Sunday, October 23, 2011

No Jobs, No Hope and No Cash? Fine! No Mobile Dick? Never!


Republika bilang bahwa sepupu Steve Jobs, Bassma Al Jandali, menegaskan trah Jandali punya garis keturunan langsung dengan Nabi Muhammad SAW!

"Ayah Steve, Paman saya, Abdul Fattah John Jandali datang dari Homs. Keluarga Jandali adalah keluarga yang punya hubungan darah dengan keluarga Nabi Muhammad SAW," kata Bassma, seperti dikutip dari Gulf News. Basma adalah seorang jurnalis di Timur Tengah.

Sangat sedikit orang tau tentang keluarganya Steve Jobs. Abdul fattah Jandali, seorang Muslim Suriah, mengadopsi bayi laki-laki dan ya itu adalah Steve Jobs. Ayahnya adalah seorang profesor ilmu politik. Ibunya adalah salah satu murid ayahnya. Mereka mengadopsinya, setelah kelulusan mereka, kemudian menikah dan punya anak lagi.

Selain itu, banyak orang berpikir bahwa ia adalah seorang Yahudi atau Kristen, tetapi kenyataannya, walaupun secara biologis adalah setengah Muslim, namun Jobs adalah penganut Buddha aliran Zen dan bahkan Ia pernah terpikir untuk menjadi biksu.

Well, ternyata di antara keturunan Nabi SAW, ada yg tidak berhasrat menjadi seorang jihadis kawakan, yang surganya didapat dengan cara menewaskan para musuh Allah dan agama + ikut tewas bersama mereka, seperti amanat AQ 3:169-173 (klik!)
    Tafsir Ibn Kathir (klik!)


    AQ 3:169-173

    Allah berkata meskipun para martir terbunuh, bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki tinggal dalam keabadian. Di Sahih Muslim, Masruq berkata, "Kami bertanya 'Abdullah tentang hal Ayah,

    (Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.)

    Dia mengatakan, `Kami bertanya kepada Rasulullah saw pertanyaan yang sama dan dia berkata,
    Jiwa mereka ada di dalam burung hijau yang memiliki lampu, menggantung di bawah Arsy (Allah), dan mengembara ke surga mana pun mereka mau, Kemudian kembali ke lampu. Allah melihat mereka dan berkata, `Ada yang kalian inginkan' Mereka berkata, `Apa lagi yang kami inginkan, ketika kami dapat pergi ketempat manapun yang kami inginkan di surga ini" Allah bertanya kepada mereka tiga kali, dan mereka menyadari bahwa Ia akan terus bertanya hingga mereka memberikan jawaban, mereka kemudian berkata, ` Ya Tuhan Kami berharap bahwa jiwa kami dapat dikembalikan ke tubuh kami lagi sehingga kami dapat tewas untuk mu lagi!'. Allah tau bahwa mereka ngga punya keinginan lain, dan Alah kemudian berlalu".

    Ada beberapa riwayat lain yang serupa dari Anas dan Abu Sa `id.

    Imam Ahmad mencatat bahwa Anas berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,
    Tidak ada jiwa yang baik dimata Allah ketika mati ingin kembali ke dunia ini, kecuali untuk menjadi martir Dia ingin dikembalikan ke dunia ini agar bisa jadi martir lagi,. Karena rasa kehormatannya di capai dari kemartiran.

    Muslim juga mengumpulkan hadis ini

    Selain itu, Imam Ahmad mencatat bahwa, Ibnu `Abbas berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,
    Ketika saudara-saudaramu terbunuh di Uhud, Allah menempatkan jiwa mereka di dalam burung hijau yang menuju pada sungai-sungai surga makan dari buah-buahnya Mereka kemudian kembali ke lampu emas yang tergantung di bawah Arsy. Ketika mereka merasakan kenikmatan makanan, minuman dan tempat tinggal, mereka berkatan, `Kami berharap bahwa saudara-saudara kita tahu apa yang Allah berikan kita sehingga mereka tidak akan meninggalkan jihad atau peperangan 'Allah berkata,` Aku akan menyampaikan berita ini bagimu".

    Allah menyampaikan dan Ayat berikut ini,
    (Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[248] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki)

    Qatadah, Rabi `Ar-dan ad-Dhahhak berkata bahwa ayat ini turunn berkenaan dengan martir Uhud.

    [..]

    Ahmad dan Ibnu Jarir dikumpulkan hadis ini, yang memiliki rantai yang baik narasi. Tampak bahwa para martir adalah dari jenis yang berbeda, beberapa berkeliaran di surga, dan beberapa lainnya berada dekat sungai dengan pintu surga. Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadis yang berisi kabar baik bagi setiap orang yg percaya bahwa jiwanya akan mengembara di surga, makan dari buah-buahnya, menikmati kelezatan dan kebahagiaan dan mencicipi kehormatan yang Allah siapkan baginya. Hadis ini memiliki rantai, unik otentik narasi yang mencakup tiga dari Empat Imam. Imam Ahmad meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Idris Asy-Syafi'i yang diriwayatkan oleh Malik bin Anas Al-Asbuhi, dari Az-Zuhri, dari `Abdurrahman bin Ka` b bin Malik bahwa ayahnya berkata bahwa Rasulullah mengatakan,

    Jiwa orang2 percaya menjadi burung memakan pohon-pohon surga, hingga Allah mengembalikannya kembali ke tubuhnya ketika Ia membangkitkan kembali mereka

    [..]

    Dua Sahihs merekam dari Anas, kisah para sahabat Anshar tujuh puluh yang dibunuh di Bir Ma `unah dalam satu malam. Dalam hadis ini, Anas melaporkan bahwa Nabi digunakan untuk berdoa kepada Allah di dalam doa Qunut terhadap mereka yang membunuh mereka. Anas berkata, "Sebuah bagian dari Al Qur'an diturunkan tentang mereka, namun kemudian dibatalkan [Tabari, vol. vii, p.156] dan Mubarakpuri [p.354] “Beritahu orang2 kami bahwa kami telah bertemu Tuhan. Dia sangat senang akan kami dan Dia telah membuat kami bahagia.”
    ----


    Jika anda perhatikan tafsir di atas, disamping terdapat informasi bahwa ada ayat Qur'an yang dibatalkan! Maka terdapat 2 (dua) kelompok hadis yang menyuarakan hal yang tidak singkron:

    • Tafsir di bagian atas mengutip hadis yang menyatakan bahwa mereka TELAH di SURGA dan hidup selamanya di surga.

      Bahwa SURGA dan NERAKA telah berpenghuni sebelum hari kiamat juga tercatat di hadis sahih Bukhari dan Muslim, yaitu ketika NABI melakukan perjalanan ke langit ke-7 pada Peristiwa Isra' Miraj:

      Diriwayatkan Abu Dhar, Muhammad berkata, saat ia mencapai Langit pertama. Ia berjumpa Adam bersama jiwa-jiwa anak cucunya pada sisi kanan dan kiri Adam, dimana yang dikanannya merupakan penghuni Surga dan dikirinya adalah penghuni neraka [Bukhari 1.8.345, juga ada di hadis Muslim 1.313]

    • Tafsir di bagian bawah mengutip hadis yang menyatakan bahwa pada suatu saat, mereka (yang saat itu ada di surga), akan dikembalikan ke tubuhnya ketika akan dibangkitkan kembali.

      Padahal Quran menginformasikan bahwa SURGA dan NERAKA baru akan berpenghuni ketika kiamat tiba!

      Sebelum itu, semua manusia yang mati ditempatkan di alam kubur/Barzakh [AQ 6:93, 9:101, 18:99, 22:7, 23:101-104, 27:82-90, 39:67-75, 40:46, 56:1-56, 75:1-14, 79:34-41, 101:1-11]

      Tafsir Ibn kathir tentang ALAM BARZAH [AQ 23:100],

        Mujahid mengatakan, Al-Barzakh adalah penghalang antara dunia dan akhirat. Muhammad bin Ka `b berkata,"Al-Barzakh adalah apa antara dunia dan akhirat, Bukan orang-orang di dunia ini, makan dan minum, atau orang-orang di akhirat, yang mendapatkan pahala atau hukuman karena perbuatan.''Abu Sakhr berkata, "Al-Barzakh mengacu pada kuburan. Mereka tidak di dunia ini maupun akhirat, dan mereka akan tinggal di sana sampai hari kiamat.'

      Isi Tafsir itu adalah selaras dengan bunyi dari:

      • AQ 22:7, "dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur"
      • AQ 23:16, "Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat." atau di
      • AQ 16:84. Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri) dan tidak (pula) mereka dibolehkan meminta ma'af.
      • Juga di AQ 7:14, 15:36, 30:56, 40:51!

    O ya,
    Terdapat hal menarik ketika Jibril menenemani nabi ke langit ke-7 dalam Peristiwa Isra' Miraj:

    • Di SURGA, ternyata ada sungai Nil dan Efrat!! :)

      • Di langit ke-2 [Bukhari Vol.9 Book 93 No.608]
      • Di langit ke-7 [Muslim book 1 no.314 dan Bukhari Vol.4 Book 54 No.429, Vol.5 Book 58 No.227]
      • Di langit, namun tidak disebutkan langit keberapa [Muslim Book 040 no.6807 dan Bukhari Vol.7 Book 69 No.514]

    • Jibril tercatat mampu mengenali Nabi-nabi yang telah wafat luamaaa sekali, namun KOCAKNYA, JIBRIL koq malah NGGA MAMPU mengenali Ayah dan Ibu Nabi, kakek nabi ato bahkan BAHKAN paman Nabi Abu Thalib yang wafat dengan jarak berdekatan dgn Khadijah yaitu < 1 tahunan dari peristiwa Isra' Mira'j ini?

      Mereka semua ada di neraka! Jadi, seharusnya ada terlihat di barisan sebelah kiri Adam :)

      ...dan entah kenapa, Jibril dan Nabi, tiba-tiba saja mengalami amnesia berat..tidak mampu mengenali 1 pun di antara mereka yang saat itu tentunya ada di jajaran kiri Adam :)

      Mereka semua masuk neraka ya karena disesatkan oleh Allah! "Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya" [AQ 35.8; 14.4; 16.93; 13.27; 47.1,8]

      Lhhoo??!! Di ayat lainnya malah dibilang yang bertugas menyesatkan itu kan iblis! [misal di AQ 15:39, 36:26, 38:82]

    Hehehehe...di dalam 1 kitab yang sama..telah terjadi saling pertentangan dan pembunuhan..:)
Jobs, rupanya lebih memilih jalan yang kafir dan menjadi Buddhis :).



Berlawanan dengan cara-cara yang di jual di ajaran Abrahamik bahwa selama sebelum wafat udah menyembah tuhan dan/atau mengakuinya sebagai nabi ato menjadi martir maka jatah surga dah digenggaman :). Menjadi seorang Buddhis tidaklah serta merta dapat jaminan jatah surga karena tercatat dalam ajaran Buddhisme sendiri bahwa banyak juga yang bahkan telah menjadi biksu lebih dari 10 tahun dan hidup di jaman Buddha Gautama, Ehh..malah terlahir kembali di alam neraka (misal: Devadatta) atau di alam binatang (Tissa). Tidak kurang, bahkan sang Buddha sendiri aja pernah terlahir di alam binatang dan alam hantu pada kehidupan-kehidupan beliau sebelumnya.


Namun demikian, untuk masuk surga itu mudah, koq!

Ngga pake nyembah si anu, mengakui si anu jadi nabi, mati konyol ala teroris setelah membunuhi orang-orang yang tak seiman, ato setelah ngacak2 di tempat ibadat lain dan bahkan ngga perlu juga harus menjadi Buddhis kalo cuma sekedar mo masuk surga aja sih. Mmmh, pasti ngga percaya, kan?! Ya baca dan coba renungkan sendiri link tersebut

Balik ke jobs lagi..

Jobs, sang almarhum ini ternyata bukanlah seorang vegetarian sebagaimana ramai di klaim para penjual fanatik vegeratarian.

Jobs adalah seorang pecestarian. Kata "Pesce" berasal dari bahasa Itali yang artinya adalah "ikan". Jadi selain ikan (dan mukin telor), mereka berpantangan makan daging lainnya.

Jobs, sang almarhum dah kadung di cap PELIT!

Bisa jadi karena pemberitaan ketika ia menyetop aktivitas sosial Apple hingga perusahaan itu menghasilkan untung dan cilakanya lagi sebagai seleb maha kaya, Ia ngga terlihat TAMPIL di media cetak dan elektronik manapun dalam memberikan sumbangan kayak para MULTI MILIONER lainnya.

Rupanya, diam-diam, Ia telah terlibat perang besar memerangi penyakit mematikan di Afrika dengan merogoh kocek sebesar 10 juta dolar bagi Global Fund to Fight AIDS, TBC, Malaria, yang berasal dari hasil penjualan produk Apple kemasan warna merahnya, juga di yayasan kanker pankreas, seperti yang dialaminya. Bahkan ternyata, sang istrinya pun pendiri yayasan yang berkecimpung dalam penyediaan mentor bagi anak2 yang kurang beruntung agar dapat menyelesaikan gelar kesarjanaan!


Ya, menyumbang emang ngga perlu gembar-gembor dan tepuk-tepuk dada, toh? Dan setelah kematiannya barulah orang-orang tau bahwa ia tidaklah pelit!


Speaking of wafat,
ramailah kemudian beredar sirkulasi lelucon yang membuat senyum, misalnya seperti yang dilansir ArabNews: “When America woke up yesterday morning it suddenly realized: 10 years ago they had Steve Jobs, Johnny Cash and Bob Hope. Today they have no Jobs, no Cash and no Hope!”

Penasaran karena pernah baca lelucon itu namun tanpa Steve Jobs, ternyata humor itu emang telah berusia tua! ngga tanggung2 lebih dari 40-an tahun lamanya!
  • 31 January 1973, The Star-Journal, surat kabar dari Saskatoon, Saskatchewan, Canada. dalam editorial, Jim Greenblat bilang, Ia dengar di sebuah station radio ketika seorang perempuan berkata, "The United States have Nixon, Johnny Cash and no hope. Canada has Trudeau, no cash and no hope."
  • November 1980, United Press International (UPI), menerbitkan sebuah artikel setelah Michael Manley kalah ttg orang amerika dan Jamaika, orang Amerika bilang, "my country has a great political leader, Jimmy Carter, and great entertainers like Johnny Cash and Bob Hope". Orang jamaika ngga mo kalah bilang, "We also have a great statesman, Michael Manley; but we have no cash and no hope."
  • Juni 1986, Newsday, menceritakan seorang Nicaragua yang bilang, "The people in the United States have Johnny Cash, Bob Hope and Ronald Reagan. The people in Nicaragua have no cash, no hope and only Ortega."
  • 1 Agustus 1986, di Atlanta Journal & Constitution, yang menyinggung tentang stiker mobil di London, "The U.S. Has Ron Reagan, Johnny Cash, Bob Hope and Stevie Wonder. We Have Margaret Thatcher, No Cash, No Hope And It's No Wonder". Dengan tambahan Stevie Wonder, pada porsi "no wonder" lelucon ini manteng ada hingga akhir tahun 90-an.
So, Mr. Steve Jobs, met jalan aja deh..It's Okay whether no more Jobs, Hope and Cash as long as not a mobile Dick..


Sumber tulisan dan gambar berasal dari: sini, sini, sini, TribunNews, sini, sini, sini dan sini

1 comment:

  1. pak steve job , kalo mo cari kabel listrik, kabel LAN Data, Kabel CCTV dan kabel fiber optik hubungi guwa di balikabel.co.id

    ReplyDelete