Saturday, July 17, 2010

Lindungi Kesehatan Anda dengan Merokok..


Berbekal segelas coffe latte yang telah berhenti "bicara" dan petunjuk arah lokasi merokok dari sang peracik coffe starbuck, ku bergegas menuju ujung lorong seputaran Gate 508, Bandara Hongkong.

Di penghujung lorong, ku lihat pintu yang begitu menggoda yang seakan meminta ku untuk segera menjamah dan membukanya. Segera pintu itu ku buka dan kudapati pemandangan yang mengejutkan!

Area merokok yang tersedia jauh dari bayanganku, Ia terletak di atas sebuah teras yang super sangat sangat terbuka, tanpa tempat duduk, tanpa canopy yang melindungi perokok dari sengatan sinar matahari [juga hujan] serta derasnya terpaan angin di bulan Juli itu.

Wow! ini merupakan diskriminasi pelayanan dan pelecehan bagi perokok.

Rupanya pemerintah Hongkong telah termakan konspirasi global yang mencap para perokok barang busuk, berbau, berpenyakitan penghabis asuransi dan segudang cap buruk lainnya.

Kelihatannya masih banyak yang tidak mengetahui bahwa sesungguhnya para perokok tidaklah menyia-nyiakan hidupnya!

Okelah, Aku mulai dengan ini:

    Pendekatan sains medis modern memang cenderung reduksionistis. Banyak simplifikasi dan asumsi yang menyertainya. Termasuk ketika melihat rokok, yang dianggap sangat berbahaya karena punya kandungan nikotin dan tar yang bersifat karsinogen (pemicu kanker).

    Dengan cara pandang ini, kretek dinilai lebih berbahaya dibanding rokok filter, lalu kretek filter lebih berbahaya dibanding rokok putih.

    Faktanya, menurut Sutiman, ada 11.000 zat di dalam rokok yang saling terikat dan saling menetralisir. Memang, kalau nikotin dan tar itu berdiri sendiri, mereka bersifat karsinogen, sama seperti asap kendaraan bermotor atau asap bakaran sate. Tetapi jika terikat dengan lainnya, mereka menjadi netral.

    Alumnus Universitas Nagoya Jepang itu menganalogikan, setiap inci persegi kulit manusia mengadung 32 juta bakteri. Tentu mengerikan jika membayangkan seluruh bakteri ini bisa menjadi sumber penyakit. Faktanya, sebagian besar jasad-jasad renik itu justru penting untuk daya tahan hidup kita ["Mungkinkah Penemunya Mendapatkan Nobel?": Wawancara dengan Prof Sutiman dan dr Saraswati, Suara Merdeka.com, 20 September 2011]
Nah loh!!! Mari kita KUPAS HOAX yang selama ini DITUDUHKAN pada para PEROKOK dan asap rokok, karena ternyata:
  • Nikotin TIDAK menyebabkan kecanduan dan bahkan ironisnya nikotin justru membatasi bukan memfasilitasi kebiasaan!
  • Ratusan penelitian pendukung "nikotin menyebabkan kecanduan" ternyata tidak netral dan terdapat benturan kepentingan dari pendanaan penelitian, sponsorship, promosi dan jabatan!
  • Gema baku quote antara Surgeon general [US Department of Health and Human Services] dan Britain [Tobacco Advisory Group of The Royal College of Physicians], mengenai statement:

    • Cigarettes and other forms of tobacco are addicting
    • Nicotine is the drug in tobacco that causes addiction
    • The pharmacological and behavioral processes that determine tobacco addiction are similar to those that determine addiction to drugs such as heroin and cocaine.

    yang banyak di kutip komunitas sains, agent pemerintah, media dan publik ternyata tidak di dukung oleh bukti empiris!
  • Penyesatan informasi itu mengakibatkan banyak perokok menjadi sulit berhenti karena akhirnya malah percaya bahwa mereka ketagihan nikotin dan bukan karena efek psikologisnya!
Ya! Nikotin dapat menyebabkan ketagihan ternyata HOAX!

[Sumber: Journal of Drug Issues 31(2), 325-394, 2001, "Nicotine as an Addictive Substance: A Critical Examination of the Basic Concepts and Empirical Evidence", Dale M. Atrens; A critique of nicotine addiction, Hanan Frenk, Reuven Dar; Nicotine Addiction: Fact or Theory?;Editorial from the journal Addiction]

Kebetulan diantara belantara ilalang penyesatan informasi bahwa merokok merugikan kesehatan, ku temukan alasan kesehatan untuk tetap merokok:
  • Konon merokok dapat menyebabkan kanker Tiroid namun ternyata ini HOAX BELAKA:

    • Hasil penelitian memberikan BUKTI KUAT bahwa Nikotin TIDAK BERTANGGUNG JAWAB pada efek samping yang diamati dari merokok pada tiroid manusia [US National Library of Medicine,National Institutes of Health: "Efek nikotin pada fungsi tiroid pada tikus", Feb 1998]

    • kanker tiroid TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan MEROKOK TEMBAKAU dan MINUM ALKOHOL. Faktor yang BERHUBUNGAN POSITIF dengan kanker tiroid adalah: TINGGI TUBUH, BERAT BADAN [US National Library of Medicine,National Institutes of Health: "Alcohol drinking, tobacco smoking, and anthropometric characteristics as risk factors for thyroid cancer: a countrywide case-control study in New Caledonia", 15 November 2007]

  • Merokok tembakau TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan Kanker Getah Bening Non Hodgkin:
    Hasil penelitian di San Fransisco menyatakan Intensitas dan lamanya MEROKOK TEMBAKAU pada para pria dan wanita TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan SEGALA jenis kasus kanker getah bening NON-Hodgkin (Lymphoma Non-Hodgkin atau disingkat NHL), NAMUN odds ratio antara NHL VS pemakaian produk TEMBAKAU adalah > 1 (artinya: ada kemungkinan terjadi), yaitu: pada pemakai ROKOK TANPA ASAP (4), pemakai ragam jenis rokok NON KRETEK (2.1), pemakai produk tembakau NON ROKOK (1.7) dan pemakai campuran perokok NON KRETEK dan KRETEK (1.4). Disarankan ada analisis lanjutan dengan penelitian yang lebih besar pada produk tembakau NON ROKOK, Tembakau - terkait penandaan biologis dan faktor genetik dalam perkembangan NHL J (artinya: bikin proyek lagi unuk dapat duit dengan objek rokok) [“Tobacco use and non-Hodgkin lymphoma: results from a population-based case–control study in the San Francisco Bay Area, California”, May 2005, vol.16]

  • Merokok DAPAT MENINGKATKAN PROSES INFORMASI MANUSIA:

    • Rokok dengan kadar nikotin yang lebih tinggi menghasilkan peningkatan lebih tinggi [dalam hal mengolah informasi] dibandingkan dengan rokok dengan kadar nikotin yang rendah
    • Nikotin dapat membalikan efek menggangu dari scopolamine [kebingungan, bergejolak, meracau, halusinasi, prilaku paranoid, delusi]
    • Efek merokok dibarengi dengan peningkatan EEG (elektro ensefalo gram) dan penurunan jeda potensi bangkitan komponen positif

    [0574. University of Reading, Department of Psychology (England). Warburton., D.M.; Wesnes, K. “The Effects of Cigarette Smoking on Human Information Processing and the role of Nicotine in These Effects”; [Rusted, J; Graupner, O'Connell, Nicholls (1994-05-05). "Does nicotine improve cognitive function?". Psychopharmacology (Springer-Verlag) (115): 547–549. http://www.springerlink.com/content/75034q53031260j8/?p=afde608485604678839ab0e950be77f9&pi=0. Retrieved 2008-11-15.]

  • Merokok dapat meningkatkan kinerja gerak [motor performance] [0530. London University, Institute of Psychiatry. O’Connor, K.P “Individual Differences in Psychophysiology of Smoking and Smoking Behaviour”]

  • Perokok secara umum lebih langsing dari non perokok, bahkan ketika mereka mencerna lebih banyak kalori [Banyak penelitian, contoh: 0885. Kentucky State University. Lee. C.J.: Panemangalore. M. “Obesity Among Selected Elderly Females In Central Kentucky.” FUNDING: USDA 0942. University of Louisville. Belknap Campus School of Medicine. Satmford, B.A.; Matter, S.; Fell, R.D., et al. “Cigarette Smoking, Exercise and High Density Lipoprotein Cholesterol” FUNDING: American Heart Association.]

  • Perokok memiliki lebih sedikit plak gigi, radang gusi dan gigi goyah dibandingkan non perokok [Veterans Administration, Outpatient Clinic (Boston). Chauncey. H.H,; Kapur, K.K.; Feldmar, R S. “The ongitudinal and Cross-Sectional Study of Oral Health: in Healthy Veterans (Dental Longitudinal Study)]

  • Perokok lebih rendah terkena insiden sumbatan pembuluh darah balik paru-paru akibat bekuan darah pasca operasi (postoperative deep vein thrombosis) di bandingkan non perokok [Guy’s Hospital Medical School (England). Jones, R.M. “Influence of Smoking on Peri-Operative Morbidity.”]

  • Sel darah merah perokok sigaret memiliki lebih banyak glutathione [anti oksidan] dan katalis yang melindungi sel paru endoehelial dari metabolis O2 [dioksida] daripada sel darah merah non perokok [0759. University of Colorado. Refine, J.E.; Berger, E.M.; Beehler, C.J. et al. “Role of RBC Antioxidants in Cigarette Smoke Related Diseases.” Jan 1980 – continuing]

  • "Nikotin bisa jadi merupakan alternatif yang mengejutkan suatu hari nanti dalam mengobati TUBERCULOSIS yg bandel..Kumpulan berhentinya pertumbuhan TBC pada tes-tes laboratorium bahkan terjadi ketika di gunakan sejumlah kecil nikotin", Kata Saleh Naser, associate professor bagian microbiology and molecular biology dari Universitas Sentral Florida..Naser mengatakan Nikotine adalah lebih baik daripada 10 substansi lain yg juga dipakai dalam test" ("Shocker: 'Villain' nicotine slays TB," Robyn Suriano, Orlando Sentinel, 5/22/01)

  • Merokok melindungi dari penyakit parkinson

    "Hasil ini mengindikasikan bahwa dalam dosis yang cukup perawatan kronis dengan nikotin dapat dipertimbangkan sebagai perawatan pharmacological Penyakit parkinson. Ini juga mendemonstrasikan bahwa aksi ini dapat diperluas menjadi termasuk pada penyakit syaraf lainnya..." [1190. Janson, A.M.; Fuxe, K.; Agnati, L.F. Jansson, A. et al. "Protective effects of chronic nicotine treatment on lesioned nigrostriatal dopamine neurons in the male rat." Pub. in Progress in Brain Research 79:257-65, 1989.]

    "Beberapa penelitian melaporkan bahwa merokok memberikan efek nyata perlindungan terhadap resiko penyakit idiopathic Parkinson [IPD]. Obeservasi-obeservasi ini didukung oleh penelitian neurochemical.." Penemuan yang menyatakan hubungan kebalikan antara merokok dan IPD dapat juga diaplikasikan pada penderita NIP (neuroleptic-indiced parkinsonism) [ 4014. Decina, P.; Caracci, G.; Sandik, R.; Berman, W. et al. “Cigarette smoking and neuroleptic-induced parkinsonism.” In Biological Psychiatry 28(6):502-8, Sept. 15, 1990; Penelitian lain diantaranya:

    "Beberapa penelitian epidemilogical mengindikasikan bahwa ADA HUBUNGAN TERBALIK ANTARA MEROKOK dan PENYAKIT PARKINSON" Ada efek perlindungan nyata dari merokok cigar [ 1102. Carr, L.A.; Rowell, P.P. "Attenuation of 1methyl-4-phenyl-1,2,3,6-tetrahydrophyridine- induced neurotoxicity by tobacco smoke." Published in Neuro-pharmacology 29(3):311-4, Mar 1990]

  • Resiko ulcerative collitis (penyakit di saluran cerna khususnya usus besar - anus, ditandai dengan adanya ulkus atau borok) LEBIH TINGGI PADA KALANGAN NON-PEROKOK DAN EX PEROKOK. Bagi yang telah menderita penyakit, ia kumat lagi segera setelah berhenti kebiasaan merokok [4134. Lorusso, D.; Leo, S.; Miscianga, G.; Guerra, V. “Cigarette smoking and ulcerative colitis. A case control Study.” Hepato-Gastroenterology 36(4): 202-4, Aug. 1989; 4101. Prytz, H.; Benoni, C.; Tagesson, C. “Does smoking tighten the gut?” In Scandinavian Journal of Gastroenterology 24(9):1084-8, Nov. 1989]

  • Hypertensi [tekanan darah tinggi] dan postpartum hemorrhage [pendarahan setelah melahirkan] RENDAH DIKALANGAN PEROKOK [0045. University of Tasmania (Australia). Correy, J.; Newman, N. Curran, J. “An Assessment of Smoking in Pregnancy.”;

    Hipertensi yang terjadi pada perokok adalah 3.94%, non perokok adalah 4.9%[0146. Shanghai Institute of Cardiovascular Diseases. Chen, H.Z.; Pan, X.W.; Guo, G. et al. “Relation Between Cigarette Smoking and Epidemiology of Hypertension.]

  • Merokok MEMILIKI EFEK PELINDUNG pada imunologikal abnormal para pekerja yang bekerja dengan asbes [0429. Institute of Immunology and Experimental Therapy (Poland). Lange, A. “Effect of Smoking on Immunological Abnormalities in Asbestos Workers”.]

    Asbes adalah barang tambang kuat, yang tahan api. Jika asbes dipecahkan ada serat halusnya berupa serat tipis yang mudah melayang di udara. Debu tebal asbes merupakan hal biasa di lokasi pembongkaran gedung, pabrik atau bengkel. Debu itu terhirup lewat hidung/tertelan, serat nya kemudian lengket di lapisan paru-paru atau perut yang lama kelamaan menyebabkan radang dan kemudian kanker.

    Hubungan resiko terkena penyakit paru para pekerja dengan asbes adalah tertinggi bagi mereka yang tidak pernah merokok, terendah melanda pada golongan Perokok dan menengah pada eks Perokok. Trend ini signigikan secara statistik. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok dan kematian akibat mesothelioma [kanker yang sering muncul di pleura (lapisan paru-paru) atau di sekitar perut dan jantung][0565. University of London, School of Hygiene and Tropical Medicine. "Cancer of the Lung Among Asbestos Factory Workers."]

  • WHO [World Health Organozation] dalam rangka membuktikan bahayanya asap tembakau bagi lingkungan [ETS, environmental tobacco smoke], membiayai penelitian ke-2 terbesar di dunia bagi perokok pasif dan kanker paru, namun penelitian tersebut malah membuktikan bahwa secara tidak terbukti secara statistik bagi perokok pasif dan bahkan menghasilkan effek pelindung bagi yang terkenanya.

    Di paragraph ke-4 laporan WHO tersebut dinyatakan bahwa signifikan secara statistik di temukan peningkatan 16% terkena kanker paru pada pasangan NON Smoking dan bahkan anak-anak yang di pelihara oleh PEROKOK mengalami pengurangan 22% terkena kanker paru.

    Tidak mengherankan, jika dikatakan bahkan WHO menyembunyikan penelitian ini dari Media [klik di sini, kemudian, bukti kecurangan manipulasi hasil statistic oleh WHO dan IARC (International Agency for Research on Cancer) di sini]

  • Study yang dilakukan pada orang-orang Australia menyatakan:

    • Sakit yang diderita dalam jangka panjang [long-term Illness] di alami oleh 91.8% Non perokok dan 89% pada perokok

      • Ketika faktor usia dimasukan, non perokok lebih banyak yang mengalami sakit jangka panjang
      • ketika faktor lamanya tahun merokok dimasukan, eks perokok lebih banyak

    • di antara hal-hal lainnya, yaitu pada individual berusia lebih dari 45 tahun:

      • Penderita sakit jantung: 6.0% perokok, VS 6.7% eks perokok dan 11.4% non perokok
      • Hipertensi: diderita oleh 11.3% perokok, dibandingkan dengan 27% eks perokok dan 29% non perokok
      • Kelebihan berat badan di temukan pada 28.9% kalangan perokok, dibandingkan dengan 49.5% eks perokok dan 44.1% non perokok

    [Australian Bureau of Statistics January 1994 report entitled “1980-90 National Health Survey: Lifestyle and Health Australia”.]
  • Asthma bukan disebabkan karena merokok.
    Penelitian mengatakan bahwa tembakau malah menurunkan resiko kelainan alergi [Atopic Disorder, termasuk asthma didalamnya]

    Penelitian mendemonstrasikan hubungan antara pamaparan asap tembakau dan rendahnya resiko kelainan alergi di perkokok dan kecenderungan serupa pada anak-anak mereka

    [Clin Exp Allergy 2001 Jun;31(6):908-14, Does tobacco smoke prevent atopic disorders? A study of two generations of Swedish residents, Hjern A, Hedberg A, Haglund B, Rosen M., juga: asthma_canada.htm]

[sumber: Forces.org; smith.mn]

Jadi, Peringatan Pemerintah itu seharusnya seperti ini:


55 comments:

  1. betulkah itu? ngh... mesti dikaji lagi dong?

    ReplyDelete
  2. trus menurut agan, knpa rokok mesti dilarang??
    andai agan seorang non perokok,apa yang akan agan lakukan setelah melihat n membaca artikel ini,padahal sudah sangat banyak orang yang iri terhadap agan yang tidak merokok dengan alasan agan orang yang sehat...

    ReplyDelete
  3. Dear Hersana,
    pertanyaan kenapa rokok mesti di larang..ya saya juga justru malah heran kenapa mesti dilarang.

    Yang sudah tidak merokok ya sudah jangan merokok..

    karena banyak bukti [tidak saya tuliskan di artikel] yang mengindikasi kesehatan orang merokok sama baiknya dengan yang tidak..begitu pula dengan panjangnya umur..

    Tulisan saya menyajikan bahwa rokok itu ternyata tidak berakibat negatif baik itu bagi yang aktif maupun fasif

    itu aja bos..

    ReplyDelete
  4. lagi-lagi artikel sampah. Perokok aktif dilarang krn yg jd korban justru perokok pasif disekitarnya. Kalau loe mau ngerokok di dlm kamar aja loe sendirian, jd seluruh asap rokoknya elu isep aja sendiri, gak usah bagi-bagi racun ke orang lain, gak sopan, jd pembunuh meracuni orang lain scr elan-pelan! egois banget, kalau mau neggak racun sendirian aja, gak usah bagi-bagi. lol!

    ReplyDelete
  5. M oon,
    banyak baca ya..supaya ngga dikibuli mentah2 sama jurnal2..dan bisa membedakan yang pesanan dan yang bukan

    saya khawatir kamu ngga nyampe bos..

    ReplyDelete
  6. cieh artikel nyampah lu ini yg pesanan dr para pecandu rokok! haa haa haa coba kalo ngerokok itu sendirian aja di ruangan tertutup, 100 batang sekalian, dijamin kalo gak mati ya pingsan, minimal batuk2 parah! Nah racun, pake diisep.lol!

    ReplyDelete
  7. M oon,
    baca artikelnya dan KLIK linnya dan buktikan sendiri pesanan pecantu ato bukan..

    dan menghisap 100 batang sekalian dalam ruang tertutup untuk ngapain?

    biasakan kalo menjawab itu tidak membual dan berlebih2an..jadi ketahuan kalo kamu itu emang oon.

    ReplyDelete
  8. lagi-lagi artikel garbage! ngambil samplenya aja ngasal. justru kalau orang yg merokok itu tak merokok, maka ia akan lebih sehat dr apa yg ia alami saat ia merokok! tolol!

    ReplyDelete
  9. M oon,
    gw dulu sebelum merokok Asma parah sehingga pake ventolin..dan setelah merokok asma gw ngga kumat2 tuh..

    ReplyDelete
  10. weh jangan pada berantem..hargain dong sesama perokok dan yang nggak perokok..we are different..jangan salahkan perbedaan!..

    ReplyDelete
  11. lagi-lagi kelihatan begonya! mmgnya sdh ada penelitian kl sembuh asmanya itu krn akibat rokok, belum tentu! dasar bego! lagipula klpun iya, juga belum tentu hal itu berlaku sama utuk semua orang, hanya untuk orang gila macam elu aja!
    haaa haaa haaa cara pikir nyampah, hasilnya juga garbage! dasar idiot yg sok tahu, makin konyol aja!

    ReplyDelete
  12. M oon:
    mmgnya sdh ada penelitian kl sembuh asmanya itu krn akibat rokok, belum tentu! dasar bego! lagipula klpun iya, juga belum tentu hal itu berlaku sama utuk semua orang, hanya untuk orang gila macam elu aja!

    Saya:
    Ada!..MAKANYA BACA BOS..jangan kalap gara2 tulisan artikel lain tempat merembet2 kemare

    Nih penelitiannya:
    [Clin Exp Allergy 2001 Jun;31(6):908-14, Does tobacco smoke prevent atopic disorders? A study of two generations of Swedish residents, Hjern A, Hedberg A, Haglund B, Rosen M., juga: asthma_canada.htm]

    ..linknya klik aja di atas

    Dan asma gw emang ngga kumat lagi tuh...

    ReplyDelete
  13. penyebab asma itu 101 macam, apa yg cocok bat jenis asma ttt belum tentu cocok untuk jenis asma yg lain bego! makanya gak bisa diambil kesimpulan ngasal gitu aja kl rokok itu menyehatkan, nyatanya kamu nggak berani kan tuh ngerokok seratus batang di ruang tertutup nonstop! padahal bisa itu menghilangkan asma kamu sekalian dgn nyawa kamu sekaligus! efektif! haaa haaa haaa. dasar otak miring, semua-semuanya ya jadi miring deh, sampah semua! begok!

    ReplyDelete
  14. M oon,
    buka linknya gih..biar ngga keliatan tolol banget deh..

    ReplyDelete
  15. yg tolol tu ya elo! ngerokok kok menyehatkan!
    biarpun pakai 1001 alasan, tetap aja kelihatan cara ngambil samplenya aja pun ngaco! begitu ditantang ngerokok di ruang tertutup aja ga berani gitu kok, kalau mmg menyehatkan mustinya gak takut donk! haaa haaa haaa konyol loe!

    ReplyDelete
  16. M oon,
    baca gih linknya..biar tau apa yang diomongin..
    ngga perlu sok intelek deh..masih jauh..kalo cuma bersilat2 lidah doang sih ngga nambah cerdas deh..

    mendingan baca.

    ReplyDelete
  17. cieh, ngomong sama elu gak perlu intelek bisa meledak nanti pala loe! haaa haaa haaa.
    yg penting bukti! kl mmg rokok menyehatkan kok elu takut ditantangin ngerokok di ruang tertututup 1 jam aja! haaa haaa haaa tolol dipiara! ampe mampus tetap tolol!

    ReplyDelete
  18. M oon,
    lha emang kamu terbuktii ngga intelek dan bodoh..ngapain juga kamu marah2..kalo ketauan spt itu?

    aneh..

    ReplyDelete
  19. cieh rugi marah2 cuma krn tulisan sampah beginian, justru geli campur kesihan, kok ya da orang yg sok tahu tapi gak tahu apa2, tanpa tahu malu asal nulis tulisan konyol nyampah dimana2! konyol!

    ReplyDelete
  20. M oon,
    coba buktikan kalo udah baca..terjemahkan ke Indonesianya..sekarang..hehehe..paling jg ngelak spt biasa

    hanya orang kampungan yang berlaku spt kamu..ngga ada isi cuma ngo,ong tok..

    bahkan nama asli pun takut kamu sebutkan...hahahahahaha...kampungan.

    ReplyDelete
  21. buat apa ngelakuin hal yg sia2. Jelas rokok itu BUKAN hal yg menyehatkan, terbukti kamu sendiri pun tak berani merokok di ruangan tertutup, padahal kl mmg menyehatkan harusnya kamu hirup tuh dalam2 seluruh asap rokok, spy jantungmu sehat! gak bakalan kumat2an, asmanya hilang sekaligus dgn nyawamu! haaa haaa haaa. idiot!

    ReplyDelete
  22. M oon,
    Sia2? ah ngga juga tuh..menyehatkan sama aja tuh..o ya ada artikel menarik:
    THOSE 400,000 SMOKING "VICTIMS" LIVE LONGER THAN THE REST OF US!
    Preliminary report
    By Rosalind B. Marimont


    For years the anti-tobacco crusaders, from Drs. Koop and Kessler to President Clinton, have claimed that "cigarette smoking is the greatest cause of preventable or premature deaths, causing 400,000 deaths a year, a number greater than auto accidents, homicide, suicide, and various other causes of death combined."

    They have used this statement to brand tobacco public health enemy number 1, and to justify huge amounts of money, time, and attention to the war on smoking, while all but ignoring alcohol and drug abuse.

    Incredibly, analysis of the ages of the 400K supposed deaths computed by the Centers for Disease Control (CDC) SAMMEC (Smoking Attributable Mortality, Morbidity and Economic Costs) program shows that tobacco is not a major health threat at all - the supposed victims did not die early!

    * THE SMOKING "VICTIMS" LIVED LONGER THAN THE REST OF US, BY ABOUT 2 YEARS - 71.9 vs. 70.

    * OVER 70,000, or about 17%, DIED "PREMATURELY" AT AGES GREATER THAN 85.

    * ONLY 1900, OR FEWER THAN O.5 % OF THE SMOKING "VICTIMS" DIED AT AGES LESS THAN 35, WHILE 143.000, OR 8% OF THE REST OF US DIED AT AGES LESS THAN 35.



    If so many of the smoking victims are old, and so few young, and if, on the average, they live longer than the rest of us, how are their deaths "premature"? According to the technical definition used by SAMMEC, any "smoking related" death is considered premature. There is no upper age limit to the computation.

    These astonishing numbers, which totally demolish the main argument of the anti-smoking movement, are the result of my analysis of the SAMMEC age distribution computations for the years 1990-1994, provided, at my request, by the Office of Smoking and Health (OSH) of the CDC. For comparison with other deaths, I used 1992 mortality statistics of the National Center for Health Statistics.

    On the other hand, the deaths slighted in the 400K statements are premature. For example, the average ages at death of motor accident victims was 39, of suicides 45, and of homicide victims 32, compared to 70 for the general population. These non-smoking deaths total about 98000, of which about 50% are under 35, and are largely alcohol and drug related.

    The SAMMEC methodology has been criticized by many epidemiologists, statisticians, and all purpose general applied mathematicians like me on technical grounds, which are usually not comprehensible to non-specialists. But these age numbers are easy to understand - How is tobacco the number one killer, when its "victims" live longer than the rest of us?

    Rosalind B. Marimont

    [rosalindma@aol.com]

    trus baca juga ini:
    http://www.forces.org/evidence/carol/carol8.htm

    ReplyDelete
  23. kumat lagi , kalau tuh orang nggak ngerokok, dia bisa hidup lebih lama lagi. begok!

    ReplyDelete
  24. M oon,
    kalo ngga baca..kamu akan terus2an oon..percaya deh..udah terbukti koq.

    ReplyDelete
  25. ngambil sample itu manusia yg dlm kondisi yg sama. jelas metode nyampah agi yg mau dipakai! dasar idiot!

    ReplyDelete
  26. M oon,
    kalo cuma cuap2..anak kecil juga bisa..

    ReplyDelete
  27. loe yg cuap2, ngasal ngambil kesimpulan, ngasal ngambil samplenya, nyampah semua tulisan loe!

    ReplyDelete
  28. M oon,
    Ahhh..ketauan sekarang karena lo bilang, "semua tulisan loe!"..ternyata lo itu kalap toh..karena agama lo gw buktikan bukan ajaran kebenaran..trus lo akhirnya nyangkut di artikel ini cuma buat maksaain diri biar dikira bisa mikir..

    Ah ternyata..

    ReplyDelete
  29. buat MOON:

    Anda telah tertelan mentah2 dengan konspirasi dunia....
    Rokok sebenarnya adalah kambing hitam dari percobaan-percobaan nuklir hasil dari era perang dunia ke II yang notabene telah meracuni Atmosfer bumi dengan ber Ton ton Zat Radio aktif yang apabila kita hisap bisa menimbulkan Kangker.
    Pemerintah negara adikuasa tidak mau disalahkan dengan pencemaran radioaktif tersebut. makanya meng kambinghitamkan ROKOK

    Coba anda lebih teliti dan melihat sesuatu bukan hanya dari satu sudut pandang. Dan faktanya merokok memang tidak merugikan kesehatan, banyak fakta dan jurnal ilmiahnya....search Om Google

    Dunia Mengkampanyekan Anti rokok cuma alasan semata untuk mengurangi populasi Dunia yang faktanya (Seorang perokok lebih kebal terhadap Zat radio aktif penyebab kangker ketimbang non perokok)

    ReplyDelete
  30. Whirajhana Eka:

    Sudah tidak usah dilayani cukup orang-orang yang mengetahui kebenaranya saja...mungkin istilah "MEROKOK DAPAT MERUGIKAN KESEHATAN" sudah menjadi Idealisme dan kepercayaan baginya tanpa musti dicaritahu kebenaranya dan hanya bisa meng iya kan nya saja.

    Kita termasuk Orang beruntung yang dapat mengetahui kebenaranya

    Sukses broo tulisannya bagus ^^

    ReplyDelete
  31. iye, ga usah dilayani si moon itu.. Wkwk.. Udah gw duga kyknya krn keyakinan agama.. Makanya ngotot bgt.. Dr tadi ts ngomongnya baik2 dan nyodorin bukti2, tp si moon ini datang tnp mau mahami artikel n hanya dgn 1 tjuan ngebantah, ngebantahnyapun ga ada bukti, lgsg ngejek2 blg bego, dll... Ngapain ngerokok 100 btg dlm kamar coba? Apapun itu, kalo lebay n blebihan kyknya bkal brakibat bruk juga.. Emangnya lo bisa ya sehat stelah makan 100 piring sayur sehari? Keliatan kok mana org yg udah fanatik amat ama pikirannya sndri..

    ReplyDelete
  32. haa haa si dungu yg sok tahu, bukti apa yg loe koar-koarkan itu hah?! loe itu baca qur'an aja gak bisa, ngartiin aja salah-salah, bhs arab aja gak bisa, apalagi bhs Indonesianya juga sering salah persepsi, haaa haa haaa bisa-bisanya ngaku-ngaku, sok tahu dan tak tahu malu! itulah elo, wira sablenk! haaa haa haa haa
    ok coba aja tak usah 100batang, cukup satu-satu batang aja kalian ngerokok di ruangan tertutup tak usah bagi2 racun, kalian isap dalam-dalam sendiri tuh asap rokok yg menurutmu menyehatkan itu! berani?! kalau kuat satu jam lebih. haaa haa haa, bego dipiara!

    ReplyDelete
  33. sakit.. !! sekalian aja bilkang narkoba gak berbahya.
    artikel lo semuanya sampah.. !!1
    @boom, hajar terus broo gw dukung.. !!

    ReplyDelete
  34. @moon,hajar terus broo gw dukung.. !!

    ReplyDelete
  35. Ha ha ha ha, kasihan bro, pelan-pelan aja, didiemin juga bakalan mati sendiri...

    reinkarnasi pula jadi ulet bulu...q q q q q

    ReplyDelete
  36. M-oon,
    karena lo bawa2 AQ lagi di ARTIKEL ini padahal ngga nyambung...baik biar otak lo rada ke-buka, mari baca sendiri canggihnya Islam, di sini:

    Kosmologi Islam: Bumi yang datar ada di atas Ikan Paus

    [http://wirajhana-eka.blogspot.com/2008/08/versi-agama-bumi-datar-matahari.html#kosmologiislam]

    Masuk logika?

    ReplyDelete
  37. TAK ADA satupun ayat quran yang menyatakan seperti itu, jadi jelas kalianlah yang asal tafsir, tapi dimaklumi karena manusia itu tempatnya salah, manusia ada kekurangannya, tak semua pengetahuan ia kuasai, jadi ya dimaklumi kalau salah tafsir terhadap ayat-ayat quran.

    Al quran memang ditujukan bagi kaum yang berakal.

    BAnyak kebenaran quran yang terbukti dengan sendirinya seiring pencapaian kemajuan iptek dan tehnologi manusia dari jaman ke jaman, untuk memahaminya secara tepat.
    Namun yang pasti quran tak pernah salah, seperti penjelasan bahwa besi itu bukan berasal dari bumi, mana orang tahu sebelumnya, padahal sudah dijelaskan dalam salah satu ayat quran sejak dulu. Di surah Al Hadid ayat ke-25, dinyatakan dengan jelas dari mana sebenarnya asal besi…

    “… dan kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ..” [al-Hadid : 25]

    Kata “anzalna” yang berarti “kami turunkan” khususnya digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni “secara bendawi diturunkan dari langit“, kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting. Penemuan astronomi modern telah mengungkapkan bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.

    ReplyDelete
  38. Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat.

    Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut “nova” atau “supernova“. Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

    Keterangan di atas dan pernyataan dalam alquran surat al-Hadid ayat 25 menunjukkan sebuah kesimpulan yang sama, bahwa besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan “diturunkan ke bumi“. Fakta ini sudah dinyatakan sejak lebih dari 1400 tahun lalu dalam Alquran dan telah terbukti di masa sekarang.

    ReplyDelete
  39. M-oon,
    Tentang Bumi di atas punggung ikan paus, kamu katakan "TAK ADA satupun ayat quran yang menyatakan seperti itu, jadi jelas kalianlah yang asal tafsir"

    Saya:
    hehehehe..sedih ya dalam ASELI ARAB disebutkan..lagian siapa bilang ngga disebutkan di AQ? ada tuh nun dalam surat 68:1 dan cilakannya itu juga disampaikan oleh NABIMU, SAHABAT NABI, IBN JARIR, IBN KATHIR< QURTUBI, TUSTARI, SAHIHnya kafi dari SYi'ah

    ..bumi di atas punggung ikan paus?...busetttttttt deh..

    Kemudian,
    Anda bawa2 Ayat 57:25 dengan MENGKLAIM bahwa "besi itu bukan berasal dari bumi, mana orang tahu sebelumnya" dengan menggunakan kata "Kata “anzalna” yang berarti “kami turunkan” khususnya digunakan untuk besi dalam ayat ini"

    Saya:
    Besi udah digunakan di dunia adalah 40.000 SM s/d 30.000 SM oleh bangsa Aterian dan Khumusan [http://www.mnsu.edu/emuseum/prehistory/egypt/history/paleolithic%20egypt.htm], atau penduduk Native amerika yang terakhir 8000 BC [http://archaeology.about.com/od/mterms/g/metallurgy.htm]..

    Sementara ADAM diciptakan di hari ke 5 [jumat], yang setara 5000 tahun atau 4430 tahunan setelah muhammad lahir..

    Menurut penciptaan di sisi allah selama 50.000 tahun ngga ada penciptaan apapun selain qalam [pulpen], baru kemudian diciptakan ikan besar, bumi di taro di atasnya pada 4 hari pertama dan hari ke-5 baru adam...hahahahahaha

    So, Bagaimana mungkin ini produk ALLAH?!..

    Kemuian,
    kata "Anzalnaa" yang berasal dari Nazala = turun..Kata itu tidak HANYA ada disurat khusus hadiid tapi ada di 52 AYAT!

    Jadi, Anzalnaa "khusus" utk 52 ayat..hehehehe

    arti hadid juga berarti "tajam" sebagaimana bunyi surat 50:22, "..alyawma hadiidun"..

    Sehinga hadiid yang dimaksud surat 55:25 adalah sebagaimana tertulis di hadis:

    ..Then He ordered the believers to fight the disbelievers using swords, using them to strike the necks and foreheads of those who opposed, rejected and denied the Qur'an.

    Imam Ahmad and Abu Dawud recorded that `Abdullah bin `Umar said that the Messenger of Allah said,

    «بُعِثْتُ بِالسَّيْفِ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ حَتْى يُعْبَدَ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَجُعِلَ رِزْقِي تَحْتَ ظِلِّ رُمْحِي، وَجُعِلَ الذِّلَّةُ والصَّغَارُ عَلَى مَنْ خَالَفَ أَمْرِي، وَمَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُم»

    (I was sent with the sword just before the Hour so that Allah be worshipped alone without partners. My provision was placed under the shadow of my spear, and those who defy my order were disgraced and humiliated, and he who imitates a people is one of them.) This is why Allah the Exalted said,

    [فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ]

    (wherein is mighty power,) in reference to weapons, such as swords, spears, daggers, arrows, shields, and so forth [Benefit of iron, ibn kathir, http://tafsir.com/default.asp?sid=57&tid=52707]

    busett...urusannya koq perang dan perang..tuhan yang memerintahkan membunuh sesama manusia emang cuma Allah

    Paham?

    ReplyDelete
  40. Dear Wirajhana,

    Saya takjub dengan pengetahuan dan pemahaman Wira tentang Science dan mendalamnya ajaran Budha dan Hindhu. Saya sendiri beragama Islam, dan akhir2 ini mulai rajin membaca ajaran agama lain.

    Berbekal keyakinan bahwa Tuhan akan memberi petunjuk bagi hambaNya yang berusaha mengenalNya serta berbekal hati & pikiran terbuka untuk menerima perbedaan dan hal2 baru, semoga saya mampu memahami & tercerahkan. Kebetulan sekali saya belum 'menyentuh" ajaran Budha.

    Semoga dengan pencerahan yang diperoleh, bisa membawa perubahan dan perbaikan diri dan jiwa, karena itulah sejatinya muara yg dituju. Pencerahan atas jati diri,apa tujuan hidup kita,dan bagaimana kita bermanfaat bagi banyak manusia lain serta alam semesta, sungguh sebuah karunia terbesar yg diharapkan setiap umat manusia

    Terima kasih untuk info link2nya

    Salam
    Vinio Jubilee

    ReplyDelete
  41. @all,
    ada kabar baik nih..

    "Pro dan Kontra terkait dengan bahaya asap rokok bagi kesehatan manusia mengemuka setelah Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materi Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pada Rabu (5/1)"

    Sutiman, Guru Besar Biomolekuler UnBraw:
    Stigma rokok kretek sbg penyebab kanker..namun hal itu tidak didasarkan atas penelitian atau survei dgn sampel populasi perokok kretek yg tdk sedang berobat ke dokter atau rumah sakit. [http://jurnalberita.com/2011/01/wah-bahaya-rokok-diragukan/]

    fakta lain:
    http://id.berita.yahoo.com/divine-cigarette-sehatkan-penderita-kanker-hati-20110118-120600-551.html

    Ayo Hajar!

    ReplyDelete
  42. Maaf sy nyasar ke blog ini dan langsung nimbrung.
    Kalo anda berfikir rokok 'melindungi' kesehatan seperti judul diatas, dan menyehatkan (contoh: untuk penderita kanker hati) kalo anda memang bener2 yakin coba suruh anak-anak anda merokok, mau?
    * anda memposting, secara tidak langsung anda menganjurkan, karena kalau tidak anda hanya menyimpan prinsip anda untuk diri sendiri, kecuali untuk sebagai pembenaran saja

    piss :)

    ReplyDelete
  43. @Dewey,
    anda:
    Kalo anda berfikir rokok 'melindungi' kesehatan seperti judul diatas, dan menyehatkan (contoh: untuk penderita kanker hati) kalo anda memang bener2 yakin coba suruh anak-anak anda merokok, mau?

    gw:
    Anda mengomentari hanya karena "puanass"

    seperti yg saya tuliskan di komentar di atas:
    "Yang sudah tidak merokok ya sudah jangan merokok..

    karena banyak bukti [tidak saya tuliskan di artikel] yang mengindikasi kesehatan orang merokok sama baiknya dengan yang tidak..begitu pula dengan panjangnya umur..

    Tulisan saya menyajikan bahwa rokok itu ternyata tidak berakibat negatif baik itu bagi yang aktif maupun fasif"

    berkenaan dengan pertanyaan anda, maka:
    anak2 ngga perlu gw suruh2/larang buat ngerokok atau tidak, semuanya terserah mereka mo ngerokok ato ngga..

    ReplyDelete
  44. hehe, cepet amat mas jawabnya. sori kalu ternyata komentar/pertanyaan iseng saya ternyata bikin 'gerahh' ya. hihihi

    btw, saya salut anda konsisten, jadi kalu besok lusa anak anda ngerokok jangan dilarang ya, (meski misal masih tergolon bawah umur) ;becanda ding;

    tapi kalau misal anda cari artikel tentang negatif zat dalam rokok juga bejibun mas [kalo ini jelas2 gak perlu sy bawa artikel disini, you already know]. anda bilang itu mitos ok aja.
    sayang aja disisi ini anda ternyata kurang konsisten. karena kurang adil anda menuduh penelitian yg bilang zat dalam rokok itu berbahaya ternyata 'titipan', dan penelitian yg bilang zat dalam rokok itu tdk berdampak negatif 'bukan titipan'

    susah memang untuk gak subjektif. ya gak...

    Untung saja anda memasukan 'variabel' "Yang sudah tidak merokok ya sudah jangan merokok.."
    ada kata jangan, alias melarang.

    *pesen titipan: jujur sy sebel bgt sama org yg ngerokok disebelah sy yg gak peduli sama asepnya kena org lain. itu bikin saya 'puanass' hehe. mudah2an anda gak kaya gitu ya

    piss and rock :)

    ReplyDelete
  45. Dewey,
    ada satu judul penelitian:
    Smoking Does Not Cause Lung Cancer (According to WHO/CDC Data)*
    By: James P. Siepmann, MD

    Yes, it is true, smoking does not cause lung cancer. It is only one of many risk factors for lung cancer. I initially was going to write an article on how the professional literature and publications misuse the language by saying "smoking causes lung cancer"1,2, but the more that I looked into how biased the literature, professional organizations, and the media are, I modified this article to one on trying to put the relationship between smoking and cancer into perspective. (No, I did not get paid off by the tobacco companies, or anything else like that.)[..] [http://www.data-yard.net/1​0c/siepmann1.htm]

    dia ini subyektif juga?..jangan2 karena dendam kali ya...

    sama seperti anda..karena anda ngga kena asap...anda memusuhi semua keterangan fair tentang manfaat rokok

    apakah kalo pacar anda kentut..lantas anda "puanas" juga kaya gini?

    ReplyDelete
  46. Lho siapa bilang sy memusuhi semua keterangan/artikel 'fair' tentang manfaat rokok,
    coba kalimat mana?

    Justru sy mempertanyakan kesubjektifan anda, sekaligus mempertanyakan keyakinan anda tentang manfaat rokok.
    Kan anda yg bilang klo penelitian ttg dampak negatif rokok tidak netral, ada 'kepentingan sponsorship dan jabatan'. wkwkwkwk
    (anak anda cuman sy jadiin sample tentang keyakinan seseorang, yg biasanya cuman sampai mulut ato cari kebenaran yg sesuai alias pembenaran )

    *Btw saya belum punya pacar (kasian ya hehe), klo ada anak anda yg cewe boleh dong dikenalin....hehehe becanda ding, So sy belum tau reaksi saya kalo cewe sy kentut disebelah sy

    ReplyDelete
  47. Beberapa waktu lalu ganja juga dikatakan tidak berbahaya dn akan diajukan untuk dpt diproduksi masal. Munkin bpk bisa membahasnya juga. Kita yg bukan ahlinya, tidak bisa yakin mana yg benar. Spt kata guru saya, Yg namanya dunia maya, isinya ya sebagian besar ya MAYA. Yg bilang tembakau berbahaya katanya para scientist, yg bilang tembakau sehat katanya juga scientist. Yg bukan scientist ya cuman bisa jadi korban ketidaktahuan.
    (bukan bermaksud menggurui)Kalau masalah tembakaunya, saya sih tidak tahu pak, mungkin benar ada manfaatnya. tetapi kalau rokok kan tidak cuma masalah tembakau pak. Ada asapnya dan zat2 lainnya yg berbahaya. Namun mungkin kalau anda search di dunia maya, bukan tidak mungkin anda juga menemukan “manfaat menghirup asap bagi paru-paru”. Tentu saja namanya juga dunia MAYA.
    Tetapi mari berusaha bicara fakta. Walaupun anda perokok, apa anda mau menghirup asap dr knalpot mobil? Tidak bukan? Kenapa? Karena asap itu berbahaya. Orang yang menghirup dupa saja bisa terserang sakitnya. Seorang yg memiliki luka, memar, apalagi infeksi dan radang di sekitar T.H.T. tidak diperbolehkan menghirup asap sedikitpun oleh dokter.
    Asap itu bersifat pekat dan lengket. Ketika asap terhirup ke paru, asap itu banyak tertinggal di dinding paru, kemudian disana mengendap dan menyerap darah sehingga menjadi gumpalan lendir.
    Paru2 itu seperti palung di bawah sungai. Diatas air nampak terus mengalir, namun di bawah, di palung, air disana terjebak sekian lama. Begitulah ketika kita bernafas seperti biasa, spt yg anda lakukan sekarang, sebenarnya kita hanya menyirkulasikan sedikit udara. Sisanya, terutama asap yg lengket itu, ada yg terjebak di dalam dan menjadi penyakit. Apa buktinya? Pernah memperhatikan ketika kita batuk/bersin? Otot perut itu mendorong kuat ke dalam, padahal biasanya kita mengeluarkan nafas perut itu keluar(membesar) itu sebenarnya kontraksi otot perut untuk memeras sekuat2nya paru2 agar mengeluarkan toksin dan karbon yg mengendap di dinding paru.
    saya adalah praktisi Yoga, guru saya adalah Yogi Bali yg sudah go internasional(sekedar informasi, pamerlah istilahnya...).
    Banyak diantara muridnya adalah mantan perokok. Walaupun menurut peneliti2 itu rokok katanya sehat, namun banyak sekali perokok yg datang kpd beliau mengeluhkan berbagai penyakit akibat kebiasaan merokoknya itu (mungkin anda adalah 1 dari sedikit orang beruntung yg tdk pernah mengeluhkan sakit apa2 akibat rokok itu).
    Upaya pembersihan yg dilakukan untuk mereka adalah dengan berbagai neti(pembersihan dalam), puasa dgn diet khusus yg ketat dan teknik2 pernafasan spt mulabandha dll. Hasilnya, mereka yg perokok berat akan mengeluarkan lendir hitam kemerah2an(karena darah) yg sangat pekat, sedangkan mereka yg perokok ringan/orang yg kebetulan sehari2 sering menghirup asap, mengeluarkan lendir abu/kuning/hijau.
    Ini merupakan upaya yg berat, melalui berbagai tahapan yg tidak mudah. Jadi sangat dianjurkan untuk menghindari menghirup asap berbahaya. Dan ini fakta, bukan tulisan2 yg sumbernya asal.

    ReplyDelete
  48. Dan kalau menurut penelitian rokok itu tidak membuat kecanduan, saya tidak tahu pasti. Saya tidak berani bilang ya atau tidak.
    Namun kalau memang benar demikian, kenapa ada banyak sekali teman-teman saya dan orang2 seluruh dunia yg berusaha dgn berbagai cara agar bisa menghilangkan kecanduannya thd rokok? Mulai dari ke psikolog, membeli obat2an, mencoba pengobatan alternatif, membeli kaset dn buku motifasi, hingga ke ahli hipnotis. Setengah mati mereka ingin lepas dari rokok namun tetap sulit. Tolong jelaskan hal ini.
    Saya sudah mencoba berkata pada teman saya, “bro rokok itu sebenarnya tidak membuat kecanduan, kamu cuma menghayal.” Tetapi tidak berhasil. Kecanduannya adalah hal yg nyata.
    Saya tidak tahu/belum tahu ada perokok yg merokoknya sekali sebulan, atau seminggu cuma sebatang. Yang saya tahu di sekitar saya perokok2 itu harus merokok sehari bisa 3 kali, 5 kali, 10 kali. Ada teman saya yg bisa puasa 2 hari tanpa makan tetapi tidak bisa tidak merokok tiap jam! Apakah ini bukan tanda2 adanya zat adiktif?
    Mungkin anda tidak usah mencari di dunia maya lagi, cukup buktikan pd diri sendiri, berapa kali anda merokok sehari? Dan kalau memang rokok tidak membuat ketagihan, bisa anda tidak merokok selama sekian lama? Tanpa muncul efek samping.
    Nah disini perlu kejujuran dari anda untuk mau membuktikannya, atau plng tidak berpikir “bisakah?”. Yg merokok juga bukan saya tapi anda.Yg menulis artikel ini juga anda. yg sepatutnya membuktikan (kalau mau) juga anda.
    Untuk apa mengurusi dokter ini bilang boleh dokter ini bilang tidak boleh. Lebih baik tanya badan sendiri, tambah sehat apa tambah sakit. Betul tidak?
    Kalau ada yg bilang rokok itu sehat ya boleh2 saja. Memang saya juga melihat ada teman saya yg perokok, namun ia secara fisik lbh sehat dari teman yg tidak merokok, entah karena rokoknya atau yg lain.
    Namun sama seperti minuman keras, kopi, hal2 seperti itu juga dikatakan bisa menyehatkan tubuh kan? Tapi apakah para yogi, para sannyasi, para pencari tuhan, para brahmachari, ataupun Sang Buddha mengkonsumsi itu(sekalipun barang2 itu dlm takaran tertentu memang ada khasiatnya)?
    yg ada Mbah Surip yg mengkonsumsi rokok dan kopi setiap hari hampir tak terkontrol, alhasil, beliau meninggal karena itu. Anda kami harapkan tidak menyusul beliau karena kami masih ingin melihat blog ini diasuh oleh pengasuhnya.
    Semoga anda selalu dlm keadaan sehat.

    ReplyDelete
  49. Hanjaya,
    saya perokok 2 bungkus sehari, selama bertahun2...dan ngga ada tuh paru2 saya bolong [rontgen] juga merokok telah membuat serangan athma saya TIDAK kumatlagi..itu PERSIS spt hasil penelitian di atas.

    Sebelumnya saya memutuskan utk berhenti merokok dan terjadi begitu saja..selama 10/11 bulan..TIDAK ADA tuh keinginan saya utk menyentuh rokok selama berbulan2..itu PERSIS spt kata penelitian yg menyatakan nikotin tidak mengakibatkan ketagihan..Saya mulai lagi karena jengkel dengan Athma yg menyerang saya tiap hari..Kemudian setelah merokok saya takjub karena serangan Athma itu berangsur2 menghilang dan itu malah PERSIS seperti kata penelitian!

    Perlu anda ketahui,
    Semua penelitian yg PERSIS dengan yg saya alami saya baca bertahun-tahun KEMUDIAN!

    Jadi, mau dibilang apa lagi..penelitian tsb ngga boong tuh dan persis spt kejadian yg saya alami.

    Semoga anda sadar bahwa ternyata anda ini telah dicekoki hasil penelitian keliru karena "uang" dan kepentingan.

    ReplyDelete
  50. asma, bagaimana kalau diatasi dg senam/ olahraga tiap hari?
    yg jelas merokok, memasukkan udara kotor.

    ReplyDelete
  51. Tubuh adalah Bait Allah. Jangan dirusak, apalagi dengan udara kotor. Jangan percaya dengan propaganda sesat ini. Ingat iblis sangat pandai menipu. Semoga Pak Wira bisa segera bertobat. Semoga!

    ReplyDelete
  52. Tulisan Michael Sendow di kompasiana, "Ah, Merokok Ternyata Tidak Berbahaya!"

    [..]

    1. ..Menurut Woodrow Wyatt, peneliti dari Inggris dalam artikel yang di muat di The Times (Juli 1994), orang merokok di Glasgow tidak lebih banyak dari mereka yang ada di Bournemouth (kota sebelah selatan Glasgow). Tapi ternyata angka penderita penyakit jantung di Glasgow lebih banyak dari pada di Bournemouth.

    2. Orang Yunani yang mendapat subsidi tembakau dari Uni Eropa, merupakan perokok terberat di dunia, namun angka rata-rata penderita kanker wanita terendah dan terendah kedua bagi pria. Demikian pula untuk penyakit jantung dan pernafasan, sangat sedikit. Hal ini di sebabkan orang Yunani banyak mengkonsumsi ikan dan minyak zaitun yang mengandung lemak tak jenuh ganda.

    3. Seorang ahli THT ternama di AS mengatakan, bahwa ia menyarankan pada mantan perokok yang terserang batuk, untuk menghisap dua batang rokok sehari, dan hal itu menyembuhkan mereka.

    4. Dr. James Le Fanu di AS menulis: “Perokok mempunyai resiko 50% lebih sedikit terkena penyakit alzheimer (pikun), dan banyak perokok yang mempunyai perlindungan lebih banyak dari penyakit ini.” The New England Journal of Medicine tahun 1985 menulis, para perokok yang terkena kanker endometrik kandungan 50% lebih sedikit daripada nonperokok.

    5. Menurut artikel di Journal of The American Medical Association, penyakit kanker usus dan ulcerative, 30-50% lebih besar berpotensi menyerang nonperokok.

    6. The American Government’s Health and Nutrition Examination Survey, menemukan kemungkinan osteoarthritis menyerang perokok berat 5 kali lebih kecil daripada nonperokok.

    7. Menurut Prof. Petrus Budi Santoso, rokok bisa menolong manusia dari terkaman parkinson (sindrom yang membuat organ tubuh bergetar liar dan susah di kontrol). Sebab, dalam rokok terdapat nikotin yang dapat menghambat berkurangnya sel-sel di otak, yang mengakibatkan gangguan pada saraf. Ahli penyakit saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu mengaku pernah meneliti dampak nikotin terhadap parkinson pada tahun 1987. Ia meneliti 100 pria perokok dan 100 pria tak merokok, yang semuanya penderita parkinson. Mereka rata-rata berusia di atas 50 tahun. “Ternyata mereka yang perokok tidak cepat parah penyakitnya,” katanya.

    8. Di Inggris, pada akhir perang dunia ke dua, penderita jantung mengalami penurunan secara drastis padahal jumlah perokok waktu itu sangat tinggi.

    ReplyDelete
  53. no smoking --> bukan ga boleh ngerokok,,tp asepnya itu gausa dibagi2...
    cobain aja ngerokok trus ga dikuarin asepnya (isep semua sendiri), dijamin ga bakal tahan 5 menit ngerokok.
    wong racun koq dibelain..wong edan

    ReplyDelete
  54. The first time I visited your website, I found the happiness which is certainly very super.
    Tipe Kanker Hati Primer

    ReplyDelete