Sunday, December 28, 2008

Misteri 39 Jam: David Blaine Membuktikan Yesus Selamat ?


Sebelum kita lihat apa yang penting dari yang dilakukan oleh Pesulap terkenal David Blaine, ada baiknya kita telusuri dulu definisi tentang hari, hari sabat, waktu pemotongan kurban dan dilanjutkan dengan catatan kronologis kematian Yesus yang ada di empat Injil.

Definisi hari dalam tradisi Yahudi

Permulaan hari ke-1 s/d ke-6 [Kejadian 1: 5; 1:8; 1:13; 1:19; 1:23; 1:31]:

'...Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ke...'

Sehingga mulainya hari adalah saat petang dan hitungan 1 hari penuh adalah dari petang hingga kembali ke-petang berikutnya:

'..Mulai pada malam..dari matahari terbenam sampai matahari terbenam..'[Imamat 23:32, saat menyatakan hari ke-9 bulan ke-7].

Jadi hari itu berjalan diantara 2 petang ["ereb ad ereb" = petang sampai petang yang hampir bersinonim dengan frase 'beyn ereb hayah" = antara (beyn) petang (ereb) hadir (hayah): Keluaran 12.6; bilangan 3.5]


Hari apa sih sabat reguler itu?

Alkitab tidak menyebutkan kepastian hari (misalnya selasa, minggu, dst) mengenai kapan hari sabat itu. Mayoritas orang menyatakan bahwa Sabat adalah hari Sabtu, alasannya adalah kesamaan S B T dan juga kata 'Sabtu' sangat dekat pengucapannya dengan kata 'Sabat'.
    Weeks
    The Hebrew calendar follows a seven-day weekly cycle, which runs concurrently but independently of the monthly and annual cycles. The names for the days of the week are simply the day number within the week. In Hebrew, these names may be abbreviated using the numerical value of the Hebrew letters, for example יום א׳ (Day 1, or Yom Rishon (Hebrew: יום ראשון‎):

    Yom Rishon (Hebrew: יום ראשון‎), abbreviated יום א׳ = "first day" = Sunday
    Yom Sheni (יום שני), abbr. יום ב׳ = "second day" = Monday
    Yom Shlishi (יום שלישי), abbr. יום ג׳ = "third day" = Tuesday
    Yom Reviʻi (יום רבעי), abbr. יום ד׳ = "fourth day" = Wednesday
    Yom Chamishi (יום חמישי), abbr. יום ה׳ = "fifth day" = Thursday
    Yom Shishi (יום ששי), abbr. יום ו׳ = "sixth day" = Friday
    Yom Shabbat (יום שבת or more usually שבת - Shabbat), abbr. יום ש׳ = "Sabbath day (Rest day)" = Saturday

    The names of the days of the week are modeled on the seven days mentioned in the Creation story. For example, Genesis 1:5 "... And there was evening and there was morning, one day". "One day" also translates to "first day" or "day one". Similarly, see Genesis 1:8, 1:13, 1:19, 1:23, 1:31 and 2.2. [lihat juga disini, di sini, disini, disini dan di sini]
Oke-lah, kalau itu dianggap benar maka Sabtu yang dimaksud seharusnya mulai dari Sabtu Malam - Minggu Senja!
    First day of the week
    In Jewish, Western Christian and Greek Orthodox tradition, the first day of the week is Sunday.

    The Hebrew, Ecclesiastical Latin and Medieval and Modern Greek languages number most of the days of the week. In Hebrew, Sunday through Friday are numbered one through six; in Ecclesiastical Latin, Monday through Friday are numbered the second through the sixth days of the week (feria); in Medieval and Modern Greek, Monday through Thursday are numbered the second through fifth.

    For many Western Christians and Jews, Sunday remains the first day of the week. Most, though not all, business and lamsocial calendars in North America mark Sunday as the first day of the week.
Sehingga hari minggu sebagai hari pertama seharusnya mulai dari Minggu malam - senin senja

Hari sabat kaum yahudi ada banyak, dinyatakan di kitab Imamat 23:

Hari ke-7,
tidak bekerja (23:1-3), Pertemuan Kudus. Hari ke-7 untuk istirahat (keluaran 16:26, 20:9-10, 31:15, 35:2: 'tetapi pada hari yang ke-7 adalah hari sabat').
Ditegaskan permulaan hari paskah yaitu di ulangan 16:6, '..engkau harus mempersembahkan korban Paskah itu pada waktu senja, ketika matahari terbenam'

Bulan ke-1 (23:4-8)
23:4. Inilah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN, hari-hari pertemuan kudus, yang harus kamu maklumkan masing-masing pada waktunya yang tetap.
23:5 Dalam bulan ke-1, pada tanggal 14 bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.
23:6 Dan pada hari 15 bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; 7 hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.
23:7 Pada hari ke-1 kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.
23:8 Kamu harus mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN 7 hari lamanya; pada hari yang ke-7 haruslah ada pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.

Hari ke-1 panen/hasil apapun (23:9-22)
Dilakukan satu hari setelah Sabat
Satu hari setelah sabat + 7 minggu/7 sabat (50 hari), diumumkan sebagai hari raya/sabat (Hari raya Panen), ada perjamuan kudus, Jangan melakukan pekerjaan berat-berat

Bulan ke-7 (23:9-44)
tanggal 1, hari serunai, Pertemuan Kudus, tidak boleh bekerja berat-berat
tanggal 9, malam sampai tanggal 10 Senja, tidak boleh bekerja dan harus puasa, melanggar akan dibinasakan, hari sabat
tanggal 10, hari pendamaian, ada pertemuan Kudus, tidak boleh bekerja apapun
tanggal 15, hari pondok daun dilaksanakan selama 7 hari, hari pertama ada pertemuan kudus tidak boleh bekerja apapun, harus tinggal dipondok daun untuk Israel asli selama 7 hari
tanggal 23, pertemuan kudus, tidak boleh bekerja apapun

(Juga disebutkan d Imamat 16:29-31, Bilangan 28:16-31, Yehezkiel 45:21-25), dan disingkat hari sabat dan 3 hari raya di II Tawarih 8:13 sesuai dengan apa yang menurut perintah Musa ditetapkan sebagai korban untuk setiap hari, yakni
  • pada hari-hari Sabat,
  • pada bulan-bulan baru,
  • dan tiga kali setahun pada hari-hari raya:
  • pada hari raya Roti Tidak Beragi,
  • pada hari raya 7 Minggu dan
  • pada hari raya Pondok Daun.
Siapapun yang bekerja pada hari-hari Sabat/Paskah akan dihukum mati dilenyapkan dari bangsanya (Imamat 19:8, 23:29-30; Keluaran 31:14-16, 35:2, Bilangan 9:13, 15:32-36; Yeremia 17:21,27; Yehezkiel 20:21)

Pemotongan Domba untuk Paskah
ada 2 waktu pemotongan [Keluaran 29:38-39; bilangan 28.3-4], yaitu:

'Inilah yang harus kauolah di atas mezbah itu: dua anak domba berumur setahun, tetap tiap-tiap hari. Domba yang satu haruslah kauolah pada waktu pagi (boqer) dan domba yang lain kauolah antara senja (beyn ereb)'.

Semalam menjelang di salib
Yesus mengalami sedih, gentar dan takut pada satu hari sebelum salib:

Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." [Matius 26:37-38, Markus14:32-34]

"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. [Lukas 22:42-44]

Kronologis Hari kematian Yesus

Injil Matius
Hari raya roti tak beragi, Perjamuan Kudus
26:2 "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."
26:17 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
26:18 Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."
26:19 Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.
26:20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu

[Hari Penanggalan yahudi di mulai pada malam hari s/d senja keesokan harinya, artinya murid-murid yesus datang kepadanya di keesokan harinya tapi masih di hari roti raya roti tak beragi, jadi saat ia merayakan paskah sudah masuk di hari kedua hari raya roti beragi, tanggal 16 nisan]

Hari persiapan Sabat sudah lewat dan Yesus sudah Meninggal
26:34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku 3x."
26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.
26:75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku 3x." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

[Kejadian ini masih ada di tanggal 16, malam s/d subuh]

27:1. Ketika hari mulai siang, semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkumpul dan mengambil keputusan untuk membunuh Yesus.
27:2 Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus, wali negeri itu.
27:15 Telah menjadi kebiasaan bagi wali negeri untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu atas pilihan orang banyak.
27:45 Mulai dari jam ke-6 (hora hektos, terjemahan: jam 12) kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3).
27:46 Kira-kira jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3) berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
27:50. Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:57. Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.
27:58 Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya.
27:59 Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih,
27:60 lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.
27:61 Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu.

[semua peristiwa ini terjadi pada hari kedua hari raya roti beragi yaitu tanggal 16 pagi s/d menjelang malam, yang merupakan akhir dari tanggal 16 nisan]

27:62 Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah 3 hari Aku akan bangkit. Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."

[Kata ‘keesokan harinya, yaitu setelah hari persiapan’ merupakan hari baru yang di mulai pada malam hari, jadi bukan tanggal 16 nisan lagi namun sudah masuk pada tanggal 17 bulan ke-1, ini juga menandakan bahwa tanggal 16 merupakan hari persiapan untuk sabat regular

Jadi kata keesokan harinya merupakan malam hari, sudah masuk hari sabat dan sudah merupakan tanggal 17.

Hari sabat menurut penanggalan modern jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari Sabtu sore]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
28:1-2 Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya

[Kalau mengikuti urutan, maka kata ‘yaitu, setelah hari persiapan’ = hari sabat regular, yaitu pada bulan ke-1, tanggal 17 nisan yang di mulai pada malam hari, Jadi tangal 17, malam sudah masuk hari sabat

Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari raya sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat.

Hari pertama, yaitu tanggal 18 Nisan dimulai minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

Injil Markus
Hari raya roti tak beragi, Perjamuan Kudus
14:1. Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi...
14:12. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"...
14:16 Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
14:17 Setelah hari malam, datanglah Yesus bersama-sama dengan kedua belas murid itu.

[Hari Penanggalan yahudi di mulai pada malam hari s/d senja keesokan harinya, artinya murid-murid yesus datang kepadanya di keesokan harinya tapi masih di hari roti raya roti tak beragi, jadi saat ia merayakan paskah sudah masuk di hari kedua hari raya roti beragi, tanggal 16 nisan]

Hari persiapan Sabat
14:30 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku 3x."
14:72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku 3x." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.

[Kejadian ini masih ada di tanggal 16 nisan, malam s/d subuh]

15:1. Pagi-pagi benar imam-imam kepala bersama tua-tua dan ahli-ahli Taurat dan seluruh anggota Sanhedrin/Mahkamah Agama sudah bulat mupakatnya. Mereka membelenggu Yesus lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus.
15:6 Telah menjadi kebiasaan untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu menurut permintaan orang banyak.

Golgota
15:25 Jam ke-3 (hora tritos, terjemahan: jam 9) ketika Ia disalibkan.
15:33. Pada jam ke-6 (hora hektos, terjemahan: jam 12), kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3)
15:34 Pada jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3), terjemahan: jam 3; berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

[Note:
Terdapat perbedaan waktu Yesus disalibkan: "hektos hora" (jam ke-6, Yohanes 19:14) VS "hora tritos" (jam ke-3, Markus 15:25).
Argumen yang biasa digunakan menanggapi perbedaan fatal ini adalah bahwa Markus menggunakan waktu Yahudi sementara Yohanes menggunakan waktu Romawi :)

Argument ini lemah karena klaim metaphora domba paskah hanya fit dengan tradisi waktu Yahudi dan juga panjang waktu tiap hari tidak tetap 12 jam saja namun bervariasi sesuai posisi titik balik matahari di winter dan summer, misal: waktu summer untuk jam ke-9 adalah jam 02.31 dan waktu senja terakhir adalah 19.33, Jadi terdapat selisih waktu hingga 5 JAM sebelum mulainya Sabat
]

15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.
15:42. Sementara itu hari mulai malam, dan hari itu adalah hari persiapan, yaitu hari menjelang Sabat.
15:44 Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati. Maka ia memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah mati.
15:45 Sesudah didengarnya keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan mayat itu kepada Yusuf.

[Note:
perlu diperhatikan keheranan Pilatus, bahwa dalam kurun waktu 3 jam-an saja, di antara 3 penjahat yang dihukum, hanya yesus yang wafat sementara 2 lainnya tidak.

Penyaliban penjahat telah banyak dilakukan sebelumnya, tidak terjadi pada kasus ini saja, sehingga waktu rata-rata kematian akan diketahui yaitu BERJAM-JAM hingga beberapa hari, sebagaimana terungkap dalam laporan tentang hukuman penyaliban: "Penderitaan itu berlangsung setidaknya 12 jam, dalam beberapa kasus selama 3 hari. Untuk mempercepat kematian kaki dirusak, dan ini dianggap sebagai tindakan AMPUNAN (Cicero, "Phil." Xiii. 27)"]


15:46 Yusufpun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu.
15:47 Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses melihat di mana Yesus dibaringkan.

[semua peristiwa ini terjadi pada hari kedua hari raya roti beragi yaitu tanggal 16 pagi s/d menjelang malam, yang merupakan akhir dari tanggal 16 nisan

Dikatakan ‘hari itu adalah hari persiapan, yaitu hari menjelang sabat’ artinya, tanggal 16 nisan adalah hari persiapan dan berakhir pada sore hari, jadi mulai dari malam hari sudah masuk tanggal 17 nisan, yaitu hari sabat

Hari sabat menurut penanggalan modern jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari Sabtu sore]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
16:1-2. Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.

[Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat, tanggal 17 nisan malam s/d senja esok hari adalah hari sabat.

Tanggal 18 nisan, di mulai dari malam hari, dan juga merupakan hari pertama, jadi jatuh pada minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

Injil Lukas
Hari raya roti tak beragi, Perjamuan Kudus
22:7. Maka tibalah hari raya Roti Tidak Beragi, yaitu hari di mana orang harus menyembelih domba Paskah. Lalu Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, kata-Nya: "Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paskah bagi kita supaya kita makan."
22:14 Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan rasul-rasul-Nya.
22:34 Tetapi Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau 3x menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku."
22:39. Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
22:46 Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
22:60 Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam.

[Hari Penanggalan yahudi di mulai pada malam hari s/d senja keesokan harinya, artinya murid-murid yesus datang kepadanya di keesokan harinya tapi masih di hari roti raya roti tak beragi di tanggal 15, jadi saat ia merayakan paskah sudah masuk di hari kedua hari raya roti beragi yaitu, tanggal 16 nisan.

Lukas memang tidak menyatakan perjamuan itu dilakukan siang atau malam hari, namun dari urutan pasal dan juga merujuk pada injil matius dan markus maka dapat diduga terjadi pada tanggal 16 s/d subuh]

Hari persiapan Sabat
22:66 Dan setelah hari siang berkumpullah sidang para tua-tua bangsa Yahudi dan imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu mereka menghadapkan Dia ke Sanhedrin/Mahkamah Agama mereka,
23:44-45 Ketika sudah kira-kira jam ke-6 (hora hektos, terjemahan: jam 12), lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam ke-9 (hora ennatos, terjemahan: jam 3), sebab matahari tidak bersinar……
23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.
23:50. Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar.
23:52 Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.
23:53 Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat.
23:54 Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai.
23:56 Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur.
(23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

[semua peristiwa ini terjadi pada hari kedua hari raya roti beragi yaitu tanggal 16 pagi s/d menjelang malam, yang merupakan akhir dari tanggal 16 nisan

Dikatakan ‘hari itu adalah hari persiapan, dan sabat hampir mulai’ artinya, tanggal 16 nisan adalah hari persiapan dan berakhir pada sore hari, jadi mulai dari malam hari sudah masuk tanggal 17 nisan, yaitu hari sabat

Hari sabat menurut penanggalan modern jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari Sabtu sore]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
24:1-2. tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,

[Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat, tanggal 17 nisan malam s/d senja esok hari adalah hari sabat.

Tanggal 18 nisan, di mulai dari malam hari, dan juga merupakan hari pertama, jadi jatuh pada minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

Injil Yohanes
Sebelum Paskah, ada hari raya dan kemudian ada perjamuan
12:20. Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani.
13:1. Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa.
13:29 Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin.
13:30 Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam.
13:38 Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku 3x."
18:27 Maka Petrus menyangkalnya pula dan ketika itu berkokoklah ayam.

[Tidak banyak informasi yang kita dapat kecuali malam itu dilakukan perayaan, namun merujuk pada Matius, Markus dan Lukas, dan roti yang dimakan sebelum yudas pergi, maka itu adalah perayaan hari roti beragi, tidak jelas kapan apakah hari ke 1 atau ke-2, namun perayaan itu dilakukan di antara hari ke 1-2]

Hari persiapan Sabat
18:28. Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah.
18:39 Tetapi pada kamu ada kebiasaan, bahwa pada Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku membebaskan raja orang Yahudi bagimu?"
19:14 Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam ke-6 (Hora hektos). Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: "Inilah rajamu!"
19:15 Maka berteriaklah mereka: "Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!"..

[Note:
Terdapat perbedaan waktu Yesus disalibkan: "hektos hora" (jam ke-6, Yohanes 19:14) VS "hora tritos" (jam ke-3, Markus 15:25).
Argumen yang biasa digunakan menanggapi perbedaan fatal ini adalah bahwa Markus menggunakan waktu Yahudi sementara Yohanes menggunakan waktu Romawi :)

Argument ini lemah karena klaim metaphora domba paskah hanya fit dengan tradisi waktu Yahudi dan juga panjang waktu tiap hari tidak tetap 12 jam saja namun bervariasi sesuai posisi titik balik matahari di winter dan summer, misal: waktu summer untuk jam ke-9 adalah jam 02.31 dan waktu senja terakhir adalah 19.33, Jadi terdapat selisih waktu hingga 5 JAM sebelum mulainya Sabat
]



19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
19:31. Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.

[Note:
Informasi di atas ini SUDAH MENJELASKAN DENGAN SANGAT bahwa ACARA PEMOTONGAN DOMBA PASKAH BELUMLAH DIMULAI dan Yesus sudah duluan wafat

Mengapa hal ini diperlukan? Karena Ulangan 21.22-23 menyatakan:

Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada kayu, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu
]

19:38. Sesudah itu Yusuf dari Arimatea--ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi--meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.
19:41 Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.
19:42 Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus ke situ.

[Hari perayaan roti beragi di hari ke-1/ke 2 belum berakhir s/d malam menjelang, jadi pagi hari s/d menjelang malam masih merupakan hari raya dan juga hari persiapan paskah sedangkan sabat mulai di malam harinya

Menurut penanggalam modern sabtu adalah sabat, yang berlangsung sabtu malam s/d minggu senja, jadi Yesus meninggal di hari sabtu sore.]

Hari pertama minggu itu setelah Sabat
20:1. Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.

[Jika mengikuti penanggalan modern, maka hari sabat jatuh pada sabtu malam s/d minggu senja, sehingga minggu pagi masih masuk pada hari sabat, tanggal 17 nisan malam s/d senja esok hari adalah hari sabat.

Tanggal 18 nisan, di mulai dari malam hari, dan juga merupakan hari pertama, jadi jatuh pada minggu malam s/d senin senja, artinya maria menengok kubur adalah di hari SENIN pagi.]

[Artikel kematian yesus di antara dua sabat yang berasal dari sumber kristen dapat anda lihat di sini]

Uraian Kematian di antara Dua sabat

Dari kronologis di atas, dapat diringkas sebagai berikut, Bulan ke-1 (Imamat 23.4-8):
  • Tanggal 14, Paskah BULAN ke-1
  • Tanggal 15, hari ke-1 hari raya roti tidak beragi [Imamat 23, Matius 26:2, 26:17-20; Markus 14:1, 14:12; Lukas 22:7-8, 22:39; Yohanes 12:20]
  • Tanggal 16, hari ke-2 hari raya roti tidak beragi dan juga hari persiapan sabat [Markus 15:33,42; Yohanes 18:28, 19:14, 31, 42; Lukas 23:14, 23:54; 56-56b; Matius 27 45, 51, 27:62-64]
  • Tanggal 17, hari ke-3 hari raya roti tidak beragi dan juga hari sabat regular [Lukas 23:56;56b]
  • Tanggal 18, hari ke-4 hari raya roti tidak beragi dan juga hari pertama setelah sabat regular [Matius 28:1-2; Markus 16:1-2; Lukas 24:1-2; Yohanes 20:1]
Sabat jatuh pada hari Sabtu, yaitu dari sabtu malam s/d minggu senja, sehingga:
  • Tanggal 18, Minggu malam - Senin senja, Hari pertama setelah Sabat, Pagi-pagi benar ketika hari masih gelap Magdalena pergi ke kubur dan Yesus sudah tidak ada, jadi saat itu SENIN PAGI.
  • Tanggal 17, Sabtu malam - Minggu senja, Hari Sabat
  • Tanggal 16, Jum’at malam - Sabtu senja, Yesus wafat jam ke-9, jadi saat itu SABTU SORE, setelah seluruh mayat hukuman diturunkan, baru dilakukan pemotongan domba paskah.
  • Tanggal 15, Kamis malam – jum’at senja, Hari ke-1 Hari raya roti tak Beragi,
  • Tanggal 14, Rabu malam – Kamis senja, Hari Paskah Bulan ke 1 
Jam berapa Yesus wafat?

Pada tahun 34, Vernal Equinox (posisi awal musim Semi) terjadi di 23 Maret 04. Dengan memperhatikan nilai waktu yang sama, yaitu 00:01 [LMT: Local Mean Time], itu juga terjadi di 21 Maret 1953. Kemudian dengan perbandingan jumlah tanggal yang telah berlalu hingga 15 Nisan/16 Nisan (yaitu minus 2 hari) kita dapatkan tanggal 21 April 1953. Panjang hari di Jerusalem pada tanggal 21 April 1953 adalah 13 Jam 07 Menit dan 33 Detik, Matahari terbit jam 6.04 dan terakhir terbenam jam 19.12. Dari perhitungan 1/12-nya kita ketahui penambahan waktu perjamnya adalah: 65 menit dan 37 detik.

Sehingga jam ke-9-nya:
Jam ke-1 (6.04) + (8 x 65 menit 37 detik) = Jam 6.04 + 8 jam 45 Menit = Jam 14.49

Ini juga berarti masih tersisa 4 Jam 23 Menit sebelum Sabat dimulai.

Setelah semua mayat orang hukuman diturunkan agar tidak menajiskan tanah (Yohanes 19:31; Ulangan 21:22-23), maka setelah itu barulah dilakukan pemotongan hewan paskah.

O Ya,
Perlu diperhatikan keheranan Pilatus, bahwa hanya dalam kurun waktu 3 jam-an saja, di antara 3 penjahat yang dihukum, hanya yesus yang wafat sementara 2 lainnya tidak. [Markus 15:44]. Penyaliban penjahat telah banyak dilakukan sebelumnya, tidak terjadi pada kasus ini saja, sehingga waktu rata-rata kematian akan diketahui yaitu BERJAM-JAM hingga beberapa hari, sebagaimana terungkap dalam laporan tentang hukuman penyaliban: "Penderitaan itu berlangsung setidaknya 12 jam, dalam beberapa kasus selama 3 hari. Untuk mempercepat kematian kaki dirusak, dan ini dianggap sebagai tindakan AMPUNAN (Cicero, "Phil." Xiii. 27)"

Dan kemudian 'Bangkai' Yesus dibawa oleh Yusuf, Anggota majelis besar, orang kaya dari arimatea, di 'kafani' dan dikubur di dalam taman/Bukit batu yang ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang!

Teknis terkubur hidup-hidup dapat kila lihat pelaksanaannya lewat karya David BlaineCriss angel dan Harry houdini. David Blaine, mendemostrasikan bagaimana 7 hari di kubur dalam tangki air dan masih hidup [klik di sini]. Namun demikian, Di kubur hidup-hidup merupakan 1 dari 10 trik ilusi yang paling susah! Terdapat satu artikel, yang mengungkapkan kejadian dikubur-hidup-hidup...ada yang selamat namun ada juga tidak...[klik di sini]

Berapa jumlah total hari dari mulai Yesus wafat s/d yesus tidak ada di kuburnya?
Alkitab mengenal perhitungan 1 hari = 12 jam dan tidak dilakukan pembulatan perhitungan hari menjadi 1 (satu Hari)

Yohanes 11:9 Jawab Yesus: "Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari?.."

Kitab wahyu 11:9, ‘...tiga setengah hari lamanya’ dan 11:11, ‘Tiga setengah hari kemudian...

Kalimat ‘1/2 (setengah) hari’ yang muncul pada kitab wahyu diatas memberikan petunjuk pada kita bahwa tidak ada pembulatan menjadi 1 (satu) hari, namun sesuai dengan yang terpakai/dipakai, jadi perhitungan hari/jamnya adalah sebagai berikut
  • Tanggal 16, jam 14.49 sore s/d tanggal 17 jam 14.49 sore = 24 jam
  • Tanggal 17, jam 14.49 sore s/d tanggal 18, jam 02.49 pagi = 12 jam
  • Tanggal 18, jam 02.49 pagi s/d pagi-pagi (asumsi: jam 05.49 = 3 jam
Jadi total waktu kematian Yesus adalah 39 jam

Sementara tanda ke-mesias-an telah disampaikannya sendiri di Matius 12:38-40; Lukas 11:29-30; Markus 8:31, 9:31 yang merujuk Yunus 1:17, yaitu:
    Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu...Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam
..dan fakta lapangan yang terjadi bahkan tidak sampai 2 hari penuh!

David Blaine: Buried Alive
David will perform Monday April 5th, 1999. It will be at Trump Park, 68th Street at West End Avenue (Riverside Place) at 10:00 A.M.

David will attempt to be buried alive for one week under six feet of Plexiglas tank filled with 4000 pounds of water, an attempt no other magician has tried. (the 7 day thing)

David did keep his word when he said "in your face pure and undeniable" by allowing the curious to look down in the coffin through the Plexiglas tank to see David in a trance like state only with a torch. David will be fed four tablespoons of water a day, hopefully enough for him to survive.

Houdini has always fascinated David. Blaine notes that he is performing a trick Houdini never accomplished but always wanted to do. Lance Burton also compared himself to Houdini when he was buried alive.

Lets all hope Blaine gets the respect he deserves. Unlike Houdini or Burton, Blaine will be there seven days and seven nights. Is it a trick, or reality?

Day 2
After day one day of the reporters and newspapers David Blaine turned to his side. Masked Magician Valentino supports Blaine. Keep watching Entertainment Tonight and Inside Edition for the latest news.

They say they can get him out in two minutes if something goes wrong. The air tube is critical.

Day 3
Regis came down to view David in the casket. He offered him a hotdog and told him to come out of there. He made David laugh talking through a microphone telling him how crazy he looks.

David was under a blanket at some of the moments he was in there. I think that maybe he has some food hidden down there and the blanket is to hide him. I believe he is down there, but I don't believe everything down there is the way it seems. After all he does keep licking his tongue. A magician stopped by to examine him and states "David is down there." because of the way he moved.

On the preview for tomorrow, Inside Edition showed an infrared camera down there. It showed David's body in radar. But that is for tomorrow. Inside Edition seems to be "obsessed" with the story.

Why would David go down there? I don't think it is completely stupid if all is true. David stayed in several different stages. He even had his shirt off. David did this for money and more money. Everyone I know has heard something about some magician being buried alive. Event the local TV stations said something. But there is plenty more to come.

I have some images coming that will be taken by Isabela personally. Come back for updates.

It seems every day the line to see Mr. Blaine gets bigger. It was around the block! Instead of a crowd gathering together to see him, they had no choice but to change the system so that only seven or eight people can go at once!

Unlike the first two days he was awake a lot. Amazing. David is the talk of New York everywhere you go you hear something about him.

Day 4
With the sun in his eyes waking up, David Blaine is beginning to look a little weary. He seems to be hung up on licking his lips and looking at his fingers rubbing the edge of the box. Hopefully not a sign of delusions. I meant to mention yesterday, as his shirt was off, you could see the tattoo David got when he was in love with Fiona Apple. He wasn't wearing his pajamas today anymore so they are probably under the blanket. Two girls set up a camp and had been at the sight for four hours. They probably couldn't stay there long because of the long line to see him. I didn't get any new screen shots from inside edition because I didn't have time and there wasn't anything worth seeing anyway, but I will get some from today and tomorrow, tomorrow.

Oh, Regis talked about David on Regis and Kathy Lee this morning. If you have the newest "People Magazine" there is a small article about David's new special David Blaine: Magic Man. I will probably post it in my "In Print" section tomorrow.

My new front page is up due to the fact that the front page was an illegal image so if you copied it from this website, delete it.

There will be some new images coming up Friday or Saturday taken by Isabella Covino. I think I will also have some magazine articles scanned up and ready... maybe take a little longer to get up.

Day 5
If you have been watching David Blaine from the beginning you would notice it seems he is losing some weight. If you happened to go up there get the crowd to applause. It builds up his esteem. Today it is rainy and moist so there wasn't as many people there as usual. They had to put up a big tarp for the rain. I don't think it affected David physically because his coffin is temperature controlled. He has some kind of black pouch. Maybe water pouch. Who can tell? There are a lot of more people who love this. David is not one of them… at least till he gets out of there and eats a real meal.

Day 6
Sorry for the last minute updates. I haven't been here this weekend. I haven't seen anything on TV about him. I will soon have some pictures up send by Isabella. Come back for them. Barbara Walter and Cathy Rigby stopped by. Rosie O'Donnell says David Blaine will be on her show Tuesday April 13 at 3pm central time. She sent her limo driver and a crew out to do a story on David's burial stunt today. He is also supposed to be on Conan that night. The crowds are the biggest yet in the last couple of days. They say David won't be able to walk because of his muscles softened. They should go back to normal in training.

My brother was telling me that David Blaine is not really under there because he has a perfect goatee. I later found out he was watching Inside Edition. I don't know if he shaves in there, but that is something to think about. I have had so many people email me, so hold up till I can get back to you.

Day 7 - the removal
David gets out finally. There was no big deal like I suspected. I bet there would be if David had so called hit the panic button. But David did look weak. He said a few words and went to the ambulance. He was happy and I bet he was eating like a fatty if all was as he said. Houdini's niece came by and said a few words. David Blaine was happy and she said she is David's biggest fan. Some of the few words he said when asked if it was nice to breath fresh air was "it's amazing".

"What I saw was every race of people, every age group, and every religion all gathered together smiling; and that made all of this worth it." - David Blaine

It seems David is happy to get out. "The first thing I did is take a three hour bubble bath." It seems David is preparing for a new publicity stunt. "Yeah I had plenty of time to think about that."


Setelah anda membaca kutipan tersebut, Apakah kita perlu mengangkat David Blaine sebagai tuhan juga?

Artikel terkait lainnya:
[Kembali]

25 comments:

  1. babi......teeruz gmana dgn mukjizat2x....ada org yang bisa bangkitkan org mati!!!!
    jelas2 kmu bukan org yg mempunyai toleransi tinggi n kmu org yg bisa memyebabkan adanya perang di dunia... penyebab dunia ga damai dengan kefanatikan km itu.....

    ReplyDelete
  2. Mas/Mbak anonim,

    Taunya itu orang mati darimana?

    kecuali klaim sepihak..mmhhhh..bukankah pingsan juga seperti orang mati?

    Perang dunia bukan disebabkan oleh orang2 seperti saya, namun oleh mereka yang memandang bahwa KESELAMATAN hanya ADA di Agama mereka sendiri, Rajin sekali melakukan DAKWAH/MENGKONVERSI orang, MENYATAKAN TUHAN orang lain sebagai IBLIS dan/atau KUASA GELAP

    Bacalah sejarah asli agama anda sendiri yang berdarah2.. sudah pernah baca?

    kalo belum silakan baca ini:

    http://wirajhana-eka.blogspot.com/2008/12/gold-glory-and-ghost-spell.html

    ReplyDelete
  3. Hello, I'am George. Visit my website, if you want to learn David Blaine Magic Tricks ( http://www.trucuri-magice.110mb.com/ ). All tricks are video explained, so you can learn very easy. Thank's and have a great day.

    ReplyDelete
  4. Hi George,
    tks for visiting my blog..I do always love magics and tricks..
    mmmhh...I hv aldy been visited your site several times and still facinated.

    ReplyDelete
  5. Pak Alexius Sukardii,
    bagaimana dengan yang ini..silakan pak..di komentari.

    ReplyDelete
  6. @ Wirajhana Eka;

    Anda ini kelihatan sangat anti ajaran Kristen ya? Menyebut tubuh Yesus yg telah mati sebagai "bangkai"? Mengapa anda meyebut tubuh Yesus yg telah mati sebagai "bangkai?". Apakah manusia sama derajatnya dengan binatang? Atau Yesus Anda anggap tidak lebih dari hewan yg mati sehingga bisa disebut bangkai? Saya tidak mengerti dalam hal ini. Mungkinkah karena dalam tumimbal lahir(reinkarnasi ) manusia mati bisa dilahirkan sebagai binatang? Sebaliknya binatang pun mati bisa dilahirkan kembali(tumimbal lahir/ reinkarnasi) menjadi manusia, dewa bahkan Buddha, bukankah begitu pemahaman Anda atas ajaran agama Buddha? Soalnya saya ada baca juga artikel lain bahwa Tuhan mungkin juga hantu. Mungkin juga pemahaman anda bahwa Mara( Setan) juga bisa menjadi Buddha? Dan mungkin tidak bahwa Buddha bisa menjadi Mara( Setan)? Jawabanmu akan juga menjawab apakah mungkin Tuhan menjadi Hantu atau Tuhan itu Hantu? Tolong dikoreksi jika Ada yang salah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. AN,
      Tubuh orang dan binatang emang wajar koq disebut bangkai..jadi apa bedanya tubuh yesus dan binatang? apalagi dengan argument anda manusia yg mati bisa lahir kembali jadi binatang dan sebaliknya..see, penggunaan kata bangkai pada tubuh mahluk yg sudah mati adalah wajar.

      Mara bisa saja menjadi seorang Buddha [Definisi kata Buddha itu merujuk pada 3 hal, yaitu: Sammasambuddha (Misal Buddha Gautama), PaccekaBuddha (menjadi Buddha dan bukan karena menjadi murid Sammasambuddha) dan juga SavakaBuddha(menjadi Buddha karena menjadi murid(savaka) dari Sammasambuddha)]. Masalahnya Buddha emang gak bisa jadi Mara, karena tidak terlahir kembali.

      tentang Tuhan dan Hantu, Lah kan emang disebutkan salah satu setan itu menyatakan yg persis dengan tuhan, koq :)

      misal: IBLIS [Satan] bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel…Lalu berkatalah Yoab: "Kiranya TUHAN menambahi rakyat-Nya seratus kali lipat dari pada yang ada sekarang..Namun titah raja itu terpaksa diikuti oleh Yoab.."[1 Tawarikh 21:1, 3, 4]

      Bangkitlah pula murka TUHAN [Yahovah] terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya: "Pergilah, hitunglah orang Israel..Lalu berkatalah Yoab kepada raja: "Kiranya TUHAN, Allahmu, menambahi rakyat seratus kali lipat dari pada yang ada sekarang..Namun titah raja itu terpaksa diikuti oleh Yoab.."[2 samuel 24:1, 3 ,4]

      Ini saja sudah cukup alasannya, bukan?

      Delete
  7. Disini saya coba membagikan apa yang saya dapatkan dari bacaan, semoga berguna.

    "Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian
    juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam." (Matius 12:40)

    Konteks dimana Yesus mengatakan hal tersebut adalah penting, sebab orang orang Farisi dan ahli Taurat meminta satu tanda yang nyata bahwa Dia adalah benar Mesias yang sudah lama ditunggu sesuai nubuatan nabi-nabi.

    Tetapi jawab-Nya kepada mereka: ‘Angkatan yang jahat dan tidak setia ini
    menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda
    selain tanda nabi Yunus.(Matius 12:39)

    Jadi, hal ini adalah satu-satunya bukti bahwa Dia adalah benar-benar Mesias yang dijanjikan.

    1. Perhatikan kata ‘selain’! Tidak ada tanda lain! Satu-satunya bukti bahwa Yesus adalah Mesias adalah bahwa Dia dikubur selama 3 hari 3 malam (dan kemudian bangkit dengan KuasaNya sendiri)! MAlkitab jelas menuliskan bahwa Yesus mati dan tubuhNya diletakkan dengan segera pada sebuah goa tepat sebelum matahari terbenam, sesaat sebelum Sabat dimulai (Yohanes 19:31-42). Dari kepercayaan ‘tradisional’, Jumat petang hingga Sabtu petang adalah 1 hari 1 malam. Kemudian Sabtu petang hingga Minggu dini hari adalah malam. Kita hanya mendapatkan 2 malam 1 hari.

    Dari mana kita mendapat 1 malam dan 2 hari lagi supaya jumlahnya 3 hari 3 malam, seperti yang telah dikatakan Yesus sendiri?

    Ini benar-benar masalah!
    Kebanyakan orang dan ahli teologi bertahan dengan argumentasi bahwa setiap bagian dari hari, baik siang atau malam dihitung sebagai satu siang atau satu malam. Jadi menurut mereka, sisa sedikit waktu di hari Jumat dihitung sebagai satu hari, seluruh hari Sabtu dihitung sebagai satu hari juga, dan sedikit waktu saja di hari Minggu (sampai dini hari saja) dihitung sebagai satu hari juga. Kedengarannya masuk akal, bukan? Tidak! Kalaupun dihitung dengan cara demikian itu, maka hanya akan diperoleh jumlah 3 hari 2 malam! Bukan 3 hari 3 malam seperti yang telah Yesus katakan sendiri!

    Juga kita lihat di Yohanes 20:1 ‘..pagi-pagi benar ketika hari masih gelap,
    pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.’

    Apa terlihat satu masalah dari ayat tersebut? Yohanes menulis bahwa Maria Magdalena datang pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, dan menemukan kubur yang telah kosong! Jadi, tentu Yesus telah bangkit sebelum pagipagi benar itu. Jadi kalau dihitung lebih teliti lagi dengan cara itu maka akan didapatkan; sedikit Jumat sore, Jumat malam, satu hari penuh Sabtu, dan sedikit sisa malam di hari Minggu. Ini menghasilkan jumlah hanya 1 hari ditambah 1 malam yang tidak utuh, kurang lebih hanya 1 1/2 hari saja. Sudah jelas ada masalah bukan? Yesus yang salah mengatakan tentang lamanya Dia akan dikuburkan, atau keyakinan tentang kematianNya selama Jumat Agung hingga Minggu Paskah adalah suatu keyakinan yang keliru dan tidak Alkitabiah? Tidak mungkin kedua-duanya benar. Jadi mana yang benar? Kuncinya adalah mengerti tentang Sistem Waktu Tuhan. Kunci untuk mengerti tentang waktu penyaliban dan kebangkitan Kristus terletak pada pemahaman yang benar tentang sistem waktu yang dipakai Tuhan dalam hal menghitung hari (kapan mulai dan berakhir), juga tentang waktu Tuhan untuk menentukan hari-hari raya sesuai Alkitab.

    ReplyDelete
  8. Pertama kali kita harus mengerti bahwa Tuhan tidak memulai dan mengakhiri hari pada tengah malam seperti metode pemisahan waktu yang dipakai pada masa ini. Kejadian 1:15 secara jelas menunjukkan bahwa Tuhan menghitung permulaan hari adalah mulai petang (matahari terbenam); ‘Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama’. Tuhan dengan jelas mengulangi sistem waktu ini pada seluruh 6 hari penciptaan, seperti pada ayat 8, ayat 19, dan seterusnya. Pada kitab Imamat 23 dimana Tuhan menyebutkan tentang hari Sabat dan Hari Raya – Hari RayaNya, Tuhan membuat semakin jelas sistem waktu yang telah ditentukanNya itu, dengan mengatakan bahwa hari-hari itu haruslah dirayakan/dijalankan mulai petang hingga petang (ayat 32). Inilah juga mengapa Yusuf dari Arimatea dan Nicodemus, pengikut Yesus, dengan segera dan tergesa-gesa menguburkan Yesus di goa sebelum matahari terbenam. (Yohanes 19:39-42). Ini karena Sabat dimulai ketika matahari terbenam (ayat 31), dimana segala pekerjaan harus segera dihentikan. Dalam ritual keagamaan Yahudi ada Dua macam Sabat, sehingga menghasilkan kebingungan di masa sekarang ini. Seperti yang telah dituliskan

    ‘Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib – sebab Sabat itu adalah hari yang besar – maka datanglah orangorang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang orang itu dipatahkan (untuk mempercepat kematian) dan mayat mayatnya diturunkan.’ (Yohanes 19:31)

    Budaya Yahudi pada saat itu, pekerjaan sehari-hari seperti memasak, membersihkan rumah dan lain-lain, harus dikerjakan sebelum Sabat untuk menghindari bekerja pada hari yang telah ditentukan Tuhan untuk beristirahat. Jadi, sehari sebelum tiba Sabat itu sudah biasa disebut ‘Hari Persiapan’. Jadi jelas bahwa hari dimana Yesus disalibkan adalah pada Hari Persiapan, sehari sebelum Sabat. Pertanyaannya kemudian adalah ‘Sabat yang mana?’

    Banyak orang menganggap tentang ayat Yohanes tersebut sebagai Sabat mingguan biasa, yang dimulai sejak Jumat petang hingga Sabtu petang. Dihubungkan dengan ayat 31 tersebut maka, banyak orang menganggap bahwa Yesus disalibkan pada hari Jumat, yang sekarang dikenal sebagai Jumat Agung. Kebanyakan orang tidak berpikir bahwa ternyata Alkitab berbicara mengenai dua macam hari Sabat; – hari Sabat biasa yang jatuh pada hari ke-tujuh pada setiap minggunya, dan, tujuh hari Sabat tahunan, yang disebutkan dalam Imamat 23 dan disebutkan dalam berbagai bab dalam kitab-kitab selanjutnya, yang dapat jatuh pada hari apa saja dalam suatu minggu (ayat 5, 6). Karena kekristenan pada abad-abad pertama Masehi melalaikan perayaan Sabat tahunan ini, (seperti halnya melalaikan penghormatan Sabat mingguan), maka selama berabad-abad kemudian orang menjadi gagal untuk mengerti bahwa Injil menjelaskan mengenai kapan Yesus disalib dan bangkit. Itulah mengapa juga ‘sistem’ Jumat Agung – Minggu Paskah itu tidak demikian sebenarnya. Kebanyakan orang tidak memperhatikan bahwa Yohanes secara jelas menyatakan bahwa Sabat yang segera dimulai pada saat matahari tenggelam setelah Yesus disalibkan adalah Hari Sabat Tahunan, bukan Sabat mingguan yang jatuh pada hari Sabtu. Yohanes 19:31 …sebab Sabat itu adalah hari yang besar……

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kutipan:
      Banyak orang menganggap tentang ayat Yohanes tersebut sebagai Sabat mingguan biasa, yang dimulai sejak Jumat petang hingga Sabtu petang.

      gw:
      waduh keliru, bosss..SABAT itu BUKAN Jumat Petang- Sabtu Petang. Sini gw ajarin cara ngitungnya:

      Minggu, hari ke-1: MINGGU PETANG - SENIN PETANG
      SENIN, hari ke-2 : SENIN PETANG - SELASA PETANG
      SELASA, hari ke-3: SELASA PETANG - RABU PETANG
      RABU, hari ke-4 : RABU PETANG - KAMIS PETANG
      KAMIS, hari ke-5 : KAMIS PETANG - JUMAT PETANG
      JUMAT, hari ke-6 : JUMAT PETANG - SABTU PETANG
      SABTU, hari ke-7 : SABTU PETANG - MINGGU PETANG

      Jadi yg bener itu adalah: SABTU PETANG - Minggu PETANG, gitu bosss..repot deh yg punya ajaran urusan ini aja masih keliru :)

      Delete
  9. Imamat 23:2; Sabat berarti hari perhentian, tidak berarti hari Sabtu saja. Kata ‘Sabat itu’ pada ayat ke 11, 15 misalnya, tentu saja menunjuk pada paragraf sebelumnya yaitu ayat 6, tujuh Hari Raya Roti Tak Beragi, tidak menunjuk pada Sabat di ayat 3. Perhatikan Imamat 23:5 Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN. Imamat 23:6 Dan pada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi Imamat 23:15 Kemudian kamu harus menghitung, mulai dari hari sesudah Sabat itu, yaitu waktu kamu membawa berkas persembahan unjukan, harus ada genap tujuh minggu; 23:16 sampai pada hari sesudah Sabat yang ketujuh kamu harus hitung lima puluh hari; lalu kamu harus mempersembahkan korban sajian yang baru kepada TUHAN. Ayat 15, menghitung 7 minggu setelah Sabat jelas dimaksudkan untuk menghitung 7 minggu setelah hari Sabat tanggal 14 (ayat 5) yang bisa jatuh pada hari apa saja. Kalau ditebak sebagai Sabat hari Sabtu, tentunya tidak perlu dihitung selama tujuh minggu lagi bukan? Tinggal disebutkan ‘tujuh Sabat lagi’.


    Ayat 16 menunjuk lebih jelas bahwa Sabat yang dimaksud adalah Sabat yang ke tujuh (Sabat terakhir) setelah Paskah yaitu Hari Raya Roti Tak Beragi selama tujuh hari (ayat 5, 6).

    Perhatikan secara seksama Yohanes 19:31 yang mengatakan bahwa ‘-sebab Sabat itu adalah hari yang besar -’, kata hari besar di sini jelas membedakan antara Sabat tahunan dengan hari Sabat mingguan biasa. Jadi, setelah mengerti hal-hal tersebut, ‘hari besar’ apakah yang akan dirayakan segera setelah Yesus dengan segera dikuburkan itu?

    Injil mengatakan bahwa malam sebelum Yesus diadili dan disalibkan, Dia merayakan Paskah bersama murid-muridNya. (Matius 26:19-30, Markus 14:16-17, Lukas 22:13-15). Ini berarti Yesus disalibkan pada hari Paskah! (ingat, hari Paskah dimulai petang hari itu hingga petang esok hari). Imamat 23, dimana disebutkan semua Hari Raya Tuhan, mengatakan bahwa setelah hari Paskah adalah hari raya yang lain yaitu Hari Raya Roti Tak Beragi (ayat 5 dan 6). Hari pertama pada perayaan ini adalah hari besar dimana harus dilakukan pertemuan kudus (ayat 7), dimana tidak boleh melakukan pekerjaan sehari-hari pada umumnya. Ini adalah hari pertama Sabat tahunan Tuhan. Ini adalah ‘hari besar’ atau hari raya yang ditulis oleh Yohanes. Banyak komentar Alkitab, ensiklopedi Kristen, dan kamus Alkitab juga merujuk hal ini pada Sabat tahunan daripada
    Sabat mingguan. Paskah dimulai saat matahari tenggelam dan diakhiri hari berikutnya ketika matahari tenggelam, dimana kemudian Sabat Tahunan (Hari Raya Roti Tak Beragi) dimulai. Yesus merayakan Paskah bersama murid-muridNya, ketika kemudian malam hari itu juga Dia ditangkap. Setelah hari terang, Dia dihadapkan kepada Pontius Pilatus, kemudian disalibkan, kemudian secara segera dikuburkan sebelum matahari tenggelam, ketika ‘hari besar’ yaitu hari pertama Hari Raya Roti Tak Beragi dimulai. Kitab Imamat 23 menjelaskan kepada kita urut-urutan hari raya-hari raya tersebut, dan sebenarnya Injil menegaskan kembali urut-urutan tersebut. Yesus disalibkan pada hari Rabu, bukan Jumat!

    Paskah/malam Paskah jatuh pada hari Selasa petang, dan kemudian hari Rabu petang adalah permulaan dari ‘hari besar’, yaitu hari pertama dari perayaan Hari Raya Roti Tak Beragi. Jadi kemudian, dengan dalil ini dan dengan mengetahui bahwa Yesus disalibkan sehari sebelum Sabat tahunan, yaitu Sabat setelah Paskah; jelas bahwa Yesus disalibkan pada hari Rabu siang, bukan pada hari Jumat, seperti dianggap oleh banyak orang. Dapatkah kita menemukan bukti/kejelasan lebih lanjut tentang hal ini dalam Injil/Alkitab? Ya, tentu saja kita bisa. Mari kita lihat ayat yang jarang diperhatikan secara teliti, yaitu di
    ‘Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus’ (Markus 16:1).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kutipan:
      Yesus disalibkan pada hari Rabu, bukan Jumat!
      ..jelas bahwa Yesus disalibkan pada hari RABU SIANG, bukan pada hari Jumat


      GW:
      Waduh keliru, boss...makanya punya alkitab koq gak dipake...ya di urut dong sesuai kitab, gimana sih :)

      BULAN ke-1,
      Tanggal 14 -> PASKAH [lihat di atas]

      Tanggal 15 -> hari ke-1 HARI RAYA ROTI TIDAK BERAGI [Imanat 23, Matius 26:2, 26:17-20; Markus 14:1, 14:12; Lukas 22:7-8, 22:39; Yohanes 12:20]

      Tanggal 16 -> hari ke-2 hari raya roti tidak beragi dan juga hari PERSIAPAN SABATH [Markus 15:33,42; Yohanes 18:28, 19:14, 31, 42; Lukas 23:14, 23:54; 56-56b; Matius 27 45, 51, 27:62-64]

      Tanggal 17 -> hari ke-3 hari raya roti tidak beragi dan juga hari SABATH REGULAR [Lukas 23:56;56b]

      Tanggal 18 -> hari ke-4 hari raya roti tidak beragi dan juga hari ke-1 SETELAH SABATH REGULAR [Matius 28:1-2; Markus 16:1-2; Lukas 24:1-2; Yohanes 20:1]

      Kemudian, tinggal di tambahin "petang", dan ketemu deh kapannya disalib ya dibalik aja :)

      Tanggal 18, Minggu malam - Senin senja, Hari ke-1 setelah Sabath, Pagi-pagi benar ketika hari masih gelapi Magdalena pergi ke kubur dan Yesus sudah tidak ada, jadi saat itu SENIN PAGI.

      Tanggal 17, Sabtu malam - Minggu senja, Hari Sabath

      Tanggal 16, Jum’at malam - Sabtu senja, Yesus wafat jam 15.00, jadi saat itu SABTU SORE

      Tanggal 15, Kamis malam – jum’at senja, Hari ke-1 Hari raya roti tak Beragi,

      Tanggal 14, Rabu malam – Kamis senja, Hari Paskah Bulan ke 1

      Jadi Yesus wafat di tiang salib adalah SABTU SORE!

      Delete
  10. Pada masa itu ketika sanak saudara atau orang yang dikasihi mati, ada yang dikuburkan di dalam tanah, ada pula yang diletakkan di dalam goa. Bagi yang diletakkan di dalam goa, maka sanak saudara atau famili sudah biasa meletakkan rempah-rempah dan wewangian di dalam goa di seputar mayat dengan maksud untuk mengurangi bau busuk yang ditimbulkan oleh mayat tersebut. Karena Yesus dikuburkan petang hari menjelang Sabat (tahunan), sehingga dua wanita tersebut tidak mempunyai waktu untuk membeli rempah-rempah dan wewangian sebelum hari Sabat itu (disamping tentu saja belum perlu
    untuk mengurangi bau busuk dari mayat menggunakan rempah-rempah, karena mayat Yesus belum membusuk). Demikian juga mereka tidak bisa membelinya pada hari Sabat, karena pasar tutup. Sehingga Markus dengan jelas menuliskan bahwa mereka membeli rempah-rempah tersebut setelah lewat hari Sabat!

    Catatan: dengan asumsi umum yang keliru bahwa Yesus disalibkan pada hari Jumat, bukankah langsung terbantah, kalau mereka membeli rempah-rempah setelah lewat hari Sabat, berarti hari Minggu, sedangkan di pagi-pagi buta Yesus ternyata sudah bangkit? Perhatikan kutipan ayat berikut yaitu : Lukas 23:55-56:

    Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan. (23:55)

    Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan
    minyak mur. (23:56a)

    (Dari keterangan Markus 16:1, kata ‘setelah pulang’ ini pun dimaknai setelah lewat hari Sabat [tahunan], sebab pada hari Sabat mulai petang hari itu mereka tidak boleh bekerja hingga petang keesokan harinya)

    Dan (kemudian) pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat, (23:56b)

    Apakah ada masalah yang tidak Anda mengerti di sini? Markus mengatakan dengan tegas bahwa wanita-wanita itu membeli rempahrempah setelah lewat hari Sabat, tetapi Lukas juga menulis bahwa setelah membeli/mempersiapkan rempah-rempah tersebut, mereka kemudian beristirahat pada hari Sabat sesuai dengan perintah hukum Taurat. Jadi, mereka membeli rempah-rempah setelah lewat hari Sabat (Markus 16:1), dan kemudian mereka mempersiapkan rempah-rempah tersebut [Lukas 23:56a], sebelum kemudian mereka beristirahat (lagi) pada hari Sabat (mingguan) sesuai hukum Taurat (ayat 56b).

    Tanpa memahami tentang dua macam Sabat seperti yang telah diuraikan diatas, kita hanya akan bingung atau hanya akan melihat kontradiksi atau ketidaksesuaian dari Alkitab. Tetapi dengan mengerti jelas tentang dua macam Sabat, maka kebingungan ini sudah terjawab. Ingat sekali lagi tentang Yesus merayakan Paskah di malam hari sebelum Dia ditangkap, ingat sekali lagi bahwa di Imamat 23 ditugaskan secara tegas bahwa setelah hari Paskah adalah tujuh hari Hari Raya Roti Tak Beragi, dimana hari pertama perayaannya disebut ‘hari besar’’ yang disebut Sabat tahunan, dimana harus dilakukan pertemuan kudus, dan juga tidak boleh mengerjakan pekerjaan sehari-hari seperti halnya Sabat mingguan. Itu sebabnya juga hari Paskah itu disebut sebagai ‘hari persiapan’ (Lukas 23:54, Yohanes 19:31 perayaan Hari Raya Roti Tak Beragi.) karena akan menyambut ‘hari besar’ yaitu hari pertama Markus mengatakan bahwa setelah Sabat ‘hari besar’ yang dimulai pada hari Rabu petang pada saat matahari tenggelam dan berakhir pada hari Kamis petang, ketika matahari tenggelam, para wanita tadi membeli rempahrempah untuk mengurapi mayat Yesus. Lukas memberitahukan bahwa wanita-wanita tersebut mempersiapkan rempah-rempah tersebut – aktivitas yang tentunya dilakukan pada hari Jumat pagi hingga siang – dan setelah itu ‘mereka beristirahat/berhenti bekerja pada hari Sabat (hari Sabat mingguan biasa/hari ke tujuh/jatuh pada hari Sabtu) sesuai perintah hukum Taurat.’

    ReplyDelete
  11. Dengan membandingkan secara teliti hitungan dua macam Sabat seperti tersebut di atas kita dapat dengan jelas melihat ada hari kerja yang ‘terjepit’ di antara kedua Sabat tersebut (yaitu hari Jumat). Sabat yang dimaksud pertama adalah ‘hari besar’ – hari pertama dari hari perayaan Hari Raya Roti Tak Beragi, yang jatuh pada hari Kamis. Hari Sabat yang dimaksud kedua adalah hari Sabat mingguan biasa yang jatuh pada hari ke tujuh, yakni hari Sabtu, menurut sistem waktu yang kita pakai sekarang ini (aslinya, Sabat hari ke tujuh itu mulai dari Jumat petang hingga Sabtu petang). Teks asli Yunani yang dipakai untuk menulis kitab Injil juga secara jelas membedakan dua macam Sabat ini. Pada Matius 28:1 dimana Matius menuliskan bahwa para wanita itu pergi ke kubur ‘setelah hari Sabat’, Sabbath yang digunakan sebenarnya berbentuk jamak (plural) yang mestinya diterjemahkan sebagai ‘hari-hari Sabat’. Alkitab versi terjemahan Alfred Marshal’s Interlinear Greek-English New Testament, Green’s Literal Translation, Young’s Literal Translation, dan Ferrar Fenton’s Translation, membuat hal ini semakin jelas. Kapan Yesus bangkit?

    Kita telah melihat bahwa Yesus Kristus disalibkan dan dikubur pada hari Rabu, tepat sebelum Sabat tahunan dimulai – bukan Sabat mingguan. Lalu kapan Dia bangkit? Yohanes 20:1 seperti yang telah kita baca sebelumnya, mengatakan bahwa ‘Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil
    dari kubur’

    Jadi ketika matahari belum terbit, – ketika hari masih gelap -, Yohanes mencatat bahwa Maria menemukan kubur itu telah kosong. Jadi jelas bahwa Yesus bangkit bukan ketika pagi hari di hari Minggu itu. Lalu kapan? Jawaban sebenarnya jelas dan sederhana kalau kita membaca Alkitab dan memperhatikan perkataan Yesus sendiri, dan mempercayai sepenuhnya apa yang dikatakan Alkitab dan apa yang dikatakan Yesus sendiri tersebut.

    ‘Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.’ (Matius 12:40). Seperti telah terbukti, Yesus dikubur, – ‘tinggal di dalam rahim bumi’ – tepat sebelum matahari tenggelam pada hari Rabu. Yang perlu kita lakukan adalah menghitung ke depan. 1 hari 1 malam akan membawa kita sampai hari Kamis petang. 1 hari 1 malam berikutnya membawa kita sampai kepada Jumat petang. 1 hari 1 malam yang ke-3 membawa kita sampai kepada Sabtu petang sebelum matahari tenggelam. Seperti kata Yesus sendiri bahwa ia akan bangkit setelah 3 hari 3 malam sejak Dia dikuburkan, pada waktu yang sama, petang hari atau menjelang matahari tenggelam. Apakah ini sesuai dengan Alkitab? Tentu saja, seperti kita lihat di Yohanes 20:1, Dia sudah bangkit dan kubur telah kosong ketika Maria tiba di kuburan ‘pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap’ pada hari Minggu dini hari itu. Ketika tidak ada seorangpun yang menyaksikan Yesus bangkit (karena terjadi di dalam kubur/goa yang ditutup batu dan dijaga oleh tentara Romawi), perkataan Yesus sendiri dan catatan Injil membuktikan bahwa kebangkitan ini terjadi 3 hari 3 malam setelah penguburanNya, yaitu jatuh pada akhir hari Sabat mingguan, petang hari menjelang matahari tenggelam.
    Cobalah sekuat daya, adalah tidak masuk akal untuk menghitung 3 hari 3 malam antara penguburan di hari Jumat sore sampai dengan kebangkitan di hari Minggu dini hari. Konsep tradisional (secara turun temurun saja) tentang Jumat Agung – Minggu Paskah adalah tidak benar dan tidak Alkitabiah.

    Tetapi kalau kita secara teliti mempelajari catatan-catatan di dalam Injil dan
    juga memperhatikan perkataan Yesus sendiri, kita dapat melihat kebenaran,
    dan kebenaran ini terbukti cocok, dan tidak dibuat-buat.

    ReplyDelete
  12. Perkataan malaikat Tuhan yang mencengangkan para wanita tadi di kubur
    Yesus telah terbukti benar; (Matius 28:5-6):

    28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu:

    ‘Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.

    28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia TELAH bangkit, sama seperti yang telah

    dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring’.


    Ringkasan kronologi:

    Selasa:

    Yesus Kristus makan roti Paskah bersama murid-muridNya (permulaan hari ke 14 bulan pertama [Nisan] menurut perhitungan Alkitab), dan mengadakan satu simbol Perjanjian Baru (Matius 26:26-28). Malam itu kemudian Dia dikhianati Yudas, dan pada malam itu juga dihadapkan kepada Imam besar. Selasa siang adalah ‘hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi’ (lihat Matius 26:17 dan Markus 14:12), dimana orang-orang sudah memulai ‘kegiatan’ yaitu ‘MENYEMBELIH DOMBA PASKAH’

    Rabu:

    Yesus disalibkan dan mati, kira-kira jam 3 sore (Matius 27:46-50). Ini adalah ‘hari persiapan’ untuk menyambut serangkaian hari raya Sabat tahunan, bukan Sabat mingguan, yang dimulai ketika matahari tenggelam (Markus 15:42, Lukas 23:54, Yohanes 19:31). Mayat Yesus diletakkan ke dalam kubur sesaat sebelum matahari tenggelam (Matius 27:57-60). Selasa malam- Rabu sore adalah HARI PASKAH (hari ke-14 – lihat Imamat 23:5)

    Kamis:

    Ini adalah ‘hari besar’ Sabat tahunan. Hari pertama perayaan Hari Raya Roti Tak Beragi. (Yohanes 19:31, Imamat 23:4-7). Ini disebut juga sebagai hari setelah ‘hari persiapan’ (Matius 27:62). Rabu malam – Kamis sore adalah hari pertama PERAYAAN hari raya Roti Tidak Beragi (hari ke-15 – lihat Imamat 23:6)

    Jumat:

    ‘Hari besar’ Sabat sudah berlalu. Para wanita membeli dan menyiapkan rempah-rempah untuk mengurapi mayat Yesus, sebelum harus berhenti bekerja lagi untuk menghormati hari Sabat mingguan yang dimulai saat matahari tenggelam pada petang hari ini. Jumat ini juga waktu imam-imam menghadap Pilatus (Matius 27:62 dst.)

    Sabtu:

    Para wanita berhenti bekerja/beristirahat untuk menghormati hari Sabat mingguan seperti perintah hukum ke-4 (Lukas 23:56, Keluaran 20:8-11). Yesus bangkit menjelang petang, tepat hitungan 3 hari 3 malam (72 jam) setelah kematianNya, memenuhi ‘Tanda Yunus’ yang dikatakanNya sendiri, dan memberi bukti yang sahih tentang ke-Mesias-anNya.

    Minggu:

    Para wanita membawa rempah-rempah yang telah disiapkan, pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap (Lukas 24:2-3, Yohanes 20:1). Yesus telah bangkit. (Matius 28:1-6; Markus 16:2-6; Lukas 23:2-3; Yohanes 20:1) Yesus tidak bangkit pada Minggu pagi, dia TELAH bangkit, yaitu petang hari sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wew..
      mengenali kapan sabath reguler aja keliru..ya wajar keliru sampe terakhir :)

      Nih singkatnya sebagai kesimpulan:
      Yohanes 11:9 Jawab Yesus: "Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari?.."
      Kitab wahyu 11:9, ‘...tiga setengah hari lamanya’ dan 11:11, ‘Tiga setengah hari kemudian...’

      Kalimat ‘1/2 (setengah) hari’ yang muncul pada kitab wahyu diatas memberikan petunjuk pada kita bahwa tidak ada pembulatan menjadi 1 (satu) hari, namun sesuai dengan yang terpakai/dipakai.

      Jadi,
      BULAN ke-1,
      Tanggal 18, Minggu malam - Senin senja,
      hari ke-4 hari raya roti tidak beragi dan juga hari ke-1 SETELAH SABATH REGULAR, Pagi-pagi benar ketika hari masih gelap Magdalena pergi ke kubur dan Yesus sudah tidak ada, jadi saat itu SENIN PAGI. [Matius 28:1-2; Markus 16:1-2; Lukas 24:1-2; Yohanes 20:1] = 12 jam

      Tanggal 17, Sabtu malam - Minggu senja,
      hari ke-3 hari raya roti tidak beragi dan juga hari SABATH REGULAR [Lukas 23:56;56b] = 24 jam saja

      Tanggal 16, Jum’at malam - Sabtu senja,
      hari ke-2 hari raya roti tidak beragi dan juga hari PERSIAPAN SABATH [Markus 15:33,42; Yohanes 18:28, 19:14, 31, 42; Lukas 23:14, 23:54; 56-56b; Matius 27 45, 51, 27:62-64] -> Yesus wafat jam 15.00, jadi saat itu SABTU SORE = 3 JAM saja

      Tanggal 15, Kamis malam – jum’at senja,
      Hari ke-1 Hari raya roti tak Beragi [Imanat 23, Matius 26:2, 26:17-20; Markus 14:1, 14:12; Lukas 22:7-8, 22:39; Yohanes 12:20]

      Tanggal 14, Rabu malam – Kamis senja,
      Hari Paskah Bulan ke 1

      So,
      Boro-boro bicara tiga hari tiga malam lamanya atau SESUDAH tiga hari [Perjanjian Lama ->Yunus 1:17, Baru ->Matius 12:38-40, Lukas 11:29-30, Markus 8:31, 9:31]

      Ternyata 48 jam saja tidak lewat..alias 2 hari dan 2 malampun TIDAK TERLAMPAUI...atau cuma 39 Jam saja, saja.

      So, Bagian mana yg kurang di mengerti?

      Delete
  13. Pak Wirajhana Eka, mengenai contoh sulap David Blaine yg tetap hidup dikuburkan 7 hari dalam akuarium berisi air untuk dibandingkan dengan penguburan Yesus yg telah mati adalah tidak relevan, kecuali Anda mau buat lelucon dalam hal ini? Coba apa yg ingin Anda sampaikan dalam hal ini? Ingin membuktikan bahwa David bisa bertahan sekian lama dikuburan dibandingkan Yesus?  Anda harus tahu bawah itu hanya sebuah trik sulap dan sulap ilusi ini bisa berjalan karena dibantu peralatan dan manusia. Dan David Blaine dalam keadaan masih hidup saat dikuburkan dan keluar dgn tubuh yg utuh! Sedangkan Yesus disiksa dulu setelah iti mati dan dikuburkan, namun Dia hidup lagi tanpa bantuan alat dan manusia. Itulah bedanya.

    Atau Anda ingin menyampaikan bahwa Yesus tidak sungguh mati dibawah siksaan dan disalibkan? Kita boleh juga berdiskusi dalam hal ini jika Anda memiliki bukti apa yang Anda ketahui dengan apa yg  tercatat dalam alkitab.



    Salam metta;

    Adrian Nicholas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Btw,
      kalo David blaine dengan trik sulapnya sanggup mempertontonkan 7 harian tetap idup di dalam air, lantas mengapa anda tidak percaya bahwa trik yesus tidak benar2 mati [Lah pilatus aja heran koq :)]?

      Btw, trik david blaine lebih sulit..sementara trik Yesus lebih mudah, lah wong cuma di tutupi batu saja [oksigen mudah didapat, tanpa kesulitan bernafas dan ini juga bukti] :) itu lah mengapa sy katakan trik david blame lebih canggih dari trik yesus.

      Yesus itu emang akhirnya mati dan tidak kan udah sy tulis..seneng amat si bolak balik nanya yg udah juga sy simpulkan di artikel. :)

      Delete
  14. Pak Wirajhana Eka;

    Dari beberapa topik tulisan kelihatan Anda meragukan catatan alkitab. Bagaimana dengan catatan tipitaka yang baru dituliskan 400 tahun kemudian setelah Buddha Gautama wafat( parinibbana)? Contoh tipitaka Therevada berbahasa Pali yang ada sekarang ini dituliskan dari abad ke 2 sebelum masehi sampai abad ke 3 setelah masehi.
    Bagaimana hal-hal yang tercatat didalam kitab suci itu bisa dipercaya bahwa kitab suci itu asli merupakan ajaran Buddha Gautama dan kejadian-kejadian yang dialami atau dilakukan oleh Sang Buddha benar-benar terjadi?

    Kalo kita baca banyak kisah yg tertulis dikitab suci Tipitaka Therevada, kita  akan menemukan awal kalimat seperti ini :  "Evam me sutam"( Demikianlah yang kudengar) atau ada yg  menuliskankan sebagai "Evam me sutam ekam samayam" (Demikianlah yg kudengar saat itu).

    Apabila para pembaca membaca kalimat tersebut diatas tentu timbul beberapa pertanyaan :

    Pertama,  siapakah yang menuliskan cerita tersebut yang dianggap kitab suci yg bisa dipercaya itu dan siapa nara sumber dari cerita tersebut? Apakah murid-murid Buddha Gautama? Jawaban adalah tidak tahu.

    Kedua, jika demikian  sang penulis dan org yg menjadi nara sumber dalam kisah itu tentulah TIDAK MEMILIKI pengalaman atau mengalami sendiri kisah yg diceritakan tsb. Dengan kata lain sang penulis dan sang nara sumber BUKANLAH saksi mata atas peristiwa dari cerita tersebut. Jika demikian, apakah kitab suci ini boleh dipercaya?

    Ada yang mengatakan nara sumbernya berasal dari murid-murid Buddha Gautama misalnya Ananda. Namun saya meragukan hipotesa seperti itu, sebab dipastikan murid-murid utama Buddha Gautama telah wafat semuanya saat penulisan kitab Tipitaka tersebut dilakukan. Jadi saat penulisan itu, TIDAK ADA seorang saksi mata pun yang dapat menverifikasikan bahwa cerita dan kejadian tersebut adalah benar-benar adanya!

    Tak heran kalo banyak cerita yang terdapat didalam Tipitaka itu sungguh diragukan, misalnya ada cerita bahwa Buddha Dipankara yang memiliki tinggi tubuh 80 kubik, 1 kubik= 1 meter, jadi tinggi tubuh Buddha Dipankara itu 80 meter, setinggi gedung Twin Petronas di Kuala Lumpur! Sejauh pengetahuan manusia, adakah manusia yg tinggi seperti itu?

    Itu tipitaka Therevada berbahasa Pali, bagaimana dengan Tipitaka Mahayana yang memakai frasa kalimat untuk bercerita dalam bahasa Sansekerta : "Tam yatha nusuyata" (demikianlah telah diturunkan).
    Apa yang diturunkan? Cerita atau kisah tersebut. Saya teringat frasa demikian mirip dengan keyakinan umat Islam bahwa Al'quran juga diturunkan oleh Allah melalui malaikat Jibril.

                             Sambung.............

    ReplyDelete
  15. Apakah ada perbedaan antara tipitaka Pali( Hinayana) dan tipitaka sansekerta ( Mahayana) tentang ajaran kitab sucinya?
     
    Ini ada kutipan sedikit dari aliran Mahayana ::

    Selama ini kita tahu bahwa YA Ananda sebagai Penjaga Dhamma adalah yang mengucapkan ulang dan merangkai Sutta Pitaka. YA Mahakassapa mengucapkan ulang Abhidhamma dan YA Upali mengucapkan ulang Vinaya. Semua di atas adalah Tipitaka Pali alias Theravada dan diucapkan pada saat Konsili Pertama.

    Dalam tradisi Mahayana, Sang Buddha Sakyamuni ( Buddha Gautama) sendirilah yang membabarkan Sutra-Sutra Mahayana. Lantas siapakah yang mengucapkan kembali dan merangkai Sutra-Sutra Mahayana?

    Ketika Konsili Buddhis Pertama diadakan, para Bodhisattva pergi ke Gunung Vimalasvabhava. Di sana Bodhisattva Maitreya mengucapkan ulang dan merangkai Vinaya Mahayana, Bodhisattva Vajrapani mengucapkan ulang dan merangkai Sutra Mahayana, Bodhisattva Manjusri mengucapkan ulang dan merangkai Abhidharma Mahayana, Bodhisattva Samantabhadra sebagai pemimpin Konsili.

    Menurut YA Jnanamitra, Manjusri-lah yang mendengar dan merangkai Sutra-Sutra Mahayana, bukan Vajrapani.

    YA Bhavaviveka (500-578 M, pendiri Svatantrika Madhyamika) berkata dalam Tarkajvala bahwa yang merangkai dan mengucapkan ulang Sutra-Sutra Mahayana bukanlah Ananda karena pemahaman Prajnaparamita dalam Sutra Mahayana tidak dapat dipahami oleh batin Ananda yang merupakan pengikut "Hinayana".

    Namun YA Haribhadra (abad 8 M, murid dari Guru Shantaraksita) mengatakan bahwa meskipun batin Ananda tidak dapat memahaminya, namun yang mengucapkan ulang dan merangkai Sutra Mahayana tetaplah Ananda. Ananda melakukannya dengan "berkah" dari Buddha.

    Komentator Prasastrasena berkata bahwa mendengar seperti pada awal Sutra Mahayana "Evam me suttram" yang berarti "Demikianlah yang kudengar", tidak harus dapat dipahami. Jadi ketika YA Ananda merangkai Sutra Mahayana, Beliau memang tidak paham akan isinya, namun beliau tetap mengucapkan ulang berdasarkan atas apa yang beliau dengar dari Sang Buddha.

    Kemudian Mahaprajnaparamitopadesa mencatat bahwa Maitreya dan Manjusri membawa Ananda ke Pegunungan Besi di luar Gunung Sumeru untuk merangkai Sutra-sutra Mahayana. Dan menurut bhiksu Nichiren, Manjusri dan Ananda mendengarkan dan merangkai ulang Saddharmapundarika Sutra beserta dengan 999 Arhat.

    Berdasarkan catatan Tibet, dikatakan bahwa Sutra-Sutra Mahayana pada tahap awal (setelah Konsili Pertama) dilestarikan dalam tradisi oral oleh para Tripitakadhara dalam kelompok-kelompok privat yang kecil, sampai akhirnya ditulis pada Konsili Keempat. Sedangkan Sutra-Sutra Hinayana dilestarikan secara oral dalam kelompok-kelompok besar.

    Mana tipitaka yg benar? Yg satu kelihatan lebih alami, yang lain kelihatan lebih hiperbola penulisannya? Menurut Aliran Mahayana, Ananda yang merupakan murid yg disayangi oleh Buddha Gautama tak mampu memahami, artinya ilmu bathin masih kurang, apalagi memaparkan Dhamma ajaran sang Guru? Namun itulah yg dipercaya oleh aliran Therevada! 
    Jadi menurut Mahayana, Tripitaka itu diajarkan oleh para Boddhisatva ( calon Buddha) yang bagaikan malaikat Jibril yang menyampaikan ajaran suci kepada manusia! 

    Jika kita membaca kitab Brahmajala Sutta dalam versi Therevada dan Mahayana Sutra kita akan menemukan isi kitab yg berbeda sekali, sungguh tak bisa dipercaya! Judul boleh sama, namun isinya sungguh berbeda! Mana yg benar itu ajaran Buddha Gautama?

    Salam metta;

    Adrian Nicholas

    ReplyDelete
    Replies
    1. AN,
      Khusus 2 (dua) tanggapan TERAKHIR anda di topik yg ini..ini gak cocok utk ditaro di sini..Bagaimana jika 2 (dua) TANGGAPAN TERAKHIR anda ini, ANDA TULIS ULANG di tempat yang sesuai yaitu di "RINGKASAN AJARAN BUDDHA", di sana saya akan tanggapi dan MOHON SESUDAH anda pindahkan, 2 tanggapan terakhir ini juga di hapus, yah :)

      tks :)

      Delete
  16. Hmm ...
    Hello Wira... tahukah anda hari/ saat yang paling penting pada manusia ?
    Hari yg paling penting bukan hari kelahiran, bukan hari pernikahan TAPI HARI SAAT YANG BERSANGKUTAN MENGHADAPI PENGADILAN TAHTA ALLAH RAJA SORGA.
    kami harap pada waktu-NYA wira tidak kaget dan sudah siap mempertanggung jawabkan apa yg mungkin saat ini wira belum sadari.
    kesempatan bertobat hanya saat wira masih hidup, sesal kemudian tak berguna.
    Demikian sampai jumpa kelak dengan Allah di Pengadilan Tahta Allah, Tuhan Yesus mengasihi wira dan keluarga, Amin.

    ReplyDelete
  17. Hmm ...
    Hello Wira... tahukah anda hari/ saat yang paling penting pada manusia ?
    Hari yg paling penting bukan hari kelahiran, bukan hari pernikahan TAPI HARI SAAT YANG BERSANGKUTAN MENGHADAPI PENGADILAN TAHTA ALLAH RAJA SORGA.
    kami harap pada waktu-NYA wira tidak kaget dan sudah siap mempertanggung jawabkan apa yg mungkin saat ini wira belum sadari.
    kesempatan bertobat hanya saat wira masih hidup, sesal kemudian tak berguna.
    Demikian sampai jumpa kelak dengan Allah di Pengadilan Tahta Allah, Tuhan Yesus mengasihi wira dan keluarga, Amin.

    ReplyDelete
  18. Sdr. Wira dan para komentator yth, bagaimana kalau ada yang mengklaim sebagai Roh Jesus dan ingin "meluruskan" sejarah bahwa yang telah ditulis di kitab2 suci versi manapun adalah keliru.? Kalau mau tahu bagaimana peristiwa terjadi versi JESUS SENDIRI, silakan ini linknya :
    http://birrusadhu2.blogspot.com/search?q=jesus%2Fsananda+sebuah+otobiografi

    ReplyDelete