mengadakan perjalanan melampau batas sabat dapat di hukum mati (Bilangan 15.30-36)
Pelanggaran HUKUM KERAJAAN, diantaranya:
  • Melakukan pemberontakan:
    menyuruh menimbun persenjataan dan membiarkan terjadinya tindak kekerasan terhadap aparat kerajaan.

    Sebelum ke luar kota menuju bukit Zaitun, Yesus perintahkan pengikutnya untuk membeli senjata: "sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang".[Luk 22:36-38].

    Saat di jemput di Getsemani:
    Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus" [Yohanes 18:10-11. Juga lihat di Matius 26:51-52, Lukas 22: 52]

    Dalih membeli pedang:
    "Sebab Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus digenapi pada-Ku: Ia akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak" [Lukas 22:37]

    Fakta:
    Yesus menyuruh jemaatnya membeli SENJATA, tertangkap tangan dengan senjata dan menggunakan senjata serta mengakui sendiri agar dianggap sebagai pemberontak.

  • Melarang membayar pajak, menghalangi aparat pajak bekerja:

      "Telah kedapatan oleh kami, bahwa orang ini menyesatkan bangsa kami, dan melarang membayar pajak kepada Kaisar, dan tentang diri-Nya Ia mengatakan, bahwa Ia adalah Kristus, yaitu Raja." [Lukas 23.2]

    Sebelum Yesus lahir,
    Herodes yang agung (Ayah dari Herodes Antipas) berhasil melakukan hal-hal besar [Excavating Jesus, J D Crossan & J L Reed, SPCK, 2001], kerajaannya aman dari bandit dan invasi, pekerjaan umum terlaksana: Jalan dan pelabuhan laut dibangun memfasilitasi peningkatan besar dalam perdagangan dan produksi pertanian.

    Keberhasilan pembangunan ini adalah atas pajak yang langsung diterima Herodes.

    Setelah kematian Herodes,
    perekonomian mengalami kemunduran,Yudea dan Samaria di bawah kekuasaan Romawi dan hasil pajak sekarang langsung menuju Roma tidak lagi via penguasa Herodian lokal. Pajak yang umum dipungut, diantaranya: (1) Pajak tanah, (2) Pajak kepala: dikenakan pada laki-laki oleh Kirenius berdasarkan daftar wajib pajak, (3) Pajak bea cukai atas barang melewati gerbang kota dan di pelabuhan (4) Pajak pembangunan KUIL dan bisnis lain yang berhubungan dengan kuil

    Agama Yahudi sangat jelas mendefinisikan bahwa TIDAK ADA PAJAK untuk PENJAJAH KAFIR. Para fanatik agama secara konstan mengacaukan negara dihancurkan.

      [Gamaliel, seorang Farisi di Sanhedrin/Mahkamah Agama]: Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap.Sesudah dia, pada waktu sensus penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya.[KPR 5.29,36-37]

      Note:
      Ini bukan sensus penduduk (juga di Lukas 2.1-2) namun pendaftaran wajib pajak yang digalakakn pada jaman Gubernur Syiria dan Judea, Quirinius (6 Masehi). Ini memicu pemberontakan, Judas dari Galilea. Kejadian atas keputusan pajak berikutnya kelak terjadi lagi di Galilea tahun 44 dan puncak terhebatnya adalah tahun 66-73 yang berakhir dengan lenyapnya bait suci dari Jerusalem dan hancurnya bangsa Yahudi di Yerusalem

    Para telonai (petugas pajak) dikaryakan, mereka ini merupakan kontraktor sipil yang ditenderkan untuk mengumpulkan pajak di bawah pengawasan gubernur. Para petugas ini datang langsung menilai barang kena pajak dan sistem ini rentan penyalahgunaan sehingga tidak mengherankan para pemungut pajak dianggap sekelas kafir dan pendosa.

      "Apabila saudaramu berbuat dosa..jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut pajak. [Matius 18.15-18]

    Yesus jelas tidak pro Romawi dan punya cara halus untuk menghambat aliran uang pajak sampai ke tangan pemerintahan kafir Romawi, di antaranya:

      "SELURUH (Pas) pemungut pajak (Telone)..biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia"[Lukas 15:1]

    Karena seluruh pemungut pajak tidak ada yang bertugas maka pendapatan pajak kerajaan menjadi berkurang.

    Setelah Romawi menduduki Israel, Israel tidak lagi berkewenangan mencetak mata uang sendiri yang kemudian berdampak pada pelaksanaan ibadah keagamaan misalnya pembayaran pajak tahunan bagi yang berumur 20 tahun ke atas sebesar 1/2 Shekel (2 dinar)[Keluaran 30:11-16, 38:26] dan pajak-pajak lain untuk keperluan Ibadah. Koin Romawi dan lainnya dianggap melecehkan hukum ke-1 dan ke-2 dari 10 perintah Y@hova, karena ada gambar raja dan tulisan raja sebagai anak tuhan "x". Sebagai solusi dari seluruh pilihan terburuk, Sanhedrin/mahkamah agama sepakat menggunakan koin keluaran kota Tirus sebagai sarana sehingga para pemuja Y@hova yang alim saat datang beribadah membawa koin kafir, mereka bisa tukarkan koin itu dengan koin halal keluaran kota tirus.

    Keadaan ini adalah kesempatan emas bagi beberapa orang yang kemudian memunculkan bisnis penukaran uang di sekitar tempat Ibadah sekaligus sebagai lahan baru barang kena pajak bagi pemerintahan Romawi.

    Bertahun-tahun tradisi ini berjalan baik hingga kemudian Yesus memperhatikan ini dan mencegah pemanfaatan kecintaan pemeluk alim Y@hova bagi keuntungan romawi, ia masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati.. [Matius 21:12-14] dan Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?" Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "46 tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. [Yohanes 2.15-21]

    Kemudian, Yesus memberikan solusi:

      "Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat..Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. [Matius 6:5-6]

      Paulus:
      Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. [KPR 17:25]

    Yesus dan Paulus mengajak mereka berhenti mengunjungi bait Allah. Solusi ini benar-benar buruk bagi para imam, penganut setia dan juga para pemerintahan romawi, karena:

    • Pendapatan imam menjadi menurun
    • Perekonomian (misal: bisnis penukaran uang, peternakan, pertanian, buruh, angkutan) menjadi semakin lambat berputar, permintaan melemah, supply melemah
    • Pendapatan pajak pemerintah romawi dari tanah, perkepala, bea cukai barang masuk-keluar, dari bisnis tukar menukar uang dan ritual menjadi semakin berkurang
    • Orang yang menggadaikan tanahnya menjadi tidak mampu membayar pajak, mereka akan menjadi budak, pekerjaan berkurang, kelaparan meningkat, mereka menjadi beban kerajaan dan membuat keadaan menjadi semakin rawan!

    Singkat kata: Tidak perdagangan -> tidak ada pajak, tidak ada pajak -> tidak ada perdagangan!

    Jika Yesus dan Paulus benar, maka kemana Y@hova ditahun 70 Masehi, ketika jutaan umat Y@hova mati dan ribuan orang menjadi budak, bait Allah lenyap SELAMA-LAMANYA dan mereka berpencaran keluar dari Yerusalem gara-gara protes pajak?!

    Yesus dan para nabinya lupa bahwa mereka bisa mengajar dengan tenang, memprofokasi orang agar tidak ke kuil, makan dengan tenang, menikmati perjalanan dengan tenang adalah berkat PAJAK yang dikelola oleh pemerintahan KAFIR Romawi

    Apakah Yesus membayar pajak dan menganjurkan membayar pajak?, mari kita lihat Markus 12:13-17 di bawah ini:

      Beberapa orang Farisi dan Herodian (bawahan gubernur Herodes) datang kepada Yesus..dan berkata kepada-Nya: "..Apakah boleh membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?".
      Yesus mengetahui kemunafikan mereka dan berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah kemari suatu dinar supaya Kulihat!"

        Note:
        Ini pertanyaan dilematis, jika dijawab mereka seharusnya tidak membayar pajak, maka dirinya akan ditahan atas dakwaan kejahatan melawan kaisar, namun jika dijawab bayarlah pajak, mereka akan menghakiminya karena hukum ke-1 10 Perintah Y@hova.

      Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."

        Note:
        Di koin tersebut (gambar kiri) sebenarnya tercantum kalimat: kaisar Tiberius adalah anak tuhan Agustus!

      Lalu Yesus berkata: "Berikan kepada Kaisar apa yang menjadi milik Kaisar dan kepada Allah apa yang menjadi milik Allah!".. [markus 12:13-17]

        Note:
        Perhatikan dengan baik!
        Yesus tidak menjawab langsung dengan: "boleh/tidak" atau "bayar/jangan" pada pertanyaan: "Boleh atau tidak membayar pajak pada Kaisar, orang yang tercantum di koin ini dan yang mengaku ANAK TUHAN, padahal HUKUM ke-1 menyatakan tidak boleh mempunyai TUHAN LAIN? dan HUKUM ke-2 menyatakan tidak boleh melayani Allah lain?".
        Yesus hanya mengatakan mereka MUNAFIK, bahwa mereka sudah tahu, "Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya." [Mazmur 24.1] atau "bumi adalah milik TUHAN." [Keluaran 9:29]

    Apakah Yesus tidak munafik?, mari kita lihat Matius 17:24-27 dibawah ini:

      ..datanglah pemungut PAJAK BAIT ALLAH kepada Petrus dan berkata: "Apakah gurumu tidak membayar bea 2 Dirham itu?" Jawabnya: "Memang membayar"

        note:
        Pertanyaan ini mengindikasikan bahwa Yesus tidak tercatat pernah membayar pajak dan jawaban Petrus "Memang membayar" kurang tepat, seharusnya adalah "BELUM MEMBAYAR" yang akan terbukti kemunculannya di ayat-ayat selanjutnya

      Dan ketika Petrus masuk rumah, Yesus mendahuluinya dengan pertanyaan: "Apakah pendapatmu, Simon? Dari siapakah raja-raja dunia ini memungut bea dan pajak? Dari rakyatnya atau dari orang asing?". Petrus: "Dari orang asing!" Yesus: "Jadi bebaslah rakyatnya.

        note:
        Perhatikan! Yang ia ajarkan: Yang seharusnya bayar pajak adalah ORANG ASING (Orang asing adalah penjajah atau orang yang negerinya ditaklukan, ini semacam JIZYA!). Pemilik tidak seharusnya membayar pajak

        Tentang taat Pajak dan pemerintahan, Paulus punya pandangan berbeda dengan Yesus dan Petrus:

          Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah..sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat .. Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat. [Roma 13:1-7]

        Paulus memandang Petrus sebagai orang Munafik (Galatia 2.13-15) mereka berdua memang kurang akur

      Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan..pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga. Ambillah uang itu dan bayarlah kepada mereka pajak kita untuk Rumah Tuhan" [matius 17:24-27]

        note:
        Apa sih beda koin dari mulut ikan vs koin dari Tiberius?

        koin di mulut ikan adalah buatan kota Tirus (gambar kanan) dan tertera Baal (Tuhan) Melkqart (pemimpin Kota), dewa matahari bangsa Kanaan dan Punisia serta dibaliknya: Elang mesir dalam mitologi Yunani Heracle (Herkules)

        Yesus menolak koin yang bergambar Tiberius, anak tuhan, namun Yesus menerima koin yang bergambar "BAAL" Malkqert, dewa matahari kaum Punisian.

        Yesus harusnya tau persis bahwa ini juga tindakan MUNAFIK.

        Alasan Yesus membayar ternyata juga bukan karena ini "persembahan khusus kepada TUHAN" (Keluaran 30.13), yaitu "memberikan kepada tuhan apa yang tuhan miliki", namun ternyata agar tidak tersandung dilaporkan! Padahal pajak yang dipungut di rumah tuhan ini juga merupakan perintah Taurat dan bahkan untuk membayar inipun, Ia tidak lakukan dari hasil jerih payahnya sendiri.

    Di kedua peristiwa di atas ini,
    Yesus tidaklah menyimpan uang koin, karena Yudas muridnya, ditugasinya untuk memegang kas (Yohanes 12.6, 13.29). [Lebih lanjut: Who Would Jesus Tax?]

    Tuduhan Raja orang Yahudi,

      Seluruh sidang itu berdiri, lalu membawa Yesus ke hadapan Pilatus. Mereka berkata, "Kami dapati Orang ini menyesatkan rakyat. Ia menghasut orang supaya jangan membayar pajak kepada Kaisar, sebab kata-Nya Ia adalah Kristus (krestos?), seorang Raja." [Lukas 23:1-2]

      Pilatus bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "phemi su lego (seperti yang engkau katakan)" [Lukas 23:3, Matius 27:11, Markus 15:2]

      Pilatus masuk kembali ke istana dan memanggil Yesus, lalu bertanya, "Apakah Engkau raja orang Yahudi?" Yesus menjawab, "engkau sendiri atau ada orang lain yang memberitahukan kepadamu tentang Aku?"

      Pilatus menjawab, "Apakah aku ini orang Yahudi? Yang menyerahkan Engkau kepada saya adalah bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala. Apa yang sudah Kaulakukan?"

      Yesus berkata, "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Andaikata kerajaan-Ku dari dunia ini, orang-orang-Ku akan berjuang supaya Aku jangan diserahkan kepada para penguasa Yahudi. Tetapi memang kerajaan-Ku bukan dari dunia ini!"

      Lalu kata Pilatus kepada-Nya, "Engkau seorang rajakah juga?" Maka sahut Yesus, "Benar seperti kata Tuan bahwa Aku ini seorang raja..." [Yohanes 18:33-37]

      ..Orang-orang Yahudi itu menjawab, "Menurut hukum kami, Ia harus dihukum mati sebab Ia mengaku diri-Nya Anak Allah"

      Ketika Pilatus mendengar mereka berkata begitu, ia lebih takut lagi.. ia berusaha untuk melepaskan Yesus. Tetapi orang-orang Yahudi berteriak-teriak, "Kalau Tuan membebaskan Dia, Tuan bukan kawan Kaisar! Orang yang mengaku dirinya raja, adalah musuh Kaisar!"

      ..Pilatus berkata kepada orang-orang itu, "Ini rajamu!"

      ..Mereka berteriak-teriak, "Bunuh Dia! Bunuh Dia! Salibkan Dia!"

      Pilatus bertanya, "Haruskah saya menyalibkan rajamu?" Imam-imam kepala menjawab, "Hanya Kaisar satu-satunya raja kami!" Maka Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan.[Yohane 19:7-16]

    Jadi ini adalah pemberontakan terhadap kaisar yang berkuasa, sebagaimana juga disampaikan dari hasil riset Dr Barbara Thiering tentang naskah laut mati dan Nag Hammadi, dimana tertulis bahwa Maria Magdalena dulunya adalah seorang pejuang pembebasan penindasan Yahudi oleh Romawi., seorang militan yang setia dan bermusuhan dengan Roma hingga Yesus membujuknya untuk mengikutinya. Namun karena kejadian ini terjadi pada masa pemerintahan raja Caligula (37-41M) militerisme bangkit lagi. Kebutuhan akan kepahlawannan di perlukan untuk menghadapi tirani romawi. Mary kembali pada keadaan semua dan berteman dengan Helena dan Simon Magus di 44 M. Setelah melahirkan anak ke-3nya. Keretakan perkawinan ini berada di antara orang2 Kristen bersama Yesus dan pejuang pembebasan bersama Simon Magus. Mary meninggalkan perkawinan. Itu adalah saat dimana Paulus meletakan dasar praktek untuk bercerai di 1 Korintus 7:10-16
________________________________________

Kapan Yesus Lahir
Tanggal 25 Desember bukanlah tanggal hari kelahiran Yesus. Pendapat ini diperkuat berdasarkan kenyataan bahwa pada malam tersebut para gembala masih menjaga dombanya dipadang rumput. (Lukas 2:8). Pada bulan Desember tidak mungkin para gembala masih bisa menjaga domba-dombanya di padang rumput sebab musim dingin pada saat tersebut telah tiba jadi sudah tidak ada rumput yang tumbuh lagi.

Dalam tradisi Romawi pra-Kristen, peringatan bagi dewa pertanian Saturnus jatuh pada suatu pekan di bulan Desember dengan puncak peringatannya pada hari titik balik musim dingin (winter solstice) yang jatuh pada tanggal 25 Desember dalam kalender Julian. Peringatan yang disebut Saturnalia tersebut merupakan tradisi sosial utama bagi bangsa Romawi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, Paus Julius I memutuskan pada tahun 350 bahwa kelahiran Yesus diperingati pada tanggal yang sama.

Pendapat lain mengatakan bahwa hari Natal ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Desember pada abad ke 4 oleh kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I. Tanggal 25 Desember tersebut dipilih sebagai Natal karena bertepatan dengan kelahiran Dewa Matahari (Natalis Solis Invicti atau Sol Invictus atau Saturnalia) yang disembah oleh bangsa Romawi. Perayaan Saturnalia sendiri dilakukan oleh orang Romawi kuno untuk memohon agar Matahari kembali kepada terangnya yang hangat(Posisi bumi pada bulan Desember menjauh dari matahari, seolah-olah mataharilah yang menjauh dari bumi).

Oleh karena itu, ada dua aliran Kristen yang tidak merayakan tradisi Natal, yaitu aliran Advent dan Saksi-Saksi Yehuwa. Berkenaan Saksi-Saksi Yehuwa, mereka mulai tidak merayakan Natal sejak tahun 1926 ketika mereka mengetahui bahwa Natal mempunyai asal-usul Kafir, menurut buku Saksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah, 1993, halaman 198-200.

Tahun
Tahun kalender Masehi diciptakan pada abad ke-6 oleh seorang biarawan yang bernama Dionysius Exignus. Tahun Masehi yang kita gunakan sekarang ini disebut juga anno Domini (Tahun Tuhan).

Bagaimana ia bisa mengetahui bahwa Tuhan Yesus dilahirkan pada tahun 1 SM? Ia mengambil data dari catatan sejarah yang menyatakan bahwa pada tahun 754 kalender Romawi itu adalah tahun ke 15 dari pemerintahan Kaisar Tiberius seperti yang tercantum di Lukas 3:1-2. Data inilah yang dijadikan patokan olehnya untuk mengawali tahun 1 SM.

Di samping itu ia juga mengambil data dari Lukas 2:1-2 yang menyatakan bahwa Kirenius (Gubenur dari Siria) pertama kali menjalankan program sensus.

Walaupun demikian masih juga orang yang meragukannya, sebab menurut sejarahwan Yahudi yang bernama Flavius Josephus, raja Herodes meninggal dunia pada tahun 4 sebelum Masehi sehingga konsekuensinya tanggal lahir Yesus harus dimundurkan sebanyak empat tahun. Tapi teori ini pun tidak benar, sebab ia menganalisa tahun tersebut berdasaran adanya gerhana bulan pada tahun saat Herodes meninggal dunia yang terjadi di Yerusalem pada tanggal 13 Maret tahun 4 sebelum Masehi, tetapi para ilmuwan sekarang telah membuktikan bahwa gerhana bulan tersebut terjadi bukan pada tanggal tersebut diatas melainkan pada tanggal 9 Januari tahun 1 SM. (http://id.wikipedia.org/wiki/Natal)

[Kembali]

KONSILI NICEA 325 M: Hajatan Pengukuhan Tuhan dan Keimanan
Kaisar Konstantine, saat menyelenggarakan Konsili Nicea adalah bukan seorang penganut Kristen dan jelas ia tidak tertarik untuk menjadi Kristen saat itu. (menjelang ajalnya, Ia baru di Baptis, terdapat pendapat yang mengatakan bahwa ia di baptis paksa). Saat itu, di tahun 324 M, Konstantine baru saja menjadi Penguasa tunggal dengan menaklukan rivalnya. Kepentingan Kaisar jelas bukan masalah keimanan akan ketuhanan Yesus namun permasalahan kekuasaan.

Kaisar mengetahui bahwa ada Perpecahan di antara Alexander, Uskup Agung Alexandria dan Arius (pendeta senior keuskupannya) justru karena berita dari Uskup Eusebius dari Nicomedia yang masih mempunyai hubungan keluargadengan Kaisar Konstantin melalui perkawinan. Arius dan Eusebius dulunya adalah kawan satu pelajaran. Eusebius, diangkat menjadi salah satu Pendeta berpengaruh di Kekaisaran.

Perselisihan ini, apabila mampu di selesaikan Konstantine akan mendapatkan dukungan dari kalangan Gereja dan juga membuktikan bahwa Ia adalah Kaisar yang mampu memberikan kedamaian bagi Wilayah timur sekaligus mengukuhkan kekuasaannya. Untuk itu ia adakan satu event pada perayaan tahun ke-20 ia menduduki Tahta kekaisaran yang jatuh pada tahun 325 M. Ia mengusulkan pada para Uskup agar di adakan di Nicea (kota kemenangan)

Jadi, pendapat yang bersikukuh bahwa alasan penyelenggaraan konsili di Nicea oleh Konstantine Karena adanya potensi nyata berupa perpecahan yang melanda kekaisaran Romawi adalah sebuah KEBOHONGAN BESAR!

Kaisar juga menyatakan bahwa semua pembiayaan di biayai kekaisaran dan ada hadiah bagi mereka yang hadir. Ia pun mengundang para uskup dengan kendaraan yang sangat bergengsi yang saat itu hanya dipergunakan sangat terbatas untuk beberapa pejabat kekaisaran. Undangan ini menarik hati para Uskup di daerah timur, karena baru setahunan atau lebih hidup dibawah tekanan dan bayangan penindasan. Namun pada kenyataannya sangat sedikit Uskup latin yang ‘di undang’.

Ada yang mengatakan bahwa telah dikirim 1800 undangan , 1000 dari gereja wilayah tiumr dan 800 dari gereja barat, Konstantine di katakan telah mengusir 1482 uskup dan hanya 318 yang diijinkan mengikuti hingga akhir. (Dr. Henery Stbble, An Account of the Rise and Progress of Mohametanism, 1954, hal.44-45, Holy Blood Holy Grail hal.692, Arana-”Holocaust Theology”) di mana 22 orang orang rombongan arius yang dipimpin Euseius di usir dari Forum.

Jumlah yang hadir juga simpang siur, yiatu 318 dinyatakan oleh Hilary dari Poitier. Jumlah lainnya adalah dari Eusebius 250, Eustathius dari Antioch 270., Athanasius sekitar 300, Gelasius dari Cyzicus menyatakan lebih dari 300 orang. Konsili ini dilaksanakan pada tanggal 20 Mei sampai 25 Juni

Konstantin menghabiskan waktunya di waktu pembukaan dengan menerima para tamu kekaisaran dan menerima Naskah (petisi rahasia permohonan bantuan atau permintaan ganti rugi) dari para uskup yang hadir dan kemudian ke esokan harinya mengagetkan hadirin yang hadir dengan membawa Kompor/anglo besar dan membakar tumpukan naskah tersebut dihadapan mereka dan mengatakan bahwa dengan cara ini maka semua hutang piutang dan persoalan dianggap telah ditiadakan yang menyiratkan bahwa banyak dari petisi tersebut saling menunjuk hadirin lainnya daripada harus menyelenggarakan beberapa persidangan untuk memberikan pengampunan umum.

Hasil dari konsili ini adalah Kredo Nicea. Kredo Nicea sekarang bukanlah hasil kesepakatan di konsili Nicea 325, namun telah mengalami perubahan (Prof. Percy Gardner, English Modernism,-Apendiks I, hal.223).

Mengenai Pertentangan Pendapat ketuhanan Yesus, yaitu Arius: Yesus adalah Manusia (Holy Blood Holy Grail, hal.472) dan Alexander: Yesus adalah Tuhan, tidaklah berlangsung mulus dan mendapat keputusan bulat, dari hampir setengahnya, kemudian setelah loby-loby yang dilakukan menjadi berkurang dan akhirnya dari 318 suara tersebut hanya 2 suara yang mendukung Arius Sehingga akhirnya dinyatakan bahwa Yesus adalah “Tuhan dari segala Tuhan, Cahaya dari segala Cahaya, Maha Tuhan dari segala Maha Tuhan”. (Hasting’s Encyclopedia of Etnics & Religion, vol.4, hal.239).

Konstantin mengasingkan mereka yang menolak untuk menerima Pengakuan Iman Nicea — Arius sendiri, diaken Euzoios, dan para uskup Libya Theonas dari Ptolemais dan Secundus dari Mamarica — dan juga para uskup yang menandatangani pengakuan iman itu namun menolak untuk bergabung dalam pengutukan terhadap Arius, Eusebius dari Nikomedia dan Theognis dari Nicea. Kaisar juga memerintahkan semua salinan dari Thalia, buku yang ditulis Arius untuk menguraikan ajaran-ajarannya dibakar. Hal ini mengakhiri perdebatan teologis terbuka selama beberapa tahun, meskipun di bawah permukaan perlawanan terhadap Pengakuan Iman Nicea tetap berlanjut.

Namun Konsili Nicea belum sepenuhnya merumuskan konsep TriNitas. Baru pada konsili Konstantinopel 381 M dan Konsili Chalcedon 451 M, Roh Kudus ditetapkan sebagai Tuhan. Maka lengkaplah ajaran Trinitas : Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus.

Perhatikan ini:
    [..]Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, [Yohanes 10-36-37]

    Semua orang, yg dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Roh itu bersaksi bersama2 dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.[Roma 8:14, 16]
Saat itu dan 100 tahun kemudian sejak Paulus menyatakan itu dalam suratnya [Kitab Roma] maka tentunya semua pengikut Paulus sudah banyak yang menjadi anak-anak Allah! Namun di konsili Nicea thn 325 M, para anak2 allah lainnya ternyata tidak di angkat juga menjadi Allah!

Silakan anda perhatikan, ini jelas suatu bentuk diskriminatif karena jelas disebutkan bahwa semua orang yang dipimpin Roh Allah adalah anak2 Allah!

Tentunya akan ada yang menyatakan bahwa frase "anak allah" merupakan arti kiasan.

Jika demikian artinya maka harusnya mereka-pun sepakat bahwa yesus memang bukan anak allah.

Padahal alasan yesus bukan anak allah adalah beralasan dan kitabiah karena Yesus memang telah mengelak memberikan konfirmasi ketika ia DITANYA langsung dihadapan sidang resmi para tua-tua bangsa Yahudi dan imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, di Mahkamah Agama mereka:
    Kata mereka semua: "Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?"
    Jawab Yesus: "Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah." [Lukas 22:70]

    Dalam Markus 15:2, tidak menggunakan kata Anak Allah tetapi Raja Yahudi,

    Dalam Matius 26:63, "[..]Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak. Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia [..]",

    Dalam Yohanes 18:37, "Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja."
Jelas sudah, bahwa terjadinya voting pada konsili Nicea tahun 325 Masehi merupakan hal yang sangat wajar dan mengangkat Yesus menjadi tuhan merupakan suatu yang sangat tidak wajar!

[Kembali]


Yesus Menikah 2 kali dan mempunyai anak

Tulisan ini merupakan ringkasan hasil kerja Dr Barbara Thiering, seorang ahli theologia dari Sydney, Ia menafsirkan Perjanjian baru menggunakan keahliannya di Naskah laut mati. Tulisan beliau ini menyatakan bahwa Yesus juga tidak mati di tiang salib. Namun hidup terus yang tercatat keberadaannya hingga tahun 76 M

Pada tahun 1947, Seorang bocah Baduin yang berusaha mencari dombanya yang hilang tanpa sengaja memasuki gua di Wadi Qumran, sebelah Barat Daya laut Mati. Di dalam gua yang gelap, ia tersandung pada gulungan benda yang panjangnya 2 kaki dan tebalnya 10 inci. Para gembala itu menjualnya ke toko antik di Bethlehem yang membeli beberapa gulung, dan seorang Archbishop dari gereja Orthodox Syria membeli sisanya. Beberapa orang ahli menelitinya dan menyimpulkan bahwa itu tidak ada nilainya. Tetapi E.L Sukenik, dari Hebrew University di Yerusalem, mengenal keunikan gulungan itu dan membeli tiga gulungan. Gulungan lain dibawa ke American School of Oriental Research, diteliti oleh J.C Trever dan W.F. Albright, seorang arkeolog Alkitab, akhirnya pada tahun 1948 menyadari bahwa itu adalah gulungan kitab-kitab PL.

Pada akhir tahun 1951, di sekitar gua-gua laut Mati, yaitu di gua Wadi Murabba’at ditemukan lagi gulungan-gulungan lain diantaranya juga terdapat gulungan Teks masoretik. Pada tahun 1952, di gua yang terletak di sebelah Barat Khirbet Qumran ditemukan hampir keseluruhan kitab PL kecuali kitab Ester.

Dinyatakan pasti bahwa naskah ini berasal dari periode di kebangkitan kekristenan, Para Ahli di bingungkan setelah mengetahui bahwa komunitas yang menuliskannya ini begitu dekatnya dengan kekreistenan awal yang pastinya mempunyai hubungan sejarah.

Hanya sedikit jumlah yang komplet dari naskah. Mayoritasnya merupakan bagian-bagian yang besarnya bervariasi. Perkiraan kasar bahawa hanya 800 dokumen yang ditemukan.Sebagian dari ini merupakan copy dari Perjanjian lama. Memperlihatkan bahwa penulisnya adalah bangsa Yahudi. Namun bukanlah Yahudi yang ortodok. Dokumen lainnya adalah karya baru yang menyebabkan minat yang besar, memperlihatkan bahwa penulisnya merupakan komunitas terpadu yang hidup dengan cara terpisah dari aliran utama Yahudi.

Penemuan lainnya, Nag Hammadi mulanya diasumsikan disusun di abad ke tiga atau awal abad ke empat di waktu yang sama di mana Al kitab di bukukan yang ditunjukan pada potongan papyrus yang di gunakan untuk membangunnya. Namun penelitian lebih lanjut memperlihatkan beberapa bukti bahwa ini disusun lebih awal dan tersimpan lama di perpustakaan biara. Konsekuensinya adalah ada nilai sejarah yang merefleksikan kepercayaan di abad ke 1. Bahkan ketika terlihat bersebrangan dengan perjanjian baru. Penemuan ini memaksa pecahnya dogma kanonisasi. Perjanjian baru merupakan hasil seleksi buku terpilih untuk melihat komunitas awal kristen yang nantinya menetap di Roma. Komunitas lainnya mempunyai kesamaan autoritas namun tidak diketahui roma dan hanya bertahan di negara lain

Kepercayan yang di anut di katolik dan juga di Protestan adalah hidup selibat (tak menikah) adalah berharga dan pernikahaan di anggap sebagai keadaan kurang suci dari manusia. Secara tradisi di ajarkan bahwa Yesus adalah manusia suci, mengatasi kelemahan manusia dan tidak menikah.

Mary of Magdalene (Magdala) berasal dari kota nelayan/perdaganan ikan didekat laut Galilea. Ia di ajarkan sebagai seorang Yahudi dan seorang yang paham menganai ajaran yunani. Alkitab Gereja mengatakan:
  • Menuliskannya sebagai seorang Pelacur atau orang yang belajar bertobat
  • menunjuk sebagai wanita utama dari sekian banyak wanita disekitar Yesus
  • Mereferensikan bahwa dirinyalah yang menemukan Yesus setelah Penyaliban
Nama Mary Magdalene berasal dari kota Magdala sekaran Mejdel, dekat laut galilee. Carpernaum jaraknya sekitar 10 km. Dalam literatur kaum rabi kita dapat bahwa:
  • Magdala – Benteng Kota
  • Migdal Sebayah – Menara tukang celup
  • Migdal Nunayah – Menara Ikan
Josephus kerap berbicara Tarichea merupakan nama kota Yunani. Tarichea punya 40 000 penduduk dan 240 kapal nelayan. Merupakan jalur perdagangan ke Syria, mediterania, Judea dan keutara.

Pada perang Yahudi yang dimulai pada tahun 66 M, Magdala tertangkap oleh Vspasian danTitus dan tidak ada yang selamat, Josephus melaporkan:’ Seluruh danau ternoda oleh darah..” Saat itu Mary Magdalena berusia 60-70 tahun
[Source: Esther de Boer, Mary Magdalene, Beyond the Myth, SCM Press 1996 (translated from the Dutch). However, de Boer makes not a single reference to the works of Dr. Thiering (or the Dead Sea Scrolls)!]

Menurut Dr. Thiering Jesus:
Ayah Jesus, Joseph, Raja dari garis keturunan Daud, and Mary mengandung anak mereka Yesus sebelum pernikahan mereka. Ini merupakan pelanggaran dari aturan ketat yang berlaku di Qumran saat itu, yang dapat mengakibatkan, Jesus akan disebut anak haram namun dinyatakan ia sebagai anak yatim (tidak diketahui bapaknya) padahal tidak demikian.

Namun di pandangan helenistik yang lebih moderat menerimanya sebagai penerus yang syah. Secara personal merupakan hal yang penting bagiNya dan juga kelompokNya untuk meneruskan garis dinasti yang menunjuk pada kekuatan politik.

Ia melakukan itu karena aturan Essene mengenai sex adalah lebih kaku daripada Orang tuaNya lakukan. Mempunyai perode panjang Betrothal, Perayaan pertamanya dimulai dalam percobaan perkawinan hingga 3 tahun dan perayaan kedua ketika Istrinya hamil 3 bulan.

Perkawinan Yesus dengan Mary Magdalene
Istrinya bernama Mary Magdalene. Lihat di Luke 8:2 yang mengatakan bahwa ‘tujuh setan (roh jahat) telah pergi darinya, artinya sangat sederhana yaitu ketika Mary menikahi Yesus.

Dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,

Ia tidak lagi dibawah wewenang Judas Iscariot, seorang pejuang pembebasan yang militan keturunan Judas orang Galilea. Ia merupakan Kepala levite yang bertanggung jawab dengan ‘perawan-perawan, yaitu biarawati. Mary adalah seorang penganut setia, ia menjadi seorang pejuang pembebasa, melawan penindasan penjajah Roma. Judas Iscariot dinamakan "Setan 7” karena semua militan dinamakan ‘demons’. Adalah Judas Iscariot yang berkeberatan dengan hubungan mary dengan Yesus di Yohanes 12:3-5

Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu. Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata: "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"

Kalimat 7 roh jahat ‘dibebaskan darinya’, Itu berarti bahwa Yudas kehilangan kekuasaannya atas Mary dan dari kebiarawatian, karena Yesus dapat menyakinkannnya untuk mengganti opini politiknya menjadi lebih pro-roman sepertinya.

Mary juga disebut sebagai Mary dari Bethany, ‘Seorang perempuan meminyaki tubuh Yesus di kaki atau dikepala dengan minyak mahal narwastu’ muncul di cerita Yohanes 12:1-8, Markus 14:3-9. Dan lukas 7:37-50. Bahasa Yunaninya mengurapi/meminyaki adalah ‘nardos’, ‘nard’ di Yohanes 12:3 ‘bau minyak semerbak di seluruh rumah itu’ merupakan kiasan ritual sexual yang digambarkan di Kidung agung 1:12

Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.

Lagu dari Solomon/kidung agung merupakan tata upacara perkawinan dari Raja Daud, merupakan perkawinan yang memakan waktu banyak hari. Upacara ini digunakan pada perkawinan Yesus sebagai keturunan Daud.

Para kritikus bible sangat mengerti bahwa ayat ini merupakan narasi ulangan dari model yang sama di perjanjian lama. Beda versi namun sama episodenya. Yesus dan Mary magdalena, melangsungkan ritual untuk melakukan percobaan perkawinan, yang terekam di Lukas 7:36-50, dan saat penyaliban Mary sedang hamil 3 Bulan, dan final ikatan perkawinan di langsungkan

Satu dari sekian alasan untuk menerima Mary magdalena adalah istri dari Yesus adalah di Injil Philip, Naskah yang berasal dari Nag Hammadi yang ditemukan di Mesir 1945. Buku itu berasal dari abad 1 dan opini yang menyatakan bahwa buku itu berasal dari abad2 belakangan (abad ke 3- awal 4 Masehi) patah dengan muncunya beberapa bukti.

Alasan menerima Mary muncul di kalimat ‘Ada tiga orang yang selalu menyertai ‘Tuhan’: Mary IbuNya, Saudara kandung perempuannya, dan Magdalena, yang disebut sebagai pasangannya..dan pasangan dari [sang penyelamat adalah] Mary Magdalena. [Yesus mencintai] nya lebih dari [semua] muridnya [dan biasa] menciumnya [seringkali] pada [mulut] nya. Seluruh [murid] nya berkata padanya, ‘ Mengapa engkau mencintai nya lebih dari kami semua?’ ‘

Mary’ bukanlah sebuah nama melainkan Gelar
Alasan mengapa 3 wanita yang berhubungan dengan Yesus dinamakan Mary bukanlah suatu kebetulan namun merupakan sebuah fakta ‘gelar’. Dalam bahasa Ibrani, namanya adalah Miriam. Nabi Miriam merupakan saudara kandung Musa (Keluaran 15:20:21)

Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari. Dan menyanyilah Miryam memimpin mereka: "Menyanyilah bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur; kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut."

Dalam catatannya tentang Therapeutae, seorang petapa yang berhubungan dengan essenes, Philo dari Alexandria merekam bahwa petapa mesir menyelengarakan secara teratur pertemuan di mana dimainkan drama kebaktian ‘keluaran’ yang diiiringi music koor dan tarian. Mereka terdiri dari dua kelompok laki dan perempuan. Yang laki di pimpin oleh seorang yang berperan sebagai Musa, dan yang perempuan berperan sebagai Miriam. Seorang wanita yang cukup berjasalah yang mendapatkan gelar ini. Ia biasanya di pilih untuk menjadi istri dari raja atau pendeta menurut aturan dinasti yang berjalan. Ibu Yesus mempunyai gelar ini karena perkawinannya dan mempertahankannya dengan menjanda. Juga Istri dari Yesus memperoleh Gelar ini

Injil Mary di publikasikan bersamaan dengan literatur Gnostic Nag Hammadi. Menggambarkan Mary Magdalena sebagai ikon figur karenan hubungannya dengan Yesus. Ada kutipan Petrus berkata pada Mary, ‘Sadari, kita tahu bahwa sang penyelamat mencintaimu melebihi wanita lainnya. Ceritakan pada kami, kata-kata sang penyelamat yang engkau ingat’. Mary kemudian memberikan sebuah ajaran penuh makna yang dia katakan di wangsitkan padanya oleh yesus melalui suatu pengalaman gaib. Peranan mary adalah berhubungan dengan kegaiban sejajar dengan dengan Yesus yang diperlihatkan melalui pengetahuan.

Yesus - Mary mempunyai 3 Anak
Keterangan yang lebih membumi diberikan di kisah para rasul, dimana disebutkan 3 anak telah dilahirkan dari yesus dan Mary magdalena. Tanggal kehamilan dan kelahiran di sebutkan secara kronologis dalam informasi yang tersembunyi.

Suatu petunjuk adalah ketika ada kalimat ‘ Firman Tuhan semakin bertambah/tersebar’ pada Kisah para rasul 6:7 dan 12:24, ungkapan itu berarti seorang anak lelaki telah lahir, melanjutkan dinasti Yesus kata firman tuhan digunakan sebagai kode untuk Yesus di 2 Timotius 2:9. Kronologisnya yaitu ketika anak perempuan terlahir maka pasangan itu menunggu 3 tahun sebelum bertemu kembali melakukan hubungan badan. Dan ketika seorang lelaki telah lahir, mereka menunggu 6 tahun dan kembali kepada keadaan tidak melakukan ritual seksual (selibat).

Teorinya adalah bukan anak perempuan yang mereka inginkan, sehingga mereka membuatnya lagi secepatnya.

Tamar, Anak sulung Yesus, Perempuan
Saat itu ikatan perkawinan mereka adalah Maret 33 M, Mary 3 bulan Hamil. Ia melahirkan anak perempuannya di September 33 M. Fakta bahwa kemudian di Kisah para rasul 17:34 menyatakan sang anak perempuan berusia 18 tahun. Kata Damaris merupakan bahasa Yunani dari kata Tamar, nama sang perawan anak raja Daud di 2 Samuel 13:1

Tamar Menikah dengan Paulus
Di tahun 53 M, Tamar berusia 20 tahun dan menikah dengan Paulus di Korintus (JM,367). Saat itu paulus berusia 36 tahun. Setelah menikah ia ganti nama menjadi Phoebe

Tahun 54 M, Paulus dan Phoebe melakukan perkawinan ke dua (gays essene) ketika ia hamil 3 bula, pada Minggu 1 Bulan September 54 M seorang anak perempuan lahir (JM 368) dan di asumsikan sekarang bahwa Yesus menjadi kakek

Tahun 57 M Paulus berusia 40 dan memperbaharui perkawinannya lagi, sukses, dan Phoebe hamil lagi (JM 371) dan pada 58 M seorang anak perempuan lagi. Anak ini di ijinkan ikut mengunjungi sidon pada tahun Yesus Justus, Lelaki, Anak kedua Yesus

Hamil si calon bayi lelaki adalah di September 36 M dan lahir di bulan Juni 37 M (Kisah para rasul 6:7). Ia merupakan pangeran dari generasi Daud dari garis Yesus. Di Kolose 4:11 Paulus menyampaikan salam pada Yesus Justus:

dan dari Yesus, yang dinamai Yustus. Hanya ketiga orang ini dari antara mereka yang bersunat yang menjadi temanku sekerja untuk Kerajaan Allah; mereka itu telah menjadi penghibur bagiku.

Justus merupakan gelar dari penerus Daud, digunakan pada James Justus, saudara dari Yesus, yang merupakan ahli waris hingga lahirnya anak Yesus. Anak muda ini berusia 24 tahun ketika Paulus menuliskan itu. Yesus Justus menikah di kathedral di Ephesus pada 73 M, per Kitab wahyu 19:6-9

Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.) Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.".

Dua minggu kemudian ia menjadi Pewaris tahta Daud dari garis Yesus. Ia mempunyai adik yang namanya tidak di sebutkan, kehamian untuk sang adik itu di bulan Juni 43 M dan lahir bulan Maret 44 M

Yesus Bercerai dengan Mary Magdalena
Mary magdalenea mulanya adalah seorang pejuang Pembebasan, seorang militan yang setia dan bermusuhan dengan Roma hingga Yesus membujuknya untuk mengikutinya. Namun karena kejadian ini terjadi pada masa pemerintahan raja Caligula (37-41M) militerisme bangkit lagi. Kebutuhan akan kepahlawanan di perlukan untuk menghadapi tirani romawi.

Mary kembali pada keadaan semua dan berteman dengan Helena dan Simon Magus di 44 M. Setelah melahirkan anak ke-3nya. Keretakan perkawinan ini berada diantara orang2 Kristen bersama Yesus dan pejuang pembebasan bersama Simon Magus.

Mary meninggalkan perkawinan Itu adalah saat dimana Paulus meletakan dasar praktek untuk bercerai di 1 Korintus 7:10-16

Kepada orang-orang yang telah kawin aku--tidak, bukan aku, tetapi Tuhan--perintahkan, supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya. Dan jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya. Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia. Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu. Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus. Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal yang demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera. Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu? Atau bagaimanakah engkau mengetahui, hai suami, apakah engkau tidak akan menyelamatkan isterimu?

Ia mengijinkan perceraian jika sang pasangan adalah seorang yang tak beriman dan bukan kristian.

Dalam perceraiannya dengan Yesus di tahun 44, Ia lebih memilih menjadi pejuang pembebasan dari penindasan Romawi dan Yesus lebih memilih mengawini Lydia di tahun 50 M

Lydia, Istri kedua Yesus, Ia mempunyai anak Perempuan.
Di Kisah para rasul 16:14, terekam bahwa ‘Yesus membuka hatinya’ pada seorang wanita bernama Lydia, seorang penjual kain ungu

Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.

Di kitab Wahyu 2:20-25, disebutkan Thyatira di namakan sebagai pusat dari pengajaran perempuan perempuan yang mengaku nabiah mengajarkan perbuatan imoral, namun ada perempuan-perepuan lain yang tidak mengikuti praktek2 itu. Salah satu wanita itu adalah helena, selir dari Simon magus, sejarahnya ada di "The Clementine Books" bab 4. Wanita wanita pengikut ajaran ‘lain’ itu dinamakan Izebel, model dari wanita itu disebutkan di Kitab Wahyu 17 :3-4

Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.

Pada 50 M Yesus pindah ke Eropa, terusir dari kampung halamannya. Di philippi di Macedonia, Yesus kawin lagi, dengan Lydia, seorang uskup dari ke-biarawati-an thyatira yang membagi sisi politiknya dan pandangan religiusnya. Darinya ia memiliki anak perempuan ke 2 (total mejadi 4) lahir di 16 maret 51 M. Perkawinannya dilakukan di 17 Maret 40 M di dokumentasikan di Yesus Jesus the Man (JM, 363).

Kesimpulan
Yesus tidak mati di tiang salib, sudah merupakan suatu keanehan karena ‘firman allah yang hidup’ dapat menahan dirinya untuk tidak terkenal lagi dan juga tidak fenomenal setelah periode Penyaliban.

Yang dapat saya tarik dari ringkasan dari Dr Thiering yaitu ajaran Yesus hanyalah upaya untuk mengukuhkan dinasti DAUD. Peran PAULUS berperan untuk kejayaan dinasti DAUD dengan merekrut sebanyak-banyaknya BUDAK-BUDAK non YAHUDI. Ingat kata-kata Paulus di Roma 3:7:

Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?

[Kembali]


9 comments:

  1. banyak bacod

    balikin semua hartaku......
    malah bikin rama bridge, dll..

    ini orang yg hidup sempurna, dari yang mati di aceh ..mau diapakan?????

    tubuhnya dan suaranya dah sempurna,..seperti
    ryan si ricky armansyah.
    walau rohnya tidak nempel, ada di tempat lain
    seperti ryan..

    gimana???

    balikin ke keluarganya, pake uang...dari depok
    butuh biaya per orang ..1 juta..

    da kuhidupkan...pake biaya...
    beli ... roh jibril..sebagai penguatan..mahal
    ching...

    ini bukan sapi..zaman moses...
    walau roh nya sama.

    Balikin dong KK....
    Mencuri, merampok, maling itu bisa dibakar
    loh ....apa mau KK??

    Ntar Kita Perang Zaman Akhir lagi..
    Mau buat Pesawat Allien juga boleh..


    aulia_hanif@yahoo.com

    ReplyDelete
  2. ****Kesimpulan artikel yg anda buat :

    1) Yesus tidak mati di tiang salib, sudah merupakan suatu keanehan karena ‘firman allah yang hidup’ dapat menahan dirinya untuk tidak terkenal lagi dan juga tidak fenomenal setelah periode Penyaliban.

    2)ajaran Yesus hanyalah upaya untuk mengukuhkan dinasti DAUD. Peran PAULUS berperan untuk kejayaan dinasti DAUD dengan merekrut sebanyak-banyaknya BUDAK-BUDAK non YAHUDI.

    ******


    ===========================

    saya bukan orang kristen, tetapi hanya merasa aneh dengan kesimpulan yg anda buat :


    1) Orang yg tadinya terkenal dan fenomenal bisa menahan diri untuk tidak menjadi terkenal dan fenomenal lagi, itu bukan sesuatu yg aneh, wajar dan bisa saja terjadi.
    apalagi disuatu jaman ketika orang mungkin hanya bisa mendengar kepopuleran seseorang dari berita mulut ke mulut, tanpa pernah bisa melihat foto ybs dikarenakan teknologi informasi yg tidak mendukung.
    mengapa anda anggap itu hal yg "aneh" , bahkan sebagai suatu kesimpulan dari artikel yg panjang ??


    2) Pengukuhan dan kejayaan dinasti Daud ?
    apa manfaatnya menciptakan ajaran untuk mengukuhkan dan menjayakan suatu Dinasti ?
    apakah ada keuntungannya secara nyata ? sehingga ada orang2 yg mau sukarela mendedikasikan seluruh hidupnya untuk tujuan tsb ?

    3) BUDAK-BUDAK non YAHUDI,
    perbudakan untuk apa ? dan seperti apa ?
    apakah orang2 noh Yahudi itu merasa diperbudak dan diperalat demi suatu kepentingan Dinasti ?


    mohon tunjukkan dasar2 kesimpulan anda


    Terima kasih

    ReplyDelete
  3. WB:
    1) Orang yg tadinya terkenal dan fenomenal bisa menahan diri untuk tidak menjadi terkenal dan fenomenal lagi, itu bukan sesuatu yg aneh, wajar dan bisa saja terjadi.

    mengapa anda anggap itu hal yg "aneh" , bahkan sebagai suatu kesimpulan dari artikel yg panjang ??

    Gw:
    Saya udah sampaikan mengapa itu ANEH..lantas apa yg menyebabkan anda pikir jika orangnya tetep idup tapi tidak terkenal lagi..menjadi tidak aneh?

    Anda:
    2) Pengukuhan dan kejayaan dinasti Daud ?
    apa manfaatnya menciptakan ajaran untuk mengukuhkan dan menjayakan suatu Dinasti ?
    apakah ada keuntungannya secara nyata ? sehingga ada orang2 yg mau sukarela mendedikasikan seluruh hidupnya untuk tujuan tsb ?

    Gw:
    Apakah anda baca bhw itu adalah yg saya simpulkan dari tulisan Dr Thiering?

    Anda:
    3) BUDAK-BUDAK non YAHUDI,
    perbudakan untuk apa ? dan seperti apa ?
    apakah orang2 noh Yahudi itu merasa diperbudak dan diperalat demi suatu kepentingan Dinasti ?

    Gw:
    Lha yahudi udah punya tuhan dan tuan sendiri tidak mengakui yesus. Kemudian non yahudi di rekrut untuk beriman utk apa dan dalam rangka apa?

    ReplyDelete
  4. Anda :
    Saya udah sampaikan mengapa itu ANEH..lantas apa yg menyebabkan anda pikir jika orangnya tetep idup tapi tidak terkenal lagi..menjadi tidak aneh?

    ****

    Saya :
    jika orang ybs menginginkan yg seperti itu (tidak dikenal lagi) apanya yg aneh ?
    dimana anehnya ??


    ===
    Anda :
    Apakah anda baca bhw itu adalah yg saya simpulkan dari tulisan Dr Thiering?

    *****

    saya :
    oh jadi anda hanya ingin sekedar copas tanpa merasa punya kewajiban untuk mempertanggung jawabkan apa yg anda copas ??
    bukankah ketika anda berani copas karya orang lain untuk anda tampilkan di blog anda (yg isinya penuh penyesatan ini) berarti anda telah setuju dan sependapat dengan ide dari orang yg anda copas itu ?

    apa anda hanya sekedar copas lalu tetep pasang aksi bodoh ??

    itu sangat tidak bertanggung jawab pak !


    ====

    anda :
    Lha yahudi udah punya tuhan dan tuan sendiri tidak mengakui yesus. Kemudian non yahudi di rekrut untuk beriman utk apa dan dalam rangka apa?

    ****

    Saya :
    tidak peduli yahudi atau non Yahudi, pertanyaannya berlaku sama :
    apa keuntungan yg didapatkan dari lestarinya dinasti Daud ??
    adakah keuntungan material yg dikejar ??
    dan apakah orang2 non Yahudi itu merasa diperbudak dan diperalat demi keuntungan material yg dikejar oleh dinasti daud ??


    apa tanggapan anda ?

    Terima kasih

    ReplyDelete
  5. WB:
    jika orang ybs menginginkan yg seperti itu (tidak dikenal lagi) apanya yg aneh ?
    dimana anehnya ??

    GW:
    Kesimpulan yg bener itu yesus mati. Kalo tidak maka keberadaan dirinya akan bocor diketahui oleh teman, pengikut, keluarga, dst. Ngga perlu mengada2 ngga deh.

    Anda:
    oh jadi anda hanya ingin sekedar copas tanpa merasa punya kewajiban untuk mempertanggung jawabkan apa yg anda copas ??
    bukankah ketika anda berani copas karya orang lain untuk anda tampilkan di blog anda (yg isinya penuh penyesatan ini) berarti anda telah setuju dan sependapat dengan ide dari orang yg anda copas itu ?

    apa anda hanya sekedar copas lalu tetep pasang aksi bodoh ??

    Gw:
    Yah begonya kumat..baru 1 komentar..udah jakasembung bawa golok.

    Apakah anda baca di tulisan awal artikel ttg Dr thiering, "Tulisan ini merupakan ringkasan hasil kerja Dr Barbara Thiering, seorang ahli theologia dari Sydney, Ia menafsirkan Perjanjian baru menggunakan keahliannya di Naskah laut mati.[..]"

    apakah anda baca kesimpulan yg gw BILANG: Yesus tidak mati di tiang salib, sudah merupakan suatu keanehan karena ‘firman allah yang hidup’ dapat menahan dirinya untuk tidak terkenal lagi dan juga tidak fenomenal setelah periode Penyaliban.

    Sisanya ya itu adalah PENDAPAT GW ttg TULISAN Dr. Thiering.

    kalo masih ngga tau bedanya, ya yang bego ya anda bukan gw.

    Anda:
    tidak peduli yahudi atau non Yahudi, pertanyaannya berlaku sama :
    apa keuntungan yg didapatkan dari lestarinya dinasti Daud ??
    adakah keuntungan material yg dikejar ??
    dan apakah orang2 non Yahudi itu merasa diperbudak dan diperalat demi keuntungan material yg dikejar oleh dinasti daud ??

    Gw:
    Pemujaan, kelangsungan nama, uang yg masuk utk kejayaan dengan memakai nama mereka, dll

    ReplyDelete
  6. Anda :
    Kesimpulan yg bener itu yesus mati. Kalo tidak maka keberadaan dirinya akan bocor diketahui oleh teman, pengikut, keluarga, dst. Ngga perlu mengada2 ngga deh.

    ***

    saya :
    berarti anda percaya pada Injil dong ya ??
    kalo begitu kenapa artikel sang penulis anda copas pak ??
    kan dia nggak percaya Yesus mati ?

    kayaknya anda salah copas pak !
    itu merugikan keyakinan anda sendiri


    ==========

    Anda :
    apakah anda baca kesimpulan yg gw BILANG: Yesus tidak mati di tiang salib, sudah merupakan suatu keanehan karena ‘firman allah yang hidup’ dapat menahan dirinya untuk tidak terkenal lagi dan juga tidak fenomenal setelah periode Penyaliban.

    Sisanya ya itu adalah PENDAPAT GW ttg TULISAN Dr. Thiering.

    kalo masih ngga tau bedanya, ya yang bego ya anda bukan gw.


    *****

    SAYA :
    kalo begitu siapa yg benar pak ?
    pendapat anda atau tulisan sang Doktor ??
    kenapa anda meng copas sesuatu yg bertentangan dengan apa yg anda yakini ??


    =========

    Anda :
    Pemujaan, kelangsungan nama, uang yg masuk utk kejayaan dengan memakai nama mereka, dll


    ****

    Saya :
    apakah Daud di puja ??
    pemujaan pada Tuhannya Daud, dan kenapa anda anggap pemujaan Tuhan itu sebagai sesuatu yg negatif ??

    kelangsungan nama ??
    apakah kelangsungan nama membawa kemanfaatan pada yg punya nama ??
    sang Buddha namanya punya kelangsungan sampai sekarang, apa manfaat yg beliau dapat dari kelangsungan nama ini ??


    uang yg masuk dari nama mereka ?
    uang apa pak ??
    siapa yg menerima uang itu pak ?
    apakah penerima itu kelanjutan dari dinasti Daud ??

    ReplyDelete
  7. WB:
    berarti anda percaya pada Injil dong ya ??

    gw:
    Yah pernyataan bodoh.
    kalo orang udah mati ya wajar ngga ada beritanya lagi..kaya gini buat apa harus percaya injil?

    Anda:
    kalo begitu kenapa artikel sang penulis anda copas pak ?? kan dia nggak percaya Yesus mati ?

    Gw:
    Yah pernyataan bego lagi..pertama ini blog gw ya terserah gw nulis apa. Kedua, gw sampekan pendapat gw di kesimpulan atas artikel Dr Thiering..masih juga bego ngga paham.

    Anda:
    kayaknya anda salah copas pak !
    itu merugikan keyakinan anda sendiri

    Gw:
    Ngga nyambung.


    Anda:
    kalo begitu siapa yg benar pak ?
    pendapat anda atau tulisan sang Doktor ??

    Gw:
    Pendapat gw yg bener. kan gw tulis hasil pendapat gw.

    Anda:
    kenapa anda meng copas sesuatu yg bertentangan dengan apa yg anda yakini ??

    Gw:
    Ngga nyambung.


    Anda:
    apakah Daud di puja ??

    Gw:
    Tidak.

    Anda:
    pemujaan pada Tuhannya Daud, dan kenapa anda anggap pemujaan Tuhan itu sebagai sesuatu yg negatif ??

    Gw:
    Dimana gw tulis itu.

    Anda:
    kelangsungan nama ??
    apakah kelangsungan nama membawa kemanfaatan pada yg punya nama ??

    Gw:
    beberapa orang: ya..makanya ada orang senang anak laki dibandingkan anak cewe.

    Anda:
    sang Buddha namanya punya kelangsungan sampai sekarang, apa manfaat yg beliau dapat dari kelangsungan nama ini ??

    Gw:
    Tidak ada.

    Anda:
    uang yg masuk dari nama mereka ?
    uang apa pak ??

    Gw:
    sumbangan + siap berkorban nyawa karena percaya bhw masuk surga.

    Anda:
    siapa yg menerima uang itu pak ?

    Gw:
    Siapa saja yg mengusung mereka dan mendirikan jamaat+ para budak yg siap korban nyawa jika keyakinannya tidak disepakati.

    Anda:
    apakah penerima itu kelanjutan dari dinasti Daud ??

    Gw:
    ttg dinasti daud maka itu pendapat Dr. Thiering. bhw Yesus, putera dan menantunya paulus dianggap kelanjutan dinasti Daud. Semua yg berhasil di rekrut paulus ya buat kejayaan dinasti itu lah.

    ReplyDelete
  8. WIR :
    Yah pernyataan bodoh.
    kalo orang udah mati ya wajar ngga ada beritanya lagi..kaya gini buat apa harus percaya injil?

    Saya :
    Kalo anda yg mati gak ada beritanya lagi itu wajar, karena anda bukan siapa2

    Yesus “sudah mati” masih wajar bikin berita karena beliau orang luar biasa.
    Ketika Yesus selamat dari percobaan pembunuhan, wajar beliau tidak ingin diberitakan lagi keadaannya, karena itu bisa mengancam keselamatannya.
    Itu semua wajar, tidak ada yg aneh sedikitpun.

    Yang paling aneh bagi saya adalah anda yg mengganggap ini sebagai hal yg aneh !
    dimana anehnya hayo ??


    ***

    WIR ::
    Yah pernyataan bego lagi..pertama ini blog gw ya terserah gw nulis apa. Kedua, gw sampekan pendapat gw di kesimpulan atas artikel Dr Thiering..masih juga bego ngga paham.


    Saya :
    Pertama, ini komentar saya, maka terserah saya mau nulis apa.
    Kedua, kesimpulan anda yg aneh, karena bila anda benar2 mengikuti apa yg disampaikan sang Dokter anda pasti tidak akan memandang itu sebagai hal yg aneh.

    Anda lihat (setidaknya di film) mantan2 agen CIA yg udah mengundurkan diri dari tugas, banyak yg dipura2kan udah mati, padahal dia hidup di tempat lain yg aman dengan identitas yg baru.
    Itu demi keselamatan.
    kalo Yesus juga begitu, kenapa hal itu aneh menurut anda ?
    lagipula tugas utama Yesus kan untuk suku2 hilang dari Israel, bukan untuk bercokol di tanah suku yg tidak hilang dan ingin membunuhnya itu.

    Yg begitu anda sebut aneh ??


    =====


    WIR :
    Pendapat gw yg bener. kan gw tulis hasil pendapat gw.


    Saya :
    Sayangnya pendapat anda tidak didukung penelitian ilmiah yg memadai Pak !
    Itu beda dgn pendapat si dokter yg khusus melakukan riset tentang itu secara mendalam !
    dokter itu ilmiah, anda gak ilmiah

    Kalo pendapat si dokter yg begitu aja bisa anda salahkan, bagaimana dengan pendapat anda yg lahir secara instant ??


    ======



    WIR:
    beberapa orang: ya..makanya ada orang senang anak laki dibandingkan anak cewe.

    Saya :
    Apakah Yesus dan murid2nya semua termasuk orang yg seperti itu ??
    Apa dasar keyakinan anda ??



    =======

    WIR:
    sumbangan + siap berkorban nyawa karena percaya bhw masuk surga.

    Saya :
    Apakah itu termasuk perbuatan negatif ??




    WIR :
    Siapa saja yg mengusung mereka dan mendirikan jamaat+ para budak yg siap korban nyawa jika keyakinannya tidak disepakati.

    Saya :
    Apakah anda bisa membuktikan para murid Yesus ketika itu kaya2 (karena dapat sumbangan uang banyak) ??

    Apakah korban nyawa demi membela keyakinan itu salah pak ??



    =========


    WIR:
    ttg dinasti daud maka itu pendapat Dr. Thiering. bhw Yesus, putera dan menantunya paulus dianggap kelanjutan dinasti Daud. Semua yg berhasil di rekrut paulus ya buat kejayaan dinasti itu lah.


    Saya :
    Kan anda juga setuju pendapatnya bukan ??
    Anda membuatnya sebagai kesimpulan pribadi anda lho !

    Setelah paulus apakah masih diisi dengan kelanjutan dinasi Daud ??
    Padahal Kristen sekarang diyakini sebagai kelanjutan Kristen non yahudi lho Pak, jadi sudah gak ada lagi urusan sama dinasti Daud !
    Lalu anda menyimpulkan dari mana itu untuk kelanjutan dan kejayaan dinasti Daud ??

    ReplyDelete
  9. WB:
    Yesus “sudah mati” masih wajar bikin berita karena beliau orang luar biasa.

    gw:
    Kalo cuma berita2 ttg dongeng2 sewaktu dia hidup normal2 aja ngga ada yg mengherankan..Namun kalo ngga mati tapi ngga ada berita..ngga bocor oleh pengikut, keluarga, istri, anak yg merindukan dia ingin ketemu..

    sangat tidak wajar..

    Bahkan di 4 injil saja setelah mati..tertera ia "menunjukan diri" dihadapan murid2 dan beberapa orang..xixixixi..jelas2 ia manusia gemar tampil..masih aja pake alasan ngawur..xixixixi

    Anda:
    Ketika Yesus selamat dari percobaan pembunuhan, wajar beliau tidak ingin diberitakan lagi keadaannya, karena itu bisa mengancam keselamatannya.
    Itu semua wajar, tidak ada yg aneh sedikitpun.

    gw:
    Hahahahaha..nabi/tuhan koq takut keselamatannya terancam..hahahaha..


    Anda:
    Yang paling aneh bagi saya adalah anda yg mengganggap ini sebagai hal yg aneh !
    dimana anehnya hayo ??

    Gw:
    yah nanya lagi..udah tuh dijawab di kesimpulan + komentar2 gw di atas..bolak balik lagi dijelaskan..Sementara anda malah beralasan tidak ada berita krn akan "mengancam keselamatannya."...hahahahaha...tuhan/nabi koq model gini..hahahaha

    Anda:
    Kedua, kesimpulan anda yg aneh, karena bila anda benar2 mengikuti apa yg disampaikan sang Dokter anda pasti tidak akan memandang itu sebagai hal yg aneh.

    Gw:
    Hahahahaha...dia punya pendapat dan gw juga udah kasih pendapat gw di atas.

    Anda:
    Anda lihat (setidaknya di film) mantan2 agen CIA yg udah mengundurkan diri dari tugas, banyak yg dipura2kan udah mati, padahal dia hidup di tempat lain yg aman dengan identitas yg baru. Itu demi keselamatan.

    Gw:
    xixixixixi..tuhan/nabi takut keselamatannya terancam..xixixixi

    Anda:
    Sayangnya pendapat anda tidak didukung penelitian ilmiah yg memadai Pak !
    Itu beda dgn pendapat si dokter yg khusus melakukan riset tentang itu secara mendalam !
    dokter itu ilmiah, anda gak ilmiah

    Gw:
    Mudah koq. Dia mati dan ngga ada beritanya. kalo dia idup kemudian..Itu fakta sederhana.

    Anda:
    Kalo pendapat si dokter yg begitu aja bisa anda salahkan, bagaimana dengan pendapat anda yg lahir secara instant ??

    Gw:
    Lah sederhana sekali..jawabannya ia itu dah mati. makanya wajar tanpa kabar berita lagi. alasannya? udah tuh diatas.

    Anda:
    Apakah Yesus dan murid2nya semua termasuk orang yg seperti itu ??
    Apa dasar keyakinan anda ??

    Gw:
    Yah..bukanya sampe sekarang namanya dibawa2 oleh pengikutnya spt perintahnya menyebarkan pada orang2 yahudi?..namun oleh sipaulus ditambahkan ke bukan yahudi? aneh koq nanya lagi.

    Anda:
    Apakah itu termasuk perbuatan negatif ??

    Gw:
    apa yg didapat? dan siap bekorban nyawa untuk apa?

    Anda:
    Apakah anda bisa membuktikan para murid Yesus ketika itu kaya2 (karena dapat sumbangan uang banyak) ??

    Gw:
    Mudah saja, gereja romawi misalnya dan gereja2 yg ditutup di amerika krn kurang peminat dan tekor.

    Anda:
    Apakah korban nyawa demi membela keyakinan itu salah pak ??

    gw:
    Korban nyawa buat membunuh orang krn ngga mau ikut ajaran, apakah itu benar?

    Anda:
    Kan anda juga setuju pendapatnya bukan ??

    Gw:
    Dimana saya katakan setuju? jangan suka nambah2in ah..kan udah ada pendapat gw diatas.

    Anda:
    Anda membuatnya sebagai kesimpulan pribadi anda lho !

    Gw:
    Lha itu pendapat saya apa masalahnya dengan anda? kalo anda ngga suka bikin sendiri di bloq anda dan dukung.

    Anda
    Setelah paulus apakah masih diisi dengan kelanjutan dinasi Daud ??

    Gw:
    katanya anda udah baca ringkasan artikel Dr. Thiering, koq nanya lagi?

    Anda:
    Padahal Kristen sekarang diyakini sebagai kelanjutan Kristen non yahudi lho Pak, jadi sudah gak ada lagi urusan sama dinasti Daud !

    Gw:
    Yup.

    Anda:
    Lalu anda menyimpulkan dari mana itu untuk kelanjutan dan kejayaan dinasti Daud ??

    Gw:
    Yah bego lagi..baca ringkasan artikel Dr thiering..katanya ngaku udah baca..mikir dikit deh.

    ReplyDelete